Beauty and the Beast: A Dark Arranged Marriage Mafia Romance

Beauty and the Beast: A Dark Arranged Marriage Mafia Romance

last updateLast Updated : 2025-08-03
By:  A. HayatOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
68Chapters
1.7Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

I was a monster, and she was too innocent for my world. But that didn't stop me. One taste of her kept me going back for more... Even if it killed us.

View More

Chapter 1

1

"Dua bulan menikah dan belum ada tanda-tanda? Kamu ini perawat, Renata. Harusnya kamu lebih tahu cara mengurus kesuburan, bukan cuma tahu cara mengurus orang sakit."

Suara bernada rendah namun tajam itu berasal dari Helena. Wanita paruh baya dengan pakaian elegan itu duduk tenang di kursi makan sambil menyesap teh kamomilnya seolah sedang membicarakan cuaca.

Namun, bagi Renata, ketenangan mertuanya justru jauh lebih mengintimidasi daripada bentakan.

Renata yang kini berusia 28 tahun hanya bisa meremas jemarinya yang masih basah di depan wastafel dapur. Pernikahan ini adalah transaksi.

Demi melunasi utang biaya operasi jantung ayahnya yang mencapai ratusan juta di Rumah Sakit Theodore milik keluarga suaminya, Renata terpaksa setuju masuk ke lingkaran keluarga terpandang ini.

Sebagai perawat di rumah sakit yang sama, gaji bulanan Renata sebenarnya cukup untuk biaya hidup sehari-hari.

Namun, untuk cicilan utang medis sebesar itu, ditambah biaya obat-obatan pasca-operasi yang tidak di-cover asuransi, penghasilannya jelas tidak akan pernah cukup.

Menikah dengan Adrian adalah satu-satunya jalan pintas agar ayahnya tetap mendapatkan perawatan intensif.

Setelah mendengar ucapan dingin mertuanya itu, Renata kemudian menarik napas perlahan. "Kami masih berusaha, Ma. Adrian juga sangat sibuk di rumah sakit belakangan ini."

"Jangan gunakan kesibukan Adrian sebagai alasan. Rumah sakit ini mengeluarkan dana besar untuk menyelamatkan jantung ayahmu yang hampir mati itu bukan untuk mendapatkan menantu yang tidak bisa memberikan apa-apa,” jawab Helena yang tak mau tahu dengan alasan Renata.

Helena kemudian bangkit dan melangkah mendekati Renata.

"Kamu pikir dengan berpakaian seragam perawat setiap hari dan membantu mencuci piring di sini sudah cukup? Tugas utamamu di rumah ini adalah memberikan cucu untuk keluarga Theodore. Kamu utang budi pada kami, Renata. Dan rahimmu itu adalah jaminannya."

Kalimat itu telak menghantam harga diri Renata. Namun, yang bisa ia lakukan hanyalah mengepalkan tangan di balik tubuhnya. Ada desakan kuat di dadanya untuk berteriak, untuk mengatakan yang sebenarnya bahwa Adrian bahkan tidak pernah sudi menyentuhnya.

Sejak malam pertama, suaminya selalu tidur di kamar terpisah dan kerap pulang larut dengan aroma parfum wanita lain. Namun, kontrak perjanjian yang mengikatnya membuat Renata terpaksa menelan kembali kata-katanya.

"Saya tahu kewajiban saya, Ma, dan saya akan berusaha," jawab Renata sembari berusaha menatap mata Helena dengan sisa-sisa martabat yang ia miliki, meski matanya mulai berkaca-kaca.

"Bagus kalau kamu sadar diri,” ucap Helena lagi.

"Bukan seperti itu cara berbicara dengan anggota keluarga, Bibi."

Sebuah suara bariton yang tenang  membuat Renata dan Helena menoleh bersamaan. Di ambang pintu dapur, berdiri Daniel—sepupu Adrian.

Pria tinggi tegap itu masih mengenakan kemeja rapi dengan jas dokter yang tersampir di lengannya. Ia baru saja menyelesaikan shift malamnya.

Helena mendengus pelan dengan raut wajahnya berubah sinis. "Jangan ikut campur, Daniel. Urus saja urusanmu sendiri. Lagipula, bagaimana kabar pernikahanmu? Kudengar masih sedingin biasanya."

Mendengar sindiran itu, tampaknya Daniel tidak terpancing. Wajahnya tetap datar, tipikal dokter spesialis bedah yang terkenal dingin dan minim ekspresi, baik di rumah sakit maupun di rumah besar ini.

Ia hanya mengalihkan pandangannya pada Renata sambil melirik jam tangan Rolex di pergelangan tangannya.

"Renata, bukankah besok kamu masuk shift pagi jam enam? Ini sudah jam sebelas malam. Sebaiknya kamu segera istirahat. Kurang tidur bisa menurunkan performamu di ruang rawat," ucap Daniel datar.

Renata agak tertegun. Selama dua bulan tinggal di sini, Daniel adalah orang yang paling jarang berinteraksi dengannya. Mereka hanya sesekali berpapasan di koridor rumah sakit tanpa bertegur sapa.

Mendengar pria itu membelanya atau setidaknya memberi alasan untuk menyudahi obrolan ini, membuat Renata sedikit lega.

"Daniel, aku belum selesai bicara dengannya," potong Helena dengan nada memperingatkan.

Daniel mengedikkan bahu sekilas. "Aku hanya mengingatkan aturan rumah sakit, Bibi. Pekerjaan Renata menyangkut nyawa pasien. Aku permisi ke kamar dulu."

Pria itu berbalik dan melangkah pergi tanpa menunggu jawaban dari Helena yang bahkan tampak kesal mendengar ucapan keponakan iparnya itu. 

Setelah punggung Daniel menghilang, Helena kembali memfokuskan tatapannya pada Renata. Langkahnya maju satu tapak dan memangkas jarak di antara mereka hingga Renata bisa mencium aroma parfum mahal mertuanya yang mendominasi udara.

"Dengar baik-baik, Renata," bisik Helena dengan suara yang begitu mengerikan. "Gaji perawatmu itu tidak akan pernah bisa menebus harga obat-obatan kronis ayahmu jika keluarga ini lepas tangan. Jika dalam bulan ini kamu belum juga hamil..."

Helena menjeda kalimatnya, tengah memberikan penekanan yang sarat ancaman psikologis.

"Aku pribadi yang akan meminta pihak administrasi mencoret nama ayahmu dari daftar pasien prioritas. Kita lihat seberapa lama ayahmu bisa bertahan tanpa pasokan obat dari rumah sakit ini."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
68 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status