Share

Rahasia

Moza memasuki kamar setelah mengobati luka di tangan Arlan. Dikuncinya sangat rapat, bukan takut akan suaminya. Melainkan sesuatu yang disembunyikan. Ya, betul, segera duduk di ruang ganti. Penuh dengan baju, tas, perhiasan juga sepatu. Jangan tanya berapa harganya.

"Hallo, Sayang," sapa Moza begitu wajah yang tampan mulai terlihat di ponselnya.

"Bunda!"

Moza menyeka air matanya yang jatuh. Inilah rahasia yang ia sembunyikan sangat rapat. Bahkan ayah sendiri yang hidup dengannya cukup lama tidak tahu. Tian Riandri namanya, mengikuti marga keluarganya. Jangan tanya siapa ayahnya, karena itu masa kelam yang menyakitkan.

"Bagaimana kabarmu, Tian?"

"Baik, Bun. Bunda gimana, kuliahnya lancar?"

"Kuliah bunda sangat lancar."

"Terima kasih sama Bunda," bisik seorang wanita di samping Tian.

"Makasih, Bunda! Tian

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status