Share

Ban 46. Buntu

Penulis: Ai
last update Terakhir Diperbarui: 2026-02-10 08:28:06
Sudah hampir setengah hari belum menemukan titik temu. Bahkan kini pihak rumah sakit bekerja sama dengan kepolisian untuk mencari keberadaan Dior.

Berita menghilangnya pasien itu tersebar mengejutkan seluruh petinggi rumah sakit termasuk para pegawainya.

“Cepat tutup akses itu!” Perintah itu cukup keras namun tidak membuat satu orang pun bergeming.

“Percuma, Pak. Sudah menyebar. Bahkan riview rumah sakit sudah jelek. Banyak yang menarik pasiennya untuk pindah tempat.”

Kepala Rumah Saki
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 53. Penuh Misteri

    Kedua orang itu menoleh. Jelas terlihat wajah wanita itu terkejut. Ada kegelisahan yang tidak biasa di sana. Entah mengapa semenjak aku mengalami kecelakaan itu instingku lebih tajam. Kurasakan bahwa wanita itu menyimpan sesuatu. “Hei, kamu! Kok bisa ada di sini?” “Aku__ “Aku permisi dulu.” Tiba-tiba fokus ku teralihkan ke wanita itu yang tiba-tiba meninggalkan tempat itu dengan tergesa. “Dia__ “Teman bisnis. Mungkin ada perlu.” Jujur aku tidak bodoh dan bukan orang yang mudah dibohongi meskipun aku tahu aku hilang ingatan. “Kamu kok bisa ada di sini?” tanyaku setelah berdiam beberapa saat. “Aku ada pertemuan bisnis di perjamuan ini. Kamu sendiri?” “Aku diajak suamiku.” Hening. Tak ada sahutan atau jawaban dari pria itu. Aku menatapnya seolah meminta penjelasan. Namun yang kudapat hanya sesuatu yang lain. “Sayang. Kok kamu bisa berada di sini? Jangan jauh-jauh dariku.” Pria itu memegang pergelangan tanganku. Menatap pria yang ada di hadapannya. “Tidak ada yang mengizinkan k

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 52. Aku Kembali

    Aku kembali. Ya, itu benar. Meskipun aku belum sembuh sempurna faktanya aku sudah kembali berada di sisi Alpha. Dia membawaku ke sebuah perjamuan malam yang menurutku sangat tidak aku suka. Namun yang membuatku tiba-tiba tertarik seorang wanita paruh baya yang menatapku dengan tajam. Namun anehnya saat Alpha datang mendekat wanita itu pergi dengan cepat digantikan oleh gadis muda yang membuat mentalku tidak baik-baik saja. “Kakak ipar.” Baru saja aku akan membuka mulut tapi sudah keduluan dengannya. Panggilan itu membuatku terpana sesaat. “Kamu panggil apa tadi?” “Kakak ipar. Karena aku adik kecilnya Kak Alpha,” Salivaku tertelan begitu saja mendengar itu. Kurasakan ada sentuhan di bahu mungilku “Jangan menakutinya, Vio. Istriku belum sembuh sempurna. Dia__ “Aku tahu, Kak. Jangan khawatir,” ucap gadis bernama Vio itu. Dia sekali lagi menatapku dalam dan mengumbar senyumnya. “Kalau begitu aku pergi.” Tanpa menoleh lagi gadis itu pergi menjauh dariku. Aku menatap Alpha de

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 51. Hampir Ketemu

    “Tuan. Sepertinya saya melihat Nyonya.” Dengan cepat Alpha menghentikan langkah cepatnya. Menoleh ke arah Lean. “Di toko mie ayam itu. Apa sebaiknya kita ke sana.” Bahkan Alpha tanpa menunggu lagi. Dengan tergesa dan setengah berlari dia menuju ke arah toko mie ayam yang hari itu terlihat ramai orang memadati tempat tersebut. “Pak. Ada wanita ini di sini?” Alpha menunjukkan ponselnya yang berisi foto wanita cantik dan anggun. “Barusan selesai makan mie ayam dan pergi dengan seorang laki-laki.” “Apa! Jadi benar istriku di sini?” “Istri?” Tukang mie ayam itu terpana kaget. Dia menatap kepergian Alpha bersama sang asisten yang tak mempedulikan hujan deras. “Tuan. Sebaiknya kita masuk mobil. Hujannya sangat deras.” Alpha menuruti perkataan Lean masuk ke dalam mobilnya. “Lean. Lebih cepat. Aku yakin Nyonya belum jauh.” “Baik, Tuan.” Mobil itu melaju lebih cepat sedikit. Lean berusaha untuk menepi karena hujan yang mengguyur memudarkan pandangannya. Sementara di bali

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 50. Konspirasi Dan Permainan

    Sosok itu mendengus halus. Wajahnya terlihat muram dan berkerut menambah usianya beberapa tahun lebih tua. Namun tidak mengurangi keanggunan dan kecantikannya. “Apa dia melewati batasan aku? Menculik dan membawa wanita itu menjauhi Alpha seperti keinginanku. Tapi kenapa aku merasa sangat sedih dan menyesal? Alpha. Maafkan aku.” Dengusan itu terdengar kembali. Tapi sepertinya ini untuk terakhir kali. Damian sendiri terlihat tertegun setelah memutus panggilan itu. Entah semenjak kapan dia membuat kesepakatan dengan sosok di seberang telepon tadi. “Dior. Maafka aku,” ucapnya lirih sambil mengusap wajahnya yang keruh. Dia seketika teringat akan kepulangannya. Dengan langkah tegas dan bahkan bisa dibilang tergesa pria matang itu kembali berjalan setengah berlari menuju apartemennya. “Tuan Damian!” Pria itu menoleh. Wajahnya terlihat kaget dengan dahi berkerut kuat. “Mohon maaf. Kali ini Anda harus ikut dengan kami ke kantor. Semua pertanyaan dan pembelaan bisa Anda bicarakan d

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 49. Penculikan Masih Aman

    Aku mengejapkan mataku saat merasakan sinar matahari masuk lewat kaca jendela yang tirainya sudah dibuka. Tidak ada siapapun ketika mataku mengelilingi ruangan itu. Tapi yang pasti sudah ada orang yang memasuki kamar yang saat ini sedang aku pakai berbaring. “Sudah bangun. Jangan lupa minum obatnya, Sayang.” Suara itu terdengar halus namun tegas dan keras. Aku menatap sosok yang sudah berdiri dan menatapku dengan senyum manisnya. “Makan dulu lalu minum obat. Bisa lanjutkan untuk kembali istirahat.” Hidupku sangat nikmat. Bahkan aku diratukan meskipun aku belum ingat sama sekali siapa pria tersebut. Dan aku ini siapa. “Kamu mau ke mana?” tanyaku dengan nada rendah. Dia kembali tersenyum namun kali ini mendekat ke arahku. “Ada urusan di luar,” jawabnya pelan. “Kerjakah?” Dia hanya mengangguk sambil mengusap rambut hitamku yang tergerai. “Istirahat ya. Jangan keluar kamar.” Aku hanya diam membiarkan dia melangkah pergi. Ada keraguan dan ketidaknyamanan di dalam hatiku t

  • Budak Cinta Berondong Nakal   Bab 48. Kenyataan

    Penolakan yang dilakukan oleh Dokter Sean itu membawa sosok Vio berhadapan kembali dengan Alpha. “Maaf, Vio. Saat ini aku sedang tidak bisa membantumu. Aku mencari istriku.” “Istri?” Vio menatap sosok Alpha yang sudah berlalu dengan cepat dari hadapannya. Tak lama dirinya juga sudah berada satu ruangan dengan sosok lain. “Kek. Kak Alpha memang sudah menikah?” Laki-laki tua itu hanya mendengus. Dia mengalihkan pandangannya dari wajah Vio. “Kek. Vio tanya?” rengeknya manja. “Sebenarnya Kakek sudah lama menantang pernikahan itu. Sempat bercerai tapi mereka rujuk kembali,” jawab sang kakek. Kini wajahnya menatap sosok Vio yang sepertinya merajuk. “Kalau kamu bisa membuat hubungan mereka pecah Kakek akan mengabulkan semua permintaanmu, Vio.” Vio sesungguhnya terkejut. Namun gadis muda itu mendekat lebih intens ke arah pria tua itu. “Tapi kenapa Kakek tidak menyukai wanita itu. Aku rasa Dior orangnya baik meskipun dari keluarga biasa saja.” Kakek tua itu semakin mendengus kan nap

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status