author-banner
Ai
Ai
Author

Novels by Ai

Setelah Perceraian Itu

Setelah Perceraian Itu

Berdalih tidak kunjung mendapatkan momongan akhirnya Rindu memutuskan bercerai setelah mengetahui suaminya berselingkuh dengan kakak kandungnya sendiri, Sahira. Bagaimanakah nasib Rindu selanjutnya setelah kenyataan pahit itu mengakhiri rumah tangganya apalagi ditambah vonis dokter yang menyatakan umurnya tidak panjang karena penyakit yang mematikan di dalam tubuhnya. Lalu siapakah sosok yang mampu menepis dan membuktikan serta menyelamatkan Rindu dari kematian itu, setelah Rindu menghilang beberapa tahun kemudian dan kembali dalam kondisi yang berbeda?
Read
Chapter: Babak Akhir
“Wanita itukah yang membuat Lord tergila-gila?” Silvia mengangguk pelan. “Memang cantik sich. Wajar kalau dia sampai jatuh cinta.” “Ccckk!” Alex seketika membungkam mulutnya setelah mendengar decak kesal dari bibir Silvia. “Lantas aku harus bagaimana?” tanya Silvia sambil menoleh ke arah pria itu. “Kamu jangan menampakkan diri di hadapan siapa-siapa, Silvia. Terutama di depannya juga Lord. Bukankah Lord tahunya kamu pergi ke luar negeri. Dan wanita itu sampai detik ini masih tahap pelatihan dirimu.” Silvia terdiam. “Tapi sampai detik ini juga aku sama sekali tak mendengar dia melaporkan aku ke pihak berwajib. Ini agak aneh. Bukankah seharusnya polisi sudah mencariku. Tapi aku sama sekali tak mendengar apapun tentang kasus ini.” Kali ini Alex gantian yang terdiam. Apa yang dikatakan oleh Silvia ada benarnya. “Aku rasa ada permainan di baik ini semua. Menunggu lengahnya kamu. Mungkin mereka berniat menjebakmu, Silvi.” Sebenarnya Silvia terkejut dengan apa yang dikatakan
Last Updated: 2025-06-30
Chapter: Akhir Yang Membingungkan
“Rindu.” Lagi-lagi Rindu menghela napas panjang saat mendengar panggilan itu. Suaranya tidak asing sama sekali. Kemudian dia bukan lagi menoleh melainkan membalikkan badannya. Tanpa menunggu sosok yang memanggilnya tadi, Rindu segera membuka bibir tipisnya. “Sudah aku bilang. Jangan pernah ganggu aku lagi. Hubungan kita sudah selesai Mike!” Semua orang mengira Rindu akan membenci Louis yang mengkhianati bahkan menikam jantungnya dari belakang. Namun sayangnya dia juga membenci Mike. “Akh minta maaf.” Hanya itu yang mampu Mike ucapkan. “Cukup!” Seperti menahan beban yang begitu dahsyat. Rindu menekan dadanya. “Kita sudah selesai, Mike.” “Aku tahu Rindu. Tapi__ “Pliss!” Hembusan napas Rindu menggelepar hebat. Tak menyangka kalau dia akan berada dalam situasi yang sangat menyudutkannya. “Sudahlah, Mike. Aku tahu kamu membencinya. Demikian aku. Tapi aku sudah selesai dengannya dan gak ada hubungan apapun. Aku juga nggak mau berhubungan apapun denganmu. Dengan semua
Last Updated: 2025-06-29
Chapter: Musuh Dalam Selimut 2
“Rindu! Rindu, tunggu! Aku mau bicara!” Rindu tak menggubris panggilan itu. Dengan cepat wanita itu segera masuk ke dalam mobil. “Rindu, tunggu!” Lengannya berhasil dicekal oleh Louis. “Louis. Jangan keterlaluan. Aku sudah tak membahas apapun dengan kamu. Jangan memancingku untuk melakukan hal yang lebih dari ini.” Louis tetap memegang tangan wanita itu. Dia mencoba untuk menahan Rindu. “Kali ini saja. Aku ingin bicara denganmu. Sampai kapan kamu akan menghindariku?” “Bahkan kalau langit runtuh pun aku sama sekali tidak ingin bertemu dengan, Louis. Jadi, pergi dan jangan lagi mencampuri urusanku.” Wajah Louis seperti tertampar. Tak menyangka wanita itu akan bisa secepat itu berubah. “Kamu bisa sekali berubah seperti ini, Rindu. Begitu mudahnya kamu mempercayai semua kata-kata Silvi. Dia adalah karyawan kami dan nyatanya dia berkhianat. Ada sesuatu di balik itu. Dia pengkhianat yang ingin melenyapkanmu. Seharusnya kamu mencari dan menyelidiki siapa Silvi dan siapa orang
Last Updated: 2025-06-29
Chapter: Plot Twist 2
“Aku nggak mau ke luar negeri, Lord! Apa kamu mau cuci tangan!” Lord menghentikan tangannya yang merapikan koper pakaian Silvia. “Ini bukan masalah cuci tangan, Silvi. Tapi kamu sudah ketahuan. Apa kamu mau semua rencana yang sudah kita rencanakan. Kamu lupa dengan janji kamu pada mama dan papa?” Silvia terdiam. “Kalau sampai aku juga ketahuan. Semua sudah berakhir, Silvi. Kita nggak akan pernah lagi mendapat kesempatan untuk melakukan pembalasan itu. Karena hidup kita akan berakhir di jeruji besi.” Dada Silvia menderu hebat. Dia merasa dirinya saat ini diultimatum oleh pria yang diam-diam menempati hatinya. “Tapi aku nggak mau berpisah denganmu, Kak.” Lord menatap wajah Silvia. Menenangkannya dengan mengusap lembut rambut gadis itu. Dan ternyata itulah yang membuat Silvia jatuh hati pada saudara angkatnya tersebut. “Kita nggak akan berpisah lama, Silvi. Setelah semua mereda, kamu bisa kembali ke sini.” Hembusan napas Silvi membuat dadanya terasa sesak. “Patuhlah. Se
Last Updated: 2025-06-29
Chapter: Akhirnya Terbongkar
“Louis!” Seketika ayunan tangan bersenjata tajam itu berhenti di udara saat mendengar namanya diteriakkan. Louis menoleh dengan ekspresi wajah sangat terkejut. “Rindu,” desisnya bergetar. “Kamu kenapa di sini?” tanyanya mencoba untuk bersikap biasa. Namun Rindu memperlihatkan ekspresi lain. “Louis. Apa yang tidak aku ketahui tentang kamu selama ini. Kita berhubungan bukan sehari dua hari. Kita bertahun-tahun menjalin hubungan. Bahkan aku tidak pernah tahu kamu bisa bersikap kejam dengan perempuan.” Pria itu menatap kekasihnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Yang pasti dia merasakan bahwa hati ini akan menjadi akhir dari hubungannya dengan wanita itu. Ditatap seperti itu, Rindu membalas dengan tatapan menikam. “Aku kecewa dengan kamu, Louis. Untuk apa kamu menculik Silvia?” Pertanyaan itulah yang membuat Louis seperti terbangun dari ketidaksadarannya. “Kamu mau tahu kenapa aku menculik dan menyiksanya, Rindu? Karena dia bersekongkol dengan orang lain untuk mel
Last Updated: 2025-06-29
Chapter: Plot Twist Lagi
Mulut Silvia ternganga tak percaya saat melihat siapa yang datang dan berdiri tepat di hadapannya. "Kamu!" "Kenapa, kaget?" Silvia menelan salivanya. "Aku bisa melenyapkan kamu detik ini juga kalau aku mau." Wajah Silvia seketika memucat. Gadis itu tak menyangka kalau sosok itu benar-benar bisa berbuat dan bersikap sadis dan bengis. "Demi Tuhan. Aku orang jahat yang sekarang menjadi peranku tapi ini__, apa? Manusia paling jahat dan, ya Tuhan. Sumpah aku tak menyangka." Silvia berkata-kata sendiri dengan nada rendah. Dia juga menggelengkan kepalanya berulang kali. Diaerasa ketakutan. Dan berusaha berpikor untuk kelaur dari tempat itu. Bahkan silvia tudak sama sekali memegang gadget untuk menghubungi seseorang yang bisa menolongjya untuk keluar dari tempat itu. Sayangnya, Silvia berputus asa dan menyerah. Karena gak ada yang mampu membuatnya keluar dari tempat tersebut. Lord yang ada di tempat lain merasakan sesuatu yang tak wajar. "Ada kabar?" Asistennya menggeleng. K
Last Updated: 2025-06-27
Budak Cinta Berondong Nakal

Budak Cinta Berondong Nakal

Aku. Antonia Dior. Wanita berusia 30 tahun belum menikah. Menjadi budak cinta selama 11 tahun namun dicampakkan dan berakhir menyedihkan. Pria itu Alpha Benjamin, laki-laki yang usianya di bawah aku 5 tahun, penyelamat kewarasan mentalku dari kekejaman sosok mantan pacar laknatku. Laki-laki kejam yang sudah memperbudakku jatuh dalam gelimangan cinta yang begitu menyedihkan. Selama 11 tahun aku tenggelam dalam kebohongan cintanya yang ternyata palsu dan berakhir pria jahanam itu tidur dengan adik tiriku sendiri yang selama ini selalu menyimpan rahasia penuh misteri. Bagaimana jadinya kalau aku membalas perbuatan pria 11 tahunku itu dengan menikahi anak dari kakaknya sendiri, keponakan tersayang yang selama ini didewakan di keluarga besarnya?
Read
Chapter: Bab 25. Kejutan Mematikan
New Zeland memang negara impian. Aku sendiri terlihat sangat betah meskipun ada kejadian yang tidak seharusnya bikin aku nyaman. “Siapa?” teriakku Farid alam saat terdengar pintu diketuk. Apartemen yang disediakan untukku sangat candu untuk membuat aku bangun dan bangkit dari pembaringan.Dengan malas aku berjalan sambil mengucek mata. Karena jujur ini sudah hampir jam setengah sepuluh waktu New Zeland. Ceklek!Seketika tubuhku mundur beberapa langkah ke belakang. “Dari mana kamu tahu tempat tinggalku?” tanyaku panik setelah melihat siapa yang berdiri di depanku.“Apa itu pekerjaan yang susah untukku sekarang kalau hanya ingin mencari tahu tempat tinggal kamu, Di. Hampir puluhan tahun aku sudah menaklukkan kota ini.”Terdengar sedikit sombong kalimat itu tapi aku mengakuinya setelah aku paham siapa sosok itu yang sesungguhnya.Pengusaha paling berkuasa di negara ini bahkan hampir semua orang mengenalnya baik rakyat jelata dari kalangan menengah sampai kalangan atas. Dia iris kaya ra
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: Bab 24. Ketika Masa Lalu Itu Datang
“Aku kira kamu menikahi pria bajingan itu. 11 tahun kamu sia-siakan dengan laki-laki berengsek!” Terdengar suara itu cukup marah. Aku hanya terdiam. Masih tak percaya dengan apa yang aku lihat. “Sungguh transformasi yang sangat dahsyat.” Aku memujinya. Melihat dia satu atas sampai ujung kaki. Tak ada sedikitpun yang jelek. Perfect! “Apa sudah puas melihatnya?” Ada keterkejutan di dalam mataku. “Kamu operasi seutuh tubuh kamu?” Pria itu tertawa. Sinis dan terdengar menyakitkan. “Apa aku cukup jelek waktu menjadi pacarmu sebelum pria berengsek itu sampai kamu tega mengatakan aku berubah dan operasi plastik?” Aku tertegun dan terdiam. Sepertinya apa yang aku katakan itu sangat menyinggungnya. “Tidak ada maksud aku melukai hatimu. Hanya kaget kenapa kamu berada di sini. Rupanya transformasi kamu sungguh luar biasa.”Masih dengan ketertegunan dan keterdiaman aku menatapnya. Tampan. Sangat tampan malah. Sebanding dengan Alpha, suamiku. Sayangnya perasaan itu sudah hampa. Hilang ba
Last Updated: 2026-01-08
Chapter: Bab 23. Konspirasi
Saat aku membuka mata aku sadar aku bukan di tempat yang seharusnya. Ada nyeri terasa di seluruh tubuhku. Entah apa yang sudah terjadi. “Kamu sudah sadar?” Aku menoleh. Mencari asal suara itu. Jelas suara itu suara pria. Ketika tatapan dan pandanganku tertuju pada pria berwajah Asia itu aku terdiam. Mendongak bahkan tubuhku terkunci. Apalagi melihat wajah dinginnya yang datar dan tak bersahabat itu. Pria itu juga menatapku dengan wajah tak berdosa. Kejam dan bengis kelihatannya. Sesungguhnya ada rasa takut menyelinap ke dalam relung hatiku. Namun tidak boleh aku perlihatkan. “Siapa kamu? Apa sebelumnya kita saling kenal?” tanyaku mencairkan suasana. Barang kali dia mau bernegosiasi denganku. “Seharusnya kamu mengenalku. Tapi karena mungkin faktor usia kamu sudah melupakan aku.” Aku tersinggung dengan ucapannya. Wajahku berubah menjadi dingin dan sinis saat menatapnya. Mencoba untuk mengingat siapa pria itu. Namun sekuat apapun aku mengingatnya aku tetap tidak tahu siapa sosok
Last Updated: 2026-01-07
Chapter: Bab 22. Babak Baru
“Selidiki!” “Baik, Nyonya.” Aku menghembuskan napas panjang. Ada keraguan dan kecurigaan menjadi satu. “Tidak mungkin Damian. Terakhir dia bilang akan pergi ke New Zeland. Memulai bisnis baru di sana. Bahkan saat memintaku kembali kepadanya pun dia sudah di sana. Lantas__ Aku berpikir keras. “Siena?” Kali ini sangat masuk akal. Namun mengingat karier Siena yang cukup cemerlang apa mungkin dia akan melakukan segala cara untuk mengembalikan cinta lamanya. Bisa saja itu malah merusak dan menghancurkan kariernya yang selama ini dia kejar. Tiba-tiba selintas bayangan Alexa lewat di benakku. “Alexa. Ya, benar. Hanya dia yang memungkinkan melakukan pekerjaan jahat ini.” Aku mendengus marah. “Selidiki adik tiriku!” Perintah itu kembali menggema di ruangan pribadiku yang tertutup itu. Bukan di kediaman Alpha Benjamin ataupun kantornya. Melainkan tempat yang baru beberapa lama ini aku miliki. Aku tak menyadari sama sekali kalau ternyata di luar sana tepatnya di tempat tertentu ju
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: Ban 21. Canggung
Di ruangan mewah penuh dengan barang mahal itu suasana hanya sunyi dan senyap. Bahkan tubuhku dan tubuhnya saling bertolak belakang. Dia menghadap ke arah jendela kaca sedang aku masih di pembaringan. Malam sudah hampir larut namun pria itu masih berdiri terpaku di depan kaca tembus pandang itu. Karena tak mendapat respons apapun akhirnya aku memejamkan mata. Namun sesaat kemudian aku membuka lagi. Alangkah terkejutnya saat mendapat sambutan lumatan bibir yang terlalu candu untukku itu. “Aku mau,” suaranya terdengar berat dengan napas yang sudah tersengal. Aku tidak bisa menghindarinya. Apalagi saat lidahnya menari di kulit leherku. Menghisap dan terakhir aku meringis saat gigitan menyakitkan itu terasa. Tak berhenti di situ. Lidah panas itu mulai merayap menjamah setiap kulit inti tubuhku. Bahkan ketika lidah panas itu bertemu dan bersentuhan dengan benda kenyal besar aku meronta. “Arghh!” Akhirnya satu desahan lolos begitu saja dari bibir tipisku. Dan itu rupanya yang ditung
Last Updated: 2026-01-05
Chapter: Bab 20. Berlari Terus
Aku dengan tergesa keluar dari kantor saat jam makan siang tiba. Perasaan memang sudah tidak nyaman. Kutelepon Dokter Sean. Namun nyatanya pria itu terlalu sibuk dan akhirnya panggilanku terutus begitu saja. “Sus. Apa hari ini ada laporan kesehatan mama saya.” Suster yang bertugas itu menatapku sedikit bingung. “Maaf, Nyonya. Sampai siang ini ibu Anda belum ada perkembangan lagi. Dan kami tim yang bertugas hari ini juga masih dengan pola yang sama menjaga Ibu Anda.” Ada kelegaan yang mengalir di dalam dadaku mendengar itu. Aku tergesa datang ke rumah sakit karena tiba-tiba ada panggilan seluler yang tidak biasanya masuk ke Ponsel genggamku. Bahkan panggilan itu hanya hening tanpa suara. Tapi jelas panggilan itu dari area rumah sakit ini. Belum jelas apa yang terjadi aku langsung berjalan sedikit tergesa ke arah ruang intensif. Di sana aku berdiri tertegun saat kulihat seseorang. “Dokter Sean.” “Dior. Keluar. Jangan di sini.” Aku tercengang. Bahkan ketika tiba-tiba pandanga
Last Updated: 2026-01-04
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Mengenai 10 tahun yang lalu itu! Reporter muda, Arbia Siquilla, menatap bergeming sosok yang berdiri di hadapannya dengan balutan seragam kebesarannya. Seragam dengan pangkat yang tidak main-main, dengan senjata laras panjang di tangannya yang kapan saja bisa dimuntahkannya peluru itu tepat ke arah kepala sang penodong si gadis. Narendra Axelle, kapten satuan polisi yang saat ini bertugas menangkap komplotan mafia dengan pimpinan yang saat ini sedang menodongkan senjata tajamnya ke arah pelipis Arbia. Dia adalah Arka Abianta, diketahui pimpinan mafia yang akhir-akhir ini begitu meresahkan. Erat hubungannya dengan misi sang gadis, reporter muda yang nekad terjun ke dunia jurnalis hanya untuk menemukan siapa pembunuh berantai kedua orang tuanya. Namun tak menyangka dalam peristiwa ini di bertemu dengan sosok cinta pertamanya 10 tahun yang lalu, namun bertepuk sebelah tangan. Alih-alih sebagai jembatan tali kasih sahabat terbaiknya, seorang dokter muda yang berbakat. Sayang, kehidupan berbalik. Sosok kapten yang sedang di hadapannya adalah tunangan sang sahabat. Bersamaan dengan peristiwa ini. Arbia juga menemukan fakta. Seorang Arka Abianta adalah teman di masa kecilnya sekaligus kakak angkatnya. Belum terbongkar siapa pembunuh berantai kedua orang tuanya, Arbia dan Axelle terlibat hubungan asmara yang menyebabkan pertikaian antara dirinya dan sahabatnya. Lebih parahnya lagi mana kala diketahui ayah dari sang ayah di klaim sebagai dalang pembunuhan berantai kedua orang tuanya 15 tahun silam. Dapatkah Arbia mengungkap misteri pembunuhan kedua orang tuanya, dan bagaimana hubungan Arbia dengan Axelle jika diketahui sang sahabat menentang keras pengkhianatan mereka? Tetap ikuti episode selanjutnya di sini SANG KAPTEN, bersama Saya: Ai
Read
Chapter: Bab 145(S2). MENDAMAIKAN HATI
Arbia mendesah sekilas melihat notif pesan yang sudah dia baca. Ada rasa enggan tiba-tiba menghinggapi hatinya. Entah kenapa semenjak kejadian demi kejadian ini, dia hanya ingin fokus pada kekasihnya saja. Disimpannya kembali benda pipih itu ke dalam sakunya lalu kendala berjalan di samping Axelle untuk kembali ke mobilnya. Axelle pun dengan sigap memeluk pinggang Arbia dan membawanya langsung pulang ke apartemennta. Tragedi demi tragedi sudah bantak di lewatinya. Dia ingina itu segera semua berakhir di pelaminan. Tak ingin dipisahkan lagi dengan kekasih yang teramat dia cintai itu. Mungkin dalam beberapa hari ini Axelle akan menyuruh Sang Ayah untuk melamarkan dirinya ke orang tua Arbia. Berharap kali ini tidak ada kendala sedikit pun. Selalu berdoa agar Tuhan selalu memberikan jalan keluar dan kesehatan. "Kita harus secepatnya menikah, Sayang." Arbia terpana mendengar ucapan Axelle barusan. Ketidak percayaannya mampu membuat seperti orang terhipnotis. "Apa kamu sudah yaki
Last Updated: 2021-12-24
Chapter: Bab 144(S2). TRAGEDI YANG TERBONGKAR
Plak! Plak! Tamparan keras itu mendarat tepat di wajah mulus Aa-Ri. Gadis cantik berwajah Korea itu tak menyangka semua perbuatannya akan tertangkap basah. Bahkan oleh kamera cctv. Saat ini ayahnya sedang murka besar dan tak sedikit pun memberi pembelaan apalagi jaminan kepada putri tunggalnya itu. Komandan Li menyerahkan putri satu-satunya kepada pihak polisi yang berada di bawah naungannya. Harga diri dan kehormatan sebgai komansan hancur seketika dan terancam akan turun jabatan dan di mutasi ke tempat lain. Permintaan maaf berkali-kali diucapkan oleh pihak Komandan Li dan keluarga. Arbia dengan lapang dada tapi Axelle masih bungkam seputar permintaan maaf Komandan Li yang diumumkan lewat media berita. Demikian juga denga Zakaria Lawalata Laki-laki tua itu sampai detik ini belum buka suara mengenai konferensi pers yang di gelar oleh Komandan Li dan keluarganya sebagai bentuk perminta maafan atas terjadinya peristiwa tragis Arbia. "Pa! Apa harus menuntut Aa-Ri. Ta
Last Updated: 2021-12-12
Chapter: Bab 143(S2). PEMBUNUH ARBIA
Dominic menyipitkan matanya. Bergerak maju dengan kondisi tubuhnya yang masih lemah . Dia mencoba mendekati gadis berwajah Korea itu. Jarak itu cuma 5 centi dari tempatnya berdiri. Dia ingat betul sekarang siapa gadis Korea itu. Gadis yang sudah membuatnya menggendong Arbia waktu itu. Ketika Arbia merasa dikhianati Axelle. "Jadi ini rupanya, biang kerok dari semua musibah yang sudah terjadi," gumam Domimic. Beberapa kali pria itu mengangkat jameta ponselnt dan mencoba merekam pembicaraan gadis itu dengan orang yang ada di sebdrang telpon. [Apa dia mati?] [Sebentar lagi dia pasti mati. Alu sudah pastikan reporter muda itu tewas kehabisan darah. Kalau tidak ginjal sebelah kanannya pasti sudah rusak kena nelagiku.] [Bagaimana dengam calon suaminya, Sang Kapten? Apa dia baik-baik saja?] [Iya, Mom. Thanks more, atas dukungannya Nanti Aa-Ri kanati lahi. Nye om. Love you.] Klik! Pembicaraan itu sudah selesai. Dominic han
Last Updated: 2021-12-07
Chapter: Bab 142(S2). MUSUH TERSELUBUNG
Oh! Mata Arbia mendelik dengan tubuh terhuyung bertumpu pada westafel toilet rumah sakit. Dia mersdakan ada hawa dingin yang mengalir di sebelah dada kirinya. Matanya seperti menggelap kepalanya berkunang dan wajah perlahan memucat. Darah segar mengalir berurutan dari dada kirinya turun merambat lalu menetes ke lantai toliet. Tbuhnya seketika tumbang dan ambruk ke lantai yang dipijaknya. Tetsungkur dengan mrmrgangi bagian dadanya sebelah kiri yang masih tertancap pisau. Darah itu mengalir terus. Ada sebentuk seringai dari sosok lain yang sedari tadi sudah menyakdikan kesakiran Arbia. Sosok bercadar hitam itu hanya membuang muka melihat Arbia tertelungkup dengan darah terus mengalir dari luka tusuknya. Tanpa ada niatmenolong sosok bercadar hitam itu meninggalkan toilet wanita itu dengan cepat. Beberapa menit kemudian sosok itu sudah menghilang. Sedang di ruang intensif, Axelle baru bisa membuka matanya. Melihat satu-satu orang yang mengelilingi
Last Updated: 2021-12-03
Chapter: Bab 141(S2). TRAGEDI LAGI
Arbia berlari di samping pembaringan pasien yang di dorong oleh suster itu. Air matanya berhamburan seakan berlomba untuk mencari jalan keluar di matanya. "Mbak Arbia di sini saja. Biar kami dan dokter yang menanganinya," ucap perawat itu sambil membuka pintu operasi dan membawa Axelle ke dalam ruang operasi. Gadis itu seketika berhenti di depan pintu ruang operasi. Dari arah lift Arka dan keluarga Axelle juga papa dan mamanya datang. Dengan tangis pilu Amber menjatuhkan tubuh kecilnya ke pelukan Sang Ayah. Zakaria Lawalata yang melihat putrinya dalam kondisi putu asa mendekapnya sangat erat sekali. Soepomo Hadiningrat dan istrinya pun hadir. Lelaki Tua itu mondar-mandir dengan kegelisahan yang luar biasa. Dia meminta Kaifan menjelaskan kronologi yang terjadi. Dengan suara bergetar dan bibir bergetar Kaifan selaku wakil dari Kapten menjelaskan sedatail mungkin. Tubuh Soepomo terhuyung dan hampir saja jatuh kakau tidak
Last Updated: 2021-11-23
Chapter: Bab 140(S2). BOOM DI APARTEMEN
"Arbia!" Teriakan itu membuat Dominic dan Arbia terkejut. Gadis itu berjengkit kaget melihat Axelle yang sudah di depan pintu. Berdiri dengan wajah merah padam menyeramkan. Tangannya mengepal siap melayangkan tinju. Arbia srgera melompat turun tak mempedulikan kondisi Dominic yang jesakitan akibat kakinya menginjak paha Dominic. "Apa-apaan kamu. Di ruang pasien tidur satu ranjang. Dia siapa? Kamu siapa?" Meledak sudah amarah Axelle. Hatinya kalut dibakar cemburu yang membabi buta. "Pantas nggak yang kamu lakukan?" tanya Axelle dengan tinggi. Arbia hanya menunduk dan menggeleng. Sedang Dominic merasa ulu hatinya berdenyut sakit mana kala melihat Arbia di sentak oleh Axelle. Tapi Dominic tidak bisa berbuat apa-apa. Mana kala Axelle menarik dengan kuat tangan Arbia untuk menjauhi ruang rawat inapnya. Hanya dengan mengandalkan anak buahnya sekarang dia ingin melacak informasi setiap detik tentang Arbia yang sedang di hakimi oleh Axel
Last Updated: 2021-11-19
Takdir Yang Tertunda

Takdir Yang Tertunda

Dia, janda! Tapi mandiri dan pekerja keras. Bekerja di sebuah perusahaan pengiriman barang yang penuh dengan konspirasi dan skenario. Setelah hubungan virtualnya selama 6 tahun dengan seorang laki-laki bernama Farhan kandas di tengah jalan, dia memutuskan untuk lebih fokus bekerja. Namun sayang, semua tidak seperti yang direncanakannya. Dia, Move Herdianata. Jadi korban konspirasi dan skenario oleh CEO perusahaannya yang bernama Raya Dianata, seorang laki-laki yang dingin dan arogan. Yang mempunyai sejuta rahasia dan sejuta skenario yang sudah dia siapkan untuk wanita yang teramat dia cintai. Namun sayang, cintanya harus berhenti di jalan karena kelabilannya dan ketidaksiapannya menghadapi semua resiko yang akan terjadi di suatu hari nanti. Bekerja sama dengan seorang wanita bernama Feronika Alfarest untuk menyingkirkan seorang janda yang sudah menjeratnya dalam cinta yang tak mudah untuk dilepaskan, Ray, panggilan akrabnya mengharapkan Move Herdianata sesegera mungkin meninggalkan perusahaannya dan pergi menghilang dari hidupnya sebelum persoalan dan masalah besar menimpa wanita cantik itu. Bersamaan dengan itu sosok Farhan tiba-tiba dikait-kaitka dengan Raya Dinata, yang ternyata dua nama itu ada hubungan erat dengan hubungan virtual Move. Siapakah sebenarnya Farhan dan Raya? Ada hubungan apa diantara mereka berdua, dan konspirasi serta skenario apa yang sudah disusun oleh Raya Dinata untuk menyingkirkan Move. Bermotif apakah itu? Silakan temukan jaeabannya di sini. Di karya Saya, Takdir YangTertunda.
Read
Chapter: Episode 144(S2)
Hari itu akhirnya datang juga. Hari di mana aku jadi ratu sehari dan Ray jadi raja sehari. Bahagia? Tentu. Bahkan hanya air mata haru yang menjadi temanku.Laki-laki 7 tahunku . Ya Tuhan, akhirnya. Aku benar-benar pengen pingsan karena nggak kuatnya menahan kebahagiaanku.Bahagia! Benar-benar bahagia. Saat ijab kabul itu berlangsung dan jawaban sah itu terdengar, tubuh melemah seketika. Tangan dan kaki ku thremor tiba-tiba.Puji syukur ya Tuhan, semua atas keridhoanmu. Kedua tanganku lama banget tertengadah hingga kulihat imamku masuk ke kamar yang sudah dipersiapkan."Sudah sah, Sayang," bisiknya sambil mengecup daun telingaku membuat buluku meremang seketika.Kucium punggung tangannya tanda aku sangat menghormatinya lantas dia menyesap bibirku sebentar sebelum selanjutnya kami kembali ke pesta."Ma, Pa," kucium satu per satu punggung tangan mereka lalu kupeluk orang tua itu yang sekarang sudah menjadi orang tuaku.Giliran Farh
Last Updated: 2021-11-08
Chapter: Episode 143(S2)
Ray masih terengah saat tubuhnya mengejang di atas tubuhku. Berkali-kali dia mengecup bibirku. Dan mengendus leherku saat dia sudah berbaring di sebelahku. Mataku sudah terpejam saat tangannya kembali menyentuh puncak dadaku yang tak terlapisi kain sedikit pun. Pria itu memainjannya dan membuat ku mengerang pelan. "Besok kita pre wedding, aku nggak mau ada halangan lagi." Aku hanya mengangguk sambil menikmati sentuhannya yang mrmbuatku kembali menegang. "Aku mau secepatnya kita menikah, Sayang," ucapnya bergetar sambil mengulum dadaku yang sudah mengeras. "Hemmn," jawabku dengan gelisah. Karena sudah kurasakan milikku lembab lagi. "Oh, Ray," akhirnya lolos juga dari tadi yang kutahan. Desahan berat karena tangan dan mulut Ray yabg usil. Pria itu hanya tersenyum puas melihat ku tersiksa seperti itu. Tak menunggu lama ketika wajahnya kembali terbenam di kedua pahaku aku kembali mendapat pelepasan. Rasanya aku sudah tidak sanggup
Last Updated: 2021-11-05
Chapter: Episode 142(S2)
Hari selanjutnya aku sudah pulang dari rumah sakit. Kali ini aku pulang je rumah Ray bukan ke apartemen Farhan. Apartemen Farhan di kosongin sementara waktu. Kalau lagi bisan aja pengen liburan di sana. "Duduk di sini dulu atau mau langsung ke kamar?" tanyanya masih menggendong tubuhku yang masih lemah. "Langsung ke kamar saja," jawabku masih melingkarkan tanganku di lehernya. Setelah sekian lama banyak peristiwa yabg terjadi, entah kenapa baru kali ini aku merasa sedekat ini dengan Ray. Rasanya aku sangat merindukan saat-saat pertama kali dulu kita saling menyayangi tanpa ada pertengkaran dan air mata. Rasanya dulu aku sangat polos mencintai dia tanpa ada yang mengganggu gugat. Agak terhenyak rasanya ketika pria tampanku itu membaringkan tubuhku di tempat tidurnya. Aku terbangun dari lamunanku. "Pesen bubur dulu, ya. Habis itu minum obat." "Ray, nggak usah. Aku bikin sendiri saja." Ray mendelikkan matanya. "Maksudnya aoa mau b
Last Updated: 2021-10-31
Chapter: Episode. 141(S2)
Dorr ... doorr! Suara tembakan itu persis hampir mengenai jantung buatan Farhan ketika tiba-tiba pria tampan itu menutup kembali pintu ruang kerjanya. Buru-buru dia menghubungi polisi dan menghubungi Ray agar cepat bersembunyi. [Ray! Bersembunyi! Mereka menggunaksn senjata api!] Teriakan Farhan cukup membuat Ray mengerti. Pria itu tidak mengibstrupsi saudara kembarnya karena dia harus mencari bantuan. Suasana malam itu kian huru-hara karena tiba-tiba dua orang asing masuk ke ruang kerja Farhan dengan sarkasnya menembakkan beberapa amunisi hingga membuat suasana gaduh. Tak selang lama polisi dapat melumpuhkan penjahat amatiran itu. Ray dan Farhan pergi ke kantor polisi untuk memberikan kesaksian. "Ulah siapa, menempatkan penjahat amatiran begitu, Far?" Ray tampak kesal karena malamnya ini terganggu dengan ulah para penjahat amatiran yang pada belum bisa menggunakan senjata api. "Aku tahu siapa orangnya. Ni! Tolong pelajari! Aku mau pula
Last Updated: 2021-10-29
Chapter: Episode. 140(S2)
Berkali-kali Renata menelan salivanya. Tak henti-hentinya dia menatap ke wajah sang penguasa itu. Terlihat lebih dingin dan arogan dari biasanya. Manusia dengan jantung buatan itu masih sebuk dengan segaja macam file dan berkas penting serta surat perjanjian kontrak kerja sama. Sedang di sebelahnya setumpuk kertas file yang iya yakini entah kapan selesainya. Tapi bukan itu yang membuat Renata menatap gelisah setumpuk file dan berkas itu. Tapi salah satu berkas dan file itu ada salinan surat kontrak yang suda ia rubah mengenai isi perjanjiannya dengan perusahaan papanya yang terbelit hutang yang banyak. "Renata! Kamu bisa pulabg duluan. Mungkin saya mau tidur dikantor saja untuk menyelesaikan pemeriksakaan berkas filenya." Suara bariton Farhan menggema di ruang kerjanya. "Astaga! Gila apa orabg ini. Mau lembur sampai tidur di kantor segala!" batin Renata ngedumel marah. Kalau sampai bosnya tidur di kantor otomatis berkas file itu pasti akan selesai diperiksa m
Last Updated: 2021-10-29
Chapter: Episode139(S2)
Farhan menatap wajah yang umurnya jauh di atasnya itu. Seorang yang seharusnya sudah bisa bersikap dewasa dan bijaksana. Namun sikap itu jauh dari wajah yang seoerti anak muda itu. Farhan menghela naoas dalam. Baru dia bertatapan secara langsung laki-laki yang sering menyiksa istrinya lahir dan batin. "Kalau hanya ingin bertemu dengan untuk menanyakan masalah Renata, Aku rasa Move sudah memberi tahumu." Pria dewasa itu menghela napas menatap pria yang mukanya sama persis dengan pria yang akan menikahi mantan istrinya. "Kamu tahu sekarang kondisi Move seperti apa?" tanya Farhan sambil memasukkan ke dua tangannya ke dalam saku. Sejenak laki-laki yang tak lain Dimetri itu menyugar rambut hitamnya. Bukankah dia akan menikah. Sudah seharusnya kan dia berbahagia saat ini___ "Bukkkkk ...!" Pria bertubuh kekar itu sepoyongan, ada darah yang mengalir dari sudut bibirnya. Sedang Farhan mengibas-ngibaskan tangannya. Ada rasa panas menjala
Last Updated: 2021-10-26
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status