Share

Bab 631

Auteur: Ayesha
"Nggak apa-apa, aku cuma tanya," ujar Brielle pelan.

"Kalau kamu ingin tahu sampel ibumu dipakai untuk penelitian apa, aku bisa tanyakan pada Raka untukmu," kata Madeline.

Brielle mengangkat kepala. "Bu Madeline, nggak perlu. Ayahku menyerahkan sampel itu padanya. Dia memang punya hak untuk memakainya."

Brielle menerima kenyataan itu. Apa pun alasan ayahnya memberikan sampel itu kepadanya, itu adalah keputusan ayahnya. Dia tidak berhak mencampuri.

Madeline menepuk lengannya. "Kamu lihat dulu dat
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (4)
goodnovel comment avatar
Lianzzah
hy brielle konsen jgn melamun aja...
goodnovel comment avatar
Merry Ongko
mmg si Raka ni mencurigakan...dan mmg arahnya ke Devina...makanya ga mau ngaku...sdh brielle relakan aja ...melapas dgn ikhlas itu lbh lega ...punya laki modelan Raka jg ga bikin hati senang..ga usah seumur hidup..6th aja bikin sakit hati dan menyesal...
goodnovel comment avatar
Suryat
apa sih thor,bisanya bikin PU sengsara terus..
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1256

    Jelas, dia ingin mengantar mereka ke atas.Di belakang, Raline akhirnya menghela napas lega. Brielle bersedia menerima hadiah darinya, itu sudah merupakan pertanda baik.Sesampainya di depan pintu rumah, Raka berhenti beberapa langkah jauhnya dan tidak ikut masuk. Setelah melihat ibu dan anak itu beserta Gaga masuk ke rumah, barulah dia berbalik pergi.Anya memang gadis kecil yang sangat suka membuka hadiah. Dia sudah tak sabar ingin melihat tas baru ibunya.Brielle membuka kotak hadiah itu. Di dalamnya ternyata sebuah tas tangan merek ternama. Memang modelnya klasik dan cukup cocok untuknya."Wah, Mama, tas ini cantik sekali!" seru Anya di sampingnya.Sebenarnya Brielle bukan kekurangan uang, tetapi dia kekurangan waktu untuk berbelanja. Karena itu, barang yang dibelinya biasanya merek ternama dan tahan lama. Tas yang dia pakai sekarang bahkan sudah dua atau tiga tahun belum diganti. Kadang, barang yang sudah nyaman dipakai memang tidak bisa digantikan begitu saja oleh yang baru.Semi

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1255

    Raka meletakkan cangkir tehnya. Tatapannya perlahan berubah semakin dalam. Setelah itu, dia mengambil ponsel di sampingnya, membuka nomor Brielle, lalu tanpa ragu meneleponnya."Halo? Ada apa?" Suara Brielle terdengar dari seberang sana."Aku dengar kamu mendapatkan penemuan besar." Raka berusaha menyampaikan dengan nada setenang mungkin. "Selamat.""Dari mana kamu tahu?" tanya Brielle balik."Profesor Derrick baru saja datang menemuiku," jawab Raka jujur. "Soal pengajuan paten, aku akan mengaturnya."Di seberang telepon, Brielle juga tidak menolak. Saat ini dia memang benar-benar tidak punya waktu untuk mengurus hal seperti itu. Lagi pula sekarang dia bekerja di laboratorium penelitian atas nama Raka, jadi memang sudah seharusnya dia melindungi hak paten para penelitinya.Brielle terus bekerja sampai pukul delapan malam sebelum pulang ke rumah. Lastri memberitahunya bahwa Anya dan Raline sedang bermain di rumah Raka di lantai bawah, bahkan Gaga juga ikut turun ke sana.Dengan rasa lel

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1254

    "Ya! Masih ada satu hal lagi." Derrick termenung sejenak lalu berkata, "Penemuan ini pasti akan menarik perhatian internasional. Aku sarankan perlindungan hak kekayaan intelektual dipersiapkan lebih awal."Ekspresi Raka langsung berubah serius. Ini memang masalah yang sangat penting. Dia mengangguk. "Baik, aku akan segera mengatur tim pengacara untuk menanganinya. Aku jamin semua paten akan didaftarkan atas nama pribadi Brielle, nggak akan dimasukkan ke dalam Grup Pramudita."Derrick menggenggam cangkir teh sambil menatap pemuda di depannya. Tampaknya dulu dia memang meremehkan Raka. Namun dalam hal perlindungannya terhadap Brielle, itu benar-benar layak dipuji."Meskipun nggak pernah ada upacara resmi, sejak dia lahir aku sudah merebut posisi ayah angkatnya. Walaupun dia nggak pernah memanggilku begitu, mulai sekarang aku juga menganggapnya setengah anakku sendiri. Mendengar perkataanmu ini, aku benar-benar sangat berterima kasih," ujar Derrick dengan tulus.Raka mengangguk. "Aku akan

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1253

    Mata Brielle langsung memanas. Saat masih muda, Derrick pernah memiliki istri, tetapi kemudian istrinya tidak tahan dengan kehidupannya yang terlalu terobsesi pada penelitian lalu pergi meninggalkannya.Sekarang, dia sudah berpisah dengan istri dan anaknya selama setengah hidup dan ke depannya kemungkinan hanya akan menjadi pria tua yang hidup sendirian."Paman Derrick, di hatiku kamu sudah seperti ayah angkatku sendiri. Beberapa tahun lagi waktu kamu pensiun, aku yang akan merawatmu di masa tua," kata Brielle dengan tulus.Mata Derrick juga ikut memanas. Dia menepuk bahunya pelan. "Belum sampai tahap itu! Kamu cukup urus keluarga kecilmu sendiri saja."Setelah Derrick pergi, Brielle kembali tenggelam dalam pekerjaannya. Menjelang sore, Rowan dan Zondi turun ke kantin untuk makan, sementara Brielle masih menganalisis sekelompok data gelombang otak.Tiba-tiba, dia menemukan fenomena yang tidak biasa. Saat objek eksperimen melakukan aktivitas berpikir tertentu, neuron di salah satu area

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1252

    Waktu itu, Freyna yang datang lebih awal untuk menjemput di bandara juga berhasil mengambil foto-foto itu dengan sempurna. Devina langsung menyerahkannya ke media. Dia tidak tahu apakah Brielle melihatnya atau tidak, hanya saja foto-foto itu baru tayang setengah hari sudah ditemukan Gavin, lalu dia menelepon media dan meminta foto-foto itu diturunkan.Namun dia merasa, Brielle yang begitu memperhatikan setiap gerak-geriknya bersama Raka pasti sudah melihatnya.Tentu saja Devina tidak tahu, saat itu Brielle sudah menyewa detektif pribadi untuk memotret adegan itu dan mengirimkannya padanya. Semua itu menjadi bukti yang membuat Brielle semakin mantap memutuskan untuk bercerai.Devina benar-benar menyesal dulu dia tidak sedikit lebih berani. Kalau saja dia mencampurkan sesuatu ke dalam air minum Raka lalu mengirim Gavin pergi sejauh mungkin, mungkin dia dan Raka sudah lama tidur bersama.Asal mereka melakukannya sekali saja, dia tidak percaya Raka bisa menolaknya untuk kedua kali dan keti

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1251

    Raka berdiri tanpa ekspresi. "Nggak apa-apa."Gavin sangat paham, bosnya membuat kontrak baru itu justru untuk menghindari berhadapan langsung dengan Ignas dan sengaja mengurangi risiko. Bagaimanapun, Ignas juga tokoh besar di dunia teknologi. Meskipun Grup Pramudita sudah punya fondasi yang kuat, mereka tetap tidak ingin menambah musuh.Apalagi sampai harus membuat dua perusahaan besar saling berkonflik hanya karena Devina.Saat Raka hampir keluar dari ruang rapat, dia menoleh dan memberi perintah, "Kirim orang untuk cek kondisi pajak Ignas."Gavin langsung mengerti. Bosnya tidak pernah bertarung tanpa persiapan. Dalam banyak hal, dia selalu memilih menyerang lebih dulu. Kalau Ignas benar-benar bersikeras membela Devina, maka konflik dengan Grup Pramudita tidak akan terhindarkan.Sementara itu, Devina sudah duduk di dalam mobil. Dia hanya terdiam. Freyna yang duduk di sampingnya juga tidak berani bertanya. Dia hanya melihat Devina terus mencengkeram jari-jarinya, menggertakkan gigi, j

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 496

    Begitu Lambert melepaskan tangannya, dia melihat posisi pegangan tongkat Brielle agak miring. Dia pun kembali berdiri di belakangnya — tubuhnya yang tinggi menjulang hampir menutupi sosok Brielle sepenuhnya. Suaranya terdengar lembut di telinganya."Pergelangan tanganmu rileks sedikit.""Iya, begitu

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 463

    Wajah kecil itu kini tumbuh semakin cantik. Dua kepang kecilnya bergoyang lembut saat berjalan, memperlihatkan dahi putih mulusnya. Sementara itu, sepasang matanya yang besar berkilau seperti batu permata hitam.Brielle menunduk dan mengecup kepala kecil putrinya, lalu menggandeng tangannya keluar r

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 458

    Pria di sisi lain juga mengucapkan selamat kepada Brielle. Brielle menoleh dan tersenyum sopan sambil mengangguk pelan. "Terima kasih."Namun, ucapan selamat dari pria di sebelah kirinya seolah-olah tak pernah dia dengar.Tatapan Raka yang dalam bergulung dengan emosi samar, tetapi wajah tampannya k

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 465

    Cherlina akhirnya mengumumkan jawabannya, "Devina juga datang, tadi dia kelihatan sedang ngobrol dengan Faye!"Brielle berpikir sejenak, lalu mengangguk pelan. Dia tidak terkejut. Kalau penelitiannya benar-benar bisa menyelamatkan nyawa Devina, wajar saja dia datang untuk mendengarkan langsung lapor

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status