Share

Jebakan Labirin

Penulis: Jinggaaa_
last update Tanggal publikasi: 2026-07-16 08:30:04

“Tuan Raka, cepat!” teriakku, menoleh ke belakang saat melihat Raka tersungkur di lantai marmer setelah dihantam kursi oleh sosok tiruan itu.

Raka tidak menoleh, dia masih sibuk melumpuhkan sosok penyamar itu dengan gerakan yang terukur namun brutal.

Aku tidak punya piihan lain selain melompat masuk ke dalam celah gelap itu sebelum pintu rahasia tersebut menutup otomatis.

“Tuan Raka, masuklah!” teriakku lagi, suaraku menggema di r

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Taruhan Nyawa

    Aku hampir saja menusukkan pisau lipatku, namun aku mengurungkan ketika aku mencium aroma kayu cendana yang sangat familiar.“Raka?” bisikku, air mataku mulai mengalir di pipi yang dipenuhi debu.Pria itu wajahnya berlumuran darah; namun matanya menatapku dengan intensitas yang dalam.Dia segera menutup mulutku dengan jemarinya, suaranya sangat lirih di telingaku, “Jangan mengeluarkan suara,” bisiknya pelan.Kami terdiam di balik bayang-bayang pintu samping‒sementara Gavin dan anak buahnya masih terus mencari keberadaanku di sekitar gudang.“Ikut aku,” perintahnya, sembari menarik tanganku dengan sangat erat.Kami mulai menyelinap keluar, namun saat langkah kami baru saja sampai di halaman belakang; sebuah lampu sorot menyilaukan mata‒membuatku harus menutup wajah dengan tangan.Sreeet!

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Permainan Kucing dan Tikus

    Damian menatap pintu besi gudang dengan tatapan dingin, tangannya sudah menggenggam erat pistol di pinggangnya.“Kita akan keluar melalui pintu belakang dan menuju gudang senjata cadangan di dekat kolam renang,” jawab Damian tegas.“Gavin sudah menguasai rumah ini, apa kita tidak akan ketahuan?” tanyaku dengan napas memburu.Damian memberikan kode untuk diam, lalu dia sedikit membuka pintu besi gudang tersebut.Kriet...Suara engsel pintu yang berderit nyaring di tengah malam yang sunyi membuat jantungku mencelos.Kami melangkah keluar dengan sangat hati-hati, memastikan tidak ada anak buah Gavin di sekitar lorong gelap itu, “Ikuti aku, dan jangan bersuara,” bisik Damian tanpa menoleh.Tap... tap... tap...

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Terjebak di Balik Topeng

    Tangan besar itu mendekap mulutku erat, membuat napasku tersengal.Hosh... hosh...Aku meronta sekuat tenaga, namun tarikan pria itu jauh lebih kuat. Dia menyeretku menjauh dari jangkauan lampu sorot, masuk ke dalam kegelapan di balik semak-semak.Kresek... kresek...“Jangan berisik, atau mereka akan melihat kita,” bisik pria itu di dekat telingaku.Suaranya rendah dan serak, namun sama sekali bukan suara Raka. Aku berhasil menggigit telapak tangan yang mendekapku, memaksanya melepaskan cengkeraman.Aku berbalik dengan cepat, mencabut pisau lipat pemberian Raka; dan mengarahkannya ke depan.Shing!Di dalam cahaya bulan yang temaram, wajah pria itu terungkap. Dia mengenakan pakaian gelap; raut wajahnya sangat serius, namun ia tidak

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Sisa Waktu

    “Jika aku tidak kembali dalam sepuluh menit, bakar semua dokumen di brankas itu,” bisik Raka tajam. BRAK! Tanpa menunggu jawabanku, dia menendang pintu rahasia itu hingga terbuka lebar. DOR! DOR! DOR! Suara dentuman senjata menyalak dari luar ruangan. Aku mematung di balik bayang-bayang, jantungku seolah berhenti berdetak saat melihat sosok Raka berlari keluar. Punggungnya yang tegap menghilang di balik kepulan asap. Aku memaksa kakiku terus bergerak, menyelinap ke lorong bawah tanah yang gelap. Rak buku raksasa berderit ketika aku menarik tuas tersembunyi. Kriet... Rak buku raksasa di depanku berderit saat aku menarik tuas tersembunyi. Aku berlari menyusuri lorong yang hanya di terangi oleh lampu darurat. Suara teriakan Helena dan desingan peluru di kejauhan‒wush, wush‒semakin membuatku panik, “Pak Damar;

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Jebakan Labirin

    “Tuan Raka, cepat!” teriakku, menoleh ke belakang saat melihat Raka tersungkur di lantai marmer setelah dihantam kursi oleh sosok tiruan itu.Raka tidak menoleh, dia masih sibuk melumpuhkan sosok penyamar itu dengan gerakan yang terukur namun brutal.Aku tidak punya piihan lain selain melompat masuk ke dalam celah gelap itu sebelum pintu rahasia tersebut menutup otomatis.“Tuan Raka, masuklah!” teriakku lagi, suaraku menggema di ruang sempit yang kini menjadi tempat persembunyianku.Raka membanting musuhnya ke lantai, lalu berlari kencang ke arahku; detik berikutnya‒tubuh tegapnya melesat masuk tepat sebelum dinding kayu itu menutup. Kegelapan sepenuhnya menyelimuti kami, hanya menyisakan suara napas yang memburu di ruang tertutup yang sesak ini.Raka menempelkan punggungnya pada pintu itu, telinganya menempel ketat di balik kayu untuk memastikan keadaan di luar. “Mereka belum pe

  • CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas   Rahasia di Balik Dinding

    “Jangan bersuara,” suara itu berat dan familiar.Aku terkesiap saat mengenali aroma kayu cendana yang bercampur dengan antiseptik‒Raka. Dia menarikku dengan cepat ke sudut gelap di samping tangga. Punggungku menabrak dinding kayu yang dingin saat dia membekap mulutku dengan satu tangan, sementara tangan lainnya mengunci pinggangku.“Tuan Raka? Bagaimana bisa—” bisikku tertahan.“Ssst!” Raka menempelkan jari di bibirnya, matanya menatap tajam ke arah lantai atas, “Di atas itu bukan saya,”Aku membelalak. Di lantai atas, suara perdebatan masih berlangsung sangat jelas. Suara Helena terdengar angkuh, disusul suara pria lain yang samar-samar mirip dengan Raka; namun terdengar lebih arogan.“Gavin,” desis Raka, napasnya terasa panas di daun telingaku. “Dia menggunakan pengubah suara dan pengawal yang mirip dengan postur tubuhku untuk memancingku keluar.”Tenggorok

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status