Beranda / Rumah Tangga / Cara Menangani Perselingkuhan / BAB 73 : Perpisahan Sang Mawar

Share

BAB 73 : Perpisahan Sang Mawar

Penulis: Zakia
last update Tanggal publikasi: 2026-04-23 22:10:00

Malam di villa lereng gunung itu terasa begitu menyesakkan bagi Saifanny. Suhu udara yang rendah seolah menembus hingga ke sumsum tulang, namun rasa dingin yang paling tajam justru datang dari dalam dadanya sendiri.

Ia berdiri mematung di dekat jendela besar, jemarinya melingkari secangkir teh yang telah lama mendingin. Uapnya telah hilang, sama seperti kehangatan yang baru saja ia rasakan sesaat di tempat ini.

Saifanny berbalik, menatap kamarnya yang luas namun terasa kosong melompong. Di lant
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 205 : Akting Balasan dan Jejak Masa Lalu

    Pagi itu, di kediaman Saifanny, cuaca begitu cerah. Pancaran sinar matahari yang menghangatkan seolah menyambut siapa saja yang bersiap melakukan aktivitas di luar ruangan.Namun, kondisi yang kontras justru terjadi di dalam kamar utama. Saifanny merasa sekujur tubuhnya kedinginan.Sudah dua hari lamanya ia memilih mengurung diri di dalam kamar karena kepala yang berdenyut hebat dan kondisi fisik yang mendadak lemas.Sebagai seseorang yang tergolong jarang jatuh sakit, ketidakberdayaan ini bener-bener menyiksa batinnya."Mama..." sebuah suara lembut terdengar dari arah ambang pintu.Syahdan berjalan menghampiri tempat tidur Saifanny dengan langkah yang sangat pelan, dilingkupi rasa takut akan membangunkan sang ibu yang ia kira masih tertidur pulas.Namun, sepasang mata almond Saifanny sebenarnya sudah terbuka. Kedipan cepat matanya menyiratkan kesadaran begitu mendengar panggilan sang putra.Ia memaksakan diri untuk mendudukkan tubuh, bersandar pada headboard ranjang."Iya, sayang..."

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 204 : Harga Sebuah Kemenangan

    Tiba saatnya mahakarya lama dari mendiang Febrian Haryanto akhirnya dilelang di atas panggung utama.Jovian dan Indra saling melirik sepersekian detik. Jovian memberikan anggukan super tipis—sebuah kode absolut agar mereka mulai mengeksekusi skenario akting, berpura-pura menjadi rival sengit yang siap saling menjatuhkan demi sebuah lukisan.Seluruh pasang mata di dalam aula megah itu kini tertuju ke arah panggung, tempat lukisan bertajuk Our Happiness berdiri dengan kokoh.Di bawah siraman lampu spotlight yang dramatis, karya terakhir sang maestro sama sekali tidak menampilkan lanskap tragis atau potret abstrak yang kelam.Sebaliknya, kanvas besar tersebut justru dipenuhi oleh figur beberapa anak kucing bermata bulat besar dan anak anjing berbulu lebat yang sedang saling bertumpuk dengan jenaka.Namun, ini jelas bukan lukisan hewan biasa. Febrian Haryanto menggoreskan gaya khasnya yang legendaris: teknik impasto tebal dengan palet warna pastel yang estetis—perpaduan antara warna sage

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 203 : Dua Aktor Memulai Rencana

    Malam itu, di dalam ruang ganti Holy Entertainment, Indra menatap pantulan dirinya di depan cermin besar dengan perasaan yang campur aduk. Ia memang telah berjanji untuk mengabulkan apa pun keinginan Jovian demi mendapatkan informasi rahasia.Namun, ia sama sekali tidak menduga bahwa aktor senior itu akan memintanya untuk mendampingi ke sebuah acara lelang barang mewah yang super eksklusif.Malam ini, Indra mengenakan setelan jas berbahan beludru hitam yang memancarkan kesan elegan.Potongan busana itu melekat sangat serasi dengan struktur visual wajahnya, mentransformasikan penampilannya hingga terlihat seperti seorang pangeran dari negeri dongeng.Tok! Tok!Suara ketukan pintu memecah keheningan ruangan. Jovian melangkah masuk secara perlahan ke dalam ruang ganti Indra."Indra, sudah siap?" tanya Jovian begitu sepasang matanya menangkap sosok Indra yang masih berdiri mematung di depan cermin.Indra hanya mengangguk pelan sebagai jawaban.Jovian melangkah mendekat, lalu mengulurkan t

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 202 : Rencana Sang Aktor

    Pagi itu, jarum jam dinding baru saja menunjuk tepat pada pukul 05.00 pagi. Saifanny sudah terduduk kaku di tepi ranjang kamarnya sejak dua jam yang lalu.Pikirannya benar-benar buntu, diliputi tanda tanya besar yang terus berputar tanpa henti sejak ia melangkah keluar dari kediaman mewah Marcus semalam.Benaknya terus menuntut jawaban: dari mana pria itu bisa mengetahui dengan sangat valid bahwa Syahdan adalah putra kandung Adrian?Saifanny meraih ponselnya dengan jemari yang sedikit gemetar. Ia menimbang situasi, menebak bahwa Bima pasti sudah terbangun dari tidurnya saat ini.Nada sambung terdengar beberapa saat di keheningan kamar, sebelum akhirnya suara berat di seberang sana menjawab."Ada apa menelepon sepagi ini?" tanya Bima, suaranya parau, menguap lebar."Marcus... dia tahu kalau Syahdan adalah putra Adrian," ucap Saifanny lirih, menahan desakan kepanikan yang mulai merayap di dadanya.Bima seketika terdiam di seberang saluran. Otak kalkulatifnya langsung bekerja cepat, meme

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 201 : Lembaran Baru dan Rahasia Bocor

    Lembaran kalender berbalik tanpa suara, membawa pergi hari-hari melelahkan merawat Marcus di rumah sakit hingga tak terasa satu bulan telah berlalu.J-City pagi itu dilingkupi ketenangan yang luar biasa bagi Saifanny. Tidak ada lagi aroma obat-obatan yang menyesakkan, dan tidak ada lagi rasa cemas yang memburu di dadanya.Marcus kini telah pulih dan kembali memimpin kantor cabang Manggala Tech dengan profesionalisme yang tinggi.Bagi Saifanny, berakhirnya masa perawatan itu menjadi akhir dari beban utang budi yang sempat menghimpit pundaknya selama berminggu-minggu.Sebagai bentuk ucapan terima kasih, malam ini Marcus mengundang Saifanny dan Syahdan untuk makan malam bersama di kediaman mewahnya, ditemani oleh putri kecilnya, Mabelle.Begitu Saifanny dan Syahdan melangkah masuk melewati pintu depan, Marcus langsung menyambut kedatangan mereka dengan senyum manis khasnya yang memesona."Saifanny, Syahdan, selamat datang," ucap Marcus lembut, memancarkan aura tuan rumah yang sempurna.R

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 200 : Gairah dan Permintaan Pertemanan

    Malam itu, di kediaman Nabilla, rumah dengan nuansa monokrom itu tampak menyala terang di bawah siraman lampu malam.Nabilla terduduk anggun di kursi kamarnya, memegang sebuah dokumen kerja dengan tatapan yang sangat serius.Sebagai pemilik Holy Entertainment, sepasang matanya meneliti setiap baris kalimat pada lembaran kertas di tangannya dengan ketelitian penuh.Indra, yang baru saja selesai membersihkan diri, berjalan masuk menghampiri Nabilla.Jubah mandi kain wol putih yang longgar membungkus tubuh atletisnya yang tinggi tegap. Tanpa aba-aba, Indra menyambar dokumen dari genggaman tangan Nabilla."Noona, waktu kerja sudah habis. Sekarang waktunya untuk berolahraga denganku," bisik Indra lembut, mengembuskan napas hangat tepat di daun telinga Nabilla.Untaian kalimat bernada seksi itu seketika membuat tubuh Nabilla merinding halus. Ia dapat merasakan gairah pria muda itu mengalir deras ke arahnya.Nabilla mengalihkan pandangan, menatap lurus ke dalam manik mata biru milik Indra ya

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 72 : Kekecewaan Sang Pangeran

    Indra mengembuskan napas panjang, sebuah embusan yang sarat akan kepasrahan dan sisa-sisa amarah yang bergejolak.Jawaban Saifanny tadi tidak sedikit pun memberikan ketenangan di hatinya. Ia tahu, wanita di hadapannya ini sedang membangun dinding kebohongan yang rapi.Memang benar, ibunya adalah sa

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 69 : Mencoba Memetik Mawar

    Adrian melangkah masuk ke dalam kamarnya dengan beban pikiran yang terasa kian menghimpit. Kesimpulan-kesimpulan yang ia tarik dari reaksi Ibu Sarah semalam masih terasa samar dan berkabut di kepalanya. Ia tahu, ia butuh lebih dari sekadar firasat; ia butuh bukti konkret untuk mengungkap apakah

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 68 : Rahasia yang Kusut

    Sore itu, langit di atas pegunungan mulai melukiskan gradasi jingga yang hangat saat mobil mewah milik Adrian membelah kesunyian jalanan setapak menuju villa.Di dalam kabin yang sejuk, suasana antara Adrian dan Saifanny diliputi oleh kerumitan emosi yang sulit dijabarkan.Adrian merasa jauh lebih

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 71 : Retakan Kepercayaan

    Sinar matahari pagi menyelinap masuk melalui celah-celah jendela besar villa mewah milik Adrian, namun kehangatan itu seolah enggan menyentuh atmosfer di dalamnya yang terasa beku.Indra melangkah masuk dengan perasaan yang berkecamuk hebat. Pagi itu, villa terasa sunyi; hanya terdengar suara gesek

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status