Share

Chapter 3 Impossible

Penulis: Nakarsya Li
last update Tanggal publikasi: 2021-05-05 17:10:06

~Keluarga kaya tak membutuhkan ruang lain yang tak layak untuk anaknya.tapi, mengapa ia membutuhkan nya?~ Sevilla flovie.

Hari weekend ini, sevilla sangat antusias untuk bangun di pagi hari. ia senang karena bisa berangkat bekerja tepat waktu. segera ia langkahkan kakinya menuju tempat pencucian mobil, tempat kerjanya yang selalu buka awal pagi.

"Hai bos selamat pagi!" ucap Sevilla pada bosnya sembari tersenyum.

"Pagi sevilla, wah kau bersemangat sekali hari ini!" ucap bosnya.

"Tentu saja, hari ini kan weekend

jadi, aku bisa bekerja penuh hari ini!" ucap Sevilla.

"Aku beruntung memiliki karyawati yang punya semangat bekerja seperti mu!" ucap bos.

"Ah bos ini bisa saja, ya sudah aku ganti pakaian ku dulu yah!" ucap Sevilla.

"Baiklah kalau begitu!" ucap bos.

Selesai mengganti pakaiannya, sevilla segera keluar dan bersiap untuk pelanggan pertama nya hari ini. tapi, terlihat sang bos tengah memarahi seorang pria berjaket hitam, karena penasaran ia pun memutuskan untuk menghampiri mereka.

"Ada apa sih bos?" ucap Sevilla.

"Ini karyawan baru, udah dua kali dia gak berangkat kerja ke sini, gimana gak marah coba?" ucap bos pada sevilla sambil menatap tajam pria berjaket hitam yang memakai masker itu.

"Udahlah bos yang penting hari ini dia berangkat!" ucap Sevilla berusaha menenangkan sang bos.

"Beruntung hari ini kamu tidak saya pecat, lain kali kalau kamu terlambat lagi, saya akan pecat kamu dari pekerjaan ini!" ucap bos.

Bos nya itu, langsung pergi meninggalkan mereka berdua di sana.

"Aku kok kek gak asing liat kamu, apa kita pernah ketemu sebelumnya?" ucap Sevilla.

"Ya pasti pernah cewek cupu!" ucap pria itu yang ternyata adalah Verrel.

"Verrel?" ucap Sevilla yang masih bingung.

Verrel pun membuka masker nya , terlihat jelas wajah yang sehari-hari mengganggu hidupnya.

"Wah aku gak nyangka, ternyata kamu mau kerja beginian juga!" ucap Sevilla

"Kenapa emangnya? emang orang kek gue gak boleh kerja beginian?" ucap Verrel.

"Yaa... boleh sih? cuman aku gak nyangka ajah kamu mau kerja kek ginian!" ucap Sevilla

"Eh tapi lu jangan bilang ke siapa-siapa yah, kalo gue kerja kek gini?" ucap Verrel sambil menunjuk wajah sevilla.

"Hahaha kenapa? kamu malu ya? dasar cowok sok keren!" ucap Sevilla

"Ah terserah lu dah, kagak peduli gue!" ucap Verrel yang langsung pergi meninggalkan sevilla.

Mobil pertama pun datang, sevilla langsung datang dan menyapa sang pelanggan.

"Halo Pak! selamat datang ditempat pencucian kami, silahkan tunggu sejenak, kami akan segera membersihkan mobil anda!" ucap Sevilla sembari tersenyum ramah.

Verrel lewat di hadapan sevilla, ia hanya tersenyum remeh melihatnya.

"Cih sok ramah lu!" ucap Verrel yang berlalu begitu saja.

Sevilla hanya mengabaikannya, dan mulai bekerja.

"Lho kok sevilla kerja sendiri? kamu gak bantu ver?" ucap bos mereka yang tengah mengawasi mereka.

"Dia aja gak butuh bantuan saya bos, jadi, buat apa saya bantu dia?" ucap Verrel.

"Dasar cowok gak peka, Masa masalah kek gitu aja harus disuruh dulu!" ucap  bos.

"Udah bos gak papa, aku kuat kok kerja sendiri!" ucap Sevilla.

"Beneran kamu gak papa? kamu pertama kali nya loh kerja cuci mobil sendiri kek gini?" ucap bos.

"Iya bos gak papa, nanti juga kan aku ganti shift sama kak Fahri!" ucap Sevilla.

"Ohh ya udah deh!” ucap bos yang meninggalkan mereka.

Setelah selesai membersihkan mobil, sevilla segera memanggil pelanggan.

"Mobil anda sudah saya bersihkan, terimakasih silahkan urus

pembayarannya dikasir terlebih dahulu!" ucap Sevilla ramah.

"Tapi sebelum itu, saya boleh dong minta no hape mba nya?” ucap pelanggan itu dengan genitnya memegang tangan sevilla.

Sevilla yang merasa risih, segera melepaskan tangannya.

"Maaf pak saya gak punya handphone!" ucap Sevilla.

"Ah masa sih? masa cewek secantik mba gak punya handphone?" ucap Pelanggan itu dengan beraninya merangkul pundak sevilla.

"Pak maaf bisa lepas rangkulannya gak?" ucap Sevilla risih.

"Kenapa sih mba? gak ada yang cemburu juga?" ucap Pelanggan itu.

"Ada kok!"ucap Verrel yang langsung menghampiri mereka.

"Siapa kamu? pacarnya? Ih gak cocok banget jadi pacarnya!" ucap Pelanggan itu.

"Kalau sama gue aja gak cocok, apalagi sama cowok tua kek lo, hah!" ucap Verrel.

"Apah kamu bilang? gak seharusnya ya kamu bilang kek gitu sama saya!" ucap Pelanggan itu.

"Lu tuh disini hanya sebagai pelanggan, tujuan lo cuman buat bersihin mobil kuno lo ini ajah, jadi jangan ganggu pacar gue!" ucap Verrel sembari menarik sevilla dari rangkulan pelanggan itu, ia memegang tangan nya erat.

Deg...

"Ya ampun kok jantung gue berdebar gini sih?" batin Verrel.

"Verrel apaan sih? sok kenal banget pegang tanganku!" batin Sevilla.

"Eh eh ada apa ini?"ucap bos datang menghampiri mereka.

"Mereka sudah berbuat hal buruk pada saya, saya minta anda untuk memecat mereka berdua!" ucap Pelanggan itu.

"Hah? bener itu sevilla?" ucap bos.

"Dasar orang yang suka memutarbalikkan fakta, bukannya lu yang mau nglecehin sevilla, kenapa lu yang jadi korban?" ucap Verrel.

"Iya bos verrel bener, hampir aja saya di lecehkan tadi!" ucap Sevilla.

"Bohong mereka bohong, saya tidak mau tahu anda harus memecat mereka berdua hari ini juga!" ucap Pelanggan itu.

"Hmm... sebaiknya anda pergi dari sini tuan, sebelum saya berpikir untuk melaporkan anda ke polisi!" ucap bos.

"Ohh, jadi anda tidak percaya sama saya? anda lebih percaya sama anak ingusan seperti mereka? okeh justru saya yang akan laporkan mereka lebih dahulu!" ucap Pelanggan itu.

"Silahkan saja, anda berhak melakukan itu,bahkan saya mempunyai bukti atas perbuatan anda,  silahkan melaporkan mereka berdua!" ucap bos.

"Dasarr bodoh, lu kagak liat ada CCTV di situ?" ucap Verrel.

"Awas ya kalian!" ucap Pelanggan itu yang langsung masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan tempat pencucian itu.

"Sebenarnya lebih bodoh kamu sih rel!" ucap Sevilla yang membuat verrel marah.

"Baru kali ini ada yang nyebut gue bodoh, lo gak ngaca ya? lo aja kalah dari gue pas lomba matematika, berani banget lo bilang gue bodoh, sedangkan lo sendiri juga bodoh!" ucap Verrel.

"Kamu salah mengartikan rel!" ucap bos

"Apa sih maksudnya?" ucap Verrel

"Kamu itu bodoh dalam bertindak, gak seharusnya kamu berlagak kasar kek gitu, kamu gak stabilin emosi mu ke orang lain!" ucap Sevilla.

"Yaa... gue marah aja sama dia!" ucap Verrel.

"Lah terus, kalau kamu mukul dia? siapa yang kena imbasnya? hah?" ucap bos.

"Iya iya maaf!" ucap Verrel.

"Jangan diulangi!" ucap bos.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 99 Symphony of Grace & The Golden Foundation

    ​~ Maaf yang tulus bukan sekadar menghapus jejak duka masa lalu, melainkan membuka pintu berkah yang melimpah bagi masa depan yang abadi ~ Sevilla Flovie.​Pagi hari di kawasan pegunungan Cisarua, Bogor, disambut oleh gumpalan awan putih yang berarak pelan di bawah hamparan langit biru jernih. Angin lereng gunung berembus sejuk, membawa aroma pinus yang segar dan wangi tanah basah yang menentramkan. Sinar matahari pagi terpancar hangat, membiaskan pendar keemasan di atas kubah kaca raksasa Delard Botanic Sanctuary & Research Center yang megah.​Satu minggu telah berlalu sejak peristiwa kelam di rumah sakit, di mana peristiwa taubatnya Alfian dan Sarah menutup secara sempurna seluruh lembaran dendam masa lalu. Hari ini adalah hari yang paling dinantikan: peresmian peletakan batu pertama sekaligus pembukaan tahap awal kawasan konservasi bunga dan pusat riset edukasi lingkungan terbesar di Indonesia.​Di atas lahan seluas lima hektar tersebut, ratusan karangan bunga ucapan selamat berdir

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 98 Rays of Mercy & The Unbroken Vow

    ​~ Dendam yang membara pada akhirnya hanya akan membakar jiwa pemiliknya, sementara ketulusan dan maaf adalah cahaya yang meruntuhkan kegelapan paling pekat ~ Sevilla Flovie.​Hujan deras mengguyur Kota Jakarta sejak tengah malam, menyapu jalanan ibu kota dengan sapuan air yang dingin dan lebat. Sirine ambulans melolong membelah heningnya malam di kawasan Cisarua, Bogor, membawa dua sosok tubuh yang terkulai lemas di atas brankar darurat menuju Rumah Sakit Pusat Pertamain Jakarta.​Alfian dan Sarah—dua manusia yang sebelumnya menyusun rencana jahat untuk menghancurkan peresmian Delard Botanic Sanctuary dan menculik Abrar—kini terbaring tak berdaya. Rencana keji mereka hancur berkeping-keping bukan karena serangan balik dari keluarga Delard, melainkan akibat senjata makan tuan. Bahan peledak cair buatan ilegal yang disimpan Alfian di dalam vila tersembunyi mereka mendadak meledak akibat kebocoran gas dan korsleting listrik di tengah badai Bogor.​Dua hari pasca kejadian mematikan itu,

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 97 Unbroken Shadows & The Final Reckoning

    ​~ Ketika kejahatan masa lalu meretas kembali belenggunya, keteguhan hati dan cinta sejati akan selalu berdiri sebagai benteng yang tak terkalahkan ~ Sevilla Flovie.​Udara dingin akhir musim gugur membungkus kawasan Lapas Kelas I Cipinang dengan suasana kelam yang muram. Langit Jakarta di sore hari itu tampak kelabu diliputi gumpalan awan tebal, seolah menyimpan firasat buruk yang siap meluap kapan saja.​Di depan gerbang besi raksasa berkarat, dua orang figur berdiri dalam keheningan yang mencekam. Alfian—pria yang dulu pernah menjadi dalang di balik konspirasi hukum dan kecelakaan pesawat yang hampir merenggut nyawa Verrel Delard—melangkah keluar dengan tatapan mata yang dingin, liar, dan dipenuhi dendam yang makin membara. Jas hitam lusuh yang dikenakannya tampak agak kebesaran di tubuhnya yang kini lebih kurus, namun aura kejahatannya sama sekali tak memudar.​Di sampingnya, Sarah berdiri dengan senyum miring yang penuh kepahitan. Wanita yang pernah berpura-pura menjadi sosok pen

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 96 Whispers of Autumn & The Three Guardians

    ​~ Di atas tanah yang sunyi, di bawah naungan doa-doa yang dilangitkan, kami berjanji untuk terus merawat cinta yang pernah kalian tanam hingga akhir masa ~ Sevilla Flovie.​Gerimis tipis menyiram Kota Jakarta sejak fajar menyingsing, meninggalkan aroma tanah basah dan kesegaran yang khas di sepanjang pemakaman keluarga yang asri dan tertata rapi. Dedaunan hijau pohon kamboja meneteskan sisa-sisa air hujan, menciptakan ketenangan yang magis di atas gundukan-gundukan tanah berumput hijau yang dipotong rapi.​Sebelum memulai perjalanan dinas dan liburan keluarga ke Swiss untuk mengurus brankas peninggalan di Geneva, Verrel dan Sevilla memutuskan untuk berziarah terlebih dahulu. Hari ini terasa sangat istimewa dan penuh kepasrahan emosional, sebab Sevilla akan mendatangi peristirahatan terakhir tiga sosok paling berjasa dalam hidupnya: ibu kandungnya almarhumah Martha Liora Flovie, sang ayah almarhum Willie Wijaya, serta ibu tirinya almarhumah Vierra. Ketiga makam tersebut berdampingan d

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 95 Shadows of the Past & The Golden Key

    ​~ Keberanian sejati bukan tentang tidak pernah memiliki ketakutan, melainkan tentang berdiri tegak melindungi mereka yang dicintai saat badai lama mencoba bertiup kembali ~ Sevilla Flovie.​Pagi hari di kawasan permukiman elit Kebayoran Baru diselimuti oleh kabut tipis dan rintik hujan lokal yang membawa kehangatan tersendiri. Di dalam ruang kerja pribadi Verrel Delard yang megah dengan dinding berpanel kayu jati dan rak-rak buku tua yang tertata rapi, aroma kopi espresso pekat menyeruak memenuhi udara.​Verrel duduk tegak di balik meja kerjanya yang luas. Kemeja putihnya yang kaku tergulung rapi hingga siku, memamerkan jam tangan perak berdesain minimalis dan urat-urat perkasa di lengan tangannya. Wajah tampannya yang biasanya memancarkan ketenangan kini tampak sedikit menegang. Pandangan matanya yang tajam menatap sebuah amplop cokelat tebal berstempel khusus yang tergeletak di atas meja.​Di hadapan Verrel, Johny duduk bersandar dengan raut wajah serius yang jarang sekali ia tunju

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 94 Blooming Horizons & The Legacy of Love

    ​~ Keindahan sejati dari sebuah perjalanan bukan terletak pada seberapa jauh kita melangkah, melainkan pada kehangatan tangan yang terus menggenggam kita di setiap lembaran baru ~ Sevilla Flovie.​Dua minggu setelah kepulangan keluarga kecil Delard dari Amsterdam, Kota Jakarta disambut oleh cuaca cerah di awal bulan. Angin pagi berembus sejuk menelusuri lorong-lorong pertokoan elit di kawasan Senopati, membawa aroma kopi segar dan dedaunan hijau yang menyegarkan jiwa.​Di lantai dua bangunan Flovie The Florist, suasana terasa begitu hangat dan penuh dinamika baru. Ruangan berukuran besar yang dulunya hanya difungsikan sebagai gudang penyimpanan vas dan peralatan tambahan kini telah disulap sepenuhnya menjadi kantor pusat operasional jaringan internasional Flovie x Vierra’s Secret Garden.​Dinding-dindingnya dicat dengan warna pastel bernuansa gading dan hijau sage, dihiasi oleh foto-foto berbingkai kayu mahoni yang menampilkan keindahan rumah kaca Vierra’s Secret Garden di Zaanse Scha

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 8 Allen

    ~Banyak wanita yang berekspektasi menjalin hubungan dengannya~ Verrelio delard.*****Dari mobil sport itu, keluarlah sosok pria dengan rambut blonde, hidung mancung serta kulitnya yang putih. pria itu membuka kacamata hitamnya dan menghampiri sevilla yang tengah

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 7 Tom & Jerry

    ~Ada seseorang yang selalu ikut dalam urusan ku, dan sangat mengganggu ku~Verrel.*****Hari ini, seperti biasa verrel dan sevilla pergi ke sekolah bersama. bahkan saat mereka berpisah pun, verrel membelai halus rambutnya."Dia kenapa sih? kok ja

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 6 Feel

    ~So weird and I am so confuse about My feel~ Verrelio delard.*****Semenjak kejadian kemarin, sevilla menjadi bahan perbincangan semua teman-temannya.bahkan saat ini, dia sedang di gerumuni teman sekelasnya."Eh vil lo beneran pacaran sama verrel? kok lo g

  • Cewek kutu buku itu tunangan ku   Chapter 5 Welcome to delard family

    ~Bagaimana bisa manusia normal tinggal serumah dengan manusia salju sepertinya~Sevilla flovie.*****Rumah besar nan luas dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, membuat sevilla seakan terperangkap dalam mimpi. ia tak menyangka bahwa ia akan menjadi seorang putri untuk ke

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status