Teilen

Chapter 17

last update Zuletzt aktualisiert: 12.02.2026 07:53:23

Samudera biru kembali menjadi pemandangan Rosemary di pagi ini, dia melihat Damian dan Adam sedang bicara di ruang kemudi sementara Angela tampak dengan bikini putihnya berjemur di atas dek.

Entah mengapa dia tidak begitu menyukai Angela Anderson, beberapa kali dia mendapati Angela sedang memandangi Damian. Mungkin hanya rasa cemburu, lagipula perempuan mana yang tidak tertarik pada sosok Damian.

Tubuhnya tinggi tegap, otot-ototnya terlihat kokoh dan
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 17

    Samudera biru kembali menjadi pemandangan Rosemary di pagi ini, dia melihat Damian dan Adam sedang bicara di ruang kemudi sementara Angela tampak dengan bikini putihnya berjemur di atas dek. Entah mengapa dia tidak begitu menyukai Angela Anderson, beberapa kali dia mendapati Angela sedang memandangi Damian. Mungkin hanya rasa cemburu, lagipula perempuan mana yang tidak tertarik pada sosok Damian. Tubuhnya tinggi tegap, otot-ototnya terlihat kokoh dan tidak berlebihan, Damian juga termasuk sangat tampan ditambah dengan kekayaan yang dimiliki Damian dan juga keluarga Reeves. Rosemary tidak mau kalah, dia segera melepaskan jubah berendanya dan memamerkan bikini baru yang tentu saja dibelikan oleh Damian saat mereka berbelanja di Portnorth. "Apa kalian akan menikah tahun ini?" tanya Rosemary sambil duduk di samping Angela yang sedang berjemur. "Adam belum melamarku." "Dia harus

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 16

    Sesuai dengan janjinya pada dirinya sendiri, Rosemary tidak akan membiarkan Adam dan Angela bersenang-senang pada malam ini, sementara dirinya harus meringkuk sendirian di kamarnya. Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam, tentu saja dia sudah meminta ijin untuk tidur lebih cepat agar tidak menimbulkan rasa curiga dari kakaknya. Penuh dengan rasa semangat dan percaya diri dia berjalan menuju kamar di mana Adam dan Angela tidur, jemarinya segera menggenggam kenop pintu dan membukanya dengan kasar. Sesuai dengan harapannya Adam dan Angela sama sekali tidak terbangun, tanpa rasa takut dia berjalan mendekat melihat Adam yang tertidur lelap dengan Angela yang menimpa tubuh kakaknya, mereka berdua tertidur tanpa busana dengan selimut yang menyingkap. "Sial!" Rosemary segera mengalihkan pandangannya dari bagian tubuh di antara kedua kaki kakaknya, kali ini matanya tertuju pada alat kontrasepsi yang berada di atas lantai. "Huh, ternyata mereka masih sem

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 15

    "Steeeeeve!" Suara melengking yang meneriakkan namanya, siapa lagi jika bukan adik tirinya yang cantik dan mempesona. "Apa kabarmu, Sayang?" tanya Steven. Dia membalas pelukan Giselle dan membalas ciuman yang mendarat di bibirnya, mereka lebih pantas disebut sepasang kekasih dibandingkan kakak dan adik. "Aku bahagia, kuliahku berjalan lancar dan aku juga sudah diterima kerja di sini, di Brighton." "Wow, sebuah kabar gembira. Apa aku tidak layak mendapat ciumanmu juga, Gigi?" Suara dari arah lain membuat Giselle tersenyum lebar, dia segera melepaskan pelukan Steven dan berjalan ke arah Max. Mereka bertiga berada di dalam hubungan yang rumit dan saling mendukung dalam kerumitan yang ada. Apartemen Max adalah tempat mereka berbagi kerumitan mereka. Steven mulai menyalakan rokoknya dengan mata yang terus memandangi adik tiri dan sahabatnya bergulat di atas sofa

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 14

    Max dan Steven sama-sama menoleh bertukar pandangan sebelum mengedarkan kembali pandangan mereka pada kamar di ruang bawah tanah. Ruangan yang dingin berlantai keramik hitam, sebuah ranjang besar berada di tengah-tengah ruangan dengan seprai merah. Sebuah kursi kulit berwarna merah dengan bentuk tidak lazim membuat Max mengulum tawanya, dia menginginkan kursi itu ada di kamarnya, kursi yang akan sangat berguna untuk memuaskan gairahnya.Lemari kayu besar dengan pintu kaca memperlihatkan apa saja isi dari lemari itu."Apa mungkin Rosemary pergi karena disiksa oleh Mattiash di kamar ini?"

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 13

    Steven kembali menyusuri kamar Mattiash di Pinehill. Tidak ada yang berubah, Ella hanya membersihkan debu-debu yang ada, tidak merubah posisi kamar sesuai dengan permintaannya.Kali ini dia tidak sendirian, ada Max yang menemaninya menyusuri kamar Mattiash."Tidak ada foto?" Max mengerucutkan bibirnya. "Bagaimana dengan cctv?""Tanpa itu semua sudah pasti pelakunya Rosemary, dia tidak menggunakan kalung pemberian kakeknya sementara gadis satunya memakai kalung pemberian kak

  • Cinta Bersalut Dusta   Chapter 12

    "Coba ini!" Rosemary menyuapkan garlic bread pada Damian yang sedang duduk santai di depan kemudi, dia terus memperhatikan Damian yang mengunyah roti buatannya. "Enak?"Anggukkan kepala Damian membuat Rosemary tersenyum lebar. "Mau kubawakan?""Nanti saja, duduk di sebelahku dan lihat ada rombongan lumba-lumba."Rosemary mengalihkan pandangannya dari Damian ke arah rombongan lumba-lumba yang melintas, mamalia laut yang tampak melompat-lompat di perairan lepas itu membuatnya tersenyum."Kapan aku boleh berenang?""Besok, kita akan berhenti di Portnorth.""Ah- Villa kaca itu?"Damian menganggukkan kepalanya, dia segera mengalihkan pandangannya ke arah lautan kembali. Rosemary dengan bikini merahnya sudah membuat celananya terasa begitu sesak."Di sana ada teluk karang yang aman buatmu berenang di lautan.""Apa aku boleh mengenakan bikini lagi?"Pertanyaan yang membuat Damian kehilangan kendali akan dirinya. Tangannya segera merengkuh tubuh Rosemary dan membawa gadis itu duduk di atas pa

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status