Short
Cinta Buta Sang Mafia

Cinta Buta Sang Mafia

Oleh:  MountainTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
12Bab
11.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Suamiku, Rian adalah sosok bos mafia yang paling ditakuti di Keluarga Liam dan dia selalu benci anak kecil. Namun, semuanya berubah sejak adik tiriku, Melisa pindah ke rumah sebelah bersama bayinya yang baru berusia enam bulan. Tiba-tiba saja, suamiku jadi sangat terobsesi dengan bayi itu. Dia menyuapi susu sendiri, menyanyikan lagu dan bahkan menggendong bayi itu ke mana pun dia pergi. Setiap hari dia pulang subuh dalam keadaan lelah, tapi wajahnya selalu dihiasi senyuman, seolah-olah bayi itu telah menyita seluruh jiwanya. Sementara aku menjadi sosok transparan di dunianya. Tiga hari yang lalu, mobilku diserempet orang dengan sengaja hingga menabrak pembatas jalan. Dengan kening berdarah dan kepala pening, aku meneleponnya lima puluh lima kali. Tak satu pun panggilanku diangkat, tapi dia malah mengunggah foto bayi itu di media sosialnya dengan keterangan, [Malaikat kecil sudah bisa tersenyum hari ini!] Aku sudah muak. Malam ini, di acara perjamuan makan keluarga yang dihadiri semua anggota keluarga. Aku menghabiskan gelas terakhirku dan meletakkannya. “Aku mau cerai.” Semua orang ternganga. “Kamu sudah gila?” teriak orang tuaku. Rian mencengkeram pergelangan tanganku dengan tatapan tidak percaya. “Yossi, hanya karena aku sibuk mengurus bayi dan nggak angkat teleponmu, kamu mau minta cerai?” “Bisa-bisanya kamu cemburu sama bayi enam bulan?” Aku tak membalas tatapannya. Mataku malah tertuju pada bekas cupang yang mencolok di belakang telinganya. “Kalau kamu memang begitu sayang sama bayi itu, aku akan merestui keinginanmu. Silakan jadi ayah dari anak itu saja,” ujarku dengan tenang.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

“Yossi, apa maksudmu?”

Mata Rian memerah saat membentakku, seolah-olah dialah yang paling tersakiti di sini.

“Melisa itu adikmu! Dia kewalahan mengurus anak sendirian, apa salahnya aku membantunya?”

“Aku sampai turun tangan menyeduh susu dan menyanyikan lagu pengantar tidur itu karena sedang belajar jadi ayah yang baik, persiapan untuk anak kita nanti.”

“Kamu boleh meragukan apapun, tapi jangan pernah ragukan cintaku padamu!”

Aku tak menanggapinya.

Aku malah mengeluarkan surat cerai dari tas dan meletakkannya tepat di hadapannya.

“Ini surat cerainya, silakan tanda tangan.”

Aula langsung menjadi sunyi senyap.

Seluruh anggota keluarga menatapku dengan wajah syok.

Bagi mereka, pasangan yang paling mustahil untuk berpisah di dunia ini adalah aku dan Rian.

Saat kami berusia delapan belas tahun, ada seorang laki-laki yang membuntutiku pulang sekolah.

Keesokan paginya, ayah laki-laki itu datang ke rumahku dengan jari tangan yang patah dan memohon ampun.

Saat kami menikah, Rian menutup separuh kota demi menggelar pesta pernikahan.

Di depan semua tamu, dia mengecup cincin di jari manisku dan mengumumkan, “Yossi itu milikku. Siapapun yang berani menyentuhnya akan mati.”

Selama sepuluh tahun, tak peduli seberapa berbahaya negosiasi atau seberapa berdarah transaksi yang dia lalui di siang hari….

Dia akan selalu pulang ke rumah saat malam harinya, melonggarkan dasi dan memelukku erat, seolah aku adalah satu-satunya kelembutan dalam hidupnya.

Orang-orang bilang aku adalah satu-satunya kelemahannya.

Tidak ada yang percaya bahwa akulah yang akan pergi lebih dulu.

Wajah Rian tampak tersentak. Dia tak menyangka aku sudah menyiapkan surat cerai itu.

Ibuku merebut kertas-kertas itu, membacanya sekilas dan wajahnya langsung memucat.

“Yossi, kamu lagi apain, sih?! Sudah sepuluh tahun menikah, kok tiba-tiba mau cerai?”

“Nasib Melisa sudah cukup malang. Dia itu ibu tunggal yang membesarkan anak sendirian, Rian pergi membantunya murni karena berbaik hati ingin membantu!”

Anggota keluarga yang lain juga ikut menimpali.

“Yossi, kami paham kamu takut karena mobilmu diserempet orang dari keluarga musuh, tapi kamu juga baik-baik saja, ‘kan? Rian sudah minta maaf karena nggak angkat telepon. Sepertinya agak keterlaluan kalau sampai minta cerai?”

“Anak itu masa depan keluarga kita, wajar kalau dia kasih perhatian lebih. Jangan begitu kecil hati.”

“Apalagi Rian mempertaruhkan nyawanya demi urusan keluarga setiap hari, kamu bisa hidup tenang juga berkat perlindungannya. Kok kamu nggak bisa agak pengertian kalau sesekali dia nggak sengaja mengabaikanmu?”

Orang-orang di sekitar mulai menyalahkanku karena dianggap tak dewasa.

Aku menajamkan sudut bibir.

Lalu mendorongkan surat cerai itu lebih maju lagi.

“Malam ini, cerai itu sudah pasti, nggak ada negosiasi.”

Ayahku yang tak bisa menahan amarahnya, melangkah maju dan melayangkan tamparan keras ke pipiku.

Telingaku berdengung. Dia menunjukku, sambil memaki,

“Yossi, kamu merasa sudah hebat? Rian itu bos mafia terkuat di Silia! Kamu mau menyia-nyiakan pria sebaik ini?! Emangnya kamu pikir kamu siapa?”

“Kalau bukan karena perlindungannya selama ini, kamu entah sudah mati berapa kali! Jadi orang jangan kacang lupa kulitnya!”

Ibuku segera menarik ayahku menjauh, lalu menggenggam tanganku dengan mata berkaca-kaca.

“Yossi, nggak bisakah dibicarakan baik-baik? Kok harus sampai cerai?”

“Kami melihat sendiri bagaimana perlakuan Rian padamu. Kalau sampai kamu punya selingkuhan di luar sana… ibu orang pertama yang nggak akan setuju.”

Aku mendongak perlahan, mulutku terasa bau amis darah.

Rian menghampiriku, menyeka wajahku sambil memposisikan dirinya menghalangi tatapan tajam ayah.

Di mata orang lain, dia selalu menjadi suami yang sempurna tanpa cela.

Namun, hanya diriku yang tahu bahwa dia tak sesempurna itu.

“Yossi, kamu… benar-benar mengkhianatiku?”

Suaranya sangat rendah, penuh dengan nada tertahan dan kesedihan.

“Kita tumbuh besar bersama. Aku tahu mungkin kamu merasa bosan, mungkin kamu butuh sensasi baru.”

“Tapi aku nggak peduli. Selama kamu mau kembali, aku akan berpura-pura nggak terjadi apa-apa.”

Hanya dalam beberapa kalimat, dia berhasil memutarbalikkan keadaan, membuat aku menjadi pengkhianat.

Tatapan orang-orang di ruangan itu menusukku bagaikan tusukan pisau.

Ayahku bahkan sampai ingin mencabut pistolnya sangking marahnya.

“Pantasan, ternyata kamu meminta cerai karena ada selingkuhan di luar?! Memalukan sekali! Cepat minta maaf pada Rian, kalau berani ungkit cerai lagi, aku nggak akan menganggapmu anak lagi!”

Semua orang mendesakku dan Rian pun memohon padaku.

Aku menunduk, menatap tangannya yang mencengkeram tanganku.

Dia tak memakai cincin nikah kami.

Aku menepis tangannya, suaraku terdengar pelan,

“Cerai saja, aku sudah nggak mencintaimu lagi.”

Saat dia membiarkanku sendirian di rumah setiap malam….

Saat lima puluh lima panggilanku diabaikan….

Saat dia sibuk memotret anak Melisa….

Hatiku sudah mati.

Rian membeku di tempat, wajahnya tampak pucat, seolah tak percaya dengan apa yang baru saja didengar.

“Apa… kamu bilang?”

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasan

Yenita Siregar
Yenita Siregar
akhir yang pantas untuk pasangan & keluarga toxic
2026-05-03 17:28:16
1
0
Oranye
Oranye
Jarang2 ada cerpen yg bagus d app ini, contohnya cerpen ini, good job
2026-04-28 22:29:09
2
0
Chantiqa Chiqa
Chantiqa Chiqa
yosi wanita jahat, cuma tanda tangan aja gak mau
2026-05-08 18:10:49
0
0
ReaderJulidUnivers
ReaderJulidUnivers
udah mah cerita berantakan, alur maksa, mcnya goblok... heran bgd bnyak cerita jelek di GN.. editornya kerja apa kaga sihnsampe cerita kek gini lulus
2026-05-09 16:33:42
0
0
12 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status