Short
Suamiku Pura-pura Amnesia Demi Selingkuhannya

Suamiku Pura-pura Amnesia Demi Selingkuhannya

By:  RezaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
7Chapters
1.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Suamiku, Vincent Cornela adalah seorang bos mafia, dia diserang dalam sebuah transaksi. Begitu bangun, dia ingat semua orang, kecuali diriku. Di depan anak buahnya, dia mengumumkan bahwa Angela adalah nyonya yang baru dan memberinya posisi sebagai ahli mekanik presisi. Namun, tanpa sengaja aku mendengar percakapan mesra mereka di gudang senjata, “Kamu meminjamkan identitas nyonya padaku selama tujuh hari. Selama tujuh hari itu, aku boleh melakukan apa saja pada tubuhmu, ‘kan? “Tentu saja! Aku pura-pura amnesia hanya untuk membuatmu senang.” Aku bersembunyi di balik bayangan, kukuku menusuk telapak tangan. Aku memilih untuk tak membongkar kebohongannya. Keesokan harinya di pertemuan keluarga, Vincent merenggut paksa cincin batu hitam dari jariku. Dia membentak, menyatakan bahwa Angela adalah nyonya satu-satunya. Lalu mengusirku dari Napol dan menuntutku menyerahkan semua gambar desain senjata. Semua anak buahnya menatapku, menunggu perlawananku. Namun, aku diam saja. Detik itu juga, aku mengajukan pengunduran diri dan gugatan cerai. Vincent tak tahu bahwa hanya aku yang paham tentang teknologi perakitan senjata model baru itu dan batas waktu pengirimannya hanya tersisa tujuh hari. Tujuh hari kemudian, saat pengiriman barangnya bermasalah dan posisi keluarganya terancam hancur, aku sudah menghilang sepenuhnya. Saat kami bertemu lagi, Vincent dengan panik mencengkeram tanganku dan bertanya, “Valen, kamu ke mana saja? Kok kamu meninggalkanku?” Aku berpura-pura bingung dan bertanya, “Maaf tuan, kamu siapa? Kita kenal?”

View More

Chapter 1

Bab 1

“Sebelum pergi, hapus semua data riset senjata ini. Ini teknologi inti keluarga, kamu pikir bisa membawanya pergi begitu saja?”

Aku baru saja hendak melangkah keluar, malah dihalang oleh Angela.

Tujuh tahun mengelola riset persenjataan keluarga, aku tentu tahu tidak pernah ada aturan bahwa ‘pergi harus menghapus data inti’. Angela jelas-jelas menggunakan statusnya sebagai nyonya hanya untuk mengerjaiku.

Sementara itu, Vincent yang berdiri di sampingnya, langsung memberikan perintah sambil menunjuk USB rahasia di tanganku,

“Letakkan itu! Itu rahasia inti keluarga, kamu nggak boleh menyentuhnya.”

Jika data ini dihapus, itu artinya kerja keras selama tujuh tahun akan hancur seketika.

Vincent tahu betul aku mencintai pekerjaan ini seperti nyawaku sendiri. Dia bekerja sama dengan Angela untuk menekanku karena dia yakin aku tak akan rela pergi begitu saja.

Tak heran, selama tujuh tahun menikah, aku memang belum memberikan keturunan bagi Keluarga Cornela.

Di malam-malam yang sepi, aku menumpahkan seluruh energiku untuk riset, membantunya memperkokoh posisi di bisnis persenjataan.

Bisnis keluarga ini sudah kuanggap sebagai ‘anak’ yang kujaga dengan nyawaku sendiri.

Minggu lalu di pertemuan keluarga, Vincent ingin secara istimewa mempromosikan Angela untuk menjadi kepala riset amunisi berdaya ledak tinggi.

Demi menjaga perasaan Vincent, para pemimpin divisi lain pun menyetujuinya.

Hanya aku yang setelah meninjau laporan kemampuan Angela, langsung membanting stempel penolakan di depan semua orang.

Vincent lebih jelas dari siapapun, aku tak akan pernah membiarkan orang bodoh seperti Angela menyentuh inti riset senjata.

Itulah sebabnya dia berpura-pura gila dan amnesia, hanya untuk memaksaku menyerahkan posisi ini.

Melihat aku tetap kekeh, para anak buah mencoba mencairkan suasana.

“Nyonya, bos sedang sakit. Kamu itu istrinya, seharusnya lebih memakluminya.”

Vincent seolah merasa mendapat dukungan dari kata-kata itu. Dia langsung merangkul Angela ke dalam pelukannya.

“Istriku itu nyawaku. Siapapun yang berani menyentuh sehelai rambutnya, aku akan membuat keluarganya menghilang selamanya!”

Mendengar itu, para anak buah tertawa dan terus membujukku, “Lihat, bos sangat peduli padamu! Dia hanya sedang amnesia dan salah mengenali orang saja!”

Ekspresi ‘sok polos’ mereka terasa seperti tamparan di wajahku.

Hanya aku yang tahu betapa konyolnya drama mereka.

Selama tujuh tahun menikah dengan Vincent, di permukaan kami memang tampak baik-baik saja.

Namun, setiap kali ada perselisihan di keluarga, Vincent selalu menekanku untuk mengalah.

Dengan dalih ‘kepentingan keluarga besar’.

Dulu, aku percaya pada omong kosongnya. Aku pikir mengalah demi keluarga bukanlah masalah besar.

Hingga dia menginjak-injakku demi Angela, barulah aku tersadar.

Seseorang yang benar-benar peduli padamu akan mengarahkan senjatanya pada orang yang membuatmu menderita, bukan malah mempertimbangkan apakah pembelaan itu sepadan atau tidak.

Melihat aku tak merespon, tiba-tiba Angela mengambil botol wiski di meja dan melemparkannya ke arahku. Pecahan kaca pun berserakan di mana-mana.

“Kamu pikir kamu siapa? Hanya aku yang bisa menjadi wanita Vincent! Dasar jalang perebut laki orang, cepat pergi dari keluarga ini!”

Angela memakiku, seolah-olah aku adalah pelakor yang tak tahu malu.

Vincent tak hanya tak mencegahnya, malah mengangkat gelas alkoholnya, menggoyangkannya perlahan dengan senyuman tipis yang penuh arti.

Hatiku sudah benar-benar dingin. Aku mencolokkan USB tersebut ke komputer dan hendak diformat.

Para anak buah ternganga, mereka bahkan tak berani bernapas.

Vincent pun tak menyangka aku akan senekat itu. Dia segera menahan tanganku yang memegang mouse.

“Nggak perlu. Keluarga besar akan mengingat jasamu. Sekarang, ambil barang-barangmu dan pergi dari sini.”

Mendengar ucapan Vincent, barulah anak buahnya bisa menghela napas lega.

Namun, Angela yang di samping kembali berulah.

“Sayang! Aku ini wanitamu, seorang nyonya yang terhormat. Kata-kataku nggak punya wibawa sama sekali?”

Awalnya kukira Vincent akan memanjakannya lagi, tapi kali ini wajahnya mendadak menjadi muram.

Vincent menoleh ke arahku, tatapannya agak melunak, lalu memberi isyarat pada anak buahnya untuk meletakkan koper hitam berisi batangan emas di depanku.

“Valen, meski jabatanmu sebagai mekanik presisi sudah ditarik, imbalan untukmu nggak akan kurang.”

“Ambil ini, kembalilah ke vila selama tujuh hari. Setelah itu, aku akan memberimu penjelasan.”

Dia mengira aku masih tertipu.

Dia pikir setelah tujuh hari sandiwaranya dengan Angela selesai, dirinya bisa menggunakan alasan sakit untuk meminta maaf padaku.

Namun, dia tak tahu batas waktu pengiriman amunisi berdaya ledak tinggi itu hanya tujuh hari lagi.

Pesanan itu berkaitan dengan transaksi besar keluarga besar dengan pihak Silia. Begitu terlambat, denda penaltinya bisa menghancurkan separuh kekayaan keluarga.

Jika itu dulu, mungkin aku akan mengalah demi menjaga situasi.

Sekarang, aku sudah tak menginginkan mereka semuanya.

Melihat sehelai rambut jatuh di keningku, tangan Vincent reflek terangkat. Itu adalah kebiasaannya dulu, menyelipkan anak rambutku ke belakang telinga.

Namun, teringat dirinya sedang berakting, tangannya langsung ditarik kembali seolah baru saja menyentuh api.

Aku melepas jimat pelindung di dadaku, jimat yang dulu Vincent jahit sendiri untukku dan melemparkannya ke dalam koper hitam itu.

Brak! Koper tertutup rapat.

Aku menatap Vincent, lalu berkata dengan tenang,

“Vincent, kita cerai saja.”
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status