Share

Bab 3

Author: Linarin
Aku tidak bisa fokus sepanjang sore itu.

Aku beralasan tidak enak badan, lalu buru-buru pulang.

Dalam perjalanan pulang ….

Aku melihat foto profil mereka berdua, seketika aku tersadar foto mereka mirip seperti foto sepasang kekasih.

Tanganku terasa berat. Setelah merasa ragu cukup lama, akhirnya aku memutuskan untuk memblokir dan menghapus nomor kontak mereka berdua.

Aku tidak menyangka keesokan harinya, Thomas dan Shinta sudah muncul di hadapanku dengan wajah kelelahan setelah perjalanan jauh.

Thomas tampak muram saat menegurku, "Gara-gara kamu memblokir nomor kami, Shinta takut kamu salah paham sampai rela naik mobil semalaman demi langsung pulang."

"Kamu sudah dewasa, kok masih main blokir-blokiran, sih!"

Menatap wajah Thomas yang familier sekaligus asing ini, membuat pikiranku linglung.

Selama empat tahun berpacaran di masa kuliah, Thomas tidak pernah memarahiku.

Aku selalu menggoda bahwa dia berjiwa tua meski masih muda.

Sekarang aku baru mengerti.

Hanya pada semua hal yang menyangkut Shinta, emosinya menjadi tidak stabil.

Shinta maju dengan hati-hati, lalu menggandeng tanganku sambil menjelaskan, "Dona, sepertinya kamu salah paham, aku dan Thomas nggak ada hubungan apa-apa."

Tatapanku tertuju ke pergelangan tangan Shinta, dia memakai gelang giok yang belum lama ini kupilih bersama Thomas.

Aku sudah sangat berharap, mengira dia akhirnya mulai perhatian sama aku.

Saat ini, semuanya terlihat ironis dan menyakitkan.

Aku menatap bekas cupang di lehernya yang belum memudar dan mencibir.

"Kamu ingin bantu aku menguji ketulusannya? Sekalian fungsi tubuhnya juga kamu uji?"

Wajah Shinta seketika memucat, tanpa sadar tanganku dilepas.

Thomas memapahnya dengan wajah iba.

"Dona, kenapa sekarang kamu jadi begitu sarkas seperti ini?"

Aku juga tidak bisa menahan lagi amarah yang bergejolak di hatiku, lalu meneriaki mereka, "Lalu, kalian mau aku bagaimana?!"

"Aku jelas-jelas melihat pacarku bermesraan dengan sahabatku, masa aku harus seperti dulu, jadi orang bodoh yang kalian permainkan seenaknya?"

"Kalian sudah melakukan hal yang memalukan, kenapa kalian nggak berani mengakuinya?"

Thomas maju selangkah, lalu menantangku dengan angkuh.

"Betul, aku dan Shinta menjalin hubungan tanpa sepengetahuanmu sejak dua tahun lalu …."

Shinta menutup mulut pria itu dengan panik.

"Jangan katakan itu!"

"Dona nggak akan kuat menerimanya …."

Thomas menggenggam tangan Shinta dengan erat, lalu menatapku dengan tajam.

"Dona, kamu itu membosankan, nggak cantik, sensitif, dan curigaan."

"Kalau bukan karena kamu terus mendekatiku tanpa tahu malu, kalau bukan karena Shinta takut menyakiti hatimu, aku sudah lama ingin putus denganmu."

Mendengar kata-kata kejamnya, seluruh tubuhku gemetar.

Aku masih ingat momen pertama kali kami bertemu.

Aku jatuh ke danau demi menyelamatkan seekor kucing, dialah yang menarikku keluar dari danau dengan berani.

Matanya yang secerah bintang menatapku sambil tersenyum.

"Kok ada sih gadis sebodoh ini, sangat menarik!"

Amarahku meluap keluar. Aku berteriak sambil menunjuk ke arah gerbang, "Pergi! Kalian berdua pergi dari rumahku!"

Thomas tidak marah justru tertawa, dia menyilangkan tangan di dada sambil menatapku.

"Memangnya ini rumahmu?"

"Ini rumahnya Shinta, yang seharusnya pergi itu kamu!"

Aku menatap Shinta dengan tertegun.

"Dia bilang apa?"

Shinta tidak berani menatapku dan berdiri di antara kami berdua, tatapannya memelas.

"Dona …."

"Bagaimana kalau … kamu tenangkan diri dulu di kamar pelayan?"

Thomas maju dan merangkul Shinta, lalu menggerutu dengan nada kesal, "Kamu ini terlalu baik hati."

"Dia itu hanya anak seorang pelayan, sedangkan kamu adalah putri Keluarga Mukti, buat apa kamu memohon padanya seperti itu?"

Tiba-tiba aku menyadari sesuatu, seketika aku tertawa.

"Bibi Rita!"

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 9

    "Dona, dulu aku sudah berjanji akan membawamu liburan berdua.""Begitu aku tahu kamu datang sendirian ke Kota Danur, aku langsung mengejarmu ke sini.""Kamu datang ke sini ... apakah itu berarti kamu sebenarnya belum bisa melupakanku?"Melihat tatapannya yang penuh harap, aku tiba-tiba teringat.Saat kuliah, meskipun aku adalah putri Keluarga Mukti, aku tidak pernah menghamburkan uang.Bahkan, kadang aku terima beberapa pekerjaan paruh waktu.Mendapatkan uang dari hasil kerja keras sendiri terasa sangat membanggakan.Kami pernah berjanji, pergi berlibur romantis ke Kota Danur bersama.Ketika dia mengusulkan untuk mengajak Shinta dalam rencana liburan kami, aku sama sekali tidak menolak.Sekarang kalau kupikir-pikir ….Itu mungkin caranya ingin menyenangkan aku dan Shinta sekaligus.Pada saat yang sama, aku juga menyadari alasan perasaanku tidak enak selama beberapa hari ini.Aku menjawabnya dengan cibiran, "Kamu terlalu berpikir berlebihan, aku hanya nggak mau rencana liburan yang suda

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 8

    "Diam!"Wajah Thomas kelihatan emosi, pria itu langsung menampar Shinta."Semua ini gara-gara kamu!""Kamu hanya anak seorang pelayan, tapi pakaianmu lebih bagus dibandingkan Dona, makanya aku salah memercayaimu!""Aku hanya main-main denganmu, sejak awal aku hanya mencintai Dona."Melihat pakaian mahal yang dikenakan Shinta, aku tertawa.Aku selalu menganggap Shinta seperti saudaraku sendiri sejak kecil.Demi menghilangkan rasa mindernya, aku selalu memberikan yang terbaik untuknya.Namun pada akhirnya, dia justru mengkhianatiku!Alis ayahku makin mengerut, tatapan dinginnya mengarah ke mereka berdua secara bergantian."Yang satu dalah sahabat yang dicintai putriku dengan tulus, sementara yang satunya adalah pacar yang membuat putriku merendahkan diri demi memohon bantuan pekerjaan untuknya.""Beraninya kalian mempermalukan putriku selama empat tahun?"Ayahku menoleh ke kepala pelayan di samping."Bibi Rita gagal mendidik anaknya. Minta kembali semua biaya yang telah dikeluarkan Kelua

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 7

    Shinta baru pertama kali melihatku bersikap dingin, seketika tubuhnya terkulai di lantai.Thomas akhirnya menyadari semuanya.Dia menatap Shinta dengan tidak percaya, dan terus bergumam."Jadi, kamu membohongiku?""Jadi, kamu membohongiku …."Dia menoleh ke arahku, lalu menjelaskan dengan panik, "Dona, aku tertipu oleh wanita ini.""Dia mengatakan bahwa jika aku menjalin hubungan dengannya, dia akan membantuku mendapatkan kesempatan magang di Grup Mukti. Kamu juga tahu, orang biasa seperti kami biasanya akan kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Aku juga ingin punya awal karier yang baik, supaya kelak bisa memberimu kebahagiaan ...."Melihatnya terpuruk seperti ini, ke mana perginya aura wibawanya yang dulu?Aku masih ingat saat pertama kali bertemu dengannya, matanya bersinar seperti bintang."Kenapa bisa ada gadis sebodoh ini? Menarik sekali.""Halo, aku Ketua OSIS, Thomas Bakri."Jantungku langsung berdebar-debar dan wajahku merona merah.Bagaimana mungkin aku tidak

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 6

    Setelah dirawat di rumah sakit, Gery memberitahuku bahwa ayahku sedang negosiasi bisnis di luar kota.Dengan hati-hati, dia mengoleskan obat ke lukaku."Mencintai pria yang salah selama empat tahun itu bukan salahmu.""Menyadari tabiat asli pasanganmu setelah menikah itulah yang akan jadi penyesalan terbesar!"Akhirnya, ada orang yang membelikanku sarapan.Ada daging dan sayuran, gizinya seimbang."Aku asal beli, makanlah!"Ternyata menu sarapan tidak hanya roti dan bubur.Aku memalingkan wajah, menarik napas dalam-dalam untuk menahan tangis."Terima kasih!"Berkat Gery yang telaten merawatku, aku bisa pulih dengan cepat.Ketika masuk ke dalam rumah kembali, aku melihat Bibi Rita dan lainnya sedang berlutut dengan tubuh gemetaran karena ketakutan.Yang berlutut paling depan adalah Shinta dan Thomas.Ayahku duduk di kursi utama dengan berwibawa, lalu mengisyaratkan pelayan baru untuk memapahku duduk di sampingnya."Dona, Ayah tahu kamu baik hati.""Tapi sekarang kamu sudah lulus, sebent

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 5

    Gery bergegas lari menghampiriku, lalu menendang Shinta hingga terjatuh ke lantai.Tubuhku perlahan limbung, lalu jatuh ke dalam dekapan hangat dada lebar Gery.Setelah perpisahan kemarin, aku sama sekali tidak merasa dia tertarik padaku.Tidak disangka, Gery berinisiatif datang mencariku ke rumah hari ini.Mendengar keributan ini, Thomas segera menghampiri kami.Saat melihat aku dipeluk pria lain, Thomas kelihatan marah."Dona, jadi ini alasanmu memblokir nomor kontak kami?""Jangan-jangan kamu berharap aku nggak bisa membeli tiketmu, biar kamu bisa pulang dan berselingkuh dengan pria lain?""Sekarang kamu mau pakai alasan apa lagi untuk menyalahkanku dan Shinta?"Karena wajahku bengkak, aku tidak bisa berbicara sedikit pun.Namun, aku tahu dengan jelas.Dia marah bukan karena mencintaiku, melainkan hanya karena ego pria yang tidak mau kalah bersaing!Shinta terjatuh ke lantai dengan kondisi yang menyedihkan, membuat lengannya lecet.Shinta menahan rasa sakitnya sambil berdiri, hatiny

  • Cinta Tak Didapatkan, Aku Pergi   Bab 4

    Melihatku memanggil ibunya, Shinta langsung panik.Bibi Rita keluar, menatap aku dan Shinta bergantian dengan wajah kebingungan sebelum akhirnya menatapku.Dia maju dengan sikap hormat.Aku menatap Thomas, lalu mendengus sinis."Kamu jelaskan padanya, siapa sebenarnya putri Keluarga Mukti?"Bibi Rita menjawab tanpa pikir panjang, "Tentu saja Anda …."Shinta tiba-tiba menyela dengan meninggikan suara, lalu berlutut di hadapanku, wajahnya sudah basah oleh air mata, "Kita tumbuh besar bersama, buat apa membuat hal yang memalukan seperti ini?""Thomas jatuh cinta padaku, apa itu salahku?""Aku sudah berlutut di depanmu, masih belum cukup?"Bibi Rita mengerutkan kening, kedua tangannya tanpa sadar mengepal.Saat lengah, Bibi Rita tiba-tiba menekanku hingga aku terjatuh dan berlutut di lantai."Tentu kamu yang nggak tahu diri, beraninya kamu membiarkan Nona berlutut!"Aku menatapnya dengan tidak percaya, tetapi rasa sakit dari lututku mengingatkanku bahwa semua ini bukanlah mimpi.Shinta dia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status