LOGINSelama kami berpacaran di masa kuliah, Thomas Bakri membawa dua porsi sarapan setiap hari. Satu untukku, satu lagi untuk teman sekamarku, Shinta Kirana. Namun, sarapan yang Thomas belikan untukku selalu sama, yaitu roti dan bubur. Sedangkan sarapan untuk Shinta tidak hanya bergizi, tetapi menunya juga selalu berbeda. Bahkan saat ulang tahunku, Thomas menyiapkan dua hadiah. Hadiah ulang tahunku hanya empat lembar kartu ucapan sederhana. Sedangkan untuk Shinta, Thomas menyiapkan tiket konser, foto kreasi DIY berhiaskan manik-manik berlian kecil, gaun putih bak dalam dongeng, dan sebuah cincin seukuran jari kelingking. Hingga hari wisata kelulusan, kami bertiga tiba di stasiun. Thomas dan Shinta berhasil melewati pemeriksaan dengan kartu identitas, sedangkan aku ditahan di luar. Thomas menepuk dahinya dengan penuh penyesalan, lalu tersenyum canggung karena merasa bersalah. "Aku hanya beli tiket untuk Shinta, sampai lupa beli tiket untukmu." "Lagi pula, kami sudah telanjur masuk, sayang kalau tiketnya hangus, lain kali aku ajak kamu wisata berduaan lagi." Shinta menepuk dada sambil berjanji padaku. "Tenang saja, aku akan bantu menjaga pacarmu." Melihat mereka yang pergi berdampingan sambil mengobrol dan tertawa, aku hanya tersenyum pahit. Karena tidak ingin membohongi diri lagi, aku berbalik dan membeli tiket pulang. "Ayah, soal permintaan Ayah agar aku menikah setelah lulus … aku setuju!" "Satu lagi, anak magang bernama Thomas Bakri yang pernah kurekomendasikan kepada Ayah … batalkan saja!"
View More"Dona, dulu aku sudah berjanji akan membawamu liburan berdua.""Begitu aku tahu kamu datang sendirian ke Kota Danur, aku langsung mengejarmu ke sini.""Kamu datang ke sini ... apakah itu berarti kamu sebenarnya belum bisa melupakanku?"Melihat tatapannya yang penuh harap, aku tiba-tiba teringat.Saat kuliah, meskipun aku adalah putri Keluarga Mukti, aku tidak pernah menghamburkan uang.Bahkan, kadang aku terima beberapa pekerjaan paruh waktu.Mendapatkan uang dari hasil kerja keras sendiri terasa sangat membanggakan.Kami pernah berjanji, pergi berlibur romantis ke Kota Danur bersama.Ketika dia mengusulkan untuk mengajak Shinta dalam rencana liburan kami, aku sama sekali tidak menolak.Sekarang kalau kupikir-pikir ….Itu mungkin caranya ingin menyenangkan aku dan Shinta sekaligus.Pada saat yang sama, aku juga menyadari alasan perasaanku tidak enak selama beberapa hari ini.Aku menjawabnya dengan cibiran, "Kamu terlalu berpikir berlebihan, aku hanya nggak mau rencana liburan yang suda
"Diam!"Wajah Thomas kelihatan emosi, pria itu langsung menampar Shinta."Semua ini gara-gara kamu!""Kamu hanya anak seorang pelayan, tapi pakaianmu lebih bagus dibandingkan Dona, makanya aku salah memercayaimu!""Aku hanya main-main denganmu, sejak awal aku hanya mencintai Dona."Melihat pakaian mahal yang dikenakan Shinta, aku tertawa.Aku selalu menganggap Shinta seperti saudaraku sendiri sejak kecil.Demi menghilangkan rasa mindernya, aku selalu memberikan yang terbaik untuknya.Namun pada akhirnya, dia justru mengkhianatiku!Alis ayahku makin mengerut, tatapan dinginnya mengarah ke mereka berdua secara bergantian."Yang satu dalah sahabat yang dicintai putriku dengan tulus, sementara yang satunya adalah pacar yang membuat putriku merendahkan diri demi memohon bantuan pekerjaan untuknya.""Beraninya kalian mempermalukan putriku selama empat tahun?"Ayahku menoleh ke kepala pelayan di samping."Bibi Rita gagal mendidik anaknya. Minta kembali semua biaya yang telah dikeluarkan Kelua
Shinta baru pertama kali melihatku bersikap dingin, seketika tubuhnya terkulai di lantai.Thomas akhirnya menyadari semuanya.Dia menatap Shinta dengan tidak percaya, dan terus bergumam."Jadi, kamu membohongiku?""Jadi, kamu membohongiku …."Dia menoleh ke arahku, lalu menjelaskan dengan panik, "Dona, aku tertipu oleh wanita ini.""Dia mengatakan bahwa jika aku menjalin hubungan dengannya, dia akan membantuku mendapatkan kesempatan magang di Grup Mukti. Kamu juga tahu, orang biasa seperti kami biasanya akan kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Aku juga ingin punya awal karier yang baik, supaya kelak bisa memberimu kebahagiaan ...."Melihatnya terpuruk seperti ini, ke mana perginya aura wibawanya yang dulu?Aku masih ingat saat pertama kali bertemu dengannya, matanya bersinar seperti bintang."Kenapa bisa ada gadis sebodoh ini? Menarik sekali.""Halo, aku Ketua OSIS, Thomas Bakri."Jantungku langsung berdebar-debar dan wajahku merona merah.Bagaimana mungkin aku tidak
Setelah dirawat di rumah sakit, Gery memberitahuku bahwa ayahku sedang negosiasi bisnis di luar kota.Dengan hati-hati, dia mengoleskan obat ke lukaku."Mencintai pria yang salah selama empat tahun itu bukan salahmu.""Menyadari tabiat asli pasanganmu setelah menikah itulah yang akan jadi penyesalan terbesar!"Akhirnya, ada orang yang membelikanku sarapan.Ada daging dan sayuran, gizinya seimbang."Aku asal beli, makanlah!"Ternyata menu sarapan tidak hanya roti dan bubur.Aku memalingkan wajah, menarik napas dalam-dalam untuk menahan tangis."Terima kasih!"Berkat Gery yang telaten merawatku, aku bisa pulih dengan cepat.Ketika masuk ke dalam rumah kembali, aku melihat Bibi Rita dan lainnya sedang berlutut dengan tubuh gemetaran karena ketakutan.Yang berlutut paling depan adalah Shinta dan Thomas.Ayahku duduk di kursi utama dengan berwibawa, lalu mengisyaratkan pelayan baru untuk memapahku duduk di sampingnya."Dona, Ayah tahu kamu baik hati.""Tapi sekarang kamu sudah lulus, sebent
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.