Compartir

Bab 69

Autor: Blue Moon
last update Fecha de publicación: 2026-04-11 00:51:28

Alana tersenyum-senyum sendiri sambil memandangi sepatu barunya yang manis... Mary janes flat shoes berwarna kombinasi beige and black, dengan simpul pita kecil cantik di bagian tengahnya.

Sejujurnya ini bukanlah tipe sepatu yang akan dia beli sendiri.

Sudah sekian lama dia hanya membeli berbagai macam stiletto anggun untuk dipakainya sehari-hari. Lalu ada pula dua pasang sneakers yang digunakannya untuk berolahraga. Hanya dua jenis sepatu itu lah yang selalu mengisi shoe shelves-nya.

Tetapi ka
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 69

    Alana tersenyum-senyum sendiri sambil memandangi sepatu barunya yang manis... Mary janes flat shoes berwarna kombinasi beige and black, dengan simpul pita kecil cantik di bagian tengahnya.Sejujurnya ini bukanlah tipe sepatu yang akan dia beli sendiri.Sudah sekian lama dia hanya membeli berbagai macam stiletto anggun untuk dipakainya sehari-hari. Lalu ada pula dua pasang sneakers yang digunakannya untuk berolahraga. Hanya dua jenis sepatu itu lah yang selalu mengisi shoe shelves-nya.Tetapi kali ini, mary janes yang sama sekali bukan seleranya ini, mendadak menjadi top tier sepatu favoritnya.“Aku akan menggunakannya setiap hari,” gumam Alana, sambil memikirkan Julio kembali.‘Pria itu tampak selalu berusaha menghindari aku, tapi pada akhirnya dia malah memberiku sepatu ini. Berarti dia betul-betul peduli padaku kan? Berarti aku masih punya kesempatan kan? Well, aku tak akan menyerah!’“Alana!” Terdengar suara pintu kamar dibuka, dan Brian masuk begitu saja tanpa permisi.Alana melon

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 68

    Dimas memelototi Sarah yang kini duduk di hadapannya. Bagaimana bisa wanita ini tiba-tiba saja membawa suaminya untuk makan siang bersama mereka? Dimas sudah mengatakan dengan jelas bahwa hal itu membuatnya tertekan. Dan dia ingin sekali menghindar dari situasi semacam ini.‘Semoga dia tidak mengajakku bicara,’ batin Dimas. ‘Kumohon, abaikan saja aku...’Sesungguhnya Sarah pun menyadari ekspresi tak nyaman Dimas. Namun dia tak dapat berbuat apa-apa. Mana mungkin dia menolak suaminya yang mendadak ingin makan bersamanya?Akhirnya Sarah hanya tersenyum meringis ke arah Dimas, sebagai satu bentuk permohonan maaf.Dimas menyilangkan kedua lengannya di dada, menunjukkan sikap defensif, dan tetap memasang ekspresi merengut pada Sarah.Setelah memilih makanannya, Randy pun memanggil waiter. “Aku pesan satu seafood cannelloni,” ujar Randy.“Hmm… Aku mau fish and chips saja, deh,” ucap Sarah setelah membolak balik buku menu beberapa kali.“Kalau aku roasted chicken teriyaki,” lanjut Susan.Lal

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 67

    Keesokan harinya, tanpa mengatakan apapun terlebih dahulu, Alana datang ke kantor.Julio dan Randy baru saja melangkah keluar kantor untuk makan siang di sebuah restoran dekat sana. Lalu mereka melihat wanita dengan postur tubuh yang anggun itu sedang menunggu sambil tersenyum.Keberadaan Alana sudah pasti menarik perhatian orang-orang di sekitarnya. Yang pertama tentu saja karena penampilan dan paras cantiknya yang mencolok. Yang kedua, karena mereka penasaran siapa wanita ini… yang kini berjalan mendekati bos mereka.“Apa yang kaulakukan di sini, Alana?” Julio langsung menegurnya.“Mau mengajakmu makan siang,” jawabnya sambil tetap tersenyum.“Kau tidak bisa datang tiba-tiba begini. Kita harus buat janji dulu.”“Huh! Menunggu sampai bisa buat janji denganmu sepertinya akan butuh waktu berbulan-bulan,” sahut Alana geram.“Kenapa butuh berbulan-bulan? Dia tidak sesibuk itu kok.” Randy ikut menimpali.“Entahlah. Coba kau tanyakan pada temanmu itu... Kenapa dia menolakku terus?” kata Al

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 66

    Suatu sore yang sejuk di akhir pekan, Randy sedang menghabiskan waktu untuk mengobrol santai sambil menikmati teh hangat dan kue-kue kecil bersama istrinya.Namun lagi-lagi sebuah gangguan muncul di momen hangat mereka.Alana datang kembali ke rumah itu, dengan senyuman lebar yang menghiasi wajahnya. “Hallo, pasangan yang romantis!”Serta merta Randy menjawabnya dengan intonasi tak bersahabat. “Mau apa kau?”“Jangan terlalu ketus,” keluh Alana. “Kan kamu sendiri yang bilang, kita bisa bicara setelah kamu pulang. Makanya baru sekarang aku datang lagi.”“Wah tak kusangka, tampaknya kau tahu sekali jadwalku. Kapan aku pergi, kapan aku pulang…” sahut Randy.“Itu mudah. Aku hanya perlu bertanya pada Ibumu.”“Oh, benar juga... Aku lupa kalau kalian sangat akrab. Mengharukan sekali,” kata Randy sinis.Alana berpaling pada Sarah. “Hei, Sarah! Tolong kendalikan suamimu ini. Sepertinya dia punya anger issues. Dia marah-marah terus padaku.”“Kalau kau sudah tahu itu, sadar diri dan jangan datang

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 65

    Dengan hati-hati Julio mengompres pergelangan kaki Alana yang mulai membengkak. Wanita itu sudah tertidur sejak tadi, sehabis kelelahan menangis.Setelah dia membalut kaki Alana dengan perban yang dibelinya tadi, Julio pun duduk di sofa.‘Aku mau memejamkan mata dulu sebentar. Lima belas menit lagi aku akan pulang,’ pikir Julio.***Keesokan harinya Alana terbangun di kamar yang tak dikenalnya.Sedikit kebingungan, dia menatap sekeliling. Lalu dilihatnya Julio yang tertidur dengan kepala menengadah di sofa.‘Hah?! Kenapa aku berada di sini dengannya?’Alana berusaha mengingat-ingat kembali apa yang terjadi semalam. Dan perlahan, semua memori itu pun muncul.Dia ingat bahwa Julio menggendongnya yang tak sanggup berjalan, masuk ke dalam cafe untuk membayarkan minumannya, lalu dia melakukan check in dan membawanya ke dalam kamar hotel. Setelah mendudukkan Alana di tempat tidur, pria itu bilang akan pergi membeli kantong es untuk mengompresnya. Dan ingatan terakhir Alana terhenti di sana.

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 64

    Alana terduduk lunglai di cafe sebuah hotel bintang lima di lantai 32. Pemandangan kota di hadapannya tampak indah. Suasana di dalam cafe juga romantis dengan warm light dan alunan musik akustik yang pelan. Alana dapat melihat beberapa pasangan yang menikmati candle light dinner mereka di sana. Mereka tampak bahagia.‘Tidak sepertiku.’ Alana tersenyum kecut.Dia meraih gelas kristalnya yang berisi Sauvignon red wine. Entah ini sudah gelas keberapa yang diteguknya, Alana tak menghitungnya lagi.Hidupnya pasti terlihat sempurna di mata banyak orang. Keluarga kaya, intelektual, bertalenta, berprestasi. Dia pun sadar bahwa penampilan fisiknya jauh di atas rata-rata. ‘Lalu mengapa aku tidak bahagia?’ batinnya sedih.Hari ini dia menerima kabar buruk dari Ayahnya. Yaitu bahwa Ayah telah memutuskan untuk memberikan posisi Direktur Pelaksana kepada putra keduanya. Itu adalah posisi yang sudah Alana inginkan sejak lama. Dia telah bekerja sangat keras untuk mencapainya. Dan Alana tahu, dirinya j

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 26

    "Sarah! Di sini!!!" Dari kejauhan Reina melambaikan tangan dengan penuh semangat. Sarah tersenyum melihatnya. Gadis ini sungguh energetic dan ceria. Reina mengenakan gaun berlipit sepanjang lutut berwarna hijau pastel yang cantik. Kerah bajunya bermodel v-neck dan berhiaskan sedikit renda, lalu

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 25

    Ternyata pesta itu cukup ramai. Reina memiliki banyak teman yang ceria dan bersemangat. Mereka tak berhenti berceloteh seru dan tertawa. Awalnya Sarah terus berada di sisi Randy. Namun ada begitu banyak kenalan yang bergantian mengajak Randy mengobrol mengenai keluarga ataupun bisnisnya. Sehingg

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 24

    Bagaimana cara Regina mengendalikan putra keduanya?Pertama-tama, Vicky bergantung penuh secara finansial pada Ibunya. Ini merupakan hal yang paling krusial. Dia sudah terbiasa hidup mewah sejak kecil. Segala kebutuhannya bisa dengan mudah dia dapatkan karena Regina rutin mengirimkan dana bulanan,

  • Cinta dalam Pelarian   Bab 23

    Sepulang dari perjalanan bisnisnya di Korea, Randy mampir sebentar ke rumah Regina. Dia ingin segera menyerahkan hasil laporannya, agar dia segera terbebas dari tugas kali ini dan dapat menghabiskan waktu dengan istrinya tanpa gangguan.Ketika melangkahkan kaki di rumah besar itu, suasana hatinya se

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status