Share

Chapter 10

Author: Asayake
last update publish date: 2026-01-23 06:47:32

Adven menggenggam handponenya dengan erat, pria itu menengadahkan wajahnya menatap langit-langit kamar dengan kilatan tajam dan senyuman penuh rencana.

Memang benar, telah terjadi sesuatu sekarang.

Rencana sederhananya di North Emit telah berubah haluan, ada rencana baru yang tiba-tiba muncul.

“Ada banyak hal yang harus aku benahi di sini. Aku tidak mau pulang-pergi karena masalah yang belum selesai,” tutur Adven dengan alasan yang terdengar alami.

Adven telah memutuskan, untuk tidak memberit
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Puji Lestari
sumpah dari awal udah sedih itu bukan anan Adven?
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 164

    “Bagaimana keadaannya?” taya Adven memaksakan diri untuk tetap tersenyum, sama seperti apa yang Arumy lakukan.“Semuanya baik-baik saja, Pak,” jawab Megan.Dilihatnya kembali Arumy yang kini tengah memejamkan mata, mengatur energy agar bisa kembali berlatih. “Megan, tolong ambilkan tas kerjaku di dalam mobil, simpan di atas meja kerjaku. Jangan lupa sediakan segelas kopi.”Megan menjawabnya dengan satu anggukan, lalu pergi menjalankan tugas yang diperintahkan kepadanya.“Paman,” panggil Donovan mengguncang pelan celana Adven, dengan wajah mendongkak dan mata berbinar anak itu bercerita, “tadi, ibu saya sudah memilihkan sekolah untuk saya. Sebentar lagi saya akan pakai baju seragam dan punya banyak teman. Nanti.. nanti.. Paman mau kan menemani Ibu mengantar saya berangkat di hari pertama?”Adven mengusap kepala Donovan dengan anggukan. “Setiap pagi, aku akan mengantarmu berangkat sekolah jika kau mau.”Donovan tertawa malu mendengar tawaran menggembirakan Adven, akhirnya impiannya sema

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 163

    Pupil mata Bjorn melebar, sepasang mata biru jernih itu berubah begitu dingin menatap Martin yang kini tersenyum mengejek, bicara dengan sesuka hati tentang ibunya, bicara dengan bangga tentang apa yang pernah dia lakukan pada Arumy.Bjorn tidak begitu membenci Martin karena saat dia dilahirkan, Bjorn berada di pengasingan, tidak menerima sakit yang terlalu berat berkat keluarga ibunya menyelamatkannya.Bjorn tidak pernah mempermasalahkan apa yang sudah Martin lakukan pada Arumy karena Martin tidak tahu apapun. Tapi kali ini, Martin sudah tahu segalanya, dan ternyata Martin tak menyesalinya…Martin telah meremehkan kebaikan Bjorn. Seorang Hansen Nathaneil bisa Bjorn hancurkan sehancur-hancurnya, apalagi hanya sebatas Martin.Sudut bibir Bjorn terangkat pelan membalasnya dengan senyuman di bibirnya yang ternoda darah. Ketenangan Bjorn menghadapi provokasinya justru membuat Martin semakin tersulut amarah, Martin merasa seperti telah diremehkan dan dianggap tidak memiliki pengaruh apap

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 162

    “Pak Adven sudah berangkat bekerja pagi sekali, beliau berpesan akan kembali lebih awal,” ucap Megan menyambut kedatangan Arumy yang baru muncul ke ruang makan.Kursi roda Arumy bergerak mengisi celah yang sengaja dikosongkan, dengan telaten Megan langsung menghidangkan sarapan dan menyiapkan obat yang harus Arumy konsumsi.Tidak berapa lama kemudian Donovan datang menyusul, menemaninya sarapan sambil bercerita tentang poodle-nya yang tidak bisa berlarian bebas karena kukunya telah memanjang dan perlu dipotong.Dengan sabar Arumy mendengarkan sambil berjuang menguyah setiap makanan masuk ke dalam mulut karena telinganya masih sensitif oleh suara.Suara dentingan bel terdengar beberapa kali di depan pintu, Megan meninggalkan ruangan makan untuk pergi melihat siapa yang datang. Tidak lebih dari dua menit ia pergi, Megan kembali datang dengan membawa bouquet tulip putih. “Ini dari pak Adven,” ucap Megan dengan senyuman. “Anda mau meletakannya dimana?”Arumy terdiam sejenak, sampai ak

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 161

    “Tuan Bjorn,” inspektur Epstein menyambut kedatangan Bjorn dan Micahelin yang akhirnya datang rumah sakit.Meski seluruh urusan telah Bjorn serahkan pada Adven, sebagai anak tertua Bjorn tetap menjadi orang pertama yang dihubungi jika itu berurusan dengan hal yang darurat.Jika harus jujur, sejak meninggalkan Hansen di ruang interogasi, Bjorn sudah tidak sudi lagi untuk berjumpa dengannya. Namun setelah makan malam di villa Adven, sepanjang perjalanan pulang dari kota North Emit, Bjorn mempertimbangkan perasaan pribadinya yang masih terikat satu hal penting dengan Hansen, yaitu kebencianya pada Hansen yang masih utuh.Kebencian itu sudah seperti denyut dalam nadi, mengiringi setiap hembusan napasnya dan akan hanya akan berhenti dengan kematian Bjorn sendiri.Sepanjang malam`Bjorn bertanya pada dirinya sendiri, apalagi sekarang alasan dirinya masih benci? Bukankah balas dendamnya sudah selesai? Bukankah Hansen sudah teramat menderita seperti apa yang diharapnya?Ratusan kali Bjorn berp

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 160

    Adven melepas jass dan melempar ke kursi, pria itu mengambil handpone untuk memanggil dokter agar segera datang memeriksa. Lalu dilihatnya kembali Arumy yang mulai mengejang kaku dibalik selimut.Terburu-buru Adven mendekat, mendengar suara racauannya yang tidak begitu jelas. Suhu tubuh Arumy semakin meningkat, sakit yang dirasa semakin menyiksa, bertegangan hebat sampai sulit dikendalikan.Suara Adven yang memanggil berkali-kali menyapu pendengaran, Arumy sadar dengan kehadirannya, namun dia tidak mampu untuk membuka mata ataupun bicara sekadar minta tolong.Bukan hanya bahunya saja yang sakit, kepalanya kembali berdenyut seperti ditusuk-tusuk. Setiap pagi Arumy mengalami gejala sama, namun kali ini sangat berbeda karena tidak ada bantuan langsung dari dokter selayaknya saat berada di rumah sakit.Ketidak berdayaan Arumy menghadapi sakitnya begitu memilukan untuk Adven lihat. Adven pernah berada di posisinya dan dia tahu bagaimana rasanya setiap siksaan sakit yang harus ditanggungn

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 159

    Di depan pekarangan vila itu, Donovan berdiri dengan tangan melambai, matanya berkaca-kaca melihat kendaraannya Bjorn mulai bergerak menjauh. Bjorn tetap pergi sesuai rencananya, tidak bersedia tinggal sedikit lebih lama apalagi menginap.Begitu cepat mereka berpisah, padahal Dovonan baru saja merasakan apa artinya menemukan orang-orang yang berharga dalam hidupnya, menikmati kehangatan yang begitu luar biasa.Dari pantulan spion, Bjorn lihat Arumy yang duduk di kursi roda menyaksikan kepergiannya dari balik jendela kamar kehabisan energy untuk bicara maupun bergerak.Pandangan Bjorn berpindah pada Donovan, sosok anak yang telah memberinya banyak cahaya kebenaran melalui kepolosan. Tangisnya yang mengantar kepergian Bjorn membuatnya merasa seperti berharga, memiliki tempat dan juga dibutuhkan.Kasih sayang yang Arumy ajarkan pada Donovan telah berhasil memeluk dingin jiwanya, mencairkan beku yang lama berdiam, dan melunakkan hati kerasnya yang selama ini dipenuhi duri kebencian.Lebih

  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 40

    “Apa kau menyesal telah memarahinya?” tanya Tina melihat kemurungan Tyler yang kini duduk diam membisu setelah diberi tahu bahwa Arumy akan pergi meninggalkan rumah.Tyler mengusap bibirnya dengan tekanan, sorot matanya tampak gelap tidak dapat menyangkal bahwa dia memang menyesal karena terlalu k

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 36

    Adven menggenggam erat handponenya. Waktu seakan berhenti, segala sesuatu yang ada disekitar berubah hampa sampai membuatnya kesulitan untuk merasakan keberadaan udara.Wajah Adven mengeras, bertahan dari guncangan hebat yang memacu kencang jantungnya.Ada setitik sakit yang telah menghujam hatinya

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 38

    “Siapa paman yang kau maksud tadi, Donovan?” tanya Arumy ditengah perjalanan mereka pulang. Arumy ingin tahu, apa yang sebenarnya terjadi antara Donovan dan Adven hingga mereka bisa makan malam bersama.Ini terlalu mustahil jika disebut sebuah kebetulan, sangat tidak masuk akal untuknya.Arumy tid

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Cinta yang Patah, sebelum Sah   Chapter 37

    Suara Donovan yang memanggil, menyentak keterdiaman Adven yang tengah tenggelam dalam lamunan menyakitkan. Pria itu mengepalkan tangannya tanpa bisa berpikir jernih sejenakpun atas yang saat ini sedang terjadi, kehadiran Donovan di depannya sampai berubah menjadi samar dipandangan.Segalanya terasa

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status