Share

Bab 65

Author: El Hawra
last update publish date: 2026-06-29 23:05:11

Sementara itu, Zevko segera memacu mobilnya menuju pinggiran hutan, memutari pondok Hallow yang telah lama tutup. Ia segera menghentikan mobilnya di bawah pohon oak raksasa yang tersembunyi dari dunia luar.

Zevko terdiam sesaat, menetralkan perasaannya yang berkecamuk menahan kerinduan yang dalam pada sang mate yang sedang berlatih keras di dalam sana. Clara tidak tahu kedatangannya karena Gideon memutus mind-link mereka agar Clara bisa fokus berlatih.

"Gideon. Aku di depan gerbang kastil. Aku
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Coworkerku Alpha   Bab 66

    Gideon terdiam, sedangkan Clara dan Zevko membisu, menunggu apa yang akan dikatakan paman Clara. Gideon menghela napas sebelum akhirnya membuka suara. "Begini, Alpha. Aku baru saja mendapatkan informasi bahwa para tetua itu menyusun sebuah rencana…."Gideon tidak melanjutkan kalimatnya. Ia memperhatikan reaksi Zevko dan Clara."Rencana? Rencana apa, Gid?""Mereka akan menekanmu agar segera mengangkat seorang Luna.""Tentu, Gid. Itu sebabnya aku di sini untuk menjemput Lunaku," jawab Zevko santai, tangannya meraih punggung tangan Clara dan mengecupnya."Tidak, Alpha. Yang mereka maksud bukan Cla. Tapi seorang wanita dari darah serigala murni. Mereka tidak akan menerima Luna dari darah manusia."Zevko terdiam. Kini wajahnya berubah menjadi serius. Sedangkan Clara masih membisu, ia mencoba memahami situasi yang sedang terjadi."Aku tahu, Gid," jawab Zevko dengan suara acuh. "Beberapa waktu lalu, saat aku masih di kota, para tua bangka itu mengirim utusan untuk menyampaikan pesan mereka.

  • Coworkerku Alpha   Bab 65

    Sementara itu, Zevko segera memacu mobilnya menuju pinggiran hutan, memutari pondok Hallow yang telah lama tutup. Ia segera menghentikan mobilnya di bawah pohon oak raksasa yang tersembunyi dari dunia luar.Zevko terdiam sesaat, menetralkan perasaannya yang berkecamuk menahan kerinduan yang dalam pada sang mate yang sedang berlatih keras di dalam sana. Clara tidak tahu kedatangannya karena Gideon memutus mind-link mereka agar Clara bisa fokus berlatih."Gideon. Aku di depan gerbang kastil. Aku akan menjemput Lunaku." Zevko segera menghubungi Gideon melalui tautan pikiran."Maaf, Alpha. Jangan sekarang. Cla belum benar-benar siap." Terdengar jawaban Gideon yang membuat Zevko mendengus kesal."Baiklah, kalau begitu aku akan menunggu.""Alpha, apa tidak sebaiknya Anda kembali ke pack? Anda sudah terlalu lama meninggalkan pack. Nanti, aku sendiri yang akan mengantarkan Clavira jika ia sudah siap.""Tidak, Gid. Aku tidak akan kembali tanpa mate-ku."Akhirnya Gideon pun menyerah dengan keke

  • Coworkerku Alpha   Bab 64

    Sementara sang Alpha dalam perjalanan pulang dari dunia manusia, suasana di aula utama Pack Volkov justru terasa mencekam. Udara di dalam ruangan besar berbatu kuno itu terasa berat dan menekan. Dewan tetua tengah mengadakan rapat darurat secara tertutup untuk membahas pembangkangan pimpinan tertinggi mereka. Di kursi pimpinan dewan yang terletak di bagian depan aula, duduk Tetua Silas—pimpinan dewan tetua yang paling kolot dan selalu mengedepankan tradisi darah murni di dalam pack."Jadi, Alpha menolak mentah-mentah peringatan yang kita kirimkan?" Suara berat Tetua Silas menggema memecah keheningan, dipenuhi nada tidak suka yang amat kentara.Di tengah ruangan, utusan pack yang sebelumnya dikirim untuk menemui Zevko di kota menunduk dalam. Tubuhnya bergetar samar dan keringat dingin membasahi tengkuknya saat mengingat kembali betapa mengerikannya intimidasi aura Zevko tempo hari."Benar, Tetua Silas. Alpha Zevko bahkan mengancam akan merobek mulut siapa saja yang berani mengusik urus

  • Coworkerku Alpha   Bab 63

    Keesokan harinya, Zevko telah bersiap untuk menghadap ke kantor pusat. Tujuan utamanya menyusup ke perusahaan properti itu telah tercapai; Menggagalkan project besar mereka.Kini, saatnya Zevko kembali ke dunianya yang sebenarnya. Kembali ke pack, membereskan berbagai isu tak sedap yang mulai merebak di kalangan para tetua.Zevko telah mengenakan stelan jasnya dengan rapi. Ia kembali duduk di meja kerjanya, memeriksa ulang draf pengunduran dirinya. Di sampingnya, ia juga mengambil map berisi berkas pengunduran diri Clara yang sudah ditandatangani oleh gadis itu jauh-jauh hari dan disimpan dengan aman oleh Zevko.Zevko tersenyum tipis. Sesuai rencana rahasia mereka, hari ini mereka akan mengajukan pengunduran diri secara bersamaan. Ia sama sekali tidak peduli pada penilaian manusia atau pertanyaan-pertanyaan kepo dari divisi HRD mengenai alasan seorang supervisor lapangan dan analis datanya keluar pada hari yang sama. Jika mereka berani bertanya macam-macam, Zevko tinggal melempar satu

  • Coworkerku Alpha   Bab 62

    Zevko tersentak. Ia langsung berdiri dari kursi kerjanya, matanya yang berkilat keemasan memindai setiap sudut ruangan. Kantornya tertutup rapat, pendingin ruangan pun diatur pada suhu normal, tapi bulu kuduknya meremang oleh rasa dingin yang sangat familiar.Hawa dingin yang membawa aroma musim dingin dan wangi tubuh Clara. "Cla?" bisik Zevko, suaranya tercekat di tenggorokan."Zev...!"Suara itu kembali terdengar, kali ini berupa bisikan halus yang menggema langsung di dalam kepalanya lewat jalur mate bond yang sempat tersumbat. Suara Clara terdengar samar, terengah-engah, dan sarat akan perjuangan, seolah gadis itu sedang mengerahkan seluruh tenaganya di suatu tempat yang jauh.Bersamaan dengan itu, dada Zevko berdenyut seolah dihantam gelombang energi perak. Sisi serigalanya di dalam dada langsung melolong resah, mencakar ingin keluar untuk melindungi pasangannya.Zevko tahu apa yang sedang terjadi. Clara sedang menghadapi ujian dari Gideon, dan di tengah rasa terdesaknya, alam baw

  • Coworkerku Alpha   Bab 61

    Setelah kepergian utusan pack, keheningan kembali menguasai ruangan. Zevko mengendurkan dasinya dengan kasar, lalu menjatuhkan dirinya kembali ke kursi kerja."Apa kamu baik-baik saja, Zev?" tanya Alec pelan, melangkah mendekat."Para tetua sialan itu mulai melunjak karena aku terlalu lama membiarkan mereka," geram Zevko. Ia meraih ponselnya di atas meja, berniat mengirim pesan atau menelepon Clara untuk menenangkan diri—seperti yang biasa ia lakukan setelah hari yang melelahkan.Namun, dahi Zevko mendadak berkerut dalam saat menatap layar ponselnya. Aplikasi komunikasi khusus yang terhubung dengan laptop Clara di kastil tiba-tiba mati total. Indikatornya menunjukkan status Disconnect secara paksa, seolah-olah seluruh jaringan di area kastil lenyap ditelan bumi.Zevko mencoba menekan tombol panggil ulang, namun gagal. Tepat pada detik itu, dada Zevko mendadak berdenyut nyeri. Lewat jalur mate bond, ia bisa merasakan ada riak energi yang sangat dingin, pekat, dan bergejolak hebat dari

  • Coworkerku Alpha   Bab 29

    "Alec, aku butuh bantuanmu," panggil Zevko dalam komunikasi yang hanya bisa ia lakukan dengan orang-orang di pack-nya, melalui tautan pikiran atau mindlink."Siap Alpha, apa yang harus saya lakukan?""Tadi terjadi kekacauan di kantor. Bawa Valeska untuk membersihkan jejak-jejak kekacauan itu. Bersi

  • Coworkerku Alpha   Bab 28

    Clara menghela napas lalu mematikan panggilan setelah meyakinkan kakaknya kalau dia akan segera pulang. Clara mematung, pikirannya terus berputar-putar pada ibunya. Apa sebenarnya sakit yang diderita ibunya? Bahkan Jack bilang kalau dokter menyatakan tidak ada gangguan serius, tapi kondisinya nampa

  • Coworkerku Alpha   Bab 27

    Zevko termangu, ia bimbang antara menerima atau membiarkan. Panggilan pertama ia membiarkan saja. Namun panggilan itu kembali lagi, Akhirnya Zevko memutuskan untuk menyentuh tombol terima.Zevko menempelkan benda pipih itu di telinganya, namun dia tidak bersuara."Hallo, Cla. Kenapa lama sekali men

  • Coworkerku Alpha   Bab 25

    Hening. Suasana di ruangan itu menjadi sedikit kaku dan tegang. Emma, Melly dan Clara saling berpandangan begitu Zevko selesai memberi perintah. "Cla, kayaknya Pak Zevko benar-benar marah soal tadi," bisik Emma dengan cemas. Clara hanya mengangguk pelan, ia menarik napas pelan lalu merapikan blaze

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status