Cuando me volví a casar, mi ex acabó en la UCI

Cuando me volví a casar, mi ex acabó en la UCI

작가:  Xenia Estela최근 업데이트
언어: Spanish
goodnovel4goodnovel
10
1 평가. 1 리뷰
100챕터
749조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Tres años de matrimonio, y Cecilia estuvo junto a su esposo en todo el tratamiento por su disfunción eréctil, tres años viviendo como una viuda en vida, sin una sola queja. Lo que recibió a cambio no fue el arrepentimiento de su esposo, sino una traición: él se enredó con su propia psicóloga. Le susurraba palabras de amor mientras se hundía en el placer físico que le daba su amante. Y ni siquiera pensaba que estuviera engañándola, estaba convencido, con total firmeza, de que aquello era parte del tratamiento. También estaba seguro de que Cecilia jamás lo dejaría. Lo que no sabía era que Cecilia ya lo había engañado para que firmara el divorcio, y que llevaba tiempo reuniendo pruebas en secreto para destruirlo a él y a su amante. La pasión de Cecilia era la perfumería, pero para Leonardo, su sueño no era más que andar perdiendo el tiempo. Hasta que un día ella apareció bajo los flashes, coronada como la reina de los perfumes de la que todos los medios hablaban, y junto con eso salió a la luz su otra identidad secreta. Fue entonces cuando Leonardo entendió que la esposa que siempre había menospreciado era esa inversionista misteriosa y esquiva con la que él tanto había querido asociarse sin lograrlo. Leonardo, consumido por el arrepentimiento, se arrodilló para suplicarle que volviera: —Cecilia, me equivoqué. ¡Dame una oportunidad más! Cecilia soltó una risa fría: —Te ves mucho mejor arrepentido ahora que cuando me traicionaste. El desgraciado no se dio por vencido. Compró el estudio de al lado y todos los días le llevaba un desayuno preparado por él mismo: —Puedo esperarte, un año, dos años, o toda la vida. Sebastián, el gran magnate, tomó la bandeja del desayuno y la tiró directo a la basura. La tomó por la cintura y declaró con firmeza: —Lárgate. Mi mujer no es para que andes detrás de ella. Pasó de ser la esposa abandonada, condenada a una viudez en vida, a ser la mujer consentida y adorada por el hombre más poderoso. De un matrimonio destrozado, a un hombre que hizo suyos sus sueños. Cecilia lo entendió por fin: el amor de verdad nunca te obliga a mirar atrás.

더 보기

1화

Capítulo 1

Bab 1

Pukul tujuh malam, Kediaman Miller terasa sunyi dan menekan. 

Meski shiftnya sebagai pelayan baru sudah berakhir, Lila Laven masih harus bekerja. Ia butuh uang secepat mungkin.

Gadis berusia 26 tahun dengan kulit putih bersih dan rambut hitam pekat yang sedikit bergelombang tergerai di punggung itu, menyeka keringat tipis di pelipisnya. 

Ia mengenakan seragam pelayan berwarna hitam dan putih yang kontras dengan matanya yang bulat dan ceria, kontras pula dengan beban yang dipikulnya.

Ibunya, Susan, terbaring lemah karena kanker dan butuh operasi segera. Biayanya? 1,5 Milyar. Sebuah angka yang mencekik.

Sudah seminggu ia menggantikan ibunya di rumah megah Jonathan Miller, 49 tahun, seorang pengusaha duda yang selalu bersikap ramah, meski matanya terkadang memancarkan sorot aneh.

Memiliki dua pekerjaan sekaligus, pelayan di siang hari di kediaman Miller dan pelayan di bar eksklusif di tengah malam membuat Lila berjalan di atas benang tipis kelelahan.

Malam ini, ia mendapat tugas membersihkan kamar tamu yang jarang dipakai, yang terletak di ujung koridor lantai dua. Ruangan itu gelap dan sedikit berdebu, dimana terlihat jika yang empunya rumah memang tidak punya tamu.

Lila mengambil kemoceng dan mulai membersihkan. Ia bergumam pelan, mencemaskan shiftnya di bar.

'Ya Tuhan, dari mana aku dapat uang untuk pengobatan Ibu?'

Tiba-tiba, suara pintu depan dibanting dengan keras menggema di kesunyian malam. Langkah kaki berat, cepat, dan tergesa-gesa memecah kesunyian. Langkah itu bukan langkah Tuan Miller. Langkah ini terlalu tegap, terlalu cepat, dan memancarkan aura bahaya.

Jantung Lila mencelos. Ia menahan napas, mengira ada perampok. Ia segera meringkuk di balik tirai tebal yang menutupi jendela besar kamar tamu.

Pintu kamar itu didorong terbuka dengan sebuah hentakan keras. Bukan perampok. Seorang pria bertubuh tinggi tegap, berbalut setelan mahal yang sedikit kusut, berdiri di ambang pintu.

Pria tampan yang baru pertama kali ia lihat, wajahnya tertekuk, rahangnya mengeras, dan mata hitamnya memancarkan kemarahan yang mencekam. Nafasnya terdengar memburu. Lila tidak dapat melihat dengan jelas. “Siapa pria itu?” batinnya, menggigit bibir bawahnya, kedua tangannya mencekam erat pakaian seragam pelayannya.

Sedangkan pria tersebut tidak menyadari kehadiran Lila di balik tirai. Ia berjalan gontai menuju ranjang king size di tengah ruangan, mencampakkan tas kerja mewahnya, lalu menyentuh keningnya yang berdenyut. Dia baru saja selamat dari jebakan yang nyaris merenggut nyawanya dalam perjalanan pulang. Kini badannya terasa begitu panas. Ada yang aneh.

“Shit! Aku lengah!” geram pria yang merupakan pemilik asli rumah ini. Dia Adalah Oliver James Monfalco, pria berusia 33 tahun. Pria yang terkenal begitu dingin dan di takuti di kalangan para pebisnis dan dunia bawah tanah. Pria yang misterius, tidak pernah menunjukkan jati dirinya di muka public.

Saat Oliver mulai melonggarkan dasinya, mata tajamnya menangkap gerakan halus di balik tirai jendela. Ia melihat bayangan tubuh mungil di sana.

Mata Oliver seketika berubah dari lelah menjadi tajam dan dingin. Ia tahu betul rumah ini seharusnya kosong saat ini.

"Siapa di sana?!" suaranya serak, menusuk.

Lila tersentak, lalu perlahan keluar dari persembunyiannya. Ia menunduk takut, jari-jarinya meremas gagang kemoceng. "M-maaf, Tuan. Saya pelayan baru, saya sedang membersihkan kamar ini."

Oliver melangkah maju. Satu langkahnya sudah cukup membuat Lila mundur dua langkah. Ia mengamati Lila dari ujung kaki hingga kepala. Tubuh indah di balik seragam pelayan, payudara ranum yang menekan kain, bibir tipis yang bergetar. Wajah polos dan ketakutan itu entah mengapa menarik perhatiannya, memicu sesuatu yang gelap di dalam dirinya.

"Pelayan?" Oliver mendengus dingin. "Jonathan sudah bosan dengan pelayan tua dan menggantinya dengan... mainan baru?"

Lila mendongak, matanya memancarkan amarah tipis. "Saya tidak mengerti maksud Anda, Tuan. Saya disini menggantikan ibu saya."

Oliver tidak peduli. Tidak ada orang yang ia percayai di dunia ini. Ia hampir saja celaka dan situasi saat ini bukannya seperti jebakan yang tertunda.

Pria ini haus akan kendali, dan Lila, yang tampak kecil tak berdaya, adalah target yang sempurna. Setidaknya ia berada di kediamannya saat ini. Dan semua berada di bawah kendalinya, termasuk pelayan kecil yang ada di depannya.

Dalam sekejap, Oliver menghapus jarak di antara mereka. Ia meraih lengan Lila dengan cengkeraman baja, menyeret tubuh mungil itu menuju tempat tidur.

"Lepaskan! Tuan, apa yang Anda lakukan?!" Lila meronta, suara cerianya berubah menjadi jeritan tertahan.

Oliver menindih tubuh Lila di atas ranjang empuk. Nafasnya yang panas menerpa telinga Lila. Membuat pelayan cantik itu memukul-mukul dada Oliver, tapi tenaganya tidak berarti apa-apa.

"Diam." Perintah Oliver rendah, dingin, dan tegas.

Dia mencengkeram rahang Lila, memaksa wanita itu menatap matanya. Kemudian, ia mencium Lila. Ciuman brutal, kasar, seperti menuntut pengakuan dari tubuhnya. Lila merasakan sakit di bibirnya, bercampur dengan aroma whisky dan parfum mahal pria asing yang kini menindihnya.

Saat Lila berusaha memalingkan wajah, Oliver berbisik, nadanya terdengar seperti seorang diktator yang tengah menawarkan amnesti.

"Kau butuh uang, bukan?" Oliver menarik diri sedikit, matanya yang kelam menatap langsung ke mata bulat Lila yang kini berkaca-kaca.

Lila terkejut. "Ba-bagaimana Anda tahu?"

"Semua pelayan di rumah ini butuh uang. Tapi kau," Oliver menjilat sudut bibirnya, tatapannya menyapu setiap lekuk tubuh Lila. "Kau terlihat sangat putus asa."

Oliver menyelipkan tangan ke saku celananya, mengeluarkan dompet tebal, dan melemparkan selembar cek yang sudah ditandatangani ke atas bantal di samping kepala Lila.

"Tiga ratus juta. Dan layani aku malam ini, sekarang juga."

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Bienvenido a Goodnovel mundo de ficción. Si te gusta esta novela, o eres un idealista con la esperanza de explorar un mundo perfecto y convertirte en un autor de novelas originales en online para aumentar los ingresos, puedes unirte a nuestra familia para leer o crear varios tipos de libros, como la novela romántica, la novela épica, la novela de hombres lobo, la novela de fantasía, la novela de historia , etc. Si eres un lector, puedes selecionar las novelas de alta calidad aquí. Si eres un autor, puedes insipirarte para crear obras más brillantes, además, tus obras en nuestra plataforma llamarán más la atención y ganarán más los lectores.


리뷰

Lesly Duque
Lesly Duque
me encantó su novela esta interesante espero la actualización
2026-08-04 21:32:46
0
0
100 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status