Short
Demi Cinta Pertamanya, Dia Korbankan Anak Kami

Demi Cinta Pertamanya, Dia Korbankan Anak Kami

作家:  Muriaz完了
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10チャプター
406ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Cinta Toxic

Plot Twist

Pilih Kasih/Egois

Cinta Pertama

Mengejar Istri

Hajar Musuh

Aku pernah mempermainkan seorang mahasiswa. Setelah dia jatuh cinta padaku, aku malah meminta putus. Beberapa tahun kemudian, setelah meraih kesuksesan dan nama besar, di tengah keterkejutan semua orang, dia menikahiku yang keluarganya sudah jatuh miskin. Semua orang bilang aku sangat beruntung. Namun, mereka tidak tahu bahwa setiap malam dia membawa pulang wanita yang berbeda. Aku tidak menangis, tidak membuat keributan. Namun, justru sikapku itu membuatnya murka. Dia dengan sengaja membuat cinta pertamanya, Vina Dianta, mengandung. Tapi aku tetap tenang tanpa menunjukkan emosi sedikit pun. Seketika dia menekan tubuhku ke dinding. "Elona, sebenarnya kau mencintaiku atau nggak?" Kemudian, aku dan Vina sama-sama mengalami pecah ketuban. Aku berlutut di lantai, mengakui bahwa aku mencintainya, dan memohon agar dia mengantarkanku ke rumah sakit. Dia memelukku erat dengan gembira. "Sudah kuduga! Kau memang pembohong." Kemudian, dia mendorongku dengan kasar, lalu menggendong Vina dan pergi tanpa menoleh lagi. "Nanti baru kuantar kau ke rumah sakit. Rasa sakit saat melahirkan adalah hukuman dariku untukmu!"

もっと見る

第1話

Bab 1

Di hadapanku, yang terlihat hanya sosoknya yang bergegas pergi.

Perut bagian bawahku terasa sakit seolah seluruh tenagaku tersedot habis. Aku jatuh terduduk keras di lantai.

Air ketuban mengalir deras menyusuri pahaku, meninggalkan genangan basah di lantai.

Aku mengangkat tangan dengan lemah, lalu memanggil pelayan yang berdiri tidak jauh dariku dengan suara serak. "Cepat bawa aku ke rumah sakit ...."

Pelayan menatapku dengan wajah serba salah.

"Nyonya, Tuan Arlo sudah berpesan secara khusus. Kami harus menunggunya kembali. Saya nggak berani ...."

"Nggak berani?" Aku memegangi perutku, suaraku bergetar karena rasa sakit.

"Kalau aku sama anakku sampai celaka, Arlo pasti nggak bakal mengampunimu. Antar aku ke rumah sakit sekarang juga!"

Barulah pelayan itu ketakutan dan buru-buru berlari keluar.

Namun, baru sampai di depan pintu, dia sudah dihadang oleh asisten pribadi Arlo Fusena, Benny Hasta.

"Pak Benny, nyonya bakal melahirkan. Dia harus segera dibawa ke rumah sakit," ujar pelayan itu dengan hati-hati.

Benny melirik genangan air ketuban di lantai, lalu memandang wajahku yang sudah terdistorsi oleh rasa sakit. Nada suaranya tetap tenang.

"Tuan Arlo sudah mengatakan untuk menunggunya kembali. Nyonya cuma memanfaatkan kehamilannya untuk bermain trik lagi. Bantu nyonya kembali ke kamar untuk beristirahat."

"Kalau terus ditunda, anakku bisa meninggal! Apa kau bisa menanggung akibatnya?!"

Aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk menopang tubuh bagian atas, lalu menunjuk ke arahnya.

Benny tersenyum palsu, matanya sama sekali tidak menunjukkan kehangatan.

"Nyonya, Tuan Arlo sedang menemani Nona Vina di rumah sakit buat menjalani perawatan kehamilannya. Beliau mengatakan agar Anda menunggu sampai beliau kembali."

"Anda tahu sendiri sifat Tuan Arlo. Nggak ada yang berani membantah perkataannya."

"Aku sudah mau melahirkan! Anakku nggak bisa menunggu!"

Gelombang kontraksi yang menyakitkan kembali menyerang. Rasanya seperti ada pisau yang terus-menerus mengaduk perut bagian bawahku.

Aku meringkuk kesakitan. Keringat dingin seketika membasahi seluruh pakaianku.

"Masih berdiri saja? Cepat bantu nyonya ke tempat tidur!" bentak Benny.

Dua pelayan segera bergegas menghampiri. Tanpa memedulikan rasa sakit yang luar biasa di perutku, mereka langsung mengangkat kedua lenganku dan menyeretku menuju kamar tidur.

Saat itu juga, aku tiba-tiba merasakan cairan hangat mengalir di antara kedua kakiku. Ketika menunduk, aku langsung membeku. Darah!

"Darah! Aku mengalami pendarahan!" Aku mencengkeram tangan salah seorang pelayan seperti orang gila sambil berteriak histeris.

"Cepat bawa aku ke rumah sakit! Kalau terlambat sedikit lagi, anakku benar-benar dalam bahaya!"

"Nyonya, saya nggak bisa mengambil keputusan sendiri. Saya bakal memanggil dokter keluarga terlebih dahulu."

Pelayan itu melepaskan genggamanku dengan paksa, wajahnya penuh rasa bersalah.

"Aku nggak mau dokter keluarga! Aku mau ke rumah sakit!"

"Nyonya, jangan terlalu emosional. Saya segera menanyakan hal ini ke Pak Benny."

Setelah mengatakannya, pelayan itu berlari keluar dengan panik.

Rasa sakit di perutku begitu tajam hingga menusuk sampai ke tulang. Keringat dingin bercampur darah dan air ketuban membasahi karpet beludru di bawah tubuhku.

Detik demi detik berlalu, tetapi tidak seorang pun datang.

Aku menyeret tubuhku yang mengeluarkan darah dengan susah payah ke tepi tempat tidur. Saat Bik Ika baru saja masuk, aku segera mencengkeram ujung bajunya sambil menangis.

"Bik Ika, cepat pergi lihat. Aku sudah nggak sanggup bertahan lagi ...."

Bik Ika mengangguk dengan mata penuh rasa iba.

"Nyonya, bertahanlah sedikit lagi. Saya bakal pergi mendesak mereka sekarang juga."

Namun, baru saja berbalik, dia sudah dihentikan oleh Benny.

Benny berjalan perlahan ke hadapanku. Ketika pandangannya menyapu karpet yang sudah berlumuran darah, keraguan sempat melintas di matanya, tetapi dalam sekejap tertutupi oleh sikap dingin dan acuh tak acuh.

"Biarkan Dokter Willy memeriksanya terlebih dahulu."

Setelah mengatakannya, Dokter Willy segera masuk dengan kotak obat di tangannya. Beberapa pelayan langsung maju dan menahan kedua tangan serta kakiku yang terus meronta.

"Lepaskan aku! Aku mau ke rumah sakit!" Aku menggeliatkan tubuh dengan sekuat tenaga, air mata bercucuran bercampur keringat dingin.

"Anakku nggak bisa menunggu lagi!"

Dokter Willy memeriksaku tanpa ekspresi sedikit pun. Setelah itu, dia mengeluarkan beberapa pil putih dari kotak obatnya dan menyuruh Bik Ika memberikannya kepadaku.

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

レビュー

Oranye
Oranye
Sayangi duit Anda readers, ga lanya dibaca. Cerpen ga jelas, alur penyelesaian konflik ga jelas, endingnya pun ga jelas.
2026-06-28 11:39:08
0
0
10 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status