Short
Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

作者:  Soda Pop已完成
語言: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
21章節
0閱讀量
閱讀
加入書架

分享:  

檢舉
作品概覽
目錄
掃碼在 APP 閱讀

故事簡介

Cinta Toxic

Drama

Pelakor

Pilih Kasih/Egois

Cowok Brengsek

Mengejar Istri

Penyesalan

Di hari perayaan ulang tahun pernikahan ketiga mereka, hadiah yang disiapkan Debora untuk suaminya adalah selembar surat perjanjian cerai. Dia melirik kursi kosong di seberangnya, lalu menelepon pengacaranya. "Pak, surat perjanjian ceraiku sudah selesai dibuat?" Debora duduk sendirian di meja makan. Cahaya lilin yang berkelip di atas meja memantul di wajahnya, membuat ekspresinya sulit ditebak. "Sudah selesai, Bu. Saya sudah pesan kurir untuk antarkan." Suara pengacara terhenti sejenak, lalu dia bertanya ragu-ragu, "Hari ini ulang tahun pernikahan ketiga Anda dan Pak Bravy. Anda yakin ingin mengajukan perceraian di hari yang begitu bermakna?" Bermakna? Tatapan Debora tertuju pada hidangan yang sudah dingin sejak lama. Kilatan ejekan untuk diri sendiri melintas di matanya. Hari peringatan hanya berarti jika diingat oleh kedua pasangan. Jelas, dalam hubungan antara dirinya dan Bravy, hanya dia yang mengingatnya. Baru saja telepon ditutup, terdengar suara pintu dibuka dari arah depan. Bravy masuk dengan wajah lelah, tetapi kegembiraan dalam nada suaranya tak bisa disembunyikan. "Kasus perceraian Amanda akhirnya selesai. Dia akhirnya bisa benar-benar lepas dari pria yang suka KDRT itu." Setelah sebulan tak bertemu, kalimat pertama yang diucapkan Bravy padanya justru tentang cinta pertamanya yang akhirnya bercerai.

查看更多

第 1 章

Bab 1

Di hari perayaan ulang tahun pernikahan ketiga mereka, hadiah yang disiapkan Debora untuk suaminya adalah selembar surat perjanjian cerai.

Dia melirik kursi kosong di seberangnya, lalu menelepon pengacaranya. "Pak, surat perjanjian ceraiku sudah selesai dibuat?"

Debora duduk sendirian di meja makan. Cahaya lilin yang berkelip di atas meja memantul di wajahnya, membuat ekspresinya sulit ditebak.

"Sudah selesai, Bu. Saya sudah pesan kurir untuk antarkan." Suara pengacara terhenti sejenak, lalu dia bertanya dengan ragu-ragu, "Hari ini ulang tahun pernikahan ketiga Anda dan Pak Bravy. Anda yakin ingin mengajukan perceraian di hari yang begitu bermakna?"

Bermakna? Tatapan Debora tertuju pada hidangan yang sudah dingin sejak lama. Kilatan ejekan untuk diri sendiri melintas di matanya.

Hari peringatan hanya berarti jika diingat oleh kedua pasangan. Jelas, dalam hubungan antara dirinya dan Bravy, hanya dia yang mengingatnya.

Baru saja telepon ditutup, terdengar suara pintu dibuka dari arah depan. Bravy masuk dengan wajah lelah, tetapi kegembiraan dalam nada suaranya tak bisa disembunyikan.

"Kasus perceraian Amanda akhirnya selesai. Dia akhirnya bisa benar-benar lepas dari pria yang suka KDRT itu."

Setelah sebulan tak bertemu, kalimat pertama yang diucapkan oleh Bravy kepadanya justru tentang cinta pertamanya yang akhirnya bercerai.

Debora menunduk, lalu tertawa pelan. "Selamat ya."

Sudut bibir Bravy terangkat sedikit, lalu dia mengangguk seolah-olah sangat setuju. "Ya. Kalau dulu bukan karena kamu, aku dan Amanda pasti sudah nikah sejak lama. Dia juga nggak akan mengalami pernikahan yang gagal seperti itu."

"Sekarang dia berhasil keluar dari penderitaannya, sudah seharusnya kamu ikut senang untuknya."

Kata-kata yang menusuk hati itu bagai palu berat yang menghantam Debora tanpa ampun. Benar, Bravy tidak salah. Kalau bukan karena keberadaannya, mungkin Bravy dan Amanda memang sudah menikah.

Sejak kecil, Debora sudah dipilih menjadi calon menantu Keluarga Kuncoro. Atas pengaturan keluarga itu, dia dan Bravy selalu berada di kelas yang sama sejak taman kanak-kanak, dengan alasan untuk menumbuhkan perasaan mereka sejak dini.

Menghadapi wajah sempurna tanpa cela setiap hari, sulit bagi Debora untuk tidak jatuh hati. Dia tahu bahwa saat dewasa nanti dia akan menikah dengan Bravy, jadi sejak lama dia menantikan hari itu tiba.

Sampai saat SMA, seorang siswi pindahan bernama Amanda masuk ke kelas mereka. Walaupun berasal dari keluarga miskin, Amanda memiliki sifat yang keras kepala dan kuat, seperti bunga putih yang tumbuh di lumpur tetapi tetap tegar.

Sifat itulah yang menarik perhatian Bravy. Awalnya, Bravy hanya menggunakan uang untuk menggodanya. Setiap kali, Amanda akan marah dan membuang uang itu ke lantai, lalu mengatainya sebagai anak manja yang hanya bergantung pada uang keluarga.

Setelah mengenalnya lebih jauh, Bravy baru tahu bahwa kedua orang tua Amanda terbaring sakit dan semua biaya sekolah serta biaya hidupnya didapat dari kerja sambilan.

Dia pun meminta maaf dengan sungguh-sungguh kepadanya, lalu mulai bekerja sambilan bersama Amanda sepulang sekolah.

Seiring berjalannya waktu, mereka pun berpacaran. Sementara itu, keberadaan Debora menjadi canggung, seperti tokoh antagonis wanita yang merebut posisi pemeran utama wanita.

Setelah ujian masuk universitas, Bravy mengajukan pembatalan pertunangan dengan Debora dan berkata akan menikahi Amanda setelah lulus kuliah. Namun, bagaimana mungkin Keluarga Kuncoro mengizinkannya menikahi gadis miskin?

Di bawah tekanan yang terus-menerus, Amanda akhirnya tak sanggup bertahan. Dia mengusulkan untuk putus dan pergi kuliah ke kota lain.

Sejak saat itu, Bravy berubah menjadi orang yang lebih pendiam. Dia kuliah dengan patuh, lalu mengambil alih perusahaan keluarga setelah lulus.

Dia tak pernah menyebut nama Amanda lagi dan juga tak pernah membahas pernikahannya dengan Debora lagi. Debora pun mengira rencana pernikahan mereka tidak akan dilanjutkan lagi.

Sampai tiga tahun lalu, Bravy datang mencarinya dengan mata merah. "Ayo kita nikah."

Dia mencengkeram lengan Debora hingga terasa sakit, tetapi Debora tidak memedulikannya. Impiannya selama bertahun-tahun akhirnya menjadi kenyataan, jadi dia langsung menyetujuinya dengan penuh kegembiraan.

Di malam pertama mereka, Bravy mabuk berat. Dengan tubuh yang berbau alkohol, dia menindih Debora. Suhu ruangan terus meningkat dan hati Debora juga dipenuhi perasaan yang manis.

Bravy memeluknya erat-erat, tubuhnya menindih tubuh wanita itu, tetapi nama yang dia bisikkan di telinganya justru nama Amanda!

"Manda, kenapa kamu nggak bisa menungguku sedikit lebih lama? Aku sudah hampir berhasil mengambil alih perusahaan dan menikahimu. Kenapa kamu... malah menikah dengan orang lain?"

Saat itu juga, hati Debora seperti jatuh ke dalam jurang es. Jadi, alasan Bravy mengajaknya menikah adalah karena Amanda menikah dengan orang lain, sehingga hatinya mati ....

Setetes air mata jatuh dari sudut matanya, entah karena rasa sakit atau patah hati.

Keesokan harinya, Debora berpura-pura tidak tahu apa-apa. Tampaknya Bravy juga lupa dengan apa yang telah dia katakan.

Namun tak bisa dipungkiri, dia adalah suami yang bertanggung jawab. Setelah menikah, dia memberi Debora semua kehormatan sebagai Nyonya Kuncoro. Pasangan wanita di setiap acara resmi selalu dirinya dan semua perhiasan musim terbaru juga dikirim langsung ke rumah.

Semua orang berkata Debora menikah karena cinta. Namun, hanya dirinya sendiri yang tahu bahwa dia dan Bravy seperti dua orang asing yang tinggal di bawah atap yang sama.

Selain saat mereka tidur bersama dan dia benar-benar bisa merasakan kehangatan Bravy, di waktu lain hanya kamar dingin yang menemaninya.

Awalnya Debora tidak peduli. Dia berpikir, mereka masih memiliki seumur hidup bersama. Suatu hari nanti, Bravy pasti akan jatuh cinta padanya.

Namun sampai sebulan lalu, tepat di hari ulang tahunnya, Bravy yang sudah berjanji makan malam dengannya malah menghilang semalaman.

Baru keesokan harinya Debora tahu bahwa Amanda mengalami KDRT dan berniat bercerai. Begitu mendapat kabar, Bravy langsung membawa tim pengacara dan terbang dengan jet pribadi ke kota Amanda untuk membantunya mengurus gugatan cerai.

Selama satu bulan terakhir, Bravy bolak-balik antara perusahaan dan kota tempat Amanda tinggal. Satu-satunya yang dia abaikan adalah rumah miliknya dan Debora.

Setelah melewati malam demi malam dalam kesendirian, Debora akhirnya mengerti. Cinta tetaplah cinta, tidak cinta tetaplah tidak cinta.

Meskipun dia berada di sisi Bravy selama apa pun, dia tetap tidak bisa menghapus posisi Amanda di hati pria itu, apalagi membuatnya mencintainya.

Di antara mereka, perceraian adalah pilihan terbaik.

"Kamu bukan lagi mikir cara ngusir Amanda, 'kan? Sekarang dia cuma janda yang nggak punya apa-apa, sementara kamu sudah mendapat posisi Nyonya Kuncoro. Apa itu masih belum cukup?"

Suara Bravy yang mengandung peringatan menarik Debora kembali dari lamunannya. Dadanya terasa sesak, lalu dia tersenyum pahit sambil menggeleng. Di mata Bravy, dia selicik itu?

"Nggak kok." Dia hanya ingin bercerai, memenuhi keinginan Bravy dan Amanda.

Namun, Bravy tidak percaya. Saat dia hendak mengatakan sesuatu, suara bel pintu memotongnya.

Debora membuka pintu dan seorang kurir menyerahkan sebuah dokumen kepadanya. Itu adalah surat perjanjian cerai yang sudah selesai dibuat.

Bravy mengernyit dan bertanya, "Itu apa?"

Debora menjawab pelan, "Hadiah ulang tahun pernikahan."

Bravy tertegun. Baru saat itu dia memperhatikan meja makan yang penuh dengan masakan kesukaannya dan lilin yang menyala.

Raut dingin di wajahnya perlahan memudar, digantikan sedikit rasa bersalah di matanya. "Akhir-akhir ini aku terlalu sibuk dengan kasus perceraian Amanda, jadi aku lupa."

Debora membuka dokumen itu, lalu membalik ke halaman tanda tangan dan menyerahkannya kepada Bravy. "Nggak apa-apa, tanda tangan saja."

展開
下一章
下載

最新章節

更多章節

致讀者

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

暫無評論。
21 章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status