LOGIN“Namanya Czar Llewellyn. Usia 27 tahun. Dia berasal dari negara A dan baru saja mendarat di kota J beberapa hari yang lalu. Data keluarganya, kedua orang tuanya sudah tidak ada dan memiliki seorang adik perempuan yang sedang dirawat di rumah sakit Gloria. Catatan feromonnya adalah submisif tingkat sedang, ia tinggal di apartemen kecil tidak jauh dari sini dan alasannya berada di sini saat sayembara adalah untuk mendaftar sebagai seorang sekretaris.”
Sekretaris Rei menjelaskan panjang lebar kepada Lilith mengenai pria yang berhasil dan menjadi pemenang dalam sayembara yang ia adakan, jika sang CEO tidak ingin menyebutnya sebagai calon suami. Belum mungkin. Ia masih perlu beberapa penyelidikan lagi.
“Jadi awalnya dia hanya ingin mendaftar sebagai sekretaris tetapi malah ikut dalam sayembara?”
“Ya, presdir.”
“Kenapa dia malah ikut dalam sayembara itu? Apa alasannya?” Lilith yang tumbuh dalam kehati-hatian selalu menaruh rasa curiga dalam hal sekecil apapun. Bahkan pada sesuatu yang bisa disebut sebagai kebetulan.
“Dia hanya ingin mendapatkan pekerjaan lebih cepat. Dengan mengikuti sayembara dan kemarin kegiatan perusahaan ditutup, dia memilih untuk ikut karena sayembara itu dibuka untuk umum.” Lilith mengangguk paham. Ia mencoba menyampirkan perasaan parnonya yang semakin parah. Apa yang perlu ia khawatirkan kepada pria submisif yang tidak punya apa-apa? Jika Czar memiliki niatan buruk, dirinya adalah dominan kelas S yang tidak bisa dijatuhkan dengan mudah.
“Apa dia ada di luar?” Sekretaris Rei mengangguk.
“Suruh dia masuk.”
Sekretaris Rei menyuruh Czar yang menunggu di luar untuk masuk. Masih dengan aura dinginnya yang tak tergoyahkan, pria itu berhenti di hadapan Lilith. Hari itu, sang pria berpakaian lebih santai dan tidak begitu formal seperti hari kemarin, dan jika dilihat lebih teliti harus ia akui jika Czar memiliki paras yang rupawan dengan tubuh tinggi serta tegap.
“Kau, ikut aku ke rumah sakit.” Perintahnya yang dijawab dengan anggukan oleh Czar.
……
“Selamat nona Lilith, kecocokan feromon anda dengan tuan Llewellyn mencapai 97%, ini adalah kecocokan feromon yang cukup tinggi.” Duduk dihadapannya adalah dokter spesialis yang menangani masalah gangguan feromon yang ia derita. Czar yang berdiri di sebelahnya ikut mendengarkan.
“Dengan keberadaan tuan Llewellyn disisi anda, terapi feromon bisa dimulai dengan meminimalisir dampak dari terapi yang selama ini anda jalani. Aku akan tetap memberikan obat-obatan dan suntikan untuk anda, namun terapi kita alihkan pada terapi feromon dengan tuan Llewellyn.”
“Aku akan memberikan detail terapi ini kepada anda, untuk sekarang aku ingin mengucapkan selamat, karena dengan tingkat kecocokan setinggi ini, penyakit anda bisa disembuhkan.” Dokter yang telah menangani penyakitnya selama bertahun-tahun mengucapkan selamat sekali lagi.
“Dan tuan Llewellyn, tolong bantu nona Lilith dengan baik.” Czar yang diam sedari tadi menjawab dengan mengangguk.
Keluar dari ruangan dokter tersebut, Lilith berjalan di depan dan diekori oleh Czar di belakang. Wanita itu berputar hingga membuat sang pria berhenti. Czar lebih tinggi darinya, menatapnya dengan bingung.
“Kau datang ke deLuna Company untuk mencari pekerjaan bukan?”
“Ya.”
“Sebagai apa?”
“Hanya karyawan biasa.”
Lilith terdiam sesaat. “Aku membutuhkanmu tetap di dekatku selama mungkin. Mulai hari ini kau menjadi sekretaris pribadiku.” Czar mengangguk singkat.
“Apa kau tahu apa hadiah untuk pemenang sayembara kemarin?” Czar menggeleng. “Aku tidak tahu.” Yang di balas dengan decakan oleh Lilith.
“Apa kau sudah menikah?”
“Tidak.”
“Punya pacar atau terjebak dalam perjodohan?”
“Tidak.”
Lilith mengangguk puas. “Ikut denganku. Kita akan mendaftarkan pernikahan kita.”
Tanpa menunggu respon dari pihak lain baik Lilith dan Czar sudah mendaftarkan pernikahan mereka dan mendapatkan sertifikat pernikahan. Czar menatap sertifikat itu dengan kening bertaut. “Apa yang kau pikirkan? Ayo kembali ke perusahaan. Masih banyak yang perlu aku kerjakan.”
Meskipun tanpa pesta pernikahan megah yang diimpikan oleh orang-orang untuk wanita seperti Lilith Lana deLuna, sekarang, Czar dan Lilith sudah resmi menjadi pasangan suami istri dimata hukum.
…….
Di sebuah apartemen sederhana, pintu terbuka dari luar. Seorang pria tinggi memasuki apartemen itu dengan santai. Ekspresinya tenang, mata abu-abunya menelusuri ruangan apartemen sederhana yang rapi itu. Ia melangkahkan kaki jenjangnya menuju sofa di tengah ruangan, melipat kakinya sambil menatap sertifikat pernikahan yang ia dapatkan tadi siang.
Czar Llewellyn dan Lilith Lana deLuna
Adalah nama yang tercetak dalam sertifikat itu. Wajahnya masih begitu tenang saat melihat sertifikat tersebut.
Tidak lama kemudian ponselnya berbunyi, dua kali berdering, sang pria mengangkat panggilan masuk tersebut.
“Hallo, Czar. Akhirnya kau mengangkat telpon dariku.” Sang pria hanya diam, mendengarkan ocehan dari seberang panggilan dari seseorang yang sudah tidak asing baginya.
“Aku sibuk.” Jawab Czar singkat.
“Sibuk apanya? Aku yang mengurus semuanya di sini!” Suara di balik telpon meninggi. “Aku akan menyusulmu ke kota J setelah semua urusan di sini selesai. Leo akan mengurus sisanya.”
“Hmmm.” Gumamnya.
“Lalu bagaimana? Apa kau mendapatkan pekerjaan di deLuna Company? Setidaknya kau perlu mendekati sekretaris Rei, dia salah satu orang kepercayaan Lilith dan bisa menjadi akses yang bagus untukmu.” Suara di seberang sana berbicara dengan serius.
“Hmmmm.”
“Apa yang hmmm? Aku serius! Kau tahu semuanya harus sesuai rencana.” Suara di sana terdengar semakin kesal mendapati respon dari Czar.
“Kau tenang saja. Semua berjalan lebih baik dari yang kau bayangkan.”
“Benarkah? Kau mendapatkan pekerjaan itu? Sekarang kau harus memikirkan lebih ekstra lagi cara mendekati sekretaris Rei.”
“Untuk apa aku mendekati sekretaris Rei?”
“Ka-kau!” Suara itu terdengar sangat frustasi.
“Cukup lakukan tugasmu dengan baik. Tidak perlu mendekati sekretaris Rei, karena aku sudah menikah dengan Lilith Lana deLuna.”
……
Dua aroma pekat mulai menyebar hingga menarik perhatian para tamu yang lain. Feromon dominan kelas S bisa sangat menyiksa bagi orang lain dan mengeluarkannya secara frontal di depan umum seperti sekarang sama saja dengan memancing keributan, vulgar serta arogan. Sambil menutupi hidung juga tengkuk masing-masing, para tamu yang mulai tumbang dengan feromon itu pergi menjauh, bahkan Kyna juga tidak sanggup dan memilih untuk meninggalkan Lilith beserta Antoni.Tidak seperti menghadapi sang kakek yang seorang dominan kelas A, berhadapan dengan Antoni seperti seekor hewan yang sedang mempertahankan wilayah, seperti serigala yang saling menunjukkan cakar serta taring, satu gerakan, mereka akan menggigit sampai mati.Aroma feromon Antoni seperti menusuk di dalam hidung serta paru-parunya, membuat nafasnya sesak, apalagi pria itu tidak segan-segan mengeluarkan feromon yang ditargetkan untuknya dalam jumlah besar, memaksanya untuk tunduk. Hanya saja sang wanita sudah tidak mau kalah, aroma li
“Selamat malam, nona Lilith.”“Ya. Tuan Antoni.” Lilith menjawab sapaan dari Antoni yang merupakan CEO dari sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan. Dia adalah seorang pria muda yang memiliki ambisi besar, akan tetapi hal yang membuat Lilith tidak menyukai Antoni adalah mereka sama-sama dominan kelas S. Tidak jarang pria itu memprovokasinya, berusaha untuk menundukkan Lilith dan menjadi yang paling dominan diantara mereka.“Kau juga di sini. Aku mendengar dari burung yang lewat jika deLuna Company tidak mendapatkan undangan dalam jamuan ini.” Pria itu tersenyum, namun setiap kata serta polanya sudah terbaca oleh Lilith, pria itu mencoba menguji kesabarannya.“Berarti burung yang kau dengarkan bodoh.” Jawabnya langsung. “Aku malah terkejut melihatmu di sini. Siapa sangka AtoZ Holding ingin membangun koneksi dengan Wild company.”“Hahaha. Aku juga tidak percaya mendapatkan undangan dari AtoZ Holding. Siapa yang tidak ingin bekerjasama dengan perusahaan itu? Sekarang AtoZ H
Rengkuhan tangan Czar di pinggangnya terasa panas. Jujur saja Lilith ingin menyingkirkan tangan itu dari tubuhnya, namun ia juga tidak ingin menjadi pihak yang kalah di antara mereka berdua. Sang dominan sudah menerima tantangan Czar, ia tidak ingin menyerah sekarang.“Cara apa? Aku tidak tahu jika ada cara lain saat menandai pasangan dengan feromon.” Lilith menegaskan kata pasangan. Jari-jarinya yang panjang bergerak, membelai wajah Czar yang kaku, ujung kuku panjang berwarna merah muda menekan dagu sang pria pelan, tanpa berniat menyakiti apalagi memberi luka.Lengkungan tipis tercipta di sudut bibir Czar. “Nona Lilith benar tidak tahu?” Ia mendekatkan wajahnya pada telinga Lilith. “Ingin aku tunjukkan caranya?” Tanpa sadar remasan Lilith pada kemeja Czar mengerat.“Kau ingin menunjukkannya kepadaku?” “Ya, jika kau menginginkannya.” Udara panas dari nafas Czar yang menyentuh daun telinganya membuat sang wanita bergetar pelan. Bukan hanya telinganya yang terasa panas, namun juga leh
Esoknya, Lilith kembali bekerja seperti biasa. Sekretaris Rei sudah menunggu di depan perusahaan seperti hari-hari sebelumnya, dan sang presiden akan berjalan dengan dagu yang terangkat. Satu-satunya hal yang berbeda dari sang wanita adalah ketika aroma lily yang biasanya terasa menekan dan mengintimidasi sekarang menjadi lebih lembut, dibalut dalam wine yang manis. Hampir mereka yang sensitif dengan feromon akan merasakan perbedaan sang CEO, termasuk sekretaris Rei yang memilih diam.“Presiden, sebuah rumor beredar jika AtoZ Holding sedang mencari rekan untuk melebarkan bisnis mereka di sini.” Alis mata Lilith terangkat.“Jika mereka sedang mencari rekan bisnis, lalu kenapa mereka menolak tawaran dari kita? Ah tidak, kita bahkan belum menawarkan apapun dan mereka langsung menolak tanpa ragu.” Lilith menggeram marah. Seolah deLuna Company tidak sebanding dengan mereka. Padahal saat ini deLuna Company termasuk perusahaan berpengaruh di negara J.Sang wanita ingin mengabaikan, namun di
Lilith meremas lengan yang melingkar pada tubuhnya. Kulit leher yang berkeringat bergesekan dengan gerakan lembut, membawa Lilith terhanyut dalam aroma wine yang terasa memabukkan. Itu bukan nafsu, atau bentuk dominasi, wine milik Czar terasa lebih murni, menjanjikan ketenangan pada lilynya yang terbakar.Lilith yang tidak pernah bergantung kepada orang lain, seperti menemukan pegangan baru dalam hidupnya, ketika ia memiliki sesuatu atau seseorang, bahwa ia tidak sendirian walaupun egonya memaksa untuk mendorong Czar menjauh.“Ka-kau, apa yang kau lakukan?” Suaranya lirih, sentuhan antara kulit di lehernya terasa panas.“Feromonmu tidak stabil. Aku mencoba untuk menenangkannya.” Czar menahan tangan Lilith di dadanya. Meremas tangan wanita itu. “Apa yang kau takutkan? Aku hanya membantumu, tidak perlu menolak dengan keras.” Sang wanita melihat mata abu-abu Czar dari sudut matanya. Apa yang ia takutkan? Ia tidak pernah dikendalikan, selama ini dirinya yang memegang kendali. Pemikiran se
Walaupun pria yang menjadi suaminya itu tidak menunjukkan perubahan pada raut wajah, tetapi feromon beraroma wine yang menguar menyelimuti Lilith terasa begitu hangat, seketika menenangkan gejolak tak beraturan dari serangan kakeknya sendiri. Lilith diam, matanya bertemu dengan mata elang, masih menyimpan misteri yang sulit dipecahkan.“Tidakkah dengan aku yang bertahan lebih dari lima menit di sini sudah menunjukkan bentuk menghargaimu sebagai tetua keluarga ini?” Lilith menjawab, memberikan tatapan menantang kepada sang kakek yang terkejut dengan jawaban Lilith yang terlihat tidak terpengaruh dengan serangan feromon yang ia berikan. Karena ia yakin serangan feromon yang ia berikan telah ditargetkan dengan sempurna. Dengan keadaan Lilith yang sekarang, serangan darinya akan menjatuhkan sang wanita.Lilith beralih kepada seluruh orang di ruangan itu, menatap mereka satu persatu dengan tatapan penuh dominasi yang sering ia perlihatkan. Dari mereka semua di ruangan itu, tetap dirinyalah







