Share

46. Racun

Author: Sarangheo
last update publish date: 2025-09-09 00:28:17

Dua hari berlalu, sepulangnya aku dari rumah sakit Dion langsung membawaku kembali kerumah pratama, namun selama itu juga dia tak pernah menampakkan diri dan bahkan semua asisten dirumah ini seolah mengacuhkan diriku.

Di tambah lagi sibuknya mereka dengan pernikahan mendadak antara Dion dan Melisa. Hatiku sedih tapi aku sadar, aku tak memiliki kekuatan apa-apa.

"Bagaimana rasanya hadir di tengah-tengah pasangan yang saling mencintai, pastinya kau sangat terpukul kan?"

Suara lembut terdengar
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   100. Reuni

    Beberapa bulan setelah kami kembali ke tanah air, aku menerima undangan untuk menghadiri reuni akbar SMA di mana aku dulu bersekolah. Awalnya aku ragu untuk pergi, mengingat kenangan masa sekolah yang tidak terlalu menyenangkan. Dulu, saat aku masih duduk di bangku sekolah, aku seringkali diremehkan dan dihina oleh teman-temanku karena latar belakang keluargaku yang sederhana. Banyak dari mereka yang mengira aku tidak akan bisa mencapai apa-apa dalam hidupku.Namun, setelah memikirkannya dengan matang, aku memutuskan untuk pergi. Aku ingin bertemu dengan teman-teman lamaku, dan aku juga ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa meraih kesuksesan asalkan memiliki tekad dan semangat yang kuat. Dion mendukung keputusanku dan bahkan menemaniku pergi ke acara reuni itu.Saat kami tiba di lokasi acara, suasana terlihat sangat meriah. Banyak orang yang sudah berkumpul, bercerita dan saling menyapa satu sama lain. Begitu aku masuk ke ruangan, semua orang yang ada di sana menoleh ke arahku dengan

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   99. Kembali Ke Indonesia

    Lima tahun berlalu begitu cepat. Masa tugas Dion di luar negeri pun telah berakhir dengan hasil yang jauh melampaui harapan. Proyek pusat distribusi yang dia pimpin tidak hanya berhasil dibangun tepat waktu, tapi juga beroperasi dengan sangat sukses dan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan. Bahkan, jaringan bisnis kami kini telah menjangkau hampir seluruh benua Eropa, Asia, dan Amerika.Hari yang kami nantikan pun tiba. Hari di mana kami akan kembali ke tanah air, ke rumah dan keluarga yang telah kami rindukan selama ini. Semua barang-barang kami sudah dikemas rapi, dan kami siap untuk meninggalkan kota yang telah menjadi rumah kedua kami selama lima tahun terakhir.Kiano dan Kayla sudah tidak sabar menunggu. Mereka yang dulu masih kecil kini telah tumbuh menjadi anak-anak yang mandiri, cerdas, dan fasih berbicara dalam beberapa bahasa. Mereka terus menatap ke luar jendela mobil dalam perjalanan menuju bandara, tidak sabar untuk bertemu dengan Kakek, Nenek, dan kerabat lai

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   98. Sosok Inspirasi

    Selama kami tinggal di luar negeri, aku tidak hanya sibuk mengurus keluarga dan mengembangkan bisnis secara umum. Aku juga terus menekuni hobi dan keahlianku di bidang desain yang sudah aku cintai sejak lama. Di tengah kesibukan mengurus rumah tangga dan mengelola bisnis, aku selalu meluangkan waktu untuk menciptakan desain-desain baru yang unik dan menarik.Awalnya, aku hanya membuat desain-desain itu untuk keperluan pribadi dan keluarga, atau untuk dijual dalam skala kecil kepada teman-teman dan kenalan. Namun, seiring berjalannya waktu, kualitas desain-desainku semakin baik dan semakin dikenal oleh banyak orang. Banyak orang yang menyukai gaya desainku yang memadukan unsur budaya Indonesia dengan sentuhan modern, sehingga desain-desainku terlihat unik dan berbeda dari yang lain.Suatu hari, sebuah perusahaan mode internasional yang terkenal melihat hasil karyaku di media sosial. Mereka sangat terkesan dengan keunikan dan kualitas desain-desainku, sehingga mereka menghubungiku untuk

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   97. Pilihan

    Beberapa bulan kemudian, kesibukan di kantor semakin meningkat seiring dengan perkembangan perusahaan yang semakin pesat. Suatu sore, saat kami sedang duduk santai di ruang tamu rumah setelah makan malam, Dion menerima telepon dari salah satu mitra bisnisnya yang berasal dari luar negeri. Wajahnya yang tadinya santai perlahan berubah menjadi serius saat mendengarkan penjelasan di telepon.Setelah percakapan itu berakhir, Dion terdiam sejenak sambil memegang ponselnya. Aku yang melihatnya segera bertanya, "Ada apa, Dion? Apakah ada masalah dengan bisnis?"Dion menghela napas panjang, lalu menatapku dengan tatapan yang bingung. "Bukan masalah, Sayang. Justru sebaliknya. Aku baru saja ditawari untuk menangani proyek pembangunan pusat distribusi terbesar perusahaan kita di Eropa. Proyek ini sangat besar dan akan membawa kemajuan yang luar biasa bagi perusahaan kita. Tapi ada syaratnya: aku harus tinggal di sana selama tiga sampai lima tahun untuk mengawasi semua prosesnya secara langsung.

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   96. Anugerah

    Selama liburan di pulau pribadi, kami memutuskan untuk berkeliling ke beberapa tempat di sekitar pulau yang memiliki kenangan khusus bagi keluarga Dion. Di salah satu perjalanan itu, kami berkunjung ke sebuah penginapan kecil yang terletak di pinggir pantai, tempat di mana dulu aku pernah bekerja sebagai Asih—nama yang aku gunakan saat aku menyamar untuk membantu Dion menyelesaikan masalah keluarga beberapa tahun yang lalu.Saat kami sampai di tempat itu, aku tertegun melihatnya. Tempat itu masih terlihat sama seperti yang aku ingat: bangunannya yang sederhana tapi rapi, halamannya yang dipenuhi dengan bunga-bunga yang berwarna-warni, dan pemandangan laut yang indah yang terlihat dari setiap sudutnya. Banyak kenangan masa lalu yang terlintas di pikiranku saat aku melihat tempat itu."Kamu ingat tempat ini, Sayang?" tanya Dion sambil menatapku dengan senyum yang penuh makna.Aku mengangguk sambil tersenyum. "Tentu saja aku ingat. Di sinilah aku bekerja sebagai Asih, dan di sinilah kita

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   95. Liburan Keluarga

    Semua masalah dan cobaan yang menimpa keluarga kami akhirnya berakhir dengan baik. Orang-orang yang berniat jahat telah mendapatkan balasan yang setimpal, kebenaran telah terungkap, dan hubungan di antara kami semakin erat dan kuat. Namun, semua kejadian itu tentu saja meninggalkan kelelahan dan stres bagi kami semua. Oleh karena itu, Dion memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga berlibur ke sebuah pulau pribadi yang indah, agar kami bisa melepas lelah dan menikmati kebersamaan tanpa ada gangguan apa pun.Pagi itu, kami semua bersiap-siap dengan perasaan yang sangat gembira. Kiano dan Kayla tidak bisa menahan kegembiraannya, mereka terus berlari ke sana kemari sambil berteriak-teriak kegirangan."Asyik! Kita mau liburan ke pulau! Kita mau main pasir dan berenang di laut!" seru Kiano dengan suara yang nyaring."Iya, Kak! Kita mau melihat ikan-ikan yang berwarna-warni di laut!" tambah Kayla sambil memeluk boneka kesayangannya.Aku dan Dion serta Ayah dan Ibu Dion tersenyum melihat keg

  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   57. Di Tempat Kerja

    Pagi-pagi sekali perutku tiba-tiba mulas aku tak bisa menundanya lagi untuk buang hajat, sampai pukul tujuh tiba dan Kinan beserta Teguh selesai sarapan namun perut mulas ku belum juga reda. "Mbak, mbak tidak apa-apa?" Tanya Kinan sedikit khawatir karena di lihatnya aku tak juga beranjak dari toi

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   58. Rencanku

    Ruang kantor Dion tak begitu jauh dari tangga utama, aku mengikutinya dengan perasaan yang tak menentu, tentu saja aku gugup bukan main aku tak ingin dia tahu segala hal dan tentu saja aku berharap bisa melupakan dia selamanya bukan untuk hari ini tapi selama sisa umurku. Dion membuka pintu dan ber

    last updateLast Updated : 2026-04-05
  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   55. Dion Tenang Di Sini

    "Dion, bagaimana keadaan kamu sekarang apakah kamu benar-benar sudah sehat?" Tanya Pras sehari setelah mereka kerumah sakit. "Sudah jauh lebih baik." Jawab Dion kala itu yang masih duduk di atas ranjang king size miliknya. Prastio berkunjung kerumah Dion hanya ingin mengetahui bagaimana kabar

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • Di Jual Suami Jadi Pemuas Pria Kaya   52. Masih Bernafas

    "Dion ini aku." Cercanya langsung. "Bagaimana kabarmu hari ini? Aku akan memeriksa kakinya dan mungkin juga kau harus melakukan pijat refleksi lagi." Tanya Pras pelan. Dion menoleh dan memberinya senyum. "Kau tahu bahwa hari ini aku baik-baik saja." Dion berkata sambil meletakkan pelan cangkir ko

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status