Beranda / Romansa / Di Ranjang Cinta Lamaku / Bab 87. Bagaimana Setelah Ini?

Share

Bab 87. Bagaimana Setelah Ini?

Penulis: Dian Wahyu
last update Tanggal publikasi: 2026-11-01 23:57:24

Akhir pekan telah tiba, sesuai permintaan pria itu pada akhirnya Celia mengikuti perkataan suaminya.

Kini mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju luar kota untuk urusan bisnis Ethan.

Celia menatap jalanan dan seharusnya hari ini ia bisa bersantai di rumah, namun ternyata suaminya justru mengajaknya bepergian.

Pria itu bilang padanya bahwa hal ini masih ada sangkut pautnya dengan rencana liburan atau bulan madu dan semacamnya. Namun, Celia tetap hanya menganggapnya sebagai perjalanan bisni
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 98. UGH!

    Rasanya Ethan bukanlah tipikal pria yang akan langsung mengatakan perasaannya. Namun, pria itu menyadari bahwa dirinya justru bersikap lunak ketika wanita ini menatapnya dengan pandangan polos seperti demikian.Alih-alih tidak menjawabnya, Ethan justru memandang balik ke arah istrinya hingga langkahnya kini ikut berhenti. "Kenapa? Memangnya ada yang salah?"Bersikap santai dan menggampangkan semuanya, Ethan tahu bahwa sikapnya mungkin tidak bisa langsung romantis ataupun hangat seperti yang banyak wanita inginkan selama ini. Namun, dirinya sudah berusaha untuk bersikap jauh lebih baik."Kau tidak salah mengatakan ini?""Apa kau pernah melihatku salah bicara?"Celia rasakan telinganya memanas dan wanita itu tahu bahwa ini sikapnya menjadi malu-malu karena perkataan suaminya sendiri. Mengalihkan pandangannya dan menatap kembali ke depan. Langkahnya juga berjalan pelan beriringan dengan suaminya di area pinggiran sungai yang nampak begitu indah kali ini. Mereka pergi ke sebuah pulau

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 97. Di Pernikahan Kedua

    Hari yang paling membahagiakan bagi pasangan yang baru meresmikan hubungan kali ini. Pernikahan dibuat begitu mewah dengan banyak sekali tamu undangan, bahkan lebih banyak dibandingkan pernikahan sebelumnya. "Selamat atas pernikahan Anda, Pak Rigel."Ucapan selamat datang terkhusus untuk pria tersebut yang kembali menikah setelah melajang beberapa bulan. "Terima kasih banyak."Menjawabnya dengan senyuman penuh sahaja, Rigel tahu bahwa banyak sekali orang yang membicarakannya karena dirinya kini telah menikah lagi. Beberapa dari mereka juga datang saat dirinya menikah dulu dengan Celia. Mungkin itulah yang membuat orang-orang memilih untuk membicarakan istri barunya. "Itu istri keduanya. Ke mana ya istri pertamanya dulu?"Bisik-bisik seperti itu sebenarnya cukup mengganggu telinga Nadine yang mendengarnya. Namun, wanita tersebut tidak mempermasalahkan dan kembali memamerkan senyumnya di hadapan para tamu undangan. Apa pun yang dikatakan oleh para tamu, hal itu tidak akan membuat

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 96. Tidak Kunjung Hamil

    Sementara itu di kehidupan yang lain dan tentu saja sangat menenangkan dibandingkan dulu. Pasangan suami istri yang sedang menikmati waktu santai mereka di akhir pekan tiba-tiba saja mendapatkan kiriman yang ditujukan di apartemen sewa mereka. "Aku tidak tahu apa tujuan Rigel memberikan undangan ini dan mengirimkannya di apartemen lama. Tetangga lama kita malah mengantarnya kemari," ujar Lidia. Wanita itu mendapatkan undangan pernikahan juga dari mantan menantu mereka yang dengan percaya diri memberikan sebuah undangan setelah apa yang terjadi. Berpikir jika Rigel hanya mau bersikap pamer atas segala yang didapatkan, padahal mereka juga tahu bahwa wanita yang dinikahi oleh pria tersebut adalah selingkuhan di masa lalu yang membuat Rigel meninggalkan Celia begitu saja. Finansial orang tua Celia sudah berubah menjadi jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya dan sejauh ini tidak ada masalah yang menjangkiti. Melihat undangan di atas meja rasanya begitu jijik hingga membuat Li

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 95. Tanggal Merah

    Celia yang mendengarkan pertanyaan itu lantas menatap suaminya itu dengan gurat penuh kecurigaan."Kenapa akhir-akhir ini kau sering sekali menanyakan apakah aku sudah mendapatkan tamu bulanan atau belum?"Ada sedikit keraguan juga di dalam pikiran wanita tersebut jika memang suaminya mengharapkan seorang anak di pernikahan mereka. Pemeriksaan beberapa waktu lalu yang ia lakukan dengan Vilia mungkin memang menghasilkan sebuah kabar baik, namun untuk saat ini rasanya hanya bisa menaruh semuanya pada sebuah pengharapan. "Aku hanya ingin bertanya saja," balas pria itu dengan nada santai. Celia yang tidak puas dengan jawaban tersebut lantas merepet dan kemudian kembali memberikan sebuah pertanyaan untuk suaminya. "Kau berniat mengubah perjanjian kita?"Melihat wajah sang istri yang terlihat ragu dengan hal ini justru membuat pria tersebut mengerutkan dahi karena tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Celia."Diubah bagaimana?"Saat pertanyaan itu keluar dari mulut suaminya, enta

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 94. Mau Apa?

    Melihat wajah suaminya yang sama sekali tidak bisa diajak bercanda lantas membuat wanita itu mengerucutkan bibirnya lalu bersedekap sembari memberikan sebuah jawaban sesuai Ethan inginkan. "Tidak. Aku tidak akan datang." Namun, pria itu tidak puas dengan jawaban istrinya dan menganggap jika Celia tetap akan datang nantinya. "Jangan bercanda denganku. Aku tidak suka dengan candaan seperti ini." Wajah suaminya yang kaku menjelaskan bahwa pria ini benar-benar tidak suka diajak bercanda, padahal maksud Celia adalah mencoba untuk mencairkan hati suaminya yang terlalu serius ketika menanggapi sesuatu. "Aku benar-benar hanya bercanda dan maaf kalau candaan ini tidak cocok untukmu." Setelah mendengar hal ini, Ethan melengos dan pria itu pun melepaskan satu persatu kancing kemejanya untuk persiapan membersihkan diri. Celia yang melihatnya hanya bisa menghela napas. Selama mereka menikah karakter Ethan memang tidak berubah meski terkadang pria ini juga bisa bersikap santai terh

  • Di Ranjang Cinta Lamaku   Bab 93. Masih Suka

    Malam harinya setelah pulang dari kantor, Ethan melihat sekeliling kamar dan seperti biasa menemukan istrinya sedang duduk bersantai di atas ranjang sembari menonton acara televisi. Melihat istrinya yang santai dan juga menatap dengan sebuah senyuman untuk menyambutnya, Ethan merasa cukup lega. Wanita itu memang sibuk semenjak menikah dengannya, namun hal tersebut jauh lebih baik dibandingkan melihat Celia hanya diam dan terus memikirkan keadaan. "Kau sudah pulang?"Sambutan dari wanita itu disertai dengan sebuah senyuman yang membuat Ethan menganggukkan kepalanya.Celia turun dari ranjang dan lantas membantu Ethan melepaskan jasnya. Pria yang mendapatkan pelayanan dari sang istri setelah pulang kerja itu merasa sedikit aneh kali ini. "Apa kau lelah?"Hanya mengangguk karena pria tersebut memang lelah dengan segala macam pekerjaan dan juga kesibukan yang ada di kantor. "Kau sudah makan malam?"Kembali mengangguk, Ethan merasa semakin yakin bahwa ada yang sedikit aneh dengan istr

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status