Kemudian Celia tersadar dan lantas pergi kembali ke restoran sambil membuang pemikiran itu. Sejak dulu Ethan tidak memandangnya, mana mungkin ia ingat siapa dirinya?"Ini, Tuan."Ethan menerima pakaian yang diambilkan oleh Celia. Ekspresi kakunya tetap sama dan pria itu lantas memasuki toilet pria tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada pelayan di depannya.Sementara Celia masih menunggu tepat di depan pintu tersebut. Bagaimanapun, ia harus melayani pelanggan dengan sungguh-sungguh apapun yang mereka butuhkan. Dengan begitu, pelanggan-pelanggan kaya itu akan memberi mereka tip besar.Sejauh ini, Ethan tidak menyinggung apapun yang menunjukkan jika pria itu mengenalnya."Benar, bukan? Dia tidak ingat padaku. Baguslah," gumamnya sembari tersenyum samar.Bukan rahasia lagi jika semasa kuliahnya dulu di Universitas Saghera, Celia menyukai pria tersebut.Tidak hanya menemuinya di sela-sela pergantian kelas, bermacam-macam hadiah Celia berikan, meskipun akhirnya ditolak atau dibuang percuma
Última actualización : 2026-09-23 Leer más