分享

11. Bertemu Lagi

作者: Stary Dream
last update publish date: 2026-06-05 17:31:32

"Pak Paris???" Astaga! Raisa tak salah mengenali pria berjas rapi yang baru saja melakukan pembayaran di kasir ini.

"Raisa.." tegur Paris datar. "Bagaimana keadaan ibu mertuamu?"

"Syukurlah nggak apa-apa, pak. Cuma darah tinggi aja." Jawab Raisa tak enak.

Tadi di kantor, Paris, Raisa beserta sopir tengah di perjalanan untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan asing. Tapi telepon dari luar memecah konsentrasi Raisa. Jadilah wanita ini berpamitan hingga Paris terpaksa membatalkan pertemuan hari
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (1)
goodnovel comment avatar
Adfazha
Sabar Arumi km dibuang sm suami begajulan nanti dpt gantinya Sultan Paris yg dermawan
查看全部評論

最新章節

  • Diceraikan Usai Hajatan   51. Hadiah Terindah (Ending)

    "Ini.. namanya test pack, kan?" Tanya Paris setelah kesadarannya kembali. Arumi mengangguk. "Garis dua itu.. artinya hamil?" Kali ini, Arumi mengedikkan bahu. Dia pura-pura tak tahu saja untuk melihat ekspresi suaminya. Dahi Paris mengkerut. Ia memang orang awam tapi pernah mendengar makna garis dua yang tertulis di atas benda pipih ini. Dan untuk memastikannya, Paris harus melakukan sesuatu. "Ganti bajumu!" Paris beranjak dari duduknya. Ia menarik tangan Arumi dan mengajaknya berjalan ke lemari. "Mau kemana, mas?" Tanya Arumi keheranan. "Periksa ke tante Winda. Aku ingin memastikannya." Yang membuat sebal adalah tanggapan Paris saat ini. Suaminya Arumi ini tak berjingkrak senang atau memeluk istrinya. Membuat Arumi jadi curiga kalau sebenarnya Paris terbebani dengan kehamilan ini.

  • Diceraikan Usai Hajatan   50. Garis Dua

    Tidak ada yang kekal. Semua akan kembali ke Sang Pencipta di saat yang telah ditentukan. Inilah akhir kisah Nurlela. Tak lama kepergian dari Arumi, wanita itu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Wanita yang dulu sombong namun segera memikul penyakit untuk menebus dosa-dosanya di masa lalu. Di akhir hayatnya, diri ini terkunci karena kesalahan yang belum sempat diutarakannya. Hingga keikhlasan keluar dari mulut wanita yang disakitinya, Nurlela akhirnya bisa melepas beban yang menjeratnya selama ini. Berita duka ini sampai kepada pengantin baru. Padahal keduanya baru sampai ke rumah, Arumi baru saja bermain dengan Hannan. Tapi kabar kesedihan ini didapatkannya dari Alvin. Oleh karena sudah melihat tadi di rumah sakit, Paris dan Arumi akan pergi ke rumah duka saja. Kebetulan almarhumah juga akan dimakamkan besok pagi. Tak hanya pasangan suami istri ini, Lesti

  • Diceraikan Usai Hajatan   49. Bahagianya Pengantin Baru

    Malam pertama dan kedua selesai. Waktunya Paris kembali ke rumah bersama istrinya. Kali ini dia tinggal di rumah warisan neneknya, ibu dari Lesti. "Kalian nggak mau bulan madu?" Tanya Lesti saat mengantar Paris pindahan. "Mau sih. Tapi aku cuma cuti seminggu." "Pergi saja bulan madu kemana kek. Kasihan istrimu masak dikurung terus dirumah." Arumi jadi tersenyum. "Nggak apa-apa kok, ma. Kasihan mas Paris capek juga." "Apa karena Hannan?" Lesti menebak. "Nggak usah risau. Ada papa dan mama yang menjaganya." Paris menatap ibunya lekat, terutama ayahnya. "Beneran nggak apa-apa kami titipkan Hannan?" "Nggak masalah. Ya kan, pa?" Wirawan mengangguk. "Bersenang-senanglah. Jangan kerja terus yang kamu pikirkan!" Senyuman Paris mengembang. Sekarang tinggal membujuk Arumi untuk berbulan madu saja. Ya, dia

  • Diceraikan Usai Hajatan   48. Pernikahan

    Tujuh hari kemudian.. Sebuah acara pernikahan akan dilaksanakan di sebuah hotel berbintang lima dengan pengawalan yang ketat. Maklum saja. Yang akan menikah adalah anak dari seorang jenderal, Wirawan. Apalagi Paris merupakan seorang manajer perusahaan asing yang terkenal karena prestasinya. Masih muda namun bisa duduk di jabatan eksekutif. Ayat dari kitab suci mulai disenandungkan, sebagai tanda bahwa mulainya acara ijab qabul sebentar lagi akan dilaksanakan. Hingga akhirnya qabul terdengar dan dinyatakan SAH! Arumi keluar dari tempat persembunyiannya. Menemui sang pangeran yang kini sudah resmi menjadi suaminya. Paris tersenyum penuh haru ketika istrinya muncul ditemani dayang-dayangnya. Arumi menerima uluran tangan Paris dan menciuminya dengan takzim. Begitu juga dengan Paris yang langsung memberikan do'a di pucuk kepala istrinya. Paris dan Arumi saling melempar senyuman. Merek

  • Diceraikan Usai Hajatan   47. Lamaran

    "Mas Paris.."Aduh.. wajah ini sudah memerah. Mata ini mulai menjalar hangat hingga menumpuk cairan. Apa-apaan ini Paris? Pria ini memberi kejutan untuknya.Percuma mencari Paris di dalam kerumunan sana, dia rupanya muncul dari panggung belakang sambil mengulum senyum.Di layar sana sudah ada kata-kata romantis bertuliskan bahasa inggris. Yang pasti ada nama Arumi disana hingga membuatnya tersipu malu.Arumi ingin bersembunyi saja. Jika ada lubang semut dia ingin kesana. Menyembunyikan wajah yang mulai gerah karena kejutan dari pria ini.Paris berjalan dari arah belakang. Mengenakan kaos polo itu dia nampak gagah. Sebuah mic diberikan kepadanya.Pria ini mendekat bahkan berdiri di samping Arumi.Astaga... Arumi mau pingsan saja! Terlebih detak jantungnya sudah mengajaknya berlari."Arumi.." ucapnya.Arumi menutup mulutnya menahan malu, sementara semua mata penonton sekarang tertuju padanya. Belum lagi r

  • Diceraikan Usai Hajatan   46. Kejutan Paris

    Di sisi lain, Paris sejak tadi mengulum senyumnya. Alvin sudah tahu rencana pernikahan mereka. Itu artinya pasti tadi Arumi sudah cerita.Rapat itu hanya bualan. Paris sengaja berbohong tak bisa menemani Arumi dan Hannan bertemu dengan Alvin. Dia ingin memberi waktu pada Arumi menyelesaikan masa lalunya. Percakapan mereka juga sudah Paris dengar. Syukurlah, hati Arumi tak goyah atas rayuan mantan suaminya."Mas masih marah padaku?" Tanya Arumi ketika Paris hanya diam di perjalanan."Untuk apa aku marah padamu?""Abisnya aku tahu kalau kamu marah soal kemarin. Sikapmu berubah, mas.." lirih Arumi. "Padahal maksudku nggak ingin merepotkanmu aja.. aku takut menjadi beban untukmu padahal kamu bisa mendapatkan wanita baik selain aku.""Kamu mulai lagi.." gumam Paris menggelengkan kepalanya. Daripada meladeni Arumi lebih baik dia diam saja.Sesampainya di rumah, Arumi dan Hannan turun lebih dulu dan Paris menyusul."M

  • Diceraikan Usai Hajatan   35. Penolakan Arumi

    Bergegas Alvin pergi ke ruang NICU yang berada di lantai 2 rumah sakit ini. Sesampainya disana, ia hanya bisa melihat bayi-bayi yang tertidur di inkubator. Alvin pun sampai mencari yang mana buah hatinya. "Orang tua dari siapa, pak?" Tanya perawat yang hendak masuk ke ruangan

  • Diceraikan Usai Hajatan   24. Kunjungan Paris

    Ah, sudah berapa lama ini. Mungkin dua bulan semenjak Arumi pergi tanpa kabar. Sudah kemana-mana Paris mencarinya, bahkan meminta bantuan ayahnya, Wirawan. Tapi batang hidung Arumi masih tak kelihatan. Sial! Paris jadi menyesal. Harusnya Paris m

  • Diceraikan Usai Hajatan   14. Penasaran atau Khawatir?

    "Kamu mencari pak Paris? Mau apa? Ah.. kamu pasti ingin melamar pekerjaan disini, kan? Kebetulan sekali kalau kami memang membutuhkan cleaning service. Kamu bisa melamar disini." Mata Arumi memerah karena mendengar ucapan Raisa barusan. Bukan karena perkataannya tapi lebih pada tat

  • Diceraikan Usai Hajatan   7. Gelisah

    Arumi dilewati begitu saja oleh rombongan yang akan menghantarkan Alvin ke kehidupan barunya. Sebelum Alvin mencapai pintu mobil, pria ini menoleh sekilas dan menatap Arumi.Kedua mata itu saling bertemu, Arumi yang begitu berharap seakan ingin mengatakan sesuatu membuat langkah Alvin berhenti."Bi

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status