แชร์

Part 219

ผู้เขียน: Zizara Geoveldy
last update วันที่เผยแพร่: 2026-03-20 13:30:59

Kavita menjalani hari-hari di rumah Zelena seperti biasa. Ia bersikap seperti tidak ada yang terjadi dan membiarkan Nayaka dengan anggapannya bahwa Kavita adalah gadis manja yang tidak bisa apa-apa. Tidak punya keahlian sehingga hanya bisa bekerja di perusahaan keluarga.

Setiap malam, setelah Aira terlelap, Kavita tidak tidur. Ia duduk di kursi dan memandangi layar laptop yang menampilkan data-data mentah proyek residensi yang sedang dikerjakan Jeandra. Ia membedah anggaran, mempelajari struktu
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (6)
goodnovel comment avatar
Diana Susanti
ya memantaskan diri sendiri vita
goodnovel comment avatar
NeaNeo
yg ini mana kak kg gk up
goodnovel comment avatar
Tina Maryani Simatupang
up yg banyak thor...
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 230

    Nayaka masih diam, sedangkan Zelena menunggu jawaban laki-laki itu.Zelena sempat berpandangan dengan Jeandra atas reaksi Nayaka. Jeandra mengangkat bahunya sebagai tanda tidak tahu.“Naka,” panggil Zelena, mengingatkan bahwa dirinya butuh jawaban."Oh, itu..." Nayaka berdeham, berusaha menormalkan pita suaranya yang mendadak terasa kaku. Ia tetap menatap lurus pada aspal yang mengilap tertimpa lampu jalan. "Tadi aku sempat jemput Kavita ke kantornya. Dia ada lembur sampai malam. Jadi mungkin karena itu ada bau parfumnya.” Nayaka berharap jawabannya cukup logis untuk memuaskan rasa ingin tahu Zelena.​Jeandra yang sedari tadi lebih banyak diam, kini membuka suara. Suaranya berat dan tenang, namun bagi Nayaka, setiap kata yang keluar dari mulut pria itu selalu memiliki bobot yang menekan. "Gimana kabar Kavita sama Aira selama kami di Jerman, Ka?”​Nayaka telan salivanya. Bayangan Kavita yang menari liar di kelab malam dan ciuman panas di lampu merah tadi mendadak berputar di kepalanya.

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 229

    Zelena melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Sudah lebih dari tiga puluh menit dirinya dan Jeandra menunggu kedatangan Nayaka, tapi lelaki itu masih belum muncul juga. "Katanya on the way," Jeandra menggumam pelan. “Tahu begini mending suruh Pak Anton yang jemput,” sambungnya menyebut nama supirnya. Zelena memandang Jeandra yang duduk dengan tangan terlipat di dada. Suaminya itu tidak banyak bicara sejak tadi, tapi Zelena hafal betul cara rahang Jeandra mengatup seperti itu berarti kesabarannya sudah semakin tipis. "Sabar, Je,” Zelena mengusap lengan suaminya. Saat ini mereka sedang menanti di executive lounge. "Kamu nggak apa-apa? Capek?" Jeandra melirik perut Zelena, tatapannya menyimpan kekhawatiran yang tidak pernah benar-benar bisa ia sembunyikan. Ia tidak ingin istrinya merasa tidak nyaman sekecil apa pun itu, termasuk karena kelamaan menunggu. "Aman, Je, aku baik-baik aja." Zelena tersenyum tipis. Penerbangan first class Berlin-Jakarta memang panjang, tap

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 228

    Rentetan suara klakson dari kendaraan di belakang mereka karena lampu hijau sudah menyala membuat keduanya terperanjat.Nayaka memutus ciuman dengan cepat. Ia menarik diri. Napasnya tidak teratur. Bibirnya masih terasa hangat dari bekas sentuhan Kavita, dan itu adalah masalah yang tidak boleh ia pikirkan lebih dari tiga detik.Ia menginjak gas.Kavita terdiam. Tangannya gemetar saat meraih sabuk pengaman dan mengenakannya kembali. Ia tidak berani melirik ke arah Nayaka. Tidak berani berbicara. Alkohol yang tadi terasa mengambang di kepalanya kini seperti diusir paksa oleh sesuatu yang jauh lebih memabukkan sekaligus membekukan, yaitu rasa malu yang menghantam dirinya.Kavita mengalihkan wajah ke jendela, menatap deretan lampu yang melesat, mencoba menjadikan cahaya-cahaya itu sebagai sesuatu yang bisa ia fokuskan agar tidak tenggelam dalam rasa malunya.Hanya saja Kavita tidak habis pikir. Kenapa Nayaka membalas ciumannya?Di balik kemudi, Nayaka tidak membiarkan dirinya berpikir. Itu

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 227

    ​Nayaka melirik jam digital di dasbor.23.45.​Hanya ada waktu sekitar dua jam sebelum pesawat yang membawa Jeandra dan Zelena menyentuh landasan bandara.Nayaka menghitung cepat dalam kepala. Tiga puluh menit lagi untuk sampai ke kelab, tiga puluh menit untuk mencari dan menyeret Kavita keluar, lalu satu jam untuk memacu mobil ke bandara. Waktunya sangat mepet, nyaris mustahil jika ia harus mengantar Kavita pulang ke rumah terlebih dahulu.​Sesampainya di depan kelab malam yang penuh dengan lampu neon mencolok, Nayaka langsung turun. Nayaka mengabaikan sapaan ramah di lobi depan. Ia melewati detektor logam dengan langkah lebar, bahkan tidak sabar saat penjaga memintanya berhenti sejenak untuk diperiksa.Begitu pintu kedap suara kedua terbuka, dentuman musik, bau asap rokok, uap vape, dan alkohol yang tajam menyeruak. Cahaya lampu strobe yang berkedip cepat membuat laki-laki itu merasa sedikit pening, namun matanya dengan tajam menyapu setiap sudut ruangan.​Di sebuah sofa VIP yang t

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 226

    [Ka, aku dan Jeandra pulang ke Indonesia hari ini. Kalau semuanya lancar, kemungkinan tiba di sana jam 2 malam. Nggak usah kasih tahu Aira ya, Ka, Biar dia nggak nunggu.] Pesan itu dikirimkan Zelena pada Nayaka sebelum keberangkatan. Seluruh keluarga besar Jeandra melepas keberangkatan mereka dengan sedikit berat hati karena keduanya hanya sebentar di sana. Tapi setelah Jeandra mengatakan kemungkinan besar akan kembali lagi, senyum di wajah Oma Helga dan para tante baru benar-benar muncul kembali. ​Penerbangan panjang pun dimulai. Setelah melewati proses check in yang kilat, mereka kini sudah berada di dalam first class suite. ​Kabin tersebut hanya berisi 8 kursi, namun saat itu hanya terisi 4 orang, termasuk Zelena dan Jeandra. Setiap suite memiliki pintu geser setinggi 1,5 meter yang memberikan privasi mutlak seolah mereka berada di kamar hotel pribadi di atas awan. Kursi kulit yang sangat lebar itu bisa direbahkan 180 derajat menjadi tempat tidur full flat yang empuk. ​Zelena

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 225

    Tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata betapa bahagianya perasaan kedua pasangan itu.Pikiran Zelena sudah melayang terbang ke Indonesia. Ia membayangkan kembali menjalani hari-hari sebagai arsitek. Ia rindu ingin kembali menggenggam stylus pen dan membiarkan jemarinya menari di atas layar tablet, merancang garis-garis presisi yang kelak akan menjadi hunian impian seseorang. Ia rindu aroma kopi yang bercampur dengan bau kertas cetakan blueprint yang baru saja keluar dari mesin plotter.Tapi Jeandra memiliki pikiran yang berbeda dengan Zelena. Ia tidak ingin langsung pulang.​"Prof," panggil Jeandra, suaranya kini terdengar lebih serius. "Ini berita yang luar biasa. Tapi, bolehkah saya bertanya satu hal lagi? Mengingat kondisi istri saya sebelumnya, apakah aman kalau saya membawa istri saya jalan-jalan keliling Jerman dulu? Mungkin perjalanan darat yang santai untuk menikmati musim panas?"​Zelena menatap Jeandra dengan binar di matanya. Ia setuju. Ia sudah berbulan-bulan hanya melihat

  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 105

    Hari-hari Zelena berlangsung normal seperti biasa. Ia melaksanakan rutinitasnya sebagai arsitek. Hari ini ia sedang berada di ruang meeting.Suasana di ruang tersebut terasa begitu intens namun produktif. Ruangan kedap suara dengan dinding kaca transparan itu dipenuhi oleh puluhan staf senior, para

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 109

    Malam mulai merayap naik, menggantikan semburat jingga dengan kegelapan yang pekat di luar gedung. Di dalam kantor, satu per satu rekan kerja Zelena mulai berpamitan, termasuk Yuri yang sempat memberikan semangat terakhir sebelum menghilang di balik pintu lift. Kini, hanya tersisa Zelena dan Naya

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 112

    “Saya bukan wanita murahan, Pak Abi. Saya nggak pernah mengincar harta mereka,” ujar Zelena dengan suara hampir tidak terdengar. Ia membenamkan wajahnya di rambut Aira, menyembunyikan perasaannya yang terguncang. Bahkan setelah dirinya berhasil berdiri di atas kaki sendiri, keluarga Jeandra masih me

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
  • Dikejar Cinta Mantan Suami   Part 113

    Berita tentang serangan air keras itu menyebar secepat api di musim kering. Desas-desus liar memenuhi pikiran orang-orang, mulai dari teori persaingan bisnis hingga masalah pribadi yang kelam. Begitu Zelena datang, para rekan kerjanya langsung mengerubungi seperti semut. Mereka meminta Zelena men

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-26
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status