공유

Bab 17

작가: Aku Mau Minum Air
"Kalau tidak mau lepaskan dia, berarti kamu harus mati!" ujar Luther dengan ekspresi dingin. Namun, tatapan matanya tampak sangat sangar dan menakutkan.

"Mati?" Begitu mendengar perkataan itu, Aidan langsung tertawa terbahak-bahak.

Bahkan, sekelompok pengawal di belakangnya juga ikut tergelak. Mereka menatap Luther seolah-olah sedang melihat orang bodoh.

"Kamu! Apa kamu tahu siapa aku? Berani-beraninya kamu bicara seperti itu padaku?" ujar Aidan mengejeknya.

"Aku tidak peduli dan tidak tertarik.
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2782

    Di tengah platform, pola batu kuno yang retak serta kusam tiba-tiba menyala dan membentuk sebuah lingkaran dengan diameter sekitar sembilan meter.Di tengah kilatan cahaya pola itu, tiga patung batu yang tubuhnya tersusun dari batu kuning gelap dengan memegang kapak raksasa dan tingginya tiga meter perlahan-lahan bangkit dari dalam cahaya. Di rongga mata patung-patung itu, api merah berkobar dan memancarkan gelombang kekuatan spiritual tingkat fondasi tahap akhir untuk mengunci semua makhluk hidup di atas platform."Ini adalah ujian penjaga!"Misandari menyipitkan matanya. "Kalau sudah kalahkan mereka, mungkin baru bisa lanjut maju atau mendapatkan hak untuk tetap tinggal di sini."Patung-patung batu itu mengeluarkan suara gemuruh yang pelan dan maju dengan langkah berat sambil mengayunkan kapak raksasa, lalu menyerbu ke arah kerumunan. Sebelum kapak menyentuh, angin astral yang tajam dari tebasan itu sudah menyerang wajah mereka hingga terasa perih."Bentuk formasi! Hadapi musuh!" ter

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2781

    Kepanikan seketika digantikan oleh keputusasaan dan sejenis kegilaan yang menyimpang!Tak ada jalan turun gunung, satu-satunya arah adalah ke atas. Peluang dan jalan hidup, semuanya ada di puncak!"Ke atas! Panjat ke atas!""Keluar dari sini! Aku harus pergi!""Harta karun! Di atas ada harta karun!"Kerumunan benar-benar ricuh, secara membabi buta menyerbu ke arah jalur gunung dan dinding tebing yang tampak bisa dilalui ke atas.Namun, Gunung Buana bukanlah tempat yang bersahabat. Bahkan di wilayah yang relatif landai pun, bahaya tersembunyi di mana-mana."Argh!" Jeritan segera terdengar. Ada yang menginjak batu longgar dan langsung jatuh ke jurang tak berdasar. Ada yang menerobos kabut yang tampak tenang, tetapi seketika dicabik-cabik oleh serangga beracun atau roh jahat yang bersembunyi di dalamnya.Bahkan ada yang demi memperebutkan jalur kecil yang terlihat mudah dilalui, langsung menghunus pedang dan menyerang orang di sebelahnya.Kekacauan, pembantaian, dan kematian dalam sekejap

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2780

    Namun di sekelilingnya, yang ada bukan lagi para anggota Pengawal Naga Sakti yang terlatih dan para penasihat, melainkan orang-orang dengan berbagai rupa yang berdesakan, panik, dan kebingungan melihat ke segala arah!Ada rakyat biasa yang berpakaian kain kasar, tubuh mereka gemetar karena merasa takut. Ada pendekar dunia persilatan yang menggenggam pedang dan golok, mengamati sekitar dengan waspada. Ada kultivator pengembara dengan pakaian beragam dan aura yang berbeda-beda, juga ada orang-orang dari berbagai kekuatan yang semula berjaga di perkemahan kaki gunung.Kini, semuanya bercampur menjadi satu, seperti pasir yang dituangkan sembarangan ke dalam satu wadah."Ini ... Gunung Buana? Bagaimana kita bisa naik ke sini?""Itu cahaya emas tadi! Formasi itu memindahkan kita ke atas!""Ya ampun .... Gunungnya setinggi dan semenakutkan ini, bagaimana kita turun?""Anakku! Di mana anakku?"Tangisan, jeritan, makian, dan pertanyaan bercampur menjadi satu. Situasinya benar-benar kacau.Luthe

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2779

    Saat berbagai kekuatan berjuang mendaki Gunung Buana di wilayah berbeda dan mempertaruhkan nyawa demi kesempatan. Kota kosong yang besar dan mencolok di kaki gunung itu, serta perkemahan sementara yang membentang di sekitarnya dan masih dipadati puluhan ribu orang.Masih ada sebagian kecil warga di sana yang masih belum dievakuasi sepenuhnya dan personel penjaga serta logistik dari berbagai kekuatan. Bahkan ada para kultivator bebas dan pendekar dunia persilatan yang datang setelah mendengar kabar, tetapi masih ragu dan memilih mengamati situasinya.Selain itu, ada juga tokoh-tokoh inti seperti Misandari dan Luther yang mengendalikan situasi dari belakang layar, mengatur komando, atau diam mengamati perkembangan keadaannya.Namun, tidak ada seorang pun dari orang-orang ini yang menyangka Gunung Buana si gunung suci yang telah sunyi selama tiga ribu tahun ini tidak hanya menguji orang-orang yang secara aktif mendaki.Tepat pada tengah hari, perubahan mendadak pun terjadi.Tanpa tanda ap

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2778

    Gibran dan yang lainnya berkultivasi teknik petir, sehingga memiliki daya tahan tinggi terhadap kekuatan angin dan petir. Selain itu, teknik mereka samar-samar selaras dengan lingkungan di tempat ini, membuat mereka merasa sangat bersemangat. Namun, keganasan dari Tebing Angin Petir jauh melampaui perkiraan mereka.Angin ganas di tempat itu bukan angin gunung biasa karena di dalamnya bercampur esensi angin yang mengerikan dari sembilan langit. Bukan hanya memiliki daya dorong yang sangat besar, tetapi mampu mengikis perisai energi spiritual juga.Sementara itu, petir langit itu sama sekali tidak beraturan dan kekuatannya sulit ditebak. Bahkan orang-orang dari Keluarga Giok Ungu juga tidak akan merasa enak jika tersambar langsung.Baru mendaki tidak lama, seorang kultivator tingkat fondasi tahap menengah tersambar petir emas yang mendadak karena perisai energinya terkikis terlalu cepat terkikis dan kurang waspada sesaat. Dia menjerit dan tubuhnya hangus hitam, lalu terjatuh dari tebing

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2777

    "Hati-hati!" teriak Windy dengan pelan. Saat itu, sudah muncul sepasang belati yang memancarkan hawa dingin di tangannya dan dia yang pertama menyambut serangan itu.Oppie juga mencabut pedang panjangnya yang bilahnya memancarkan hawa beku dan anggota Keluarga Andrasta lainnya juga mengerahkan kemampuan mereka. Sihir es dan energi pedang pun bersilangan di udara.Dengan kekuatan yang tidak lemah dan berada di lingkungan yang sangat dingin juga, Roh Es Petaka ini seperti ikan di air. Sosok mereka melayang tak menentu dengan bilah es yang tajam dan membawa efek beku yang kuat.Saat seorang anggota Keluarga Andrasta yang lengannya tidak sengaja tergores bilah es, lukanya langsung tertutup lapisan embun putih dan menyebar ke arah bahu. Setelah itu, seluruh lengannya langsung kehilangan rasa.Melihat situasi itu, tatapan Waylon menjadi tajam. Dia bahkan tidak menghunus pedangnya, hanya merapatkan dua jarinya dan menunjuk ke arah luka di lengan anggota keluarga itu dari kejauhan.Sret.Sebua

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status