Share

BAB 98

Author: Riichan
last update publish date: 2026-09-02 12:35:25

Gemuruh tepuk tangan membahana, memantul di dinding-dinding aula mewah yang dihiasi ribuan bunga. Di atas panggung, Nathan dan Loraine berdiri berdampingan. Jemari mereka bertautan erat, sebuah simbol akhir dari perjuangan panjang berbulan-bulan yang menguras air mata dan peluh.

Pernikahan itu resmi. Loraine kini adalah Nyonya West.

Namun, kebahagiaan yang meluap di atas panggung berubah menjadi kabut tipis yang menyesakkan di lantai dansa. Bagi para tamu, terutama lingkaran elit keluarga Gree
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 105

    Bandara siang itu cukup ramai.Mobil yang membawa Nathan dan Loraine berhenti di area keberangkatan khusus. Begitu turun, seorang petugas segera membantu mengambil koper mereka.Loraine merapikan blazer tipis yang dikenakannya sebelum menoleh pada Nathan. “Semua sudah dibawa?”Nathan memeriksa sekeliling. “Dua koper besar, satu koper kabin, dan tasmu.”Nathan tidak membawanya melewati antrean panjang seperti kebanyakan penumpang. Setelah proses pemeriksaan selesai, mereka menuju ruang tunggu khusus. Loraine duduk dengan tenang sambil memeriksa ponselnya.Ada beberapa pesan masuk. Sebagian besar dari orang-orang yang mengucapkan selamat atas pernikahan mereka. Loraine membacanya sekilas sebelum mematikan layar.Nathan yang duduk di sampingnya melirik. “Tidak membalas?”“Nanti saja.”“Kenapa?”“Karena kita sedang honeymoon.”Nathan tersenyum. “Bagus.”Loraine menoleh. Mereka saling pandang kemudian tertawa kecil. Beberapa saat kemudian, terdengar panggilan untuk pesawat yang akan mereka

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 104

    Tiga hari berlalu jauh lebih cepat daripada yang Loraine bayangkan.Pagi itu, dua buah koper sudah berdiri di dekat pintu kamar. Salah satunya berukuran cukup besar, sementara yang lain bahkan terlihat terlalu besar untuk perjalanan beberapa hari.Loraine berdiri di depan kedua koper tersebut sambil menyilangkan tangan di dada. Ia menatap koper itu dengan curiga.“Kenapa barang kita sebanyak ini?”Nathan yang sedang memeriksa dokumen perjalanan hanya melirik sekilas.“Barang kita?”Loraine menunjuk koper besar itu. “Itu semua barang kita?”“Sebagian.”“Sebagian?”Nathan mengangguk tenang.Loraine berjalan mendekat lalu membuka koper tersebut. Matanya langsung membesar. “Kenapa bajuku sebanyak ini?”“Karena kau membutuhkannya.”“Untuk apa?”“Untuk dipakai.”Loraine menoleh tajam. “Nathan.”“Apa?”“Kita pergi honeymoon, bukan pindah rumah.”Nathan menahan senyum. “Aku tahu.”“Lalu kenapa kau memasukkan sebanyak ini?”“Karena aku tidak tahu pakaian mana yang ingin kau pakai.”Loraine ter

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 103

    Loraine mendengus. “Lalu kita mau pergi ke mana?”Nathan menggeser beberapa lembar kertas ke arahnya. “Ada beberapa pilihan.”Loraine melihatnya, kemudian membaca. Ternyata ada banyak pilihan. Mulai dari resor pribadi, pulau tropis, hotel mewah di luar negeri, vila dengan pemandangan laut.Ia sempat melamun sejenak. Teringat saat pernikahannya dengan Leon. “Jika kuingat-ingat kembali, dulu kami tak pernah honeymoon sama sekali. Bahkan liburan berdua saja juga tak pernah, selama bertahun-tahun menikah,” batinnya. Ia perlahan mengangkat wajah. Betapa beruntungnya dia menjadi istri dari pria di hadapannya ini.“Ini honeymoon atau pindah negara? Banyak sekali pilihannya.” Loraine iseng menggoda suaminya itu.Nathan mengangkat alis. “Ini hanya beberapa pilihan.”“Beberapa?” Loraine menunjuk tumpukan dokumen di depannya. “Ini ada lebih dari sepuluh.”“Aku ingin kau memilih.”Loraine menghela napas.

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 102

    Setelah menemukan kejanggalan pada laporan kecelakaan Daisy, Jackson tidak langsung mengambil kesimpulan. Satu laporan yang tidak lengkap belum cukup untuk membuktikan apa pun. Karena itu, ia mulai mencari bukti pendukung lainnya.Jackson membuka kembali catatan perusahaan bus yang terlibat dalam kecelakaan dua puluh tahun lalu. Kemudian memeriksa laporan perawatan, data pemeriksaan, hingga dokumen yang berkaitan dengan pengemudi bus pada hari kejadian.Satu per satu ia susun berdasarkan tanggal.“Harus ada sesuatu.”Jackson menatap layar komputernya. “Kalau memang ada yang tidak beres, aku tidak bisa hanya mengandalkan satu laporan.”Ia kemudian membuat beberapa catatan.Mulai dari perusahaan bus, bengkel pemeriksaan terakhir, pengemudi, saksi kecelakaan, catatan rumah sakit, dan laporan polisi serta masih banyak yang harus diperiksa. Jackson menghela napas panjang.“Sepertinya penyelidikan ini tidak akan selesai dalam satu malam,” gumamnya pelan.Ia menutup salah satu berkas, lalu m

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 101

    Malam semakin larut.Pesta pernikahan Nathan dan Loraine yang sejak sore dipenuhi kemewahan, tawa, dan percakapan akhirnya mulai berakhir. Satu per satu tamu meninggalkan aula, meskipun beberapa masih sibuk membicarakan kejutan terbesar malam itu.Daisy Reed.Wanita yang selama dua puluh tahun dianggap telah meninggal ternyata masih hidup dan kini kembali ke keluarga West..Loraine berdiri di samping Nathan sambil memperhatikan suasana aula yang perlahan mulai sepi.“Rasanya baru sebentar kita di sini,” gumamnya.Nathan melirik jam tangannya, “sudah hampir tengah malam.”Loraine langsung menatapnya dengan mata membesar, “pantas saja kakiku sakit.”Nathan tertawa kecil, “tadi kau tidak mau duduk.”“Karena aku gugup.”“Sekarang?”“Sekarang aku menyesal.”Nathan hanya bisa menggeleng sambil tersenyum. Ia kemudian meraih tangan Loraine dan menggenggamnya, “ayo kita pulang.”Loraine menatap tangan mereka yang saling bertaut. Ada sesuatu yang terasa berbeda malam ini.Dulu, kata pulang tida

  • Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan   BAB 100

    Aula megah itu masih dikepung kegaduhan yang memekakkan telinga. Gema bisik-bisik dan seruan tidak percaya beradu di udara, menciptakan atmosfer yang pengap oleh kejutan. Pengumuman Clara tentang Daisy yang ternyata masih hidup, ditambah kemunculan sepasang anak kembar Adrian dan Daisy telah mengambil alih perhatian seluruh tamu undangan.Pesta pernikahan Nathan dan Loraine yang semula dirancang sempurna, kini seketika bergeser wujud menjadi reuni keluarga yang mengharukan. Semua pasang mata tersedot ke satu titik di atas panggung, terhanyut dalam haru yang mendalam. Namun, di tengah gelombang emosi itu, Nathan justru menarik dirinya dari euforia."Ada yang tidak beres di ruangan ini," batin Nathan sembari mengedarkan pandangan dinginnya.Fokusnya terkunci pada satu orang. Kimberly, istri August. Wanita itu masih mematung di kursinya dengan rona wajah pucat pasi. Bibirnya sedikit terbuka, bergetar menahan napas yang mendadak terasa mencekat di tenggorokan. "Alih-alih terkejut, kau pa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status