Share

202

Penulis: Senjaaaaa
last update Tanggal publikasi: 2026-04-24 23:29:22

Pagi hari.

Cahaya matahari masuk melalui celah tirai kamar, menerangi ruangan dengan lembut.

Aku masih setengah tertidur ketika terdengar ketukan di pintu kamar.

Tok… tok… tok…

“Kak…?”

Tok… tok…

“Kaka…?”

Aku membuka mata perlahan lalu menghela napas kecil.

Andreas masih tidur di sampingku dengan satu tangan melingkar santai di pinggangku.

Ketukan itu terdengar lagi.

“Kak Nana…”

Aku bangkit dari tempat tidur lalu mengenakan robe tipis sebelum berjalan menuju pintu.

Begitu pintu kubuk
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   326

    Bella langsung menunjuk Reyhan sambil mengunyah makanan."Makanya kak Reyhan punya pacar dong.""Inget umur."Leo langsung tertawa kecil setuju."Bener tuh.""Jangan sok dingin terus.""Pangkat boleh dokter bedah terkenal…""Tapi urusan cinta?"Leo sengaja menggantung kalimatnya sambil terkekeh meledek. Reyhan langsung menyipitkan mata kesal."Berisik."Namun dalam hati Reyhan justru makin kacau.Cinta? Ia bahkan belum sempat memikirkan hal lain selain rasa bersalahnya pada Nessy. Tentang semalam. Tentang bagaimana ia harus bertanggung jawab. Dan sekarang... Bella juga sudah punya pacar. Reyhan memijat pelipisnya pelan."Astaga...""Bocah itu udah punya pacar."Namun akhirnya Reyhan mendengus lalu membalas Leo."Leo, jangan bisanya ngeledekin aku.""Lihat diri lo sendiri.""Bahkan kamu gak punya orang yang kamu suka."Dan detik berikutnya... Bella langsung nyeletuk polos tanpa dosa."Ada kok.""Tapi Leo ditolak terus ditinggalin."Semua langsung menoleh ke Bella. Leo langsung membelal

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   325

    Malam itu suasana meja makan ramai seperti biasanya. Aku duduk di samping Andreas. Di seberang kami ada Bella dan Leo yang sejak tadi sudah ribut sendiri.Di meja sudah tersaji berbagai makanan hangat.Namun bukannya makan tenang… Bella justru sibuk ngoceh sambil tersenyum sendiri."Ya ampun… Bela masih gak nyangka bakal ke Tiongkok.""Bela nanti mau foto banyak sama Sean."Leo langsung mendengus jijik."Najis."Bella langsung melotot."Leo!""Aku laporin ya sama mama!"Leo santai menyendok sup."Lapor aja.""Aku tetap muak lihat gaya bucin kamu."Bella langsung nyolot."Emangnya kenapa kalau Bela sayang sama pacar sendiri?!"Leo memutar mata malas."Soalnya kamu lebay.""Sean napas aja kamu senyum-senyum sendiri."Andreas langsung nyeletuk dingin,"Itu juga yang papa rasain."Aku spontan tertawa kecil. Sementara Bella langsung manyun."Papa kok ikut-ikutan sih."Aku akhirnya mencoba mengalihkan pembicaraan."Leo, kamu yakin gak mau ikut ke Tiongkok?""Bela sama Sean kan berangkat lus

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   324

    Sinar matahari pagi mulai masuk melalui celah tirai hotel. Reyhan perlahan membuka matanya. Kepalanya terasa berat.Pening.Tubuhnya juga terasa pegal dengan cara yang aneh. Pria itu mengernyit sambil memijat pelipisnya pelan."Akh..."Ia mencoba duduk. Namun begitu bergerak... Potongan-potongan ingatan semalam mulai muncul satu persatu. Reuni SMA. Suasana ramai.Minuman. Tawa teman-teman lamanya. Lalu...Clara.Teman sekelasnya dulu. Reyhan langsung mengingat jelas bagaimana wanita itu terus menempel padanya semalam. Dan kemudian... Tatapan Reyhan berubah dingin. Ia ingat. Minumannya bermasalah. Tubuhnya mulai panas tidak normal. Kesadarannya kacau.Dan Clara justru membawanya masuk ke kamar hotel. Ingatan berikutnya membuat rahang Reyhan mengeras. Clara menyentuhnya. Menggodanya. Mencoba membuka kancing bajunya. Namun bukannya terbawa suasana...Reyhan justru mencekik wanita itu ke dinding. Tatapannya gelap dan bengis malam itu."Keluar."Suara Reyhan saat itu benar-benar mengerikan

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   323

    Sinar matahari pagi menembus celah tirai hotel. Nessy perlahan membuka matanya. Dan detik berikutnya... "Astaga…" Tubuhnya terasa remuk. Pinggangnya seperti patah. Tulang-tulangnya terasa hancur. Seolah habis terlindas truk. Nessy meringis sambil memegangi pinggangnya pelan. "Ya Tuhan…" Ia perlahan menoleh ke samping. Dan di sana… Reyhan masih tertidur pulas. Wajah pria itu terlihat damai. Rambutnya sedikit berantakan. Dasi dan kemejanya bahkan masih setengah terbuka. Melihat itu... Ingatan Nessy langsung kembali ke semalam. Tentang ciuman mereka. Pelukan itu. Tentang bagaimana semuanya terasa begitu memabukkan. Wajah Nessy langsung merah padam. Ia buru-buru menutup wajahnya sendiri dengan bantal. "AAAAA malu banget!" Namun beberapa detik kemudian... Nessy langsung membeku lagi. Karena tiba-tiba otaknya bekerja normal. Kalau Reyhan sadar nanti… Dan ingat semuanya… Nessy langsung duduk panik. "Kalau dia bunuh aku gimana?!" Namun beberapa detik kemudian Nessy malah menghela n

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   322

    Nessy duduk lemas di sofa sambil menatap Reyhan yang kini memejamkan mata dengan napas berat dan tidak teratur. Wajah pria itu masih memerah. Keringat membasahi leher dan dahinya.bNamun bahkan dalam keadaan seperti itu… Reyhan tetap terlihat tenang dan tampan. Perlahan Nessy mengusap batang hidung Reyhan dengan jemarinya yang gemetar. "Reyhan…" "Bahkan dalam situasi kayak gini kamu masih tetap tenang…" Nessy tertawa kecil pahit. Lalu berbisik lirih pada dirinya sendiri, "Aku ngapain sih…" "Mentang-mentang mau mati malah gali neraka sendiri." Ia terkekeh kecil walau matanya mulai berkaca-kaca. Namun saat jemari Nessy tanpa sadar menyentuh bibir Reyhan.. Pria itu perlahan membuka matanya.bTatapan mereka bertemu. Dan sebelum Nessy sempat bicara... Reyhan langsung membalik posisi Nessy pelan ke sofa. Membuat Nessy menahan napas. Tanpa banyak kata… Reyhan kembali mencium bibir Nessy. Kali ini lebih dalam. Lebih putus asa. Lebih penuh emosi yang tak mampu dijelaskan. Ne

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   321

    "Tolong aku"Nessy masih membeku saat melihat sosok di depannya."Reyhan…?"Pria itu benar-benar berbeda dari biasanya. Wajahnya memerah. Napasnya tidak teratur. Keringat membanjiri tubuhnya.Bahkan tatapan matanya terlihat kacau.Nessy langsung panik."Kak Reyhan…""Kakak kenapa?"Namun Reyhan seperti tidak benar-benar sadar. Ia menatap Nessy dengan mata berat lalu kembali berbisik lirih,"Tolong aku…""Aku akan bertanggung jawab…"Nessy makin bingung. Namun detik berikutnya... Reyhan tiba-tiba menarik Nessy lalu mencium bibirnya.Mata Nessy langsung membelalak lebar. Tubuhnya refleks mendorong Reyhan menjauh.PLAK. "Brengsek!!!" Tamparan kecil mendarat di pipi Reyhan. Nessy memegangi bibirnya sendiri dengan napas gemetar.Ciuman pertamaku…Namun saat melihat Reyhan tersungkur lemah di lantai… Nessy mulai sadar ada yang tidak beres. Pria itu terlihat benar-benar kehilangan kendali. Nessy buru-buru berjongkok membantu Reyhan."Kak…""Aku panggil dokter ya... "Namun sebelum sempat pe

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   Kesepian

    Beberapa hari berlalu, suasana di rumah itu semakin mencekam. Nana berusaha keras untuk melupakan mimpi itu, mimpi yang anehnya tiap malam selalu terulang. Mimpi bersama seorang pria asing yang terasa begitu nyata.Sementara di sisi lain, Dikta semakin tidak sabar. Ia terus membujuk Nana untuk meng

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   Ilusi dan Luka

    Apa kamu masih perawan?" Suara itu berat, menusuk indra pendengaran Nana yang tengah terbuai dalam ciuman. Nana mendecih, senyum sinis terukir di bibirnya. "Kau yang belum mengenal sentuhan wanita, kurasa," desisnya, matanya menantang pria asing di hadapannya. Pria itu menyipitkan mata, jemarin

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   Dikhianati di Rumah Sendiri

    Senja merayap masuk, mewarnai dinding rumah dengan nuansa kelabu. Nana kembali dari terapi, tubuhnya terasa seperti baru saja dihantam badai. Setiap selnya berdenyut nyeri, bukan hanya karena latihan fisik yang berat, tetapi juga karena beban emosi yang tak tertahankan. Rumah menyambutnya dengan ke

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   Sunyi diantara Dua Hati

    Lampu tidur menyala redup, menerangi kamar Nana dengan cahaya hangat. Nana duduk bersandar di kepala ranjang, laptop di pangkuannya. Aroma lavender dari diffuser memenuhi ruangan.Dikta masuk, senyumnya lembut. "Lagi ngapain, Sayang?" tanyanya sambil naik ke ranjang dan duduk di samping Nana.Nana

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status