Share

Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa
Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa
Penulis: Luisana Zaffya

Chapter 1 Pengkhianatan

Penulis: Luisana Zaffya
last update Terakhir Diperbarui: 2026-02-10 14:34:49

“Grace hamil.”

Aku membeku, masih dalam pengaruh kantuk ketika melihat Nick berdiri di samping tempat tidurku. Lalu pada Grace yang berdiri di samping Nick. Wajah Grace pucat, tetapi karena pengaruh tanpa polesan make up tebal.

“Kau mendengarku?” Nick membungkuk tepat di depan wajahku, menyentuh pipiku dengan lembut. “Mual dan pusingnya semakin parah. Dia butuh tempat tidur yang nyaman. Juga kamar mandi dalam ruangan yang luas untuk memperbaiki situasi hatinya.”

“Ya.” Aku turun dari tempat tidur. Membantu Grace berbaring dan mendapatkan posisi yang nyaman.

Aku menatap senyum Grace yang dipaksakan. “Apakah kehamilan seburuk itu?”

“Sedikit, tapi aku baik-baik saja karena ada kalian berdua yang selalu menjagaku.”

“Aku akan selalu ada untuk kalian berdua.”

Aku membeku, menoleh pada Nick yang juga menyadari ada kata-katanya yang aneh. Melepaskan tautan tangan dengan Grace dengan cepat.

Nick menoleh padaku. “Kau juga, kan?”

Butuh satu detik bagiku untuk menjawab, “Ya, tentu saja. Aku akan selalu ada untukmu dan anakmu, Grace. Kau sudah seperti saudari yang tidak pernah kumiliki. Kau juga menggunakan semua fasilitas dan mendapatkan barang-barang yang sama denganku, kan?”

Grace tersenyum, kali ini lebih lama meski masih terlihat dipaksakan. “Kita sahabat dan saudari selamanya. Ingat?”

“Selamanya.” Aku tersenyum, membalas janji jari kelingking yang diulurkan Grace. “Aku akan membuatkanmu coklat panas.”

“Tidak, aku lapar setelah memuntahkan semua makan malamku. Aku ingin makan ikan panggang, kentang tumbuk, dan tomat ceri.”

Aku melirik jam di nakas. Sudah lewat tengah malam sejak setengah jam yang lalu.

“Bolehkah?” Grace memasang ekspresi kasihan yang membuatku langsung mengangguk. “Keinginan bayi.”

“Ya, tentu saja.” Aku keluar dari kamar dan langsung menuju dapur. Tetapi aku melupakan ponselku untuk menghubungi koki pribadi kami, Renata. Yang selalu membimbingku untuk membuat makanan khusus Grace.

Sejak aku dan Nick mengetahui tentang kehamilan Grace dua bulan yang lalu, sementara kekasih wanita itu tiba-tiba menghilang dan tidak ingin bertanggung jawab, aku dan Nick yang mengambil alih tanggung jawab tersebut. Membawa Grace tinggal bersama kami. Nick bahkan mempekerjakan koki pribadi karena Grace yang hampir memuntahkan setiap makanan yang masuk ke dalam mulut.

“Kakek tua bodoh itu yang memaksaku melakukannya. Semua proyekku tiba-tiba dibatalkan, kita butuh waktu lebih lama untuk memenangkan suara para elit.” Suara Nick mengulang kata-kata Grace dari balik celah pintu yang sedikit terbuka. Sampai di telingaku dengan jelas. 

“Karena itu kau mempercepat pernikahan kalian? Agar kau bisa memegang saham Lilith yang dibekukan.”

“Ya, tentu saja, sayang. Kau pikir aku melakukan semua ini karena mencintainya? Kau tahu aku melakukan semua ini untuk siapa?”

“Untukku.” Grace mengerang manja. “Kau benar-benar membuatku tersentuh, sayang.”

Aku membeku, masih tak percaya dengan apa yang kudengar.

“Shhh, ada Lilith di rumah ini. Kau bebas memanggilku sayang di kantor dan hotel. Tidak di sini.”

“Tenang, sayang. Kalaupun mendengar, Lilith akan berpikir kalau telinganya salah dengar. Dia seseorang yang seperti itu.”

“Seperti kakek tua bodoh itu.”

“Kita sudah melakukannya di setiap sudut rumah ini dan dia tidak pernah mengetahuinya. Bahkan di mobilnya. Kalau aku bilang hamil karena kita tidak sengaja berciuman, dia akan mempercayai tanpa keraguan.”

Suara tawa Nick dan Grace terdengar.

“Ikan panggang? Kentang tumbuk?” Suara Nick melambat. “Kau tidak suka ikan panggang.”

“Lilith alergi ikan,” balas Grace. Dengan jenis tawa yang belum pernah kudengar. “Butuh 50 menit paling cepat.”

“Kau membangunkanku tengah malah setelah seks hebat kita, karena tiba-tiba ingin seks di atas tempat tidur Lilith?”

Grace terkikik. 

Aku membekap mulut tepat sebelum pekikanku keluar. Membeku di balik pintu dengan napas tertahan. Jantungku seolah membeku dan siap dihancurkan ketika mendengar suara derit ranjang. Pekikan manja Grace dan napas Nick yang mulai memberat.

“Kau selalu suka seks yang kilat, kan? Terutama ketika menunggu Lilith yang bisa datang kapan saja. Sekarang puaskan aku.” Kali ini suara Grace terdengar menggoda. Dan aku tak sanggup mendengar desahan pengkhianatan keduanya lebih lama lagi.

Udara dingin yang menyambut tubuhku, menyadarkanku dengan cepat. Aku tidak tahu bagaimana kakiku bisa melangkah keluar dari rumah ini. Rumah yang dihadiahkan kakek untuk pernikahanku dan Nick minggu depan. Rumah yang akan menjadi tempat kami hidup bahagia selamanya. Tapi aku lupa, hidup bahagia selamanya hanya ada di dalam dongeng yang dibacakan kakek setiap malam. Untuk membantuku tidur dengan nyenyak.

“Nona, ada yang bisa saya bantu?”

Aku mengangkat wajah, menatap petugas keamanan yang tiba-tiba berdiri di depanku. Menghapus air mataku, aku menggeleng dan kembali masuk ke dalam rumah. Pergi ke dapur dan membuat makanan yang diinginkan Grace. Grace tidak suka ikan, jadi tidak akan peduli dengan rasanya. Tanganku bergerak dengan sigap, meskipun aku sangat tidak pandai memasak.

Sejak memutuskan karirku di perusahaan demi menjadi istri yang sempurna untuk Nick dan menjadi calon ibu untuk anak kami. Dan dalam sekejap, semua impian itu hancur berkeping-keping. Atau memang sudah sejak lama seharusnya sudah hancur?

Tepat 50 menit kemudian, aku membawa masakanku yang terlihat sempurna menuju kamar utama. Dengan hati yang masih berdenyut, tanganku memegang nampan terlalu kuat. Langkahku kembali terhenti di tempat yang sama saat mendengar pembicaraan Nick dan Grace lagi. Kali ini dengan hati yang lebih kuat meskipun masih hancur. Dan penuh kemantapan untuk mengakhiri pertunangan kami.

Setelah keluar dari kamarku, aku masuk di kamar Grace. Menemukan tempat tidur Grace yang berantakan. Membayangkan Nick dan Grace bercumbu dan tidur di sana sementara aku tidur sendirian di kamarku.

Perutku tiba-tiba bergejolak dan aku masuk ke dalam kamar mandi. Memuntahkan semua makan malamku. Keringat membasahi seluruh wajahku. Aku hampir tidak sanggup berdiri setelah muntahku berakhir. Berjalan keluar dan jatuh dengan keras di depan pintu kamar Grace

Aku merintih, perutku tiba-tiba melilit. Hal terakhir yang kulihat sebelum kesadaranku hilang sepenuhnya adalah genangan darah dari antara kedua kakiku.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Daeng Haris
cerita baru ya kak
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 10 Rahasia Di Tangan Grace

    Aku tersentak kaget saat mataku terbuka dan menemukan Amy yang berdiri di ujung ranjang. Bersandar di tiang ranjang dengan pandangan yang terpaku ke arah wajah Lucien. Dan berpakaian.“Dia selalu tampan saat sedang tidur.” Senyum Amy berubah dingin saat menoleh ke arahku. “Bukan berarti dia tidak tampan saat tidak sedang tidur. Hanya saja, aku suka setiap kali melihatnya sedang tidur. Begitu tenang dan damai, dan saat matanya terbuka. Mereka berada di dunia lain. Kau mengerti?”Aku bangun terduduk, masih menahan selimut tetap menempel di dada untuk menutupi dadaku yang telanjang. Dan sama sekali tak memahami maksud kata-kata Amy yang setengah melantur.“Saat tidur, dia terlihat seperti malaikat.”Aku menoleh ke samping, menatap wajah tampan Lucien yang bernapas dengan teratur. Garis rahangnya tidak kaku, helaian rambut jatuh sembarangan di dahi. Secara keseluruhan, ekspresi Lucien terlihat lebih lembut dengan mata yang terpejam. Yang tak pernah ditunjukkan saat pria itu terjaga.Mungk

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 9 Malam Pertama

    Emmit Blackstone tak punya pilihan untuk mengakui keberadaanku. Meja makan besar sudah dipenuhi semua anggota keluarga Blackstone. “Dia tidak seharusnya ada di sini.” River langsung menemukan keberadaanku di samping Lucien. “Ayah sudah memberi persetujuan.” Lucien melirik Emmit yang duduk di seberang meja. Membuat Amy dan Daniel menoleh cepat.“Dia tidak bertanya.” Emmit hanya mengedikkan bahu. Membuatku bergerak tak nyaman di kursiku.“Dia berada di tempat yang salah.”Aku menoleh, menangkap suara yang pertama kali kudengar. Adik laki-laki Emmit, Evan Blackstone. Di sampingnya istri dan putri mereka. Freya dan Nicole. “Grace Sinclair, mengirim salam.”Evan membeku.“Untuk Nicole, maksudku.” Aku menatap Nicole. Evan tidak bersuara lagi.“Terima kasih, Nyonya Blackstone” bisik Lucien. Dan tidak ada lagi yang bersuara setelah makanan disajikan di meja. Makan malam berlangsung terlalu hening. Selesai dengan cepat dan tanpa konfrontasi berarti seperti sambutan penuh antusias mereka.Kel

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 8 Keluarga Blackstone

    “Wanita bergaun hitam?” Suara Lukas datar dan penuh ketenangan. Nyaris seperti Kael. “Dia sudah keluar beberapa menit yang lalu.”“Kau yakin?” Grace tak menyerah. “Aku yakin …”“Kita pergi sekarang.” Kemudian suara langkah kaki keduanya semakin menjauh. Aku kembali mendapatkan napasku. Kelegaan tersebut hanya bertahan satu detik, aku tersadar dan melompat turun. Hampir terjerembab ke lantai kalau Lucien tidak menangkap pinggangku.“T-terima kasih.”“Terima kasih?”Aku menurunkan pandangan. Mengambil dompetku. “Kita harus keluar.”“Setelah kita bertemu ayah dan kakekku, tidak ada lagi yang harus disembunyikan, kan?”Aku tahu.“Aku sudah mengurus semua barang-barang di apartemen. Tidak banyak. Besok pagi aku akan menjemputmu.”“Apa?” Aku menoleh dengan cepat.“Anggota Blackstone punya aturan ketat untuk anggota keluarga utama.”“Dan apa itu?”“Keturunan sah Blackwood, tetap tinggal di tempat Blackwood.”Langkahku terhenti, seluruh tubuhku membeku.“Apa aku sudah memberitahumu?”“Belum.”

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 7 Istri

    Aku membeku, apakah aku tidak salah dengar? Secepat ini Nick membutuhkanku?“Kita bisa membicarakan semuanya dengan baik-baik. Aku akan memberimu kesempatan untuk meminta maaf.”“Minta maaf? Maaf, apa aku tidak salah dengar?”“Kau yang tidak punya pilihan, Lilith. Kau harus menikah untuk mendapatkan saham ayahmu, kan?”“Belum cukup yang kau curi dariku?”Nick menyambar lenganku, menyentakkan tubuhku hingga membentur dadanya. Wajahku mengeras dan bibirnya menipis.Tanganku terangkat saat Kael bereaksi dengan sikap ramah Nick yang hanya bertahan beberapa detik.“Aku bukan orang yang tidak terima kasih. Jika kau tidak membuat masalah dengan pengumuman konyolmu, aku tidak akan senekat ini untuk …”“Memanipulasi wasiat kakekku?”Nick memucat meskipun wajahnya tetap mengeras. Aku melepaskan lenganku. “Di negara ini, tidak ada peraturan untuk menikahi dua wanita, Nick. Kau bisa pindah kenegaraan kalau tertarik memiliki dua istri. Tapi salah satunya sudah pasti bukan aku.”“Aku dan Grace tida

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 6 Pernikahan

    Ini bukan ciuman pertamaku, tetapi dari cara Lucien menciumku, Lucien sudah sangat berpengalaman dengan wanita. Jauh berpengalaman dibanding diriku yang masih begitu muda dan hanya memiliki Nick. Juga pria misterius, yang bahkan tidak kuingat bagaimana kami bisa memiliki anak bersama.“Manis sekali.” Lucien mengusap bibirku yang masih basah dengan ibu jari. “Aku penasaran, apa saja yang bisa dilakukan mulut ini?”“Tidak ada.” Wajahku seperti terbakar.“Untuk sekarang.” Ujung bibir Lucien tersenyum dan aku menatapnya. Tangannya merogoh saku jas, mengeluarkan kotak berwarna hitam dan membukanya. “Cincin pertunangan.”Sejenak aku terpana dengan keindahan kilau dari batu merah gelap yang menjadi mata cincin, lalu terpukau dengan kecantikan desain tersebut. Sangat tidak berlebihan kalau Blackstone bisa menjadi perusahaan perhiasan mewah yang berkembang pesat di pasar global. Popularitasnya tidak lebih kecil dari ketenaran Blackwood, tetapi mungkin lebih besar sedikit. Karena darah Blacksto

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 5 Lucien Blackstone

    Kekejaman dan kebencian keluarga Blackstone adalah informasi yang sudah menjadi bagian dari diriku sebagai penerus satu-satunya Blackwood. Dan Lucien Blackstone, tampan dan sangat menyadari ketampanannya, semua perwujudan sikap brengsek orang kaya. Cukup mendeskripsikan cucu tertua dari River Blackstone. Yang akan memegang kendali selanjutnya setelah Emmit Blackstone.Tidak sulit menemukan wanita-wanita cantik yang berpose di lengan Lucien dengan berbusana minim. Menyukai yang terbaik dari yang terbaik, tercantik dari yang tercantik, dan yang tersempurna dari yang sempurna. Dibandingkan keturunan Blackstone yang keseluruhannya nyaris selalu menghancurkan apa pun tanpa menggunakan otak mereka, Lucien terobsesi dengan mengoleksi barang-barang yang cantik.“Blackwood?” Suara rendah yang membuat bulu di tengkukku berdiri segera mengalihkan perhatianku dari vas di meja. Sejenak mengagumi koneksi kaki tangan kakek untuk mempertemukanku dengan Lucien Blackstone. Di ruang pribadi di salah klu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status