Home / Urban / Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel / Dokter Melawan Sindikat.

Share

Dokter Melawan Sindikat.

Author: Jimmy Chuu
last update Last Updated: 2025-08-31 15:27:24

"Saya Komisaris Budi Dharma dari unit kejahatan khusus. Kami mendapat laporan bahwa klinik Anda menangani beberapa korban perdagangan organ."

"Benar," jawab Peter sambil melirik ke ruang perawatan. "Saya sudah menangani beberapa kasus. Kondisi mereka sangat memprihatinkan."

"Dokter, bisakah Anda memberikan keterangan detail?" tanya Komisaris Budi sambil menyiapkan catatan.

Peter menjelaskan dengan rinci: kondisi medis para korban, pola operasi yang digunakan sindikat, dan analisisnya. "Berdasarkan pemeriksaan saya, mereka menggunakan tim medis profesional dengan peralatan canggih. Ini bukan sindikat amatir, melainkan jaringan kriminal internasional."

Komisaris Budi mengangguk sambil menulis cepat. "Kami butuh kerja sama Anda untuk menindaklanjuti kasus ini. Keahlian medis Anda akan sangat membantu investigasi."

Peter mengangguk mantap. "Saya siap membantu. Ini menyangkut nyawa banyak anak muda Rastal yang jadi korban keserakahan para kriminal."

Percakapan serius itu terhenti ketika pi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Penangkapan Kekaisaran

    Telapak tangan Grandmaster Xylos menghantam tanah tempat Peter berdiri sebelumnya. Lantai retak dengan bunyi yang sangat keras, retakan menyebar seperti jaring laba-laba.Krak! Krak!Peter mendarat beberapa meter jauhnya, napasnya tersengal. Ia menatap kedua musuhnya dengan tatapan yang sangat serius.Kultivasi mereka setara dengannya, bahkan mungkin sedikit lebih tinggi. Mereka berdua menyerang secara bersamaan dengan koordinasi yang sempurna."Aku tidak bisa menang seperti ini," gumam Peter dengan suara sangat pelan. Ia mengencangkan genggaman pedangnya. Keringat mengalir deras di pelipisnya.Pertarungan berlanjut dengan intensitas yang sangat tinggi.Denting! Duar! Wush!Pedang Naga Emas berkelebat di udara, memantulkan serangan dari tongkat Elder Lyor. Sayap Uriel mengepak cepat, membawa Peter sangat cekatan menghindari serangan Qi Grandmaster Xylos.Namun Peter terus terdesak. Setiap serangan yang ia tangkis membuat lengannya semakin mati rasa. Setiap gerakan menguras energi yang

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Intervensi Tak Terduga

    Telapak tangan Grandmaster Xylos menghantam tanah tempat Peter berdiri sebelumnya. Lantai retak dengan bunyi yang sangat keras, retakan menyebar seperti jaring laba-laba.Krak! Krak!Peter mendarat beberapa meter jauhnya, napasnya tersengal. Ia menatap kedua musuhnya dengan tatapan yang sangat serius.Kultivasi mereka setara dengannya. Bahkan mungkin sedikit lebih tinggi dari Peter. Mereka berdua menyerang secara bersamaan dengan koordinasi yang sempurna. Seolah sudah berlatih bersama selama puluhan tahun."Aku tidak bisa menang seperti ini," gumam Peter dengan suara sangat pelan. Ia mengencangkan genggaman pedangnya. Keringat mengalir deras di pelipisnya.Pertarungan berlanjut dengan intensitas yang sangat tinggi.Denting! Duar! Wush!Pedang Naga Emas berkelebat di udara, memantulkan serangan dari tongkat Elder Lyor. Sayap Uriel mengepak dengan cepat, membawa Peter bergerak lincah menghindari serangan Qi dari Grandmaster Xylos.Tapi Peter terus terdesak. Setiap serangan yang ia tangk

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kesalahpahaman Fatal

    Peter merasa seperti orang kampung yang baru pertama kali menginjakkan kaki di istana kerajaan. Matanya tak henti-hentinya memindai setiap detail luar biasa ini.Sebelum ia bisa memikirkan lebih lanjut, Peter merasakan sesuatu yang membuat bulu kuduknya berdiri tegak. Sebuah sensasi dingin merayapi tulang punggungnya.Tekanan. Aura kultivasi yang sangat kuat menekan tubuhnya dari atas. Rasanya seperti gunung raksasa yang tiba-tiba menimpa pundaknya.Napasnya tercekat, sulit untuk menghirup udara. Peter mendongak dengan cepat, mencari sumber tekanan itu.Dua sosok melayang turun dari langit dengan kecepatan terkontrol dan anggun. Sayap mereka mengepak dengan ritme presisi, menciptakan desiran angin lembut.Mereka mendarat di depan Peter dengan gerakan sangat ringan, tanpa suara. Salah satunya adalah pria tua berjanggut putih panjang yang terurai hingga dada.Hanfu sutra biru tua dengan bordiran awan emas menutupi tubuhnya, memancarkan kemewahan. Sayapnya berwarna kuning keemasan yang m

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kedatangan di Kota Langit Bersayap

    Sensasi yang luar biasa langsung menghantam Peter saat tangannya menyentuh portal hijau keemasan itu. Rasanya seperti menyentuh batas antara dua dunia.Tarikan yang sangat kuat menyeret tubuhnya ke dalam pusaran energi. Peter merasakan dunia di sekelilingnya berputar dengan kecepatan dahsyat, seolah ia masuk ke dalam blender raksasa.Perutnya mual. Kepalanya pusing seperti dipukul palu besar berkali-kali. Tekanan yang sangat besar menekan tubuhnya dari segala arah. Rasanya ia tenggelam di kedalaman laut yang paling dalam.Ia mencoba bernapas, tapi udara terasa sangat berat. Seperti menghirup air kental yang memenuhi paru-parunya. Dadanya terbakar dengan sensasi yang sangat menyakitkan. Setiap tarikan napas terasa seperti menelan api yang membara.Cahaya hijau keemasan menyelimuti segalanya. Begitu terang sampai matanya perih seperti ditusuk ribuan jarum. Peter menutup matanya dengan sangat erat. Namun, cahaya itu tetap menembus kelopak matanya, meninggalkan bintik-bintik merah yang be

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kematian Bayangan Cermin

    Peter mengambil napas panjang. Lalu menyalurkan Qi emasnya ke dalam tanah.Desss...Energi emas mengalir seperti akar yang mencari, merambat menuju jarum-jarum yang tertanam di lantai, meninggalkan jejak cahaya emas di permukaan batu.Saat energi emas menyentuh jarum pertama, Peter menyalurkan ledakan kecil Qi.Duar!Jarum itu meledak dengan cahaya terang yang menyilaukan, mengirimkan gelombang energi ke segala arah. Formasi runtuh dalam sekejap. Tekanan yang menghimpitnya lenyap seketika."Haaah!" Peter menarik napas lega, tubuhnya sedikit tersentak ke depan.Percival tidak terlihat terkejut sedikit pun. Ia malah mengangguk pelan, senyum tipis terukir di wajahnya. Seolah ini adalah bagian dari rencananya. "Kau bisa memecahkan formasi tingkat menengah," katanya sambil merogoh jubahnya, "Bagaimana dengan yang ini?"Ia mengambil lima jarum sekaligus dari dalam jubahnya dengan gerakan sangat cepat. Cahaya ungu menyelimuti setiap jarum. Kali ini ia melemparnya dengan pola yang jauh lebih

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Pukulan Terakhir untuk Percival

    Keheningan di aula kristal yang hancur terasa sangat berat. Peter dan Percival masih berdiri berhadapan, tubuh keduanya penuh luka dan kelelahan. Debu kristal melayang di udara, memantulkan cahaya redup yang tersisa.Percival menatap Peter dengan tatapan yang sangat serius. Darah menetes dari sudut bibirnya. "Kau membuktikan dirimu," katanya dengan suara serak sambil menyeka darah di bibirnya dengan punggung tangan, "Tapi ujian belum selesai. Kau harus menunjukkan bahwa kau bukan hanya petarung. Kau harus menunjukkan bahwa kau adalah tabib sejati."Peter tidak menjawab. Napasnya memburu, dadanya naik turun dengan cepat. Ia hanya mengencangkan genggaman Pedang Naga Emas, meskipun tangannya gemetar karena kelelahan. Keringat dingin membasahi dahinya.Percival bergerak lagi. Kali ini lebih cepat dari sebelumnya.Srak! Tubuhnya melayang seperti asap, tanpa suara, meninggalkan jejak kabut ungu tipis. Tangan kanannya mengayun halus, melemparkan lima jarum perak sekaligus dengan kecepatan ya

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status