공유

Sentuhan Energi Qi.

작가: Jimmy Chuu
last update 게시일: 2025-10-15 17:33:03

Peter tidak mendengar bisikan itu. Ia sedang membungkus luka dengan perban steril, menciptakan tekanan yang cukup untuk menghentikan perdarahan dari pembuluh darah kecil lainnya.

Lalu ia mengambil dua papan kayu kecil dari tas petugas medis, memposisikannya di kedua sisi kaki yang patah. Splinting darurat, metode untuk menstabilkan tulang yang patah agar tidak bergerak dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Peter mengikat papan dengan perban elastis, tidak terlalu kencang hingga menghambat ali
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kelahiran Kembali Dalam Kegelapan.

    Perawat jaga tertidur dengan kepala di atas meja, napasnya teratur seperti orang yang terlelap dalam. Monitor keamanan di sudut ruangan menunjukkan pergantian shift dalam tiga menit. Peter melangkah keluar. Tidak ada perlawanan. Tidak ada alarm. Hanya kesunyian yang semakin dalam. "Tepat seperti yang kuhitung," pikirnya sambil bergerak di bayangan. Ia berjalan mengikuti jalur yang sudah ia hafal. Melewati koridor timur dengan gerakan cepat namun tidak tergesa. Masuk ke zona buta kamera tepat saat monitor ditinggal kosong. "Tujuh menit dimulai." Peter mencapai ruang penyimpanan di ujung koridor. Ia membuka pintu dengan kode yang ia amati dari perawat seminggu lalu. Pintu terbuka tanpa suara, menampilkan rak-rak obat dan peralatan medis yang tertata rapi. Di sudut ruangan, ada penutup selokan besi yang ia cari. Peter berlutut, mengangkat penutup dengan kekuatan Qi yang sudah pulih. Logam berat itu terangkat tanpa bunyi gesekan. Lubang selokan terbuka di hadapannya. Gelap, sempit,

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Mengukur Peluang.

    Penjaga menatap lebih lama, kemudian mengaktifkan komunikator di bahunya."Unit medis," katanya dengan nada datar, tanpa kekhawatiran. "Tahanan di sel B-47 percobaan bunuh diri. Catat saja di log."Respons dari komunikator terdengar acuh."Kirim ke rumah sakit penjara kalau masih hidup."Penjaga membuka pintu sel Peter dengan gerakan mekanis. Ia tidak menyentuh Peter dengan lembut, hanya menarik lengannya dengan kasar untuk memeriksa denyut nadi."Masih hidup," gumamnya dengan nada kecewa.Dua penjaga lain datang dengan tandu logam. Mereka mengangkat Peter tanpa hati-hati, melemparkan tubuhnya ke tandu seperti barang yang tidak berharga.Peter tetap tidak sadarkan diri, mengendalikan napas dan detak jantung dengan Qi yang sudah pulih. Ia mendengar setiap kata, merasakan setiap sentuhan kasar, namun tidak bereaksi.Mereka membawanya melewati lorong penjara, melewati sel-sel tahanan yang menatap dengan ekspresi beragam. Beberapa terlihat kasihan, beberapa acuh, beberapa menikmati pender

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Belenggu Yang Terputus.

    Tiga hari berlalu dengan ritme yang sama. Peter tidak tergesa. Ia mengamati pola pergantian penjaga dari balik dinding transparan selnya. Mereka datang setiap empat jam, berganti shift dengan presisi mekanis yang membosankan.Lampu lorong meredup pukul sepuluh malam. Kamera CCTV berputar setiap tiga puluh detik, namun ada jeda lima detik saat pergantian shift malam. Rumah sakit penjara tutup pukul sembilan malam, hanya tinggal satu perawat jaga dan satu dokter yang lebih sering tertidur.Peter mencatat semua detail itu dalam benaknya dengan ketelitian seorang ahli bedah yang memetakan organ vital. Tidak ada catatan tertulis. Tidak ada jejak yang bisa ditemukan.“Mereka tidak ceroboh. Mereka hanya yakin aku tidak punya waktu.”Malam ketiga tiba dengan kesunyian yang lebih dalam. Peter duduk di ranjang logam, menatap pergelangan tangannya yang masih dibelenggu. Belenggu Penekan Qi mengkilap di bawah cahaya redup sel, simbol penindasan yang akan segera berakhir.Ia mengeluarkan pisau tip

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Penjara Yang Tidak Melepaskan Mangsa

    Peter menatap nama itu dengan pandangan yang lebih dingin. Ia memahami sepenuhnya apa yang terjadi. Ini bukan keputusan medis. Ini adalah pembalasan pribadi dari seorang Master Healer yang harga dirinya hancur."Jadi," kata Dorian sambil tersenyum lebar. "Tidak ada pekerjaan. Tidak ada pembebasan. Kamu tetap di sini, Percival."Peter mengangkat pandangannya dari dokumen, menatap Dorian dengan ekspresi yang tidak terbaca."Lord Kaelen Varrus memberi janji secara langsung," kata Peter dengan nada tenang namun tegas. "Ia berjanji akan mengurus pencabutan hukuman mati saya."Dorian tertawa lagi, kali ini lebih keras."Janji?" ulangnya dengan nada mengejek. "Kamu pikir janji seorang bangsawan akan langsung terlaksana? Ada proses, Percival. Ada birokrasi. Dan di dalam birokrasi itu, ada orang-orang seperti saya yang memiliki wewenang untuk memutuskan apakah kamu layak dibebaskan atau tidak."Ia berdiri dari kursinya, berjalan mengelilingi meja dengan gerakan yang lambat dan penuh intimidasi

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kesengajaan

    Dorian tersenyum tipis, ekspresi yang tidak mencapai matanya. Ia menggeser tablet holografik, memperlihatkan layar yang menampilkan status Peter dalam sistem penjara."Status eksekusimu telah diubah," kata Dorian sambil menatap layar dengan pandangan puas. "Dari 'menunggu eksekusi' menjadi 'ditangguhkan'."Peter tetap diam, namun matanya menyipit sedikit. Ia menangkap nuansa di balik kata-kata itu."Ditangguhkan bukan berarti dibatalkan," lanjut Dorian dengan nada yang lebih tajam. "Itu hanya berarti eksekusimu tidak akan dilaksanakan minggu depan. Namun itu bisa dilaksanakan kapan saja jika ada perintah baru."Senyum sinis Dorian melebar. Ia bersandar di kursinya, menikmati kekuasaan kecilnya atas tahanan di hadapannya."Tangguh bukan berarti bebas," katanya dengan penekanan yang jelas, seolah menikmati setiap kata yang keluar dari mulutnya.Peter menatap Dorian dengan pandangan datar, tidak menunjukkan reaksi apapun. Namun di dalam pikirannya, ia mulai memahami permainan kotor yang

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Janji yang Dibelokkan

    Ruang Operasi Utama masih dipenuhi cahaya panel holografik yang meredup perlahan. Peter berdiri di samping meja operasi, menatap tubuh Joric Varrus yang kini bernapas dengan teratur. Para Master Healer masih berlutut, kepala mereka tertunduk dalam pengakuan yang terpaksa.Pintu ruang observasi terbuka dengan bunyi mendesis halus. Lord Kaelen Varrus melangkah masuk, sayap peraknya berkibar pelan di belakang tubuh tegapnya. Wajahnya yang biasanya dingin kini menunjukkan kelegaan yang tak tersembunyikan.Ia berhenti di samping meja operasi, menatap putranya dengan pandangan yang penuh emosi. Tangannya terangkat, menyentuh dahi Joric dengan gerakan lembut yang kontras dengan auranya yang berwibawa."Joric," bisiknya dengan suara yang sedikit bergetar.Lord Kaelen berbalik menghadap Peter. Matanya yang tajam kini menatap Peter dengan rasa hormat yang tulus. Ia mengangguk pelan, mengakui kenyataan yang tidak bisa dibantah."Percival Thorne," katanya dengan nada resmi namun penuh penghargaan

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Ketenangan Yang Didapatkan.

    Empat bulan setelah penangkapan Julian Thorne dan jaringannya, Kota Wada mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pemulihan yang lambat, tidak dramatis, namun nyata.Toko bunga Nyonya Evelyn kembali ramai dengan pelanggan. Paman George membuka cabang kedua untuk toko rotinya. Pedagang-pedagang keci

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kejatuhan Yang Memalukan.

    Belum genap sepuluh menit setelah Peter, Sandra, dan Pak Suryo meninggalkan ballroom Hotel Grand Metropolitan, pintu utama terbuka lagi. Kali ini yang masuk bukan wartawan atau tamu undangan, melainkan sekelompok petugas polisi berseragam lengkap.Komandan regu, seorang pria paruh baya bernama Insp

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kebenaran Yang Terungkap.

    Bobby Malone mengangguk dengan ekspresi yang serius, seolah sangat setuju dengan setiap kata Julian.Bianca Vance langsung mengunggah cuplikan pidato Julian ke media sosial dengan caption: "Kebenaran akhirnya terungkap. Modernisasi bukan kejahatan. Kita harus fokus pada masa depan, bukan drama yang

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Ancaman Langsung.

    Tiga hari setelah kemenangan di pengadilan, Klinik Pengobatan Tradisional Sehat Sejahtera tampak beroperasi seperti biasa. Pasien datang dan pergi dengan ritme yang teratur. Pak Wong mengatur jadwal dengan efisien. Lani dan Budi membantu pasien dengan senyum yang ramah.Tapi ada sesuatu yang berbed

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status