Share

Bab 1046

Author: Hazel
Naushad menarik Bryan yang tumbang keluar dari aula kediaman Keluarga Purnomo. Dia mempunyai firasat nyawa mereka terancam jika terus berada di sini.

Tiba-tiba, "Tirta" menyipitkan matanya dan berucap dengan dingin, "Kalian mau pergi? Dasar pecundang! Memangnya aku izinkan kalian pergi?"

"Tirta" tiba-tiba menghilang. Naushad bergidik. Dia merasakan bahaya mendekat. Naushad yang tidak bisa menghindar lagi langsung melepaskan Bryan.

Naushad mengerahkan tenaganya dan melancarkan serangan tingkat se
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3012

    Bagaimanapun, dulu Nayara juga tidak menemukan keluarganya di sini.Nova juga tidak yakin. Dia menanggapi, "Aku juga nggak tahu, tapi tempat ini satu-satunya petunjuk. Kita coba masuk untuk cari dulu."Tadi Tirta merasakan dengan jelas kesadaran spiritual tak berwujud yang sangat kuat mendeteksi tempat ini. Tirta langsung panik. Dia teringat ayahnya penguasa agung, tetua agung yang kultivasinya sangat mengerikan itu.Namun, yang membuat Tirta tenang adalah formasi anjing hitam benar-benar menunjukkan kegunaan yang luar biasa. Kesadaran spiritual itu tidak menemukan keberadaan Tirta dan Nova. Kalau tidak, Tirta tidak mungkin datang ke kota ini.Menurut cerita Shanaya, tempat ini dunia orang biasa dan kota paling miskin di antara 36 kota Negara Camar. Kota ini juga merupakan kampung halaman Nayara.Tirta dan Nova baru sampai di depan pintu gerbang kota, tetapi dicegat oleh empat tentara bersenjata lengkap. Salah satu tentara menegur, "Berhenti! Kalian harus membayar dua tahil perak untuk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3011

    Hasil ini tidak membuat pria tua terkejut. Hal ini karena klonanya melihat momen formasi perlindungan dihancurkan. Dia menebak pasti ada ahli yang menguasai teknik formasi di antara Tirta dan lainnya.Saat ini, pria tua tidak menemukan jejak Tirta dan lainnya. Itu berarti tebakannya terbukti benar.'Mereka menggunakan teknik rahasia untuk menyembunyikan diri. Kalau aku ingin mencari mereka, aku harus mencoba peruntunganku dengan mencari di satu per satu tempat,' pikir pria tua.Pria tua tidak ingin menghabiskan waktu. Dia seperti mencari jarum di tumpukan jerami jika mencari Tirta dan lainnya dalam kondisi seperti ini.Selain itu, jika keberadaan Genta diketahui tokoh hebat seperti pria tua, saingannya pasti bertambah banyak.Whoosh! Tiba-tiba, terdengar suara deru. Sepuluh pria dan wanita muda yang sangat menawan bergegas datang.Energi mereka sangat kuat. Rata-rata kultivasi mereka sudah mencapai tingkat pemurnian dewa tahap menengah, bahkan ada dua orang yang kultivasinya sudah menc

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3010

    Tirta mengomentari, "Tempat yang kamu bilang memang bagus, tapi bisa membuat identitas kita terekspos. Tapi, kamu itu anjing. Jadi, kamu nggak akan menarik perhatian. Kamu bisa mencari rumput dan obat spiritual."Tirta mengingatkan, "Kalau kamu menemukan rumput dan obat spiritual yang bagus, jangan habiskan sendiri. Genta juga membutuhkannya."Tirta berpikir sejenak, lalu menambahkan, "Oh iya. Nanti kamu coba teliti formasi yang bisa mengubah tampang kita. Biarpun energi kita sudah disembunyikan, kita tetap nggak aman berada di dunia awani."Anjing hitam memprotes, "Sialan, kamu benar-benar licik. Kamu sendiri bersembunyi dan bersenang-senang dengan wanita cantik, sedangkan aku harus bekerja keras."Kalau bukan karena ingin mengikuti Tirta kabur dengan menaiki Pedang Terbang, anjing hitam benar-benar ingin menggigit pahan Tirta.Tirta membalas, "Nggak usah bicara omong kosong. Bilang saja kamu mau atau nggak. Kalau nggak mau, kamu ikut kami saja."Anjing hitam mencebik dan berkomentar,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3009

    Tirta berbicara dengan cemas, "Anjing sialan, jangan buat masalah lagi pada saat-saat seperti ini. Cepat berikan peta bintang padaku. Nggak ada untungnya bagimu kalau aku mati."Apa daya, pria tua itu terlalu mengerikan. Genta juga berhibernasi. Wanita berambut putih memang melindungi Tirta, tetapi Tirta tidak berani menyerahkan nyawanya pada wanita itu.Bagaimana kalau wanita berambut putih itu tidak bisa datang karena ada urusan penting? Bukannya Tirta akan mati?"Dasar penakut, wajahmu pucat sekali," komentar anjing hitam. Dia mendengus sehingga beberapa helai daun disembur keluar.Anjing hitam melanjutkan dengan ekspresi sombong, "Rumput dan obat spiritual di sini begitu banyak. Aku sudah bersusah payah datang ke sini, mana mungkin aku langsung pulang begitu saja? Kebetulan aku mempelajari formasi yang bisa menyembunyikan energi kita dengan sempurna dari 'Esensi Formasi'."Anjing hitam menambahkan, "Asalkan aku mengukir formasi itu, siapa pun nggak bisa menemukan kita. Kecuali kult

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1915

    Mendengar ucapan Amaris, Tirta merasa tidak berdaya. Dia melambaikan tangannya dan menolak, "Aku rasa nggak perlu. Seharusnya aku nggak akan bertemu siapa pun dan nggak ada yang mencari masalah denganku."Amaris berkata, "Tapi ... Tuan Tirta ...."Amaris masih ingin bicara, tetapi Azlan yang diinjak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1845

    "Nggak apa-apa, Dik. Kamu duduk dan istirahat dulu," kata Devika yang merasa senang. Dia tidak memberi Linda kesempatan ragu-ragu dan langsung menarik Linda ke dalam pelukannya.Seketika tampak pemandangan yang sangat indah. Devika yang bagaikan bidadari turun dari langit memeluk peri cantik. Yang s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1927

    Kenyataannya tebakan Tirta memang tidak salah. Sebelumnya, Eira tidak sengaja mengonsumsi obat spiritual yang bisa memulihkan energi internal bernama Rumput Pemulih Energi. Kedua obat spiritual itu memang terlihat hampir sama, tetapi kegunaannya jauh berbeda.Eira yang mengejar Tirta dan lainnya men

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1824

    Untung saja, Genta hanya marah sebentar. Namun, ini pemikiran Tirta. Tak lama lagi, Tirta hampir menanggung konsekuensi yang menyakitkan karena ucapannya ini.Satu jam kemudian, mereka masuk ke arena kompetisi. Arenanya sangat luas. Dilihat sekilas, sepertinya arena ini bisa muat 50 ribu orang.Terd

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status