Share

Bab 1332

Author: Hazel
"Ehem, ehem .... Ada apa, Bu Selina? Mungkin cuma perasaanmu saja." Sejujurnya, Tirta sudah tidak bisa fokus sejak tadi. Sepanjang perjalanan, kemaluannya terus diremas lembut oleh tangan putih dan lembut Selina. Kalau dia tidak bereaksi, justru aneh.

Namun, tidak mungkin Tirta mengakui hal seperti ini. Dia hanya berdeham dua kali dan langsung menyangkalnya.

"Nggak mungkin! Jangan bergerak, biar aku periksa. Aku ingat betul, lenganmu nggak setebal dan nggak sebulat ini ...."

Selina tidak percaya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** hahahahaha Lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3572

    Ucapan Tirta terdengar sangat tenang, seolah dia hanya sedang membicarakan hal sepele.Namun, di telinga para murid Sekte Asura, ucapan itu terdengar seperti lonceng kematian yang sedang menagih nyawa. Kini, nama besar Tirta sudah tersebar hampir ke seluruh dunia awani dan menjadi momok bagi sembilan sekte super besar.Jumar dan para petinggi Sekte Asura memang sudah tewas. Namun, sekalipun mereka masih hidup, hasilnya tetap tidak akan berubah jika Tirta sudah berniat memusnahkan Sekte Asura."Jangan ... jangan bunuh kami. Mengejar dan membunuhmu itu perintah Ketua Sekte dan yang lainnya, nggak ada hubungannya dengan kami yang kecil-kecil ini.""Mohon bermurah hatilah dan lepaskan kami.""Mulai sekarang, kami pasti akan bertobat dan jadi orang baik. Kami nggak akan melakukan hal-hal yang merugikan orang lain lagi.""Ya. Kalau kamu bersedia mengampuni kami, kami rela melakukan apa pun untukmu."Bruk!Hanya dalam sekejap, para murid yang berada di depan formasi teleportasi itu sudah berl

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3571

    "Jadi, apa maksud kalian?" tanya Ketua Sekte Zeru sambil menatap seluruh orang dengan ekspresi muram."Anggap saja nggak terjadi apa-apa. Asalkan orang itu nggak datang mencari masalah dengan kita, itu sudah termasuk perlindungan dari langit," kata sebagian besar tetua."Memangnya cuma itu yang bisa kita lakukan?" tanya Ketua Sekte Zeru sambil memejamkan mata dan menghela napas tak berdaya. Dia juga tidak mengatakan apa-apa lagi.....Di Sekte Pedang Angkasa ...."Mengerikan, bocah ini mengerikan sekali .... Dengan satu tebasan saja, dia sudah membunuh puluhan tetua yang bergabung memakai formasi pedang. Dia bahkan bisa memaksa Jumar dan yang lainnya meledakkan diri .... Dunia awani akan berubah. Kita nggak boleh mengganggu orang seperti ini. Sampaikan perintahku.""Meskipun orang-orang di luar menyebarkan rumor atau menghina kita, murid Sekte Pedang Angkasa nggak boleh memberikan tanggapan apa pun. Terlebih lagi, jangan pernah berpikir untuk balas dendam. Kalau nggak, tanggung sendiri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3570

    Sementara itu, orang-orang di Kota Sepuluh Sekte yang selamat juga mulai satu per satu meninggalkan tempat.Adapun orang-orang yang sebelumnya sudah pergi lebih dulu, mereka sudah menyebarkan rekaman Tirta yang membantai gabungan dari orang-orang sembilan sekte besar melalui berbagai jalur. Di beberapa wilayah, rekaman itu bahkan sudah mulai tersebar dalam skala kecil."Siapa pemuda ini?""Ck, ck. Sok sekali!""Dia membantai para tetua dari sembilan sekte besar dengan mudah!""Di dunia awani, orang yang bisa melakukan hal seperti ini bisa dihitung dengan jari.""Orang ini benar-benar terlalu hebat. Aku, Robin, bersedia mengaku kalah. Kalau kelak ketemu dia, aku pasti akan memanggilnya kakak.""Aku, Licho, juga mengaku kalah."Banyak kultivator yang melihat rekaman itu langsung menjadi bersemangat.Kultivator pria mengagumi Tirta, sedangkan kultivator wanita menjadikan Tirta sebagai sosok idaman. Bahkan ada beberapa kultivator pengembara senior yang hanya menggeleng dan menghela napas,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3569

    "Sudah selesai. Sayang, ayo pergi. Sudah waktunya kita meninggalkan tempat ini," kata Tirta sambil menggendong Yuna turun ke kota dan menarik kembali kertas emasnya.Awalnya, memang ada sepuluh formasi teleportasi di sekitar Kota Sepuluh Sekte. Namun, setelah pertempuran besar itu, satu-satunya formasi teleportasi yang masih bisa digunakan hanya formasi milik Sekte Asura."Sepertinya takdir memang mengharuskan aku memusnahkan Sekte Asura ... ck, ck, ck ...."Melihat hal ini, Tirta juga tak ragu sedikit pun. Dia menaiki formasi teleportasi dan langsung menuju markas Sekte Asura. Soal seberapa jauh tempat itu dari Pegunungan Belantara, dia sendiri juga tidak tahu....."Para tetua, kalian tahu kenapa Panglima Iblis Abadi yang kuat itu malah tunduk pada Tirta?""Utusan Suci ... apa maksudnya?""Tirta itu sebenarnya seberapa kuat? Jangan-jangan, kemampuan yang tadi dia tunjukkan itu bukan kekuatan tempurnya yang paling kuat?""Uhuk, uhuk .... Para tetua, apa kalian kenal baik dengan Tirta?

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3568

    "Astaga. Apa mataku bermasalah sampai salah lihat?""Kenapa sosok sehebat Panglima Iblis Abadi yang setidaknya punya kekuatan di atas tingkat pencapaian agung bisa sepengecut itu?""Ada yang bisa menjelaskan nggak, sebenarnya apa yang terjadi ...?"Situasi seperti ini benar-benar di luar dugaan semua orang. Ada banyak kultivator yang sulit memercayai penglihatan mereka sendiri dan mengira mereka sedang berhalusinasi. Namun, kenyataannya memang seperti itu."Tirta, dia ...."Orang-orang dari Kota Suci Berania bahkan sampai ternganga. Pemandangan ini terasa jauh lebih mengejutkan bagi mata dan pikiran daripada melihat dua kultivator pria melakukan kultivasi ganda dengan saling menusukkan pedang. Termasuk Yuna yang wajah cantiknya juga dipenuhi rasa tak percaya.Di tempat itu, satu-satunya orang yang mampu tetap tenang mungkin hanya Tirta. Sebenarnya sejak Jumar berkata mereka akan memanggil makhluk abadi untuk menghadapinya, dia sudah tidak merasa khawatir. Itu karena saat dulu memusnahk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3567

    Suara yang menggelegar itu terdengar bagaikan gemuruh petir dahsyat dan lebih mirip seperti erangan pelan dari iblis. Setelah itu, lubang hitam itu makin besar dan telapak tangan lainnya keluar dengan paksa.Krek! Krek!Kehampaan yang tak berujung itu retak seperti jaring laba-laba dan sama sekali tidak ada tanda-tanda retakan itu akan pulih. Dalam sekejap, langit dalam radius enam belas ribu kilometer pun hancur berkeping-keping. Kekuatan ruang yang kacau mengamuk dengan liar, segala sesuatu yang berwujud dan mendekat langsung dihancurkan.Keadaan seperti ini jelas menunjukkan kekuatan makhluk itu sudah melampaui tingkat pencapaian agung dan mencapai tingkat pengguncang langit. Karena sudah menguasai kekuatan asal juga, makhluk itu baru bisa menciptakan pemandangan mengerikan seperti ini."Mengerikan ... mengerikan sekali. Sekte Penguasa Akhirat ternyata mampu memanggil monster sekuat ini .... Sepertinya hari ini nggak ada yang bisa selamat, kita semua pasti akan mati," kata seorang k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2692

    Tirta berbicara dengan serius, "Kamu salah. Apa kamu tahu sekarang kamu meragukan moralku yang tinggi? Selain itu, kultivator keabadian seperti kami nggak mementingkan kekuasaan, kekayaan, dan wanita cantik. Aku cuma fokus mencapai keabadian, mana mungkin aku menghabiskan waktu untuk wanita cantik?"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status