Share

Bab 3568

Author: Hazel
"Astaga. Apa mataku bermasalah sampai salah lihat?"

"Kenapa sosok sehebat Panglima Iblis Abadi yang setidaknya punya kekuatan di atas tingkat pencapaian agung bisa sepengecut itu?"

"Ada yang bisa menjelaskan nggak, sebenarnya apa yang terjadi ...?"

Situasi seperti ini benar-benar di luar dugaan semua orang. Ada banyak kultivator yang sulit memercayai penglihatan mereka sendiri dan mengira mereka sedang berhalusinasi. Namun, kenyataannya memang seperti itu.

"Tirta, dia ...."

Orang-orang dari Kota
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3735

    Keinginan itu sempat muncul di benak Tirta.Hanya saja, waktu itu dia membutuhkan kekuatan nadi naga untuk menghadapi musuh dan situasinya juga tidak tepat. Karena itulah, Tirta terus menunda untuk membicarakannya.Sekarang, setelah keadaan sudah terkendali, Tirta tentu tak mampu lagi menahan keinginannya.'Bagus, jiwa spiritualmu sudah bisa kembali ke tubuhmu.'Di tengah pikirannya yang sedang menyusun rencana, suara wanita itu terdengar. Ketika Tirta kembali ke tubuhnya, peti mati perunggu kuno dan inti bintang itu sudah sama-sama menghilang.'Baik, Senior.'Setelah jiwa spiritualnya kembali ke tubuh, Tirta menghilangkan tombak besar di tangannya, lalu berbalik menyusuri jalur yang tadi sudah dia gali.....Di sisi lain, Jade tidak butuh waktu lama untuk menemukan Selvi, Kaisar Obat, dan anjing hitam besar.Ternyata, mereka juga merasakan bahwa tribulasi surgawi sudah selesai sehingga mereka bergegas mencari Tirta. Alhasil, mereka pun langsung bertemu Jade."Eh, Nona Jade, kenapa cum

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3734

    Dengan niatnya, Tirta membentuk sebuah tombak raksasa dengan ujung berpola spiral yang mampu berputar dengan sendirinya.Kepala tombak itu berkali-kali lipat lebih besar daripada batangnya. Dengan demikian, lubang yang tergali tidak akan terlalu sempit hingga cukup leluasa untuk dilewati.Bentuknya pun mirip salah satu alat listrik yang digunakan untuk menggali lubang di bumi.Setelah itu, Tirta memegang tombak itu dengan kedua tangan, lalu mulai mengebor ke dalam lubang yang terbentuk akibat jatuhnya inti bintang.Sret! Hanya dalam waktu singkat, Tirta sudah menggali hingga kedalaman beberapa ribu kilometer di bawah tanah.Lapisan batuan yang keras menjadi begitu rapuh di hadapan tombak besar berpola spiral milik Tirta, seolah hanya terbuat dari kertas.Meskipun sinar matahari sudah tak mampu menembus ke dalam sana dan segala sesuatu yang terlihat hanya berupa kegelapan pekat, Tirta tetap tidak mengalami kesulitan untuk terus mengebor ke bawah dengan menggunakan kesadaran spiritualnya

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3733

    'Tapi, nggak boleh ada orang lain di dekatmu. Keberadaanku nggak boleh diketahui oleh lebih banyak orang.' Wanita itu berkata demikian.'Baik, Senior. Aku pasti akan melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya,' jawab Tirta dalam hati.Pada saat yang sama, di dunia luar, sosok yang menyerupai iblis itu berdiri di ketinggian, menginjak kereta yang ditarik oleh sembilan naga purba. Kini, dia sudah tidak mampu merasakan keberadaan Tirta dan Jade."Hehe. Mana mungkin semut yang lahir di dunia ini bisa menandingi kehendak langit? Tapi, mampu bertahan sampai sekarang saja sudah sangat luar biasa."Sosok itu tertawa mengejek, lalu mengangkat tangannya dan menarik kembali pagoda petir.Sosok itu terbentuk dari sebagian perwujudan kehendak langit. Tujuannya adalah membunuh Tirta dan Jade serta mengambil kertas emas, peta bintang, dan Pedang Tulang. Membunuh mereka berdua hanyalah salah satu bagian dari tugasnya.Karena itu, setelah merasa tugasnya selesai, dia pun menghilang bersama seratus ribu praj

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3732

    Naga-naga sejati itu tampak sangat hidup dan mengintimidasi, dengan tubuh raksasa yang memenuhi langit serta sisik dan zirah yang tampak mengerikan. Setiap tanduk mereka sangat tebal dan kokoh.Wajah mereka garang, memancarkan aura mendominasi dan niat membunuh yang tak terbatas. Namun pada akhirnya, mereka hanyalah wujud yang terbentuk dari jalinan petir dan hukum alam. Mereka tidak memiliki pesona sejati yang dimiliki naga sungguhan.Meski demikian, tanpa perlindungan artefak, kekuatan serangan mereka tidak boleh diremehkan.Groar!Tiga naga sejati menerjang turun. Niat membunuh mereka begitu kuat hingga hampir terwujud menjadi sesuatu yang nyata.Petir menggelegar tanpa henti. Di bawah mereka, gelombang petir raksasa setinggi puluhan ribu meter bergulung, membentuk kepungan bersama ketiga naga itu. Mereka seolah hendak menenggelamkan Tirta dan Jade sekaligus."Niat Pedang Bergelora!"Tirta tidak berani meremehkan serangan itu. Dia segera melepaskan niat pedang yang tak terhingga unt

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3731

    'Senior, apa ada cara agar aku dan Jade bisa segera melewati tribulasi surgawi ini?'Saat ini, naga-naga sejati itu belum menyerang. Lautan petir juga belum mengamuk.Karena itu, Tirta tak mampu menahan diri untuk bertanya kepada wanita yang berada di dalam lautan kesadarannya.'Sepengetahuanku, ada beberapa orang yang pernah mengalami situasi seperti ini. Mereka menjalani tribulasi surgawi yang hampir sama persis.''Penyebab utamanya adalah peningkatan kekuatanmu yang terlalu cepat.''Akibatnya, hukum alam nggak mengakuimu. Ditambah lagi kalian berdua menjalani tribulasi surgawi secara bersamaan. Hukum alam pun berusaha membunuh kalian dengan segala cara.''Sebenarnya dalam keadaan biasa, kalau kalian mampu menahan Formasi Pedang Pembantai Dewa, kalian sudah bisa dianggap berhasil melewati tribulasi surgawi.'Wanita di dalam lautan kesadaran Tirta menjelaskan demikian.'Apa? Ternyata situasi seperti ini juga pernah terjadi ....'Tirta tertegun. Namun, setelah memikirkannya sejenak, di

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3730

    "Pergi!"Bersamaan dengan seruan rendah yang mengandung amarah dari sosok menyerupai iblis itu, pagoda petir di tangannya langsung dilemparkan ke bawah.Awalnya, pagoda itu hanya sebesar lengan. Namun, setelah dilemparkan, ukurannya langsung membesar pesat seiring terpaan angin. Hanya dalam sekejap, ukurannya hampir menyamai puncak gunung tinggi yang menjulang menembus langit.Jika dilihat dari bawah, dasar menara itu tampak seperti lubang raksasa tanpa dasar yang kedalamannya tak terukur.Daya isap yang sebanding dengan lubang hitam raksasa pun muncul. Seluruh bintang seolah sanggup ditelannya!Kertas emas, peta bintang, bahkan Pedang Tulang semuanya tersedot masuk. Bahkan ketika Tirta mengerahkan seluruh kesadaran spiritualnya untuk merebut kembali benda-benda itu, dia tetap gagal."Gawat!" Tirta tanpa sadar berseru.Kertas emas dan peta pintang merupakan dua harta karun tertinggi yang menjadi andalan Tirta untuk menyelamatkan nyawanya. Berkali-kali, kedua benda itu sudah membantunya

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status