Share

Bab 1420

Author: Hazel
Melihat Tirta tidak bicara dan ekspresinya datar seperti orang linglung, Ayu makin panik sehingga buru-buru bertanya pada Zavrina, "Kak Zavrina, kenapa Tirta jadi begini? Tadi waktu kami berpisah, bukannya dia masih baik-baik saja?"

Setelah memeriksa nadi Tirta, Elisa tetap tidak mau melepaskan tangannya. Wajahnya penuh kekhawatiran ketika berucap, "Kak Ayu, kamu jangan cemas dulu. Tadi, aku sudah memeriksa nadinya. Kondisi tubuh Tirta nggak ada masalah kok. Kalau dilihat dari keadaannya sekarang, sepertinya dia habis terpukul."

Begitu mendengar jawaban itu, Susanti yang berdiri di samping sudah hampir menahan air mata karena cemas. Dia bertanya, "Terpukul? Bibi Elisa, rasanya nggak mungkin deh. Mental Tirta cukup kuat. Mana mungkin dia jadi seperti ini cuma karena terpukul?"

"Eh, Elisa benar. Tirta memang jadi begini gara-gara terpukul." Zavrina menghela napas berat, lalu mulai menceritakan semua yang terjadi tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Zavrina melanjutkan, "Awalnya kami semua suda
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** mantabpfff lanjut
goodnovel comment avatar
Deden
bagus lah Bella pergi,, Tirta orangnya serakah pengen d rangkul semua
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2515

    Melihat Yelena tidak terlihat takut sedikit pun, semua tim manajemen Pulau Wanita Suci pun termotivasi.Salah satu dari mereka berkata, "Bu Yelena berani sekali. Dia itu seorang wanita, tapi dia jauh lebih hebat daripada pria. Kita harus pergi ke Masko secepatnya untuk memberi bantuan. Kalau bisa berkontribusi untuk Keluarga Randolph, kita baru nggak menyia-nyiakan perhatian mereka kepada kita selama ini."Semua tim manajemen segera berkumpul dan meninggalkan Pulau Wanita Suci dengan menaiki pesawat terbang besar.Dari tadi Tirta mengamati situasinya di samping. Dia berkomentar, "Wanita memang pandai berakting, terutama wanita cantik. Mereka sangat tenang waktu berbohong. Untung saja aku punya senjata ajaib yang bisa menaklukkan semua wanita di dunia, jadi aku nggak perlu khawatir mereka mengkhianatiku."Begitu memikirkan hal ini, Tirta bahkan merasa bangga. Sementara itu, Yelena memutuskan semua sistem tenaga listrik di Pulau Wanita Suci setelah tim manajemen pergi. Radar dan kamera p

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2514

    Tirta menambahkan, "Setelah sampai di Negara Darsia, kamu pasti punya tempat tinggal. Kalau Keluarga Randolph ingin membalas dendam padamu karena kamu berkhianat, aku akan membereskan mereka.""Terima kasih, Tuan. Aku akan mengurus semuanya," sahut Yelena.Kala ini, Linda juga tidak curiga Yelena hanya berpura-pura mengkhianati Keluarga Randolph.....Pada saat yang sama, semua yang dilakukan Brandon sesuai dengan dugaan Tirta. Setelah kabur cukup jauh, Brandon langsung bersembunyi di tempat terpencil karena melihat Tirta tidak mengejarnya.Brandon melaporkan semua yang dialaminya ke markas pusat, "Keluarga Randolph sudah bersekongkol dengan Tirta untuk mencelakai kami. Eberon sudah dibunuh mereka, begitu pula petinggi organisasi pembunuh dunia yang ikut kami datang."Brandon menambahkan, "Mungkin Keluarga Randolph tahu Leluhur Darah ingin menguasai dunia, jadi mereka ingin melenyapkan Black Gloves ...."Ketua Black Gloves lain yang mengetahui situasinya sangat emosional. Mereka marah-

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2513

    Tirta melihat ke arah ketua Black Gloves kabur. Ternyata dia keluar dari istana, tetapi Tirta tidak mengejarnya.Tirta menyimpan semua Pedang Terbang dan berjalan ke luar istana. Dia menemukan gigi Leluhur Darah di tumpukan abu.Tirta baru memasukkannya ke dalam Cincin Penyimpanan setelah mengamatinya sejenak. Dia bergumam, "Barang ini memang luar biasa ...."Genta yang bingung bertanya, "Kenapa kamu nggak kejar dia lagi?"Tirta mengusap dagunya sambil menyahut, "Sebenarnya aku juga bisa mengejarnya. Paling-paling aku cuma perlu menghabiskan sedikit tenaga. Tapi, aku tiba-tiba merasa mungkin dia lebih bernilai kalau hidup."Genta langsung tahu alasannya. Dia bertanya lagi, "Maksudmu ... kamu mau memanfaatkannya?"Tirta menjelaskan, "Kak, kamu benar-benar memahamiku. Kamu bisa langsung menebak pemikiranku. Benar, aku harus menghabiskan banyak waktu kalau mengejarnya. Mungkin keberadaanku akan diketahui Keluarga Randolph.""Kalau aku nggak mengejarnya dan membiarkannya kabur, dia pasti a

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2512

    Tirta berpikir, 'Seharusnya berefek kalau aku mengerahkan energi ungu ke Pedang Terbang.'Saat Tirta hendak mengerahkan energi ungu, tiba-tiba terdengar suara Genta. "Nggak usah kerahkan energi ungu. Sebelumnya kamu menyerap kekuatan petir di dunia misterius. Kekuatan itu sangat mematikan bagi Leluhur Darah yang licik.""Oh iya ... bisa-bisanya aku melupakan hal itu!" gumam Tirta yang baru tersadar. Kemudian, dia segera mengerahkan kekuatan petir yang disimpan cukup lama di dalam tubuhnya ke arah Pedang Terbang.Szzt! Szzt! Petir putih berkekuatan dahsyat mengelilingi dua Pedang Terbang yang berada di paling depan dengan cepat. Ditambah dengan kekuatan petir, kecepatan dua Pedang Terbang meningkat pesat.Whoosh! Whoosh! Pedang Terbang memelesat dan menembus jantung Eberon.Eberon berujar, "Huh, kamu masih belum menyerah? Serangan seperti ini nggak bisa membunuh kami. Tadi aku terlalu panik, tapi sekarang aku nggak panik sedikit pun. Seranganmu sama sekali nggak berguna! Hahaha!"Eberon

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2511

    Petinggi organisasi pembunuh itu menunjukkan ekspresi panik, lalu menghilang setelah diinjak Tirta hingga hancur.Setelah membunuh petinggi organisasi pembunuh itu, Tirta berpesan, "Kak Luvia, kamu jaga mereka. Biar aku yang kejar mereka saja."Tirta tidak menunda waktu lagi. Dia langsung mengejar dua ketua Black Gloves yang kabur. Tirta terkejut melihat kedua orang itu tidak langsung mati, jadi dia harus membunuh mereka secepatnya.Luvia mengiakan sambil mengangguk, sedangkan Linda dan lainnya mengingatkan Tirta."Guru, hati-hati!""Tuan, hati-hati!"Tirta menggunakan Teknik Pengendali Angin dan Teknik Menghilang sekaligus sesudah keluar dari ruang VVIP. Dia bergerak secepat kilat.Begitu sampai di depan pintu istana, Tirta mendengar suara teriakan histeris. "Ah ... tolong! Siapa kalian?"Namun, Tirta tidak mengerti bahasa mereka. Hanya saja, dia sudah melihat dua ketua Black Gloves itu. Mereka sedang mengisap darah beberapa penjaga. Dalam sekejap, darah para penjaga itu diisap sampai

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2510

    Petinggi organisasi pembunuh dunia itu terkejut sejenak. Dia mengurungkan niatnya untuk merebut gigi itu.'Ternyata itu gigi Leluhur Darah. Pantas saja bisa menghalangi kesadaran spiritualku. Seharusnya kekuatan lawan setara dengan tingkat pembentukan jiwa. Gigi itu lebih kuat daripada senjata magis tingkat tinggi, mungkin gigi itu bisa melukaiku,' batin Tirta.Tirta mulai menyiapkan jurus mematikan secara perlahan. Dia juga meminta Luvia untuk bertindak bersamanya melalui kesadaran spiritual.Eberon berujar, "Benar, Leluhur Darah sudah sepenuhnya bangkit. Sekarang dia lagi berkeliling ...."Saat Eberon yang bangga hendak mengatakan hal lain lagi, ketua Black Gloves yang lain segera berdeham dan menyela, "Bu Yelena, kami sudah menunjukkan ketulusan kami dengan mengeluarkan senjata ajaib. Sekarang kamu sudah bisa beri tahu kami keberadaan Tirta, 'kan?"Eberon baru sadar dia terlalu cerewet. Ekspresinya tampak canggung. Dia tidak berbicara lagi.Petinggi organisasi pembunuh dunia menimpa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status