Share

Bab 1444

Penulis: Hazel
Sekarang selain Naura dan Nia yang belum naik ke tempat tidur, 6 wanita yang lain sudah berlutut. Mereka yang membelakangi Tirta sangat menggoda. Semuanya menunggu dipuaskan Tirta dengan perasaan gugup dan antusias.

Kalau bukan karena tempat tidurnya cukup besar, mereka juga tidak bisa berlutut. Tirta tidak tahan lagi saat melihat bokong mereka yang berisi dan kulit mereka yang mulus ....

Tirta menarik rambut Melati dan hendak bersanggama dengannya. Tiba-tiba, terdengar suara seorang wanita yang
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus Lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3202

    Untuk sementara ini, mengenai Arshala dan Yumika yang menanyakan Lavanya soal masalah Dinasti Pembunuh dan Sekte Formasi Surgawi tidak perlu dibahas.Sementara itu, di bawah pimpinan Tirta, Yusna yang mengikutinya pun tiba di pegunungan belakang Desa Persik."Tetua Yusna, kamu rasa tempat ini bagaimana? Apa ini termasuk tanah berkah yang tenang serta damai dengan kicauan burung, harum bunga, lembah hijau, puncak yang rimbun, serta aliran sungai yang menenangkan?" tanya Tirta sambil tersenyum."Ya. Energi spiritual di tempat ini memang nggak pekat seperti dunia awani, tapi nggak ada yang ganggu. Ini memang tempat yang sangat baik untuk mengasingkan diri dan kultivasi. Saat jalan-jalan, aku juga bisa berdiskusi denganmu. Ini benar-benar pilihan yang bagus," kata Yusna sambil mengelus janggutnya dan tertawa lebar.Meskipun jauh di dalam lubuk hatinya Yusna sebenarnya cukup meremehkan tempat ini, dia tetap menunjukkan ekspresi sangat puas agar Tirta tidak menyadari rasa tidak puasnya."Kal

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3201

    Saat mendengar suara itu, Irena dan Yumika yang ingin mencari tahu situasinya juga segera mengikut dari belakang.Swoosh swoosh swoosh!Tak lama kemudian, Tirta dan dua wanita itu melihat Lavanya dan Yusna yang berada tidak jauh dari Desa Persik."Sayang, boleh tahu ini siapa?" tanya Tirta yang maju dengan sopan dan bahkan memberi hormat."Dia ini Tetua Yusna, wakil ketua Aula Penegak Hukum. Orangnya baik dan perlakukan aku dengan cukup baik. Sayang, karena dia datang bersamaku, bagaimana kalau kamu bagikan juga sebagian keberuntunganmu pada Tetua Yusna?" kata Lavanya. Mendengar Tirta memanggilnya sebagai istri, wajahnya langsung memerah. Namun, dia tetap bekerja sama dan berbicara sambil tersenyum."Oh, jadi ini Tetua Yusna. Mudah saja, mudah saja. Karena ini permintaan istriku, aku tentu saja nggak akan mengabaikan Tetua Yusna," kata Tirta langsung sambil tersenyum lebar.Namun sebenarnya, Tirta tahu ucapan Lavanya tadi hanya karangan belaka. Dia sudah bisa memastikan pria tua di had

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3200

    Yusna terus memberikan jaminan. Sejak dia terluka dan tingkat kultivasinya merosot, kedudukannya di dalam sekte juga terus menurun.Meskipun dia masih menyandang gelar tetua agung, tiga lelaki tua di aula leluhur telah mencopotnya dari jabatan Kepala Aula Penegak Hukum. Kini, dia hanya menjabat sebagai wakil kepala.Karena itulah dia menyimpan kebencian dalam hati. Sekarang setelah mendengar hal ini, tentu saja dia sangat ingin mengetahui apa sebenarnya kesempatan besar yang dimaksud."Baiklah, kalau begitu aku akan bocorkan sedikit informasi kepada Tetua. Boleh aku bertanya, siapa orang yang sedang ingin dihadapi sekte?"Lavanya meningkatkan kecepatannya sekuat tenaga, tetapi tetap tidak mampu menjauh dari Yusna.Namun, selama pihak lain belum menunjukkan tanda-tanda akan menyerang, itu sudah merupakan hasil terbaik."Orang yang ingin dihadapi sekte ... jangan-jangan ... jangan-jangan kamu tahu keberadaan bocah bernama Tirta itu? Jangan-jangan dia sembunyi di tempat ini? Dia orang yan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3199

    "Kalaupun harus bersembunyi dari kejaran musuh bebuyutan, aku tetap nggak sudi tinggal di tempat seperti ini.""Jadi di saat segenting ini, di dunia kecil yang begitu tandus ini, siapa sebenarnya orang yang hendak dia temui?"Tetua agung yang membuntuti itu hampir keluar bersamaan dengan Lavanya, jadi sama sekali tidak terkena dampak runtuhnya jalur itu.Tentu saja, dengan tingkat kultivasinya, sekalipun terkena dampaknya, dia tidak akan mengalami cedera apa pun.Ketika melihat Lavanya menghancurkan jalur itu lalu terus bergegas tanpa henti, dia pun akhirnya melepaskan semua keraguannya dan mengikuti dari belakang dengan santai.Dengan kecepatan Lavanya, dia hanya membutuhkan kurang dari setengah jam untuk tiba di jalur menuju bumi.Setelah memasuki jalur itu dan sebelum pergi, dia kembali menghancurkannya. Dia mengulangi cara yang sama seperti sebelumnya.Ketika akhirnya memasuki wilayah Negara Darsia dan merasakan kultivasinya ditekan, barulah dia sedikit merasa tenang.Dia lalu mena

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3198

    Meskipun saat meninggalkan sekte Lavanya sudah menggunakan formasi penyembunyi aura untuk menutupi jejaknya, tetua agung yang membuntutinya adalah seorang ahli yang dulu pernah mencapai tingkat semi pencapaian agung sebelum terluka.Saat ini, dia masih memiliki kultivasi tingkat penebas dewa tahap puncak. Karena itu, dia bukan saja dapat melacak pergerakan Lavanya dengan jelas, bahkan dia bisa memastikan wanita itu tetap tidak akan menyadari keberadaannya meskipun dia berada dalam radius 5 kilometer dari Lavanya.Bagi seorang kultivator tingkat penebas dewa tahap puncak, 5 kilometer adalah jarak yang bisa ditempuh dalam sekejap."Sebentar lagi sampai ...."Sekitar dua jam kemudian, Lavanya tiba di pintu masuk menuju dunia misterius. Sepanjang perjalanan, meskipun dia tidak menemukan siapa pun yang membuntutinya, perasaan tidak nyaman yang sangat kuat terus menekan hatinya, seolah sebuah gunung besar sedang mengimpit dadanya.'Jangan-jangan jejakku sudah terbongkar dan ada yang membuntu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3197

    "Humaira, selama Guru pergi beberapa waktu ini, apa ada sesuatu yang nggak biasa terjadi di dalam sekte?" tanya Lavanya."Kalau sesuatu yang nggak biasa sih nggak ada. Tapi pemimpin sudah mengeluarkan perintah. Semua murid sekte, termasuk para tetua gunung suci, dilarang meninggalkan wilayah Sekte Formasi Surgawi. Kita harus bersiap untuk bertempur kapan saja.""Guru diam-diam keluar dan melanggar perintah pemimpin sekte. Kalau sampai ketahuan, bukankah itu gawat?" tanya Humaira dengan cemas.Kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Terutama karena gunung suci kesembilan sekarang hanya ditempati oleh mereka berdua. Kekuatan mereka terlalu lemah. Apabila tindakan Lavanya sampai ketahuan, statusnya sebagai tetua gunung suci bisa dicabut."Nggak masalah. Selama kamu nggak mengatakannya, nggak akan ada yang tahu," sahut Lavanya dengan serius."Guru masih ada beberapa urusan yang harus diselesaikan. Lanjutkan saja kultivasimu." Setelah berkata demikian, Lavanya berbalik menuju istana tempatnya b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 185

    Seiring dengan deru angin yang kuat, tinju Tirta semakin dekat ke wajahnya. Detik berikutnya, Ehsan telah terhempas terkena tinjuan Tirta. Bahkan kepalanya juga hampir saja hancur."Bangsat, coba bilang sekali lagi siapa yang mau kamu tiduri?" Tirta mengambil sebuah bangku dan menghantamkannya ke kep

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 186

    "Tirta ...." Melihat Tirta yang telah bertekad, Nabila benar-benar merasa khawatir. Pada akhirnya, dia terpaksa menyetujuinya, "Boleh saja kalau kamu mau pergi. Tapi kamu harus janji padaku, langsung berhenti kalau sudah kalah. Cepat pulang. Kalau nggak, aku akan beri tahu bibimu bahwa kamu berjudi!

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 229

    Tok, tok, tok! Ketika Tirta ingin bertingkah nakal, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar. Dia pun berteriak dengan agak kesal, "Siapa yang datang malam-malam begini?""Permisi, apa ini alamat Pak Tirta? Aku ingin mengantar pakaian yang dibelinya!" Terdengar suara seorang wanita dari luar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 231

    Setelah memilih pakaian dalam yang tepat, langit sudah malam. Mereka pun berbaring dan tidur.Keesokan paginya.Tirta berbaring di tempat tidur dengan penuh kepuasan sambil memeluk pinggang ramping Melati di sebelah kiri. Kaki Melati yang putih dan lembut menekan tubuh Tirta. Wajah cantiknya memperlih

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status