LOGINAnchia menjalani hidup sebagai peran pengganti dari putri tunggal Duke Frederika. Namun, kenyataan pahit di mana pada akhirnya Anchia dikhianati dan dimanfaatkan oleh orang-orang tercinta dan berakhir di tiang pancung dengan fitnah sebagai orang yang menyamar untuk membohongi kekaisaran. Di detik terakhir saat Anchia mengutuk orang-orang dan mati, ia mengulang kembali hidupnya. Pada saat itulah Anchia memutuskan untuk membalas dendam kepada orang yang mengkhianatinya. Pertama, mungkin Anchia harus memukul kepala ayah angkatnya dan pria yang pernah dinikahinya pada kehidupan lalu. Sayangnya Anchia bertemu dengan orang yang tidak disangka. Apakah orang itu akan menjadi orang yang menggagalkan balas dendamnya atau bahkan menjadi bantuan terbesar dalam menuntaskan dendam Anchia? Viellaris Morgen, 29 Juni 2026
View MoreBAB 8“Sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Iren setelah membantu Anchia berganti pakaian untuk bersiap tidur. “Kenapa rambutmu kembali memutih? Haruskah kita pergi mengecatnya lagi?”Anchia menghela napas. Selama ia masih memakai artefak untuk berkeliaran keluar, percuma saja mengecat ulang rambutnya jadi hitam seperti Valecia. Karena cat itu akan menghilang setelah Anchia memudarkan penggunaan artefak sihir. Itu semacam efek samping. Tetapi terlalu berisiko keluar dengan penampilan Valecia.“Untuk sementara aku akan begini dulu,” kata Anchia. “Artefaknya masih bisa digunakan.”Anchia mengangkat artefak sihirnya dan berubah menjadi Valecia. Rambutnya berubah hitam dan matanya berubah menjadi biru gelap. Memang lebih baik menggunakan artefak, ia jadi tidak perlu harus memakai kontak lens yang menyakitkan matanya itu. Tetapi tetap saja Rodigo tidak boleh tahu tentang artefak ini.“Apa itu benda yang katanya kau temukan dulu itu?” Iren menunjuk batu zamrud yang ada di tangan Anchia.Anc
BAB 7“Luke Kaelon Von Sirius, putra mahkota kekaisaran Sirius. Putra kaisar yang hilang itu kemungkinan masih hidup. Murid didikan Pyrus Venatici masih hidup setelah selamat dari kecelakaan kereta saat dia berusia enam tahun.”Lukas memandang kepergian Anchia dari jendela ruang kerjanya itu. Wanita itu berjalan tanpa menoleh ke belakang sama sekali. Ucapan terakhirnya benar-benar membuat Lukas membeku. Ia hampir secara spontan bergerak untuk mencekik wanita itu sampai mati.“Yang Mulia?” panggil Elijah yang baru saja masuk ke ruangan Lukas. “Sepertinya pembicaraan Anda cukup panjang.”Cahaya sihir meliputi tubuh Lukas. Menghilangkan tampilan Canes Venatici yang berambut biru gelap dan mata hitam. Kembali pada tampilan asli Lukas yang berambut merah gelap dan bermata keemasan.“Elijah.” Lukas menoleh pada wanita yang berlutut di tengah ruangan itu. “Apa namaku masih disebut-sebut oleh orang-orang belakang ini?”Elijah mengangkat kepala. “Sudah tidak ada lagi yang menyebut nama Anda l
BAB 6 “Valecia Frederika,” kata Anchia. “Bisakah Anda mencari tahu di mana wanita itu sekarang berada?” Lukas menghela napas. Ia akhirnya memilih duduk di meja dan bersedekap memandang Anchia. Wanita ini ingin mencari informasi tentang dirinya sendiri. Apa dia berusaha mempermainkan Lukas? “Lady Valecia Frederika sudah jelas ada di kediaman Frederika. Semua orang tahu hal itu, Anchia.” “Yang asli,” kata Anchia lagi yang memicu kerutan di kening Lukas makin dalam. “Beberapa tahun lalu ada rumor bahwa Valecia Frederika sakit keras dan dilarikan ke wilayah Frederika saat berusia delapan tahun. Setelah lama menghilang, dia kembali ke ibukota saat berusia sebelas tahun.” “Benar, semua orang tahu itu.” “Saya akan memberikan informasi yang mungkin Anda tidak punya, Tuan.” “Apa itu?” Lukas tertarik pada wanita ini. Dia tidak hanya tajam, tetapi juga pintar dan cerdas membawa perasaan lawan bicaranya. Anchia tahu kapan tepatnya menarik perhatian si lawan bicara. “Valecia Frede
BAB 5 Anchia bertopang di salah satu bangunan di sisi gang setelah meninggalkan kedai. Menutup wajahnya sebentar dan menghela napas. Ternyata berat juga bicara pada Silfah Valank. Meski memang dia terlihat seperti pria mata duitan dan haus gelar, dia ternyata tidak semurah yang Anchia pikirkan. Apa Anchia terlalu keras mendorong Silfah? Tidak-tidak. Apa pun yang terjadi Anchia tidak mau merasakan perasaan bersalah. Karena perasaan seperti itu sangat mudah menghancurkan. Orang-orang itu menganggap Anchia adalah iblis, dari itu ia akan membuang semua perasaan manusianya dan benar-benar menjadi iblis seperti yang mereka mau. Demi bisa membuat mereka membayar mahal atas nyawanya, Anchia akan memburu mereka sampai ke neraka. “Tempat berikutnya,” gumam Anchia. Ia menarik napas panjang dan berdiri tegak, memandang satu-satunya bangunan paling mencolok yang ada di tengah-tengah gang belakang ini. Memang bukan bangunan mewah yang mencolok. Tetapi bangunan itu didesain dari batu dan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.