Share

Bab 1507

Author: Hazel
Saat di perjalanan, Tirta sudah lebih dulu menggunakan ponsel Nabila untuk memberi tahu Ayu dan Bella bahwa mereka akan ikut pulang bersamanya.

Saat ini, vila itu terang benderang, dengan sosok-sosok wanita cantik yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Ada yang sedang menyiapkan makanan, ada pula yang membersihkan vila, semuanya tampak harmonis.

Pemandangan seperti ini adalah sesuatu yang Tirta impikan selama ini. Kini, akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan, bahkan dia berhasil membawa Bella
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2968

    Situasi seperti ini bukan hanya membuat Rafif terkejut. Dia sama sekali tidak menyangka hal ini akan terjadi. Jelas-jelas dia sudah mengerahkan teknik rahasia untuk meningkatkan kemampuannya, tetapi dia tetap tidak bisa mengalahkan Tirta.Bukan hanya serangan telapak tangan Rafif dikalahkan, bahkan barang berharga yang diberikan penguasa agung rusak sampai-sampai hampir menjadi barang rongsokan.Rafif tidak tahu Tapak Penakluk Naga adalah teknik andalan klan Genta. Kertas emas juga merupakan barang suci yang mencatat Mantra Evolusi Semesta. Tentu saja Tirta bisa mengalahkan Rafif dengan mudah.Kenyataannya sudah begitu jelas. Rafif terpaksa harus percaya. Hal ini karena Tirta sudah mendekati Rafif dalam sekejap."Arus Balik Galaksi!" seru Rafif. Dia membentuk segel tangan dengan cepat sehingga meninggalkan bayangan di ruang hampa.Rafif mengerahkan seluruh kultivasinya sampai maksimal. Dia menggunakan salah satu teknik andalannya dan kekuatannya sangat besar.Galaksi luas yang misteriu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2967

    Tujuh tetua berseru kaget."Eh? Kenapa kemampuan pemuda ini begitu mengerikan? Ini nggak mungkin!""Aneh sekali!""Sudah jelas kekuatan dari serangannya tadi setara dengan kemampuan kultivator tingkat pembentukan dewa tahap akhir. Nggak mungkin kita bisa melawannya!"Rafif yang berdiri di belakang juga terkejut. Dia bergumam, "Sudah kuduga, pemuda ini nggak biasa. Nggak disangka, kekuatan tempurnya begitu mengerikan!"Dalam sekejap, Tirta bergerak secepat kilat dan melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat. Ruang hampa berguncang dan hancur. Ditambah dengan kertas emas yang dikendalikan dengan kesadaran spiritualnya, Tirta langsung membunuh empat tetua.Darah menyembur dan bau amis darah merebak. Kemampuan yang ditunjukkan Tirta membuat semua orang ketakutan.Tiga tetua yang tersisa tidak berani bertindak lagi. Mereka mundur sembari berseru, "Cepat mundur! Kalau nggak, kita akan dibunuh pemuda ini! Dia itu siluman!"Tirta tidak mengejar mereka, melainkan menopang kertas emas di tang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2966

    Nayara membelai wajah Nova dengan tangan gemetaran seraya berucap, "Kamu nggak salah, tentu saja aku nggak akan biarkan kamu mati. Sayangnya, kemampuanku sangat lemah. Sekalipun aku bertarung mati-matian, juga nggak bisa melindungimu ...."Hanya saja, tangan Nayara terkulai. Lukanya terlalu parah dan darah menodai pakaiannya. Bahkan inti jiwanya hampir lenyap."Jangan ... Guru ...," panggil Nova. Dia bersandar di pelukan Nayara sambil menangis tersedu-sedu. Namun, dia tidak bisa mengubah apa pun."Tetua Nayara, sepertinya kamu benar-benar menyayangi muridmu ...," kata Tirta yang merasa tidak tenang. Dia tidak menyangka Nayara berani melawan Rafif, jadi dia tidak sempat menghentikan Nayara.Bagaimanapun, Tirta tidak mengerahkan Teknik Rahasia Delapan Gerbang. Kesenjangan kemampuan dan kecepatan Tirta dengan Rafif terlalu jauh.Rafif yang berada di dekat sana mendengus dan berujar kepada para tetua, "Nggak usah bicara omong kosong lagi. Aku janji akan hadiahkan barang berharga pemberian

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2965

    Shanaya dan Nayara juga datang. Mereka tampak terkejut. Keduanya sangat terpukul melihat mayat Danendra dan enam murid lainnya yang tak berkepala jatuh ke tanah.Dua pria berseru secara bersamaan, "Danendra dibunuh!"Kedua pria itu berusia sekitar 40 tahun. Wajah mereka mirip dengan Danendra. Kultivasi mereka mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap ketiga. Mereka adalah kakaknya Danendra yang bernama Yuzrin dan Zamran.Suara Yuzrin dan Zamran memang menunjukkan mereka terkejut, tetapi sebenarnya mereka juga merasa senang. Mereka seperti mengatakan akhirnya Danendra mati!Rafif berujar, "Tetua Nayara, kamu yang membawa orang ini masuk ke sekte. Dia membunuh putra kesayanganku, itu berarti kamu itu komplotan pembunuh putraku! Aku baru ampuni kamu kalau kamu membunuh dua orang ini!"Rafif sangat cerdik. Melihat ekspresi Tirta yang tetap terlihat tenang, dia takut Tirta menyimpan trik untuk menyerang balik. Jadi, dia menyuruh Nayara bertindak agar bisa mencari tahu kemampuan Tirta.Tubuh N

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2964

    Tirta terkejut mendengar ucapan Nova. Dia berkomentar, "Apa? Formasi perlindungan sekte ini bisa membunuh kultivator tingkat pemurnian dewa kalau dikerahkan dengan kekuatan penuh?"Padahal status kultivator tingkat pemurnian dewa sangat tinggi di sepuluh sekte super besar dunia awani. Status mereka adalah tetua agung.Lavanya yang berstatus sebagai pemimpin sembilan gunung suci juga baru mencapai tingkat pemurnian dewa. Padahal Sekte Formasi Surgawi merupakan bagian dari tiga tempat suci terbesar.Namun, Sekte Hala hanya sekte kecil yang tidak terkenal. Kenapa formasi perlindungan sekte mereka begitu hebat? Siapa yang memasang formasi sehebat ini untuk melindungi sekte kecil begini?Wajah Nova memucat. Dia menjelaskan, "Benaran, aku juga mendengarnya dari guruku. Formasi sekte ini dipasang oleh orang yang menyokong penguasa agung itu, makanya formasi sekte ini begitu hebat. Selain Sekte Hala, dua sekte lain yang dibangun penguasa agung juga dilindungi formasi seperti ini."Nova menamba

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2963

    Danendra merasakan dirinya hampir mati. Dia menangis saking takutnya, bahkan sampai kencing di celana.Danendra berteriak, "Jangan ... kamu nggak boleh membunuhku! Ayahku itu pemimpin Sekte Hala dan dia itu kultivator tingkat pembentukan dewa yang hebat! Dia punya kartu takdirku!""Begitu kamu membunuhku, ayahku pasti langsung tahu. Dia akan keluar dari pengasingan, lalu membunuhmu untuk membantuku balas dendam! Nggak ada untungnya bagimu kalau kamu membunuhku," lanjut Danendra.Danendra menyarankan, "Begini saja, kamu lepaskan aku. Aku jamin nggak akan mencari masalah denganmu lagi. Kumohon, aku benar-benar nggak ingin mati .... Aku juga nggak ingin inti jiwaku dilenyapkan!"Tirta tertawa sinis dan menanggapi, "Memangnya kultivator tingkat pembentukan dewa sangat hebat? Bagiku, kultivator tingkat pembentukan dewa nggak ada apa-apanya. Kamu yang membawa anggotamu untuk mencari masalah denganku dan menghina kekasihku, jadi hari ini kamu harus mati. Siapa pun nggak bisa menyelamatkanmu."

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2624

    Tirta tertawa dan menenangkan, "Apa yang kita lakukan nggak akan memengaruhi urusan penting ini. Lagi pula, kita juga pergi ke hutan untuk melakukan hal penting."Kemudian, Tirta berpesan kepada pria tua dan menggendong Selina keluar. Tentu saja mereka tidak benar-benar pergi ke hutan seperti yang d

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2576

    Bukan hanya wajah Joffrey yang babak belur, kaki dan tangannya juga patah. Tubuh Joffrey juga dipenuhi air kencing yang bercampur dengan darah. Benar-benar mengerikan!Kondisi Joffrey sangat menyedihkan. Bahkan dia sudah tidak sadarkan diri dan sekarat."Ah .... Oke, Kak Benika! Kami urus sekarang!"

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2638

    Mereka berpisah dengan Tirta cukup lama. Mana mungkin mereka tidak merindukan momen kebersamaan dengan Tirta?Tentu saja Yonatan tidak keberatan. Dia menyahut, "Nggak masalah. Sekarang Pak Tirta nggak perlu mengkhawatirkan masalah di sini lagi. Semuanya pasti aman."Ketrin mengayunkan tinjunya dan m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2533

    Yonatan segera berujar kepada cucunya, "Boleh. Ketrin, cepat tunjukan barangnya kepada dia. Oh iya. Cari alat pelacak pada barang itu, lalu buang secepatnya.""Oke, Kakek," sahut Ketrin. Setelah melihat semua tindakan Tirta tadi, sekarang penilaian Ketrin terhadap Tirta sudah berubah. Dia kagum, pen

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status