Share

Bab 1532

Author: Hazel
Setelah dirangsang Tirta, tubuh Arum menegang dan wajahnya memerah. Dia juga tidak memberontak. Arum hanya menunduk dan berbicara dengan lirih.

Tirta tertawa dan menimpali, "Tenang saja, Kak Arum. Aku pasti akan buat kamu hamil anakku. Itu cuma masalah waktu. Kalau nggak, sekarang kita beraksi dulu."

Melihat Arum yang pasrah, Tirta mulai tidak sabar. Dia melepaskan baju Arum. Sementara itu, Arum menghela napas dengan wajah memerah. Sudah jelas hatinya tergerak.

Namun, Arum merasa khawatir. Dia m
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3048

    Selain itu, kemampuan murid pria tua berwibawa sangat hebat. Tetua dari gunung suci lain baru mencapai tingkat pemurnian dewa.Namun, generasi ketiga murid pria tua itu bahkan sudah mencapai tingkat penebas dewa. Mereka tidak perlu menghormati tetua gunung suci yang lain. Itulah sebabnya sekarang pria tua itu tetap sangat berkuasa biarpun sudah pensiun.Pria tua berwibawa menegaskan, "Cepat pergi, lebih baik kalau masalah ini diselesaikan lebih cepat. Kamu harus bunuh pelakunya, nggak peduli apa identitasnya dan alasannya. Kalau nggak, kamu nggak usah pulang untuk temui aku lagi.""Oke, Guru!" sahut Gafar. Kemudian, dia berucap kepada para tetua di samping, "Orang yang bisa membunuh Tetua Ganesh sangat langka di dunia awani. Mohon para tetua dan tetua agung ikut aku keluar!"Para tetua dan tetua agung menyahut, "Oke, Pak!"Semua tetua gunung suci ikut keluar, termasuk Lavanya dan tiga tetua agung yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung. Ditambah lagi, Gafar sendiri juga hampir me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3047

    Aula ini hanya dibuka seribu tahun sekali untuk upacara penyembahan leluhur. Jadi, semua murid bisa menyembahyangi leluhur sekte ini.Biasanya, hanya beberapa pria tua renta berambut putih yang terlihat biasa berjaga dan membersihkan aula leluhur ini. Sebenarnya dulu mereka adalah mantan tetua agung Sekte Formasi Surgawi.Di dunia awani, mereka merupakan tokoh hebat yang bisa membuat orang ketakutan hanya dengan mengentakkan kaki. Kultivasi mereka sudah hampir mencapai tingkat pencapaian agung, hanya tersisa satu langkah lagi.Mereka adalah fondasi dan senjata andalan paling hebat Sekte Formasi Surgawi. Hanya saja, mereka sudah hidup 8 ribu tahun dan hampir mati. Mereka hanya mengandalkan akar spiritual untuk bertahan hidup. Biasanya mereka jarang keluar.Krak! Tiba-tiba, kartu takdir yang melambangkan Ganesh hancur berkeping-keping saat Ganesh mati.Salah satu pria tua yang ompong mendekat, lalu bertanya dengan ekspresi kaget, "Ada yang membunuh tetua agung sekte kita?"Pria tua lain

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3046

    Tebing Maut sangat misterius dan sudah ada sejak dunia awani tercipta. Meskipun Tebing Maut tidak begitu terkenal seperti pegunungan liar di bagian timur dan laut utara yang luas, bukan berarti tingkat bahaya Tebing Maut kalah dari tempat berbahaya lainnya.Tidak berlebihan jika mengatakan banyak kultivator tetap menganggap Tebing Maut sebagai tempat terlarang. Semua kultivator yang mendengar tentang Tebing Maut pasti gentar.Whoosh .... Tirta yang baru melompat ke Tebing Maut langsung merasakan angin astral berembus di wajahnya. Angin astral yang berembus sangat menusuk, bahkan kekuatan spiritual yang melindungi tubuh Tirta juga tidak bisa mengurangi rasa sakit ini. Kultivasi Tirta juga melemah."Ternyata angin astral ini bisa melemahkan kultivasi. Pantas saja banyak kultivator tingkat penebas dewa dan kultivator yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung mati di sini ...," gumam Tirta yang terkejut.Tirta jatuh dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dia segera mengeluarkan kertas em

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3045

    Mahaprana tertawa dan mengomentari, "Kamu begitu lemah, untuk apa aku mengambil nyawamu? Suatu hari nanti, aku pasti akan memanggilmu saat diperlukan. Cepat tingkatkan kultivasimu. Waktu yang tersisa untukmu nggak banyak lagi."Mahaprana hanya meninggalkan pesan yang misterius itu, lalu menaiki sungai surgawi yang indah dan menghilang bersama Magenta.Sebelum mereka pergi, Tirta tidak memperhatikan Magenta melontarkan lidah api dari ujung jarinya ke peta bintang yang kekuatannya terkuras."Waktu yang tersisa untukku nggak banyak lagi? Apa maksudnya? Jangan-jangan ada hal mendesak yang harus kulakukan?" gumam Tirta.Ucapan Mahaprana membuat Tirta termenung, tetapi dia kepikiran Arshala yang jatuh ke Tebing Maut. Nasibnya masih tidak jelas. Tirta menggeleng dan berusaha meredam pikirannya yang kacau. Dia hendak melompat ke Tebing Maut untuk menyelamatkan Arshala.Tirta berucap, "Arshala pasti belum mati. Kalau nggak, pria itu nggak akan biarkan aku menyelamatkannya sendiri."Saat hendak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3044

    Tirta dan Ganesh akan perlahan menghilang.Mahaprana menjentik jarinya dan berseru, "Lenyapkan!"Krak! Semua petir langsung lenyap. Bahkan bayangan berbentuk manusia di langit yang dibentuk hukum alam juga lenyap. Sudah jelas kekuatan Mahaprana sangat luar biasa.Orang yang sudah mencapai tingkat pengguncang langit bisa mengguncang hukum langit dan bumi. Aturan tidak bisa melukainya.Sementara itu, orang yang sudah mencapai tingkat pengendali langit bisa mengendalikan hukum langit dan bumi. Semua perintahnya pasti dijalankan dan dia bisa mengendalikan sumber hukum makhluk hidup.Jika Mahaprana berniat memutar balik ruang dan waktu ribuan bintang secara bersamaan, dia juga bisa melakukannya. Itulah sebabnya menghancurkan hukum alam dunia awani yang kecil sangat mudah bagi Mahaprana.Magenta berseru kaget, "Ini teknik untuk memutar balik ruang dan waktu, juga menentang hukum alam. Teknik ini nggak bisa dibandingkan dengan Teknik Nirwana yang kukuasai. Kemampuan Tuan ... makin misterius."

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3043

    Di bagian terdalam alam semesta, terdapat Gerbang Maharaja yang bersimbah darah. Sosok hebat seperti Mahaprana bekerja sama untuk membangun Gerbang Maharaja. Mereka ingin mencegat makhluk spiritual mengerikan dari alam semesta lain.Magenta membatin, 'Sepuluh ribu spirit tulang putih sudah mencapai tingkat pencapaian agung. Kecuali sumber di tubuh asli mereka sekalian dilenyapkan. Kalau nggak, mereka nggak akan bisa mati. Bisa dibilang kesulitannya sangat besar, Namira nggak mungkin bisa kembali dalam waktu singkat.'Magenta merasa kasihan pada Namira, lalu dia melihat Mahaprana dan bertanya, "Tuan, apa yang harus kulakukan?"Mahaprana mengalihkan pandangannya dari tempat Namira menghilang. Dia tersenyum dan menjawab, "Nggak usah. Kamu lihat apa yang kulakukan saja."Kemudian, Mahaprana menjentik jarinya dengan santai dan berkata, "Waktu ... berputar kembali."Mahaprana seperti kaisar abadi kuno yang bisa mengendalikan hukum alam. Bam! Tanah dan pegunungan yang retak di sekitar mulai m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2024

    Kalila mendesah. Dia bisa menebak masalah yang terjadi. Kalila berucap, "Laurel, kamu kemari dulu."Sebelum Laurel merespons, Kalila tiba-tiba berkata kepada Tirta, "Dik, kami nggak perlu bertindak lagi karena semua ini cuma salah paham. Aku mewakili Bu Meisya untuk meminta maaf padamu. Kamu boleh s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2077

    Begitu kepikiran ide ini, Heidi menjadi lebih tenang. Kala ini, Tirta sedang fokus memurnikan obat. Dia tidak mengintip Heidi ataupun menyiksanya.Sikap Tirta membuat Heidi terkejut. Dia berkomentar di dalam hati, 'Bajingan mesum ini sangat genit, tapi dia sangat fokus waktu memurnikan obat. Benar-b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2043

    Sanika dan Zahra yang juga terpental keluar dari tungku ditangkap oleh tangan besar salju itu. Luvia membawa kedua tetua itu ke hadapannya. Begitu mendarat di tanah, mereka berdua mengeluh kepada Luvia."Bu Luvia ... akhirnya kalian datang!""Hu hu .... Aku nggak mau hidup lagi!"Namun, Luvia menunj

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2023

    Tetua lain membalas, "Benar. Laurel ada di tangan pemuda itu. Sebaiknya kita tanyakan dengan jelas dulu sebelum bertindak. Jangan sampai Laurel terluka karena salah paham."Tetua lainnya mengamati Tirta dengan ekspresi bingung. Mereka merasa Tirta tidak begitu menggebu-gebu setelah melihat wanita se

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status