Share

Bab 1818

Author: Hazel
Waktu terus berlalu. Saat Tirta berhenti pada waktu subuh, tubuh Bella terus gemetaran. Dia seperti ikan yang menggelepar-gelepar di darat. Yang berbeda hanya Bella adalah putri duyung yang cantik.

Selain itu, Tirta juga membuat Bella menyemburkan cairan yang banyak. Malam ini, lantai dan seprai di kamar basah. Kalau bukan karena Bella sudah memasuki tingkat pembentukan energi menengah, tubuh Bella pasti tidak tahan setelah bagian intimnya mengeluarkan cairan yang banyak.

Setelah Bella tenang, T
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3560

    Bum! Energi pedang yang dahsyat dan kilatan pedang yang menyilaukan seolah membawa kekuatan yang mampu membelah langit dan membelah bumi. Entah berapa banyak artefak yang hancur.Hujan darah yang tak berkesudahan, potongan tubuh dan anggota badan yang tercerai-berai, terus berjatuhan dari langit. Dalam bentrokan yang begitu dahsyat, formasi pelindung kota Sepuluh Sekte sudah lama hancur dan kini tak lebih dari pajangan.Hanya dalam waktu 15 menit, lebih dari separuh orang dari pihak sembilan sekte super telah terbunuh. Pemandangan seperti ini benar-benar sulit dipercaya."Para tetua sembilan sekte super sudah bergabung, tapi tetap dibantai seperti ayam!""Ck, siapa yang bakal percaya kalau mendengar cerita seperti ini?""Sekarang, dari tiga tanah suci, hanya tersisa satu. Sekte Bulan Berdarah juga sudah musnah. Setelah pertempuran ini, sembilan sekte super juga pasti mengalami pukulan telak.""Sepertinya dunia awani benar-benar akan mengalami perubahan besar.""Eh, menurut kalian, jang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3559

    Sementara itu, dari arah belakang, seorang tetua yang berada di tingkat penebas dewa tahap puncak akhirnya menemukan celah untuk menyerang. Dengan sudut serangan yang sangat sulit ditebak, dia langsung menghantam bagian belakang kepala Tirta."Tangan Penangkap Naga!"Namun, seolah memiliki mata di belakang kepalanya, Tirta tetap mampu mengantisipasinya. Saat bertarung melawan orang-orang di depan dan di kedua sisinya, dia masih bisa bergerak dengan santai dan melancarkan serangan balik dengan telapak tangannya.Puff!Telapak tangan emas itu bagaikan prasasti langit raksasa, mengandung kekuatan yang luar biasa. Ke mana pun telapak itu melaju, ruang hampa akan hancur dan lenyap, bahkan tak dapat pulih dalam waktu singkat.Bersama beberapa orang di sekitarnya, tetua yang mencoba menyergap itu sontak dihantam hingga tubuh mereka semua hancur menjadi lumuran daging."Formasi Pedang Pembantai!"Melihat situasi mulai tidak menguntungkan, para tetua Sekte Pedang Angkasa segera bekerja sama. Me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3558

    Ucapan Tirta bagaikan gemuruh petir, menggema di dalam hati setiap orang yang berada di tempat itu."Hiss ...."Orang-orang dari sembilan sekte besar awalnya mengira bahwa keunggulan jumlah dan semangat tempur mereka akan cukup untuk menekan Tirta. Namun, mereka sama sekali tidak menyangka bahwa Tirta ternyata begitu berani.Dia bahkan terbang ke angkasa dan secara terbuka menantang mereka.Terlebih lagi, melihat dahsyatnya kekuatan tempur yang terpancar dari tubuhnya, tampaknya tak seorang pun yang hadir mampu menandinginya.Pada saat ini, meskipun mereka memiliki hampir ratusan kultivator tingkat penebas dewa tahap akhir puncak, tidak seorang pun berani menyahut tantangannya."Dia baru berdiri di sana saja, sudah nggak ada yang berani macam-macam.""Benar-benar luar biasa! Seorang diri saja sudah mampu membuat sembilan sekte super tak berkutik!""Apalagi dia masih sangat muda!""Bahkan murid langsung dari tiga tanah suci pun belum tentu memiliki kekuatan dan wibawa seperti ini, 'kan?

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3557

    Saat ini, jumlah mereka sangat banyak, sehingga mereka tidak lagi terlalu takut pada Tirta. Mereka maju cukup jauh dan mengepung tempat itu hingga rapat tanpa celah.Bahkan seekor nyamuk pun jangan harap bisa melarikan diri."Ketua Sekte Suci Utara telah memerintahkan. Apa pun yang terjadi, kami harus berdiri teguh di pihak Tuan Tirta!""Soal kami akan dikeluarkan dari jajaran sepuluh sekte super, itu tergantung kalian punya kemampuan untuk melakukannya nggak!" sahut salah seorang tetua Sekte Suci Utara.Sebenarnya, Sekte Suci Utara sudah lama memerintahkan seluruh tetua dan muridnya untuk kembali ke sekte dan tidak keluar selangkah pun.Namun, Tirta pergi ke Kota Sepuluh Sekte. Sekte Suci Utara memang memiliki beberapa orang yang berjaga di sana.Sekte Suci Utara khawatir Tirta akan menganggap mereka tidak menyambutnya dengan baik, sehingga untuk sementara tidak memerintahkan kelompok ini untuk kembali.Tak disangka, mereka justru bertemu dengan situasi seperti ini.Para tetua yang be

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3556

    Sekte Zeru sebelumnya juga pernah mengirim orang untuk memburu Tirta, bahkan pembantaian besar-besaran di dunia misterius juga berkaitan dengan mereka. Karena itu, saat bertemu dengan mereka sekarang, Tirta sama sekali tidak akan berbelaskasihan.Brak! Tetua itu langsung meledak dan tewas. Hal ini semakin mengukuhkan reputasi ganas Tirta sekaligus menampar wajah orang-orang Sekte Zeru dengan telak."Bocah, kamu telah merampas pusaka utama sekte kami dan membunuh tetua sekte kami. Sekte Zeru nggak akan pernah berdamai denganmu!""Rekan-rekan dari sepuluh sekte besar, jangan ragu lagi. Mari kita bersama-sama membunuhnya!" Orang-orang Sekte Zeru semuanya murka. Mereka berteriak dengan mata memerah.Tetua wanita Sekte Asura juga ikut berteriak, "Bunuh orang ini! Sekte Asura pasti akan memberikan imbalan besar. Rekan-rekan dari sepuluh sekte besar, jangan ragu lagi!"Pada saat ini, kedua sekte besar itu benar-benar sudah dibuat kalap oleh Tirta."Kalau kami ingin meminjam Busur Matahari sel

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3555

    "Siapa sebenarnya orang itu? Berani sekali dia bertarung di dalam Kota Sepuluh Sekte. Apa dia sudah bosan hidup?""Kita juga pergi lihat!"Swoosh! Swoosh! Swoosh!Beberapa kultivator dengan tingkat kultivasi rendah turut berdatangan karena penasaran. Namun, mereka tidak berani terlalu dekat dan hanya memilih menyaksikan dari kejauhan."Siapa yang menggunakan Busur Matahari milik Sekte Zeru? Segera kembalikan pusaka itu! Kalau nggak, jangan salahkan Sekte Zeru karena bertindak kejam tanpa ampun!"Sebelum orangnya tiba, suara tua yang penuh amarah sudah terdengar dari kejauhan dan menggema di seluruh penjuru.Swoosh! Tirta sama sekali tidak menghiraukannya. Aura di seluruh tubuhnya terus meningkat. Saat dia menarik Busur Matahari, langit berguncang, bumi bergetar. Semua orang pun ketakutan.Anak panah cahaya yang terkumpul di busur perlahan berubah seperti lubang hitam. Tanpa sedikit pun belas kasihan, anak panah itu menyerap energi alam dengan rakus.Beberapa kultivator berkultivasi ren

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2692

    Tirta berbicara dengan serius, "Kamu salah. Apa kamu tahu sekarang kamu meragukan moralku yang tinggi? Selain itu, kultivator keabadian seperti kami nggak mementingkan kekuasaan, kekayaan, dan wanita cantik. Aku cuma fokus mencapai keabadian, mana mungkin aku menghabiskan waktu untuk wanita cantik?"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status