共有

Bab 2171

作者: Hazel
Tirta tidak akan menoleransi orang Negara Yumai. Wajah Harjaya pucat pasti setelah mendengar ucapan Tirta. Ekspresi Jumanta juga sangat masam.

Para praktisi ilmu mistis Keluarga Gomies dan senior menangis tersedu-sedu. Mereka sangat menyesal datang ke Negara Darsia. Banyak yang ketakutan sampai kencing di celana. Semuanya menyalahkan Harjaya.

"Harjaya, kamu yang mencelakai Keluarga Gomies!"

"Kamu nggak ada apa-apanya dibandingkan Pak Yudha!"

"Seharusnya kamu nggak menyetujui persyaratan Sagara d
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3456

    Harus diakui, perhitungan Sodam kali ini benar-benar cerdik. Alasan dia tidak langsung membunuh semua orang sekaligus, melainkan membunuh mereka satu per satu, adalah untuk memberikan tekanan mental kepada Priya.Hanya dengan cara ini, ada peluang besar untuk memaksanya mengungkap rahasia peta bintang."Aku ... aku nggak akan memberitahumu. Lebih baik bunuh saja aku." Wajah Priya menunjukkan pergulatan batin. Sesaat kemudian, dia berkata dengan nada tegas sambil menggertakkan giginya."Oh ya? Priya, kamu benar-benar tega melihat semua orang mati tepat di depan matamu? Kalau aku nggak salah ingat, dulu kamu bukan orang sekejam ini." Sodam malah tertawa menggodanya.Sret! Dia menunjuk dengan santai. Seketika, belasan orang lainnya jatuh tersungkur. Kali ini, dia memang sengaja melakukannya. Dia tidak membiarkan mereka langsung mati.Kabut hitam yang bagaikan racun paling ganas itu menyelimuti belasan murid. Mereka seolah sedang mengalami siksaan paling menyakitkan."Aah ... sakit sekali!

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3455

    Setiap tetua dan murid yang mencoba melarikan diri semuanya tewas di tangan para roh ganas itu.........Di puncak utama.Selain kelompok Radif, semua murid dan tetua yang tersisa memang benar-benar setia pada sekte. Saat ini, ada sekitar ribuan orang yang telah berkumpul di depan aula utama yang sudah runtuh menjadi puing-puing. Ada yang dipenuhi kebencian, ada yang ketakutan, dan ada pula yang marah hingga hampir meledak. Semua tatapan mereka tertuju pada Sodam.Di antara orang-orang itu, tentu saja ada Priya dan ayahnya. Hanya saja, mereka dilindungi di posisi paling tengah di kerumunan."Hehe. Makin lama, makin menarik. Harus mulai bunuh siapa dulu ya? Sepertinya sama saja. Kalau begitu, mulai dari yang paling luar saja," gumam Sodam sambil tersenyum sinis dan menatap semua orang dengan tenang. Dia sengaja memperlambat langkahnya, seolah-olah sangat menikmati sensasi saat dendam besarnya sebentar lagi akan terbalaskan.Pufft!Terlihat Sodam mengangkat tangan dan menunjuk secara sa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3454

    Duarrr ....Sodam kembali menghantamkan satu telapak tangan dan formasi pelindung yang sebelumnya sudah berada di ambang kehancuran langsung tertekan. Namun, sebelum formasi itu sempat memantul kembali, dia kembali menghantamkan telapak tangannya.Krak!Pada akhirnya, seluruh formasi pelindung meledak seperti gelembung yang pecah dan energi yang meledak langsung menyebar ke segala arah. Seperti badai besar yang tiba-tiba muncul, energi itu mengguncangkan puncak utama Paviliun Ufuk dan tujuh puluh dua puncak cabangnya hingga bergoyang hebat."Gawat! Ada orang yang berhasil hancurkan formasi pelindung kita.""Cepat pergi ke puncak utama untuk berikan bantuan.""Semua tetua dan murid dengarkan perintah! Segera pergi ke puncak utama untuk berikan bantuan. Tanah suci sekte kita nggak boleh dipermalukan."Di tengah kekacauan, para tetua dan murid berteriak seperti itu.Swoosh swoosh swoosh!Satu per satu sosok terbang ke udara dari atas permukaan laut dengan ekspresi penuh amarah dan langsun

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3453

    Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, Sodam mengulurkan tangannya dan mencengkeram kepala Radif."Argh .... Kenapa ...."Saat itu, tulang tengkorak Radif langsung remuk. Dia merasa seluruh darah, kekuatan spiritual, dan jiwa spiritualnya pun ditarik keluar dari tubuhnya. Rasa sakit seperti itu benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, bahkan wajahnya sampai berubah bentuk hingga sudah tidak menyerupai manusia."Sangat sederhana. Karena setelah bunuh kamu, benda ini tetap akan jadi milikku. Aku hanya mau tahu asal-usulnya, itu saja," cibir Sodam.Setelah Sodam melepaskan tangannya, Radif sudah berubah menjadi kulit manusia yang kering dan keriput. Dia pun langsung mengambil peta bintang yang terjatuh dan meletakkannya di telapak tangan untuk diamati dengan saksama. Cahaya indah seperti mimpi dari benda itu memantulkan ekspresinya yang makin dipenuhi keserakahan.Namun, tepat pada saat itu, terdengar suara lain yang serak di dalam lautan kesadaran Sodam. "Bocah, aku hanya ja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3452

    Ternyata, posisi Tirta dan Selvi saat ini tepat berada di atas lokasi Paviliun Ufuk yang sekarang, setelah dikirim oleh formasi teleportasi. Namun, saat mereka melihat ke bawah, formasi pelindung sudah hancur dan bangunan megah milik sekte telah dihantam hingga porak-poranda serta menjadi reruntuhan.Selain itu, sosok-sosok hitam yang bagaikan iblis itu sedang merenggut nyawa satu per satu anggota Paviliun Ufuk dengan kejam. Priya dan ayahnya bersama para tetua dan murid lainnya telah dipaksa berkumpul dalam satu kelompok di bawah Tirta dan Selvi. Dengan darah yang menggenang di mana-mana, pemandangan itu benar-benar terlihat mengerikan."Iblis! Binatang! Berhenti sekarang juga!" teriak Tirta yang sudah tidak mampu menahan diri lagi dan langsung marah.........Tepat saat Tirta dan Selvi masih sedang mencari formasi teleportasi, Sodam sudah membawa dua puluhan roh ganas dan muncul di atas Paviliun Ufuk dengan kuat. Radif juga sedang menyerahkan peta bintang untuk menyerah."Radif tua

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3451

    "Tempat ini memang di wilayah timur dunia awani, tapi pasti ada mata laut jauh di bawah tanah yang terhubung dengan lokasi Paviliun Ufuk saat ini. Kalau nggak, mereka juga nggak mungkin susah payah pindahkan sekte dari sini ke wilayah utara yang begitu jauh," jelas Selvi.Mendengar itu, Tirta merasa tercengang. Namun setelah dipikir-pikir, perkataan Selvi memang bukan tanpa alasan. Meskipun terdengar cukup tidak masuk akal.Meskipun berpikir demikian, keduanya tetap tidak membuang waktu dan langsung masuk ke dalam laut. Air laut berwarna biru serta sangat jernih dan berbagai monster laut biasa berenang dengan cepat di dalam air, seolah-olah sedang menghindari dua tamu tak diundang ini.Alasan utamanya adalah kesadaran spiritual Selvi yang menyebar ke segala arah. Meskipun tidak ingin melarikan diri, para monster itu juga tidak memiliki pilihan lain."Di bawah sana memang ada mata laut. Bocah, tebakanku tepat. Formasi teleportasinya pasti ada di bawah sana," kata Selvi sambil menunjuk t

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1141

    Tirta sering memandangi pemandangan gunung dari kamar Bella. Dia memutuskan untuk memancing Kurnia ke daerah pegunungan yang belum dikembangkan. Tirta akan melawannya di tempat itu.Tirta berseru, "Kurnia, aku ini orang yang kamu cari! Kalau kamu ingin tahu rahasiaku, ikut aku!"Tirta segera berpesa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1212

    "Gila .... Wanita ini kelihatannya cantik, tapi kejam banget!""Aku bahkan bisa mendengar suara sesuatu pecah tadi. Untung tadi aku nggak coba mendekatinya!""Cuma kejam nggak cukup. Yang dia pukul itu Doddy.""Ayahnya punya saham di semua toko emas lantai ini. Dia kaya dan punya pengaruh besar!""A

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 877

    Arum menggigit bibirnya dan mengerlingkan matanya dengan agak kesal."Cih! Aku rasa Bu Yanti punya maksud lain denganmu! Kamu cantik, putih. Kalau dia nggak menyukaimu, mana mungkin setiap hari mencarimu!""Makin kamu melindunginya, makin aku merasa kalian punya hubungan istimewa! Lihat saja kakimu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 775

    "Orang ini adalah wakil di kantor kepolisian, Bu Susanti. Sepertinya kamu harus ikut ke kantor polisi sama dia.""Benar, Bu Clara. Melakukan tindakan ilegal itu nggak bisa dibiarkan. Dengan adanya kesaksian dari kami berdua, kamu nggak bisa mengelak lagi. Ayo ikut Bu Susanti ke kantor polisi!" timpal

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status