Share

Bab 219

Author: Hazel
"Tentu saja! Kak Arum sendirian dan masih asing dengan lingkungan di desa. Aku tentu harus menemaninya. Aku akan tidur dengan Kak Arum malam ini. Aku nggak akan mencarimu lagi," sahut Nabila sambil mengerlingkan mata.

Nabila tahu apa yang dipikirkan Tirta. Kemarin, seluruh tulangnya hampir remuk dibuat Tirta. Dia bahkan masih merasa sakit hari ini. Itu sebabnya, Nabila menolak untuk bercinta malam ini.

"Nabila, Tirta, maaf sudah merepotkan kalian. Setelah vila kalian selesai dibangun, aku akan b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
HDR07
dalam satu bab kok pendek sekali.........
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3186

    Begitu keluar dari gerbang sekte, di bawah pimpinan Tahir, rombongan itu langsung melarikan diri dari tempat itu dengan kecepatan tertinggi.Barulah setelah meninggalkan Istana Samara sejauh kurang lebih 500 kilometer, mereka berhenti. Tidak ada pilihan lain, mereka khawatir jika bergerak terlalu lambat atau berhenti terlalu dekat, mereka akan dipaksa tinggal di Istana Samara selamanya."Seharusnya mereka nggak akan ngejar sampai ke sini. Ayo kita bentuk formasi di tempat ini," perintah Tahir setelah menenangkan pikirannya."Baik ...." Para murid itu masih diliputi ketakutan dan menjawab dengan suara gemetar.Padahal formasi besar itu seharusnya bisa dibangun hanya dalam waktu singkat, tetapi karena rasa takut yang berlebihan, mereka justru menghabiskan hampir 30 menit untuk menyelesaikannya.Setelah kembali ke Sekte Formasi Surgawi, Tahir menyuruh semua orang beristirahat, sedangkan dirinya sendiri pergi menemui pemimpin sekte.Tahir menuju aula leluhur untuk melaporkan seluruh kejadi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3185

    Saat merasakan tekanan yang begitu besar, rombongan yang dipimpin Tahir merasa makin gelisah. Beberapa dari mereka yang penakut bahkan sudah mulai berkeringat dingin."Apa sih maksud Ketua Istana Samara ini? Mengerahkan begitu banyak orang, apa ini untuk menakuti kita?" tanya seorang murid Sekte Formasi Surgawi pada Tahir melalui transmisi suara dengan takut sekaligus marah dan bahkan berhenti berjalan."Ketua Afifah, aku boleh tanya, apa maksud dari semua ini?" tanya Tahir yang memberanikan dirinya."Tahir, di antara Istana Samara dan Sekte Formasi Surgawi, kamu rasa siapa yang lebih kuat dan siapa yang lebih lemah?" tanya Afifah."Masing-masing punya keunggulannya sendiri. Dengan status dan kedudukanku, aku nggak berani sembarangan menilai," jawab Tahir.Afifah berkata, "Kamu memang sangat berhati-hati. Cara bicaramu benar-benar nggak tinggalkan celah. Aku dengar ada seorang murid di dalam sekteku yang sebelumnya berasal dari sektemu. Tapi sekarang, dia sudah bergabung dengan Istana

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3184

    "Kakak-kakak semuanya, orang-orang dari Istana Samara ini terlalu sombong dan nggak tahu sopan santun. Menurutku, lebih baik kita kembali dan laporkan semuanya pada Ketua Sekte. Kita kirim orang lagi untuk beri mereka pelajaran dan hancurkan kesombongan Istana Samara," usul para murid Aula Penegak Hukum yang merasa sangat kesal karena sudah dihina dua kali."Ini bukan masalah kecil, kita nggak bisa putuskan ini sendiri. Jangan bicara sembarangan, kita bicarakan lagi setelah kembali," kata Tahir, seorang pria paruh baya yang memakai kain biru sederhana dan merupakan salah satu dari sembilan murid itu. Semua orang menjadikannya sebagai pemimpin karena dia adalah murid tertua dan yang paling dibanggakan Ganesh.Pada saat yang bersamaan, Tahir juga merupakan salah satu putra haramnya Ganesh. Selain itu, kultivasinya adalah yang tertinggi di antara mereka semua karena dia telah mencapai tingkat penebas dewa tahap akhir. Begitu berhasil mencapai tingkat semi pencapaian agung, dia akan mengis

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3183

    Tirta menjelaskan panjang lebar dengan sangat sabar, "Tapi, bagi para kultivator yang lemah, tempat itu terlalu kejam. Seseorang bisa tiba-tiba kehilangan nyawa di tangan kultivator yang lebih kuat hanya karena sebuah masalah atau kesempatan tanpa alasan yang jelas. Kalian harus tahu, dunia kultivasi bukan tempat yang menjunjung kesetaraan dan perlindungan hukum.""Hukum alam paling primitif berlaku di sana, yang kuat bertahan dan yang lemah tersingkir. Selain itu, di dunia awani juga ada kultivator jalur iblis yang khusus memburu wanita cantik seperti kalian. Mereka akan menangkap kalian, lalu menyiksa kalian. Bahkan mati pun belum tentu jadi akhir dari penderitaan. Belum lagi ada banyak wilayah yang dihuni oleh monster buas yang sangat kuat.""Kalau bertemu mereka, kemungkinan besar nggak akan selamat. Bahkan dengan kultivasiku saat ini, aku juga nggak bisa menjelajahi seluruh dunia awani dengan bebas. Bagaimana aku bisa lindungi kalian? Aku juga terus cari cara untuk mempercepat pen

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3182

    "Kakak-kakak, dari penampilan kalian, sepertinya usia kalian sedikit lebih tua daripada kami. Karena kita sama-sama wanitanya Tirta, jangan marah ya kalau kami panggil kalian Kakak," kata Marila sambil tersenyum dan berjalan mendekat."Bukan hanya lebih tua sedikit, tapi kami lebih tua dua sampai tiga ribu tahun penuh. Hanya saja penampilan kami terlihat muda, tapi kalian juga nggak perlu sungkan. Mau bilang apa, bilang saja langsung," jawab Yumika sambil tersenyum."Benar. Selain Tirta, aku cukup menyukai kalian semua," kata Irena yang juga menganggukkan kepala."Ya ampun, lebih tua dua sampai tiga ribu tahun? Nggak terlihat sama sekali, kalian benar-benar jago merawat diri," kata Marila dengan sangat terkejut.Devika juga merasa sulit memercayai hal itu dan bertanya, "Kakak-kakak, kami boleh tahu tingkat kultivasi kalian? Kalian bahkan bisa pertahankan wajah awet muda, ini benar-benar buat kami iri. Dan dunia tempat kalian berasal seperti apa? Kami benar-benar penasaran.""Kalau soal

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3181

    Saat tiba dengan tergesa-gesa sambil membawa tiga ekor harimau, Nabila dan rombongannya malah tidak melihat pemandangan seperti yang diceritakan Devika. Ekspresi mereka langsung berubah menjadi merasa terkejut dan canggung."Auu ...."Ketiga harimau itu memang sudah lama tidak bertemu dengan Tirta. Namun, setelah mengenalinya, mereka segera menghampiri dengan sangat akrab. Seperti saat mereka masih kecil, mereka menggesek kepala mereka ke kaki Tirta."Aku hanya bercanda. Jangan-jangan Devika benar-benar percaya dan sengaja pergi beri tahu kalian?" kata Tirta sambil tersenyum dan mengusap ketiga harimau raksasa yang bahkan lebih besar darinya. Dia sudah menduga situasi ini akan terjadi."Huh. Kalau begitu, berarti kamu sengaja permainkan kami? Anakku sudah hampir lahir, kamu masih tega menggodaku seperti ini. Kamu ini benar-benar keterlaluan," kata Nabila dengan tatapan yang secara alami tertuju pada Yumika dan Irena. Sambil menopang perut besarnya, dia berjalan mendekat dengan ekspresi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1127

    Di atas tempat tidur yang empuk dan luas, Melati berbaring sendirian, memegang ponselnya. Dia gelisah, terus membolak-balikkan tubuhnya, tidak bisa tidur sama sekali.“Andai aku tahu Tirta akan pergi begitu lama, aku pasti ikut dengannya. Aku nggak akan seperti sekarang, hanya bisa diam-diam menonto

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1248

    "Kamu juga telanjang, memangnya kamu punya cara apa? Kamu nggak mungkin menerobos masuk ke kamar kakakku untuk mengambil bajuku, 'kan?"Elisa merasa agak curiga. Mengingat sifat Tirta yang sangat tidak tahu malu, bisa jadi dia benar-benar akan melakukan hal semacam itu."Bi, kamu kira aku seburuk it

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1155

    Kimmy tidak berharap kepada Azhar lagi. Dia memohon kepada Tirta hanya karena tidak ingin melihat Azhar mati dibunuh Tirta.Kurnia melihat Tirta sekilas, lalu menggeleng kepada Azhar dan menjelaskan, "Azhar, kamu nggak bisa menyinggung Pak Tirta. Jangankan merebut Kimmy darimu dan melumpuhkanmu, bia

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1138

    Tirta menanggapi dalam hati, 'Cih, aku memang genit. Tapi, aku cuma tidur dengan wanita yang kusukai. Kamu kira aku meniduri semua wanita?'Genta membalas, "Oh? Kalau begitu, kamu lumayan berprinsip."Tirta menimpali dengan bangga, 'Tentu saja, aku memang sangat berprinsip. Kalau wanita yang nggak k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status