Share

Bab 2472

Author: Hazel
Tirta menghibur, "Linda sayang, kamu nggak mimpi. Maaf, aku yang salah nggak menjagamu dengan baik. Tapi, kamu juga salah. Ke depannya kamu nggak boleh keluar sendirian lagi tanpa persetujuanku. Paham?"

Tirta berbicara dengan sangat lembut.

Linda menyahut dengan manja, "Iya ... Guru .... Aku yang salah ... sampai-sampai kamu harus datang jauh-jauh ke sini untuk menyelamatkanku ...."

Tirta menepuk punggung Linda dengan lembut sambil menanggapi, "Sudahlah, jangan menangis lagi. Matamu sudah bengkak. Kali ini, aku nggak akan menghukummu. Kalau kamu mengulangi perbuatanmu lagi, aku pasti akan memukul bokongmu!"

Linda tidak bersuara, tetapi dia memeluk Tirta lebih erat. Sementara itu, dua putri pejabat penting maju dan berkata kepada Linda dengan ekspresi terkejut.

"Putri Linda, ternyata Pak Tirta ini gurumu?"

"Pantas saja dia sangat memedulikanmu."

Linda mengangkat kepalanya dan bertanya dengan ekspresi bingung, "Elizabeth, Adeline, kapan kalian mengenal guruku? Apa dia menemukanku melalui
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2473

    Reaksi pertama Tirta setelah mendengar ucapan itu adalah curiga Wadley tahu dia adalah seorang pemurni energi. Mengenai rahasia Genta, Tirta sudah menyimpannya rapat-rapat. Kemungkinan besar Wadley tidak tahu.Biarpun curiga, Tirta tetap menggeleng dan berujar dengan ekspresi datar, "Ada dewa? Haha ... Pak Wadley, jangan bercanda. Kalau di dunia ini ada dewa, bukannya dunia ini akan menjadi kacau?"Wadley terdiam sejenak. Dia tidak bicara, hanya memandangi Tirta sambil tersenyum. Tatapannya sangat licik.Akhirnya, Wadley menanggapi, "Pak Tirta, aku tahu hal ini pasti sulit diterima orang-orang yang hidup di zaman modern. Tapi ... seharusnya kamu percaya, 'kan?"Begitu mendengar ucapan Wadley, Tirta baru yakin Wadley tahu identitasnya sebagai pemurni energi. Namun, Tirta tetap menggeleng dan menyahut, "Aku nggak pernah melihatnya. Tentu saja aku nggak percaya."Tirta berpikir jangan-jangan Keluarga Randolph pernah melihat dewa dari Negara Raigorou? Kalau tidak, mana mungkin Wadley menan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2472

    Tirta menghibur, "Linda sayang, kamu nggak mimpi. Maaf, aku yang salah nggak menjagamu dengan baik. Tapi, kamu juga salah. Ke depannya kamu nggak boleh keluar sendirian lagi tanpa persetujuanku. Paham?"Tirta berbicara dengan sangat lembut.Linda menyahut dengan manja, "Iya ... Guru .... Aku yang salah ... sampai-sampai kamu harus datang jauh-jauh ke sini untuk menyelamatkanku ...."Tirta menepuk punggung Linda dengan lembut sambil menanggapi, "Sudahlah, jangan menangis lagi. Matamu sudah bengkak. Kali ini, aku nggak akan menghukummu. Kalau kamu mengulangi perbuatanmu lagi, aku pasti akan memukul bokongmu!"Linda tidak bersuara, tetapi dia memeluk Tirta lebih erat. Sementara itu, dua putri pejabat penting maju dan berkata kepada Linda dengan ekspresi terkejut."Putri Linda, ternyata Pak Tirta ini gurumu?""Pantas saja dia sangat memedulikanmu."Linda mengangkat kepalanya dan bertanya dengan ekspresi bingung, "Elizabeth, Adeline, kapan kalian mengenal guruku? Apa dia menemukanku melalui

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2471

    Menghadapi perubahan yang mendadak, ternyata ekspresi Wadley hanya sedikit berubah. Kemudian, dia kembali tenang dan mengangkat kedua tangannya sambil berujar, "Haha, aku nggak menyangka Pak Tirta begitu menghargai Putri Linda. Jangan-jangan Pak Tirta mengira aku akan mengingkari janjiku?"Wadley terlihat tenang. Sebenarnya dia hampir tidak bisa mengendalikan amarahnya. Namun, Wadley harus menahan amarahnya demi merekrut Tirta.Bagaimanapun, Wadley juga tahu orang hebat seperti Tirta pasti temperamental. Apalagi Tirta masih muda. Selain itu, Wadley yakin bisa merekrut Tirta.Tirta menanggapi, "Bagiku, nggak penting kamu akan mengingkari janji atau nggak. Aku cuma ingin bertemu dengan Linda."Wadley berpura-pura tidak berdaya saat menyahut, "Ya sudah. Aku sudah memperkirakan Pak Tirta pasti nggak sabar. Jadi, aku sudah suruh orang membawa Putri Linda ke sini."Tirta bertanya, "Apa omonganmu bisa dipercaya?"Wadley menjawab, "Di sudut kiri bawah meja kerja ada tombol. Pak Tirta, asalkan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2470

    Kala ini, kedua gadis itu memakai pakaian dalam seksi yang hanya menutupi bagian penting. Tentu saja mereka tidak menolak niat baik Tirta.Setelah memakai baju yang diberikan Tirta, mereka tidak terlihat aneh. Sebaliknya, mereka menunjukkan pesona yang berbeda.Mereka yang merasa lebih tenang berucap penuh syukur, "Oke. Terima kasih ....""Seharusnya kalian kenal Linda, 'kan?" tanya Tirta.Begitu Tirta menanyakan hal ini, kedua gadis itu langsung mengangguk.Tirta lanjut bertanya, "Dia ditangkap pemilik kastel ini. Katanya dia dibawa ke sebuah pulau yang dipenuhi wanita. Apa kalian tahu tempatnya? Namanya Pulau Wanita Suci ya?"Mendengar pertanyaan Tirta, kedua gadis itu tampak takut. Salah satu dari mereka memelotot dan menyahut, "Benar. Seharusnya dia memang dibawa ke Pulau Wanita Suci."Tirta yang emosional bertanya lagi, "Kalian tahu tempatnya?"Kedua gadis itu menggeleng, lalu salah satu gadis menjawab, "Maaf, kami benar-benar nggak tahu .... Tapi, kalau bukan karena kamu, kemungk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2469

    Wadley membalas sembari tersenyum, "Oh, nggak masalah. Justru mereka merasa terhormat bisa disukai Pak Tirta. Tapi, Pak Tirta benar-benar perkasa. Nggak seperti aku yang sudah tua, tubuhku nggak tahan."Wadley melanjutkan, "Kalau begitu, aku nggak ganggu Pak Tirta lagi. Setelah Pak Tirta selesai istirahat, aku baru menemuimu."Kemudian, Wadley keluar dari ruang kerja dan menutup pintu dengan perlahan. Begitu menutup pintu, Wadley bergumam dengan suara yang hanya bisa didengarnya, "Delapan wanita di lantai bawah nggak membuatnya tergoda. Aku kira dia nggak tertarik pada wanita dari luar negeri."Wadley menambahkan, "Ternyata dia menyukai wanita berkualitas tinggi. Haha, begini lebih mudah."Tentu saja Tirta yang berada di dalam ruang kerja mendengar suara Wadley, tetapi dia tidak peduli. Sebenarnya Tirta mengatakan ingin dilayani dua gadis ini bukan karena tergoda. Alasannya karena dia tahu dua gadis ini diberi obat perangsang berdosis tinggi.Jika tidak diberi penawar dalam waktu sepul

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2468

    Prok! Prok! Prok! Wadley bertepuk tangan dan berkomentar dengan ekspresi kagum, "Pak Tirta memang hebat! Silakan masuk."Tirta tidak peduli dia membunuh orang. Dia langsung menegaskan, "Kalau kamu cuma mau bicara omong kosong, aku nggak mau masuk lagi. Kamu juga tahu aku datang cuma untuk mencari Linda."Wadley menanggapi sembari tersenyum, "Tentu saja aku tahu. Aku juga sudah bilang asalkan kita sudah sepakat, aku pasti akan membawa Putri Linda ke hadapanmu tanpa terluka sedikit pun. Aku juga tahu dengan kemampuanmu, cepat atau lambat kamu pasti bisa menemukan Linda."Wadley menambahkan, "Tapi, kalau kamu membuat kesalahan waktu mencari Putri Linda, kamu pasti akan menyesal seumur hidup."Tirta bertanya seraya mengangkat alisnya, "Oh? Kamu mengancamku?"Wadley membalas, "Aku nggak berani. Aku cuma ingin kerja sama denganmu biar kita bisa menyusun rencana besar. Apa kamu nggak ingin tahu tujuanku mencarimu?"Tirta menyipitkan matanya dan menimpali, "Oke, aku cuma beri kamu waktu sepulu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status