Share

Bab 752

Author: Hazel
"Kasus apa sampai harus kubantu untuk menyelesaikannya? Mendesak nggak? Kalau mendesak, aku perlu pamit dulu ke Bibi," tanya Tirta setelah menurunkan Susanti.

"Nggak mendesak, bukan kasus besar. Nggak perlu pamit sama bibimu dulu," jelas Susanti sambil merapikan pakaiannya yang berantakan karena Tirta.

"Beberapa waktu lalu saat aku patroli di sekitar Desa Persik, aku mendengar suara tembakan dari bukit belakang. Menurutku, ada dua kemungkinan: entah itu kasus kriminal atau ada warga desa yang be
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut bro
goodnovel comment avatar
Maman Suryaman
lanjut teruuussss ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3725

    Sementara itu, Tirta menggunakan kekuatan supranatural bawaan dari Klan Kera Iblis. Di belakangnya, muncul sosok raksasa setinggi tiga ribu meter dengan kedua tangannya terangkat seolah-olah sedang menopang langit.Saat itu, sebuah Gunung Iblis Primordial yang begitu besar langsung terbentuk. Tanpa ragu-ragu, Tirta langsung melemparkannya ke arah para prajurit surgawi yang diam-diam melancarkan serangan panah.Krak!Gunung Iblis yang sangat berat itu langsung ditembus oleh satu gelombang hujan panah dan hancur menjadi pecahan yang tak terhitung jumlahnya. Namun, gunung raksasa itu juga menghalangi pandangan para pemanah hingga mereka kehilangan fungsinya."Penguasa Gunung dan Lautan!"Saat ini, Tirta sudah melemparkan gunung raksasa kedua dari tangannya."Penguasa Gunung dan Lautan!""Penguasa Gunung dan Lautan ...."Setelah itu, gunung ketiga, keempat, dan seterusnya menyusul.Hanya dalam sekejap, ternyata Tirta sudah melemparkan seratus lebih gunung raksasa dengan kekuatan yang benar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3724

    Petir yang berjalinan dengan hukum alam hingga membentuk seratus ribu prajurit dan jenderal surgawi serta tribulasi surgawi dahsyat yang belum pernah terlihat sebelumnya."Bunuh!"Seratus ribu prajurit dan jenderal surgawi itu seolah-olah benar-benar manusia hidup. Mereka berteriak dengan suara dahsyat yang mengguncangkan langit dan bumi serta dipenuhi niat membantai. Suara itu bahkan terdengar samar-samar di seluruh dunia awani dan membuat hati bergetar.Barisan prajurit surgawi yang berada di barisan paling depan menunggangi kuda perang petir dan masing-masing memegang tombak panjang. Dengan kecepatan yang seperti kilat, mereka sudah langsung muncul di hadapan Tirta dan Jade."Niat Pedang Bergelora!"Tirta segera menggunakan teknik yang lebih efektif untuk menyerang banyak musuh sekaligus dan melancarkan hujan pedang yang begitu padat. Pedang-pedang itu terus melesat seperti sungai besar yang mengalir deras.Ting ting ting!Bagaimanapun juga, para prajurit surgawi terbentuk dari jali

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3723

    Namun, Selvi tetap merasa hal itu sangat sulit dipercaya. Perlu diketahui, sejak Tirta mengejar burung misterius hingga sekarang, waktu yang berlalu belum sampai lima belas menit."Kecepatan ini sudah termasuk lambat. Kalau bukan karena aku mau mencoba sampai sejauh mana energi pedang itu dapat dipadatkan, aku bisa membunuhnya dalam waktu yang lebih singkat," kata Tirta sambil tersenyum tipis.Begitu selesai berbicara, Tirta awalnya hendak membawa semua orang memasuki bagian terdalam Pegunungan Belantara untuk membunuh anjing iblis.Namun, tepat pada saat ini, langit di atas kepala mereka tiba-tiba dipenuhi lautan kesengsaraan yang luas seperti awan petir. Warnanya hitam pekat, seolah-olah tinta terbaik telah ditumpahkan ke langit. Bukan hanya terdapat gelombang petir mengerikan yang tak berujung di dalamnya, tetapi tempat ini juga seolah-olah berubah menjadi corong yang menarik kekuatan hukum.Berbagai hukum alam di tempat itu sulit dibayangkan jika tidak melihatnya dengan mata kepala

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3722

    Swish!Mengetahui diri mereka bukan tandingan Tirta, dua iblis besar terakhir juga tidak ragu sedikit pun. Mereka melarikan diri dengan langkah tercepat di sepanjang hidup mereka. Salah satunya menuju bagian terdalam Pegunungan Belantara, sedangkan yang satunya lagi melarikan diri ke dunia luar."Selvi, bantu aku jaga Jade. Aku akan segera kembali," kata Tirta, lalu menyerahkan Jade pada Selvi dengan lembut.Setelah itu, Tirta memasukkan peti mati perunggu kuno ke dalam Cincin Penyimpanan. Tubuhnya berubah menjadi kilatan petir, lalu mengejar burung misterius yang bermandikan cahaya api dan melarikan diri ke dunia luar.Wuss!Melihat Tirta ternyata meninggalkan anjing iblis dan memilih mengejarnya, burung misterius langsung merasa terkejut sekaligus marah. "Sialan. Bocah ini anggap aku sasaran yang mudah ya? Padahal kekuatan anjing iblis itu lebih rendah."Burung misterius pun membakar darah esensialnya tanpa ragu untuk mempercepat pelariannya, meninggalkan jejak merah panjang di udara

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3721

    Namun, karena merasa bersalah, Raja Monster baru membiarkan keturunan Raja Monster terdahulu tetap hidup. Dia memenjarakan mereka di sebuah dunia dengan aliran waktu yang berbeda dari dunia luar.Di bagian terdalam Pegunungan Belantara dan di dalam gunung raksasa yang menjulang hingga menembus langit, terdapat sebuah gua. Satu hari di dalam gua itu setara dengan seribu tahun di dunia luar. Jika bukan karena hal ini, Jade dan kakaknya juga tidak mungkin bisa hidup sampai sekarang.Setelah Raja Monster terdahulu meninggal, tindakan Raja Monster baru yang tegas dan kejam membuat sosok itu mulai memperhatikannya.Entah karena alasan apa, sosok itu langsung meninggalkan Pegunungan Belantara setelah meninggalkan inti bintang untuk Raja Monster yang baru. Selama puluhan ribu tahun berikutnya, dia juga tidak pernah muncul lagi.Sementara itu, Raja Monster yang baru terus membatasi para monster iblis di Pegunungan Belantara dan melarang mereka memasuki dunia luar."Posisi ini memang seharusnya

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3720

    Raja Monster nekat meledakkan dirinya sendiri, memang tidak ada yang menyangka situasi seperti ini akan terjadi. Namun, gambaran kenangan yang diambil dari ingatannya sebelum kematiannya justru menarik perhatian semua orang. Terlihat jelas, kejadian itu seharusnya berlangsung di bagian terdalam Pegunungan Belantara."Tunduklah pada klanku dan ikut menaklukkan alam semesta yang luas, kalian akan dapat kemuliaan tertinggi. Kalau tetap tinggal di sini, kalian nggak akan punya masa depan ...."Dalam gambaran itu, di hadapan ribuan monster iblis, terdapat sosok yang seluruh tubuhnya diselimuti cahaya misterius. Oleh karena itu, sulit untuk melihat wujudnya dengan jelas. Sosok itu mengucapkan kata-kata itu dengan suara rendah, seolah-olah keluar dari neraka.Meskipun sosok itu tidak benar-benar hadir di masa kini dan hanya merupakan proyeksi ingatan masa lalu Raja Monster, semua orang yang hadir tetap dapat merasakan kekuatannya yang luar biasa. Hukum alam tidak mampu menyentuh tubuhnya dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status