LOGINPerjalanan baru pada akhirnya dimulai, perjalanan yang tidak mudah untuk menjadi seorang legenda yang belum pernah ada. pendekar ilahi, pendekar terkuat dari yang terkuat. seorang pendekar yang juga menjadi penjaga sang penguasa.
View MoreJledaaarrrrrrr!!!
Sebuah ledakan yang sangat dahsyat terjadi di sebuah daratan yang sangat luas, dan seorang anak muda yang dipenuhi amarah adalah pelaku dari kehancuran daratan itu. "Hahaah, Jaka Srenggi! Semua yang kau lakukan itu hanya sia-sia!" teriak satu suara yang melayang di udara. Sosok itu berjubah hitam, dan matanya merah, serta ada sebuah tanduk yang menempel di dahinya. "Aku akan membunuhmu, Kaisar iblis!" teriak Jaka Srenggi. Whusssssssss!! Jaka Srenggi, dengan pedang ilahi di tangannya, maju dan menyerang kaisar Iblis, namun pertarungan itu berakhir dengan kekalahan dari Jaka Srenggi. Pertarungan itu tidak hanya membuat Jaka Srenggi kalah, namun satu benua, satu daratan hancur karena amarah dari manusia yang sempat jadi dewa perang itu. Karena kekalahan itu, tubuh Jaka Srenggi melayang-layang di ruang hampa, dan tadi tahu entah kemana tubuh itu akan jatuh. Saat keadaan mulai tenang, satu bayangan datang, dan ia adalah dewa petir, sahabat Jaka Srenggi yang biasanya selalu ada di saat Jaka Srenggi membutuhkan bantuan Jaka Srenggi. Tapi kali ini dia terlambat untuk datang, dan saat dewa petir tiba, daratan benua dewa Kanaya telah hancur tanpa tersisa sedikit pun. "Apa yang kau lakukan, Jaka Srenggi?" kata dewa petir tak percaya dengan apa yang ia lihat. Huppppp!! Dewa petir segera bawa tubuh Jaka Srenggi ke dimensi Sang Penguasa dan meletakkan tubuh Jaka Srenggi untuk segera ia obati. Namun sebelum dewa petir obati tubuh Jaka Srenggi, satu aura yang memiliki kebijaksanaan terasa dan itu jelas aura Sang Penguasa, pemilik seluruh alam semesta. "Sang penguasa!" kata dewa petir dan memberikan hormat pada tuannya itu. "Jangan obati dia!" kata Sang Penguasa. "Tapi dewa perang, terluka, Sang Penguasa!" "Aku tahu, dan itu memang terjadi karena amarahnya yang tak mampu dia redam. Sebagai dewa perang, dia sudah melakukan kesalahan yang sangat buruk!" kata Sang Penguasa. "Tapi dia tak mungkin mati! Dia tak boleh mati!" kata dewa petir. Namun Sang Penguasa tidak hiraukan ucapan dari dewa petir, malah dia ambil roh Jaka Srenggi dan meleparkan jiwa Jaka Srenggi itu ke neraka. "Apa yang Sang Penguasa lakukan?" tanya dewa petir. Lagi-lagi Sang Penguasa tidak menjawab, namun ia memasukkan roh lain ke dalam tubuh Jaka Srenggi. "Kembalikan dia ke dunia manusia, dewa petir!" kata Sang Penguasa. "Tapi bagaimana dengan roh Jaka Srenggi, Sang Penguasa?" "Aku tahu apa yang tak kau ketahui dewa petir?" kata Sang Penguasa. Dewa petir terdiam, dan menurunkan tubuh Jaka Srenggi ke dunia manusia, dan tubuh itu jatuh di tepian pantai. Dewa petir tidak berlama-lama di dunia manusia, karena ia ingin tahu apa yang terjadi pada roh Jaka Srenggi yang dimasukkan ke dalam neraka. "Sang penguasa! Apakah Jaka Srenggi benar-benar akan berada di neraka?" tanya dewa petir. "Iya, dia melakukan kesalahan yang sangat besar. Dia ditugaskan untuk menjaga alam semesta, namun ia malah merusak satu benua, dan membunuh semua manusia yang ada di benua itu!" kata Sang Penguasa. "Tapi selama ini dia sudah melakukan hal yang diperintahkan, Sang Penguasa!" kata dewa petir membela Jaka Srenggi, sahabatnya. "Untuk saat ini, biarkan roh Jaka Srenggi berada di neraka, dan ia akan terus berada di sana untuk waktu yang lama!" kata Sang Penguasa. "Apakah semua yang dilakukan Jaka Srenggi tidak akan berpengaruh pada hukuman yang akan dia terima di neraka, Sang Penguasa?" "Seperti yang sudah aku katakan tadi, aku tahu apa yang tak kau tahu, dewa petir!" kata Sang Penguasa. "Jadi sampai kapan dia akan berada di neraka?" tanya dewa petir. "Sampai dia benar-benar sadari kalau dia adalah dewa perang!" Dewa petir menarik napas yang dalam. Dia sungguh sangat kasihan pada Jaka Srenggi yang telah melewati ratusan ujian dalam hidupnya. "Maafkan aku sahabatku, jika saja aku tak terlambat datang, pastinya kau tidak akan menerima hukuman itu!" kata dewa petir. *** Roh Jaka Srenggi terus jatuh ke dunia bawah, atau tepatnya jatuh ke dalam neraka. "Dewa perang Jaka Srenggi?" kata dewa neraka saat melihat roh Jaka Srenggi turun dari langit. Dewa neraka masih merasakan kekuatan besar di dalam roh Jaka Srenggi, karena itu dia segera perintahkan pasukan neraka untuk mengikat kaki, tangan, leher dan perut Jaka Srenggi dengan rantai yang menahan semua kekuatan Jaka Srenggi. "Sebelum ia sadarkan diri, segera masukkan dia ke dalam penjara neraka!" teriak dewa neraka. Pasukan neraka bergerak cepat, dan lakukan tugas dari dewa neraka, yang mana tugas itu adalah untuk membelenggu tubuh roh Jaka Srenggi. "Apakah dewa perang sungguh akan terhukum di neraka ini?" kata dewa neraka. Saat dewa neraka masih bingung, aura Sang Penguasa muncul di dunia bawah itu, dan itu sungguh kejutkan dewa neraka. "Sang penguasa!" kata dewa neraka dan berikan hormat pada Sang Penguasa. "Kau sudah belenggu roh Jaka Srenggi, Dewa Neraka?" tanya Sang Penguasa. "Sudah, Sang Penguasa!" "Jaga dia, perlakukan dia seperti tahanan di neraka ini." "Tapi dia adalah dewa perang, Sang Penguasa!" kata dewa neraka. "Itu dahulu, saat ini dia bagian dari salah satu di neraka ini. Jangan perlakukan dia seperti dewa perang, namun perlakukan dia sebagai orang yang sudah mati dan melakukan kesalahan yang besar!" kata Sang Penguasa. "Baik, Sang Penguasa!" kata dewa neraka. Sesungguhnya dewa neraka sangat bingung akan nasib yang harus diterima oleh Jaka Srenggi. Bagaimana pun juga, Jaka Srenggi dahulu adalah dewa perang yang selalu melakukan tugas dari Sang Penguasa, dan tugas itu selalu berhasil dia lakukan. Melawan bangsa iblis, membunuh golongan hitam, dan membantu kaum lemah, itu semua dilakukan oleh Jaka Srenggi tanpa pernah sedikit pun mengeluh. Tapi kini, Jaka Srenggi berada di dalam neraka, hal yang tak pernah terduga oleh dewa neraka. "Tugas sudah aku terima dan itu langsung dari Sang Penguasa. Aku akan perlakukan kau seperti roh lain yang ada di dalam neraka ini, Jaka Srenggi!" kata dewa neraka. *** Dewa petir masih tak habis pikir kenapa bisa roh Jaka Srenggi dimasukkan ke dalam neraka. Demikian juga dengan dewa lain dari sahabat Jaka Srenggi, mereka tak percaya kalau Jaka Srenggi sungguh telah masuk ke dalam neraka. "Menurutmu apa yang direncanakan oleh Sang Penguasa untuk Jaka Srenggi?" tanya dewa api. "Aku sungguh tak tahu, namun aku harap itu hal yang baik untuk Jaka Srenggi!" kata dewa petir. "Apa kalian pernah dengar kalau kekuatan para angel, dewa pelindung Sang Penguasa salah satunya berasal dari neraka?" kata dewa air. "Mungkinkah itu rencana dari Sang Penguasa untuk Jaka Srenggi?" kata dewa bumi. "Aku tidak tahu, namun aku tahu, kalau Sang Penguasa tidak mungkin sekejam itu pada Jaka Srenggi!" "Mungkinkah Jaka Srenggi akan memiliki kekuatan dari Angel, atau akan jadi salah satu dewa pelindung, Sang Penguasa?" ucap dewa petir dengan wajah yang tak bisa dia lukiskan.Jaka Srenggi sungguh kaget karena ucapan penjaga neraka tingkat sembilan itu, dan Jaka Srenggi sungguh ingin tahu apa alasannya.Namun sebelum Jaka Srenggi bertanya, panjaga neraka itu sudah bisa menebak apa yang akan Jaka Srenggi tanyakan itu. "Jangan lupa saat ini kau berada dimana, Jaka Srenggi? Saat ini kau berada di neraka kekuatan, dan kematian karena pertarungan hal biasa di sini. Dan itu wajib kau hadapi, jika kau menolak, maka hukuman yang tak bisa kau bayangkan akan kau terima!" kata penjaga neraka itu. "Ini sungguh aneh!" kata Jaka Srenggi."Diam Jaka Srenggi, jangan harap kau akan dapatkan keistimewaan, kau sama dengan semua yang ada di neraka ini. Jadi terima tantangan itu, dan ikuti aturan yang ada di neraka tingkat sembilan ini!" kata Penjaga neraka itu. "Baiklah, apa boleh buat!" kata Jaka Srenggi.Setelah Jaka Srenggi katakan itu, barulah penjaga neraka itu tinggalkan Jaka Srenggi, dan semua orang penasaran siapa orang yang menantang Jaka Srenggi itu. "Aku yakin,
Beberapa purnama sebelumya, saat Jaka Srenggi masih berada dalam belenggu neraka. Seorang lelaki dengan pakaian kuning masuk ke neraka kekuatan, dan pakaian yang ia gunakan bukan pakaian yang biasa, namun itu adalah jubah pelindung yang ia miliki.Saat ia masuk ke neraka kekuatan, semua penghuni neraka gempar karena keberadaan dirinya dalam di neraka. "Tidak mungkin! Dia tidak mungkin ada di sini!" kata dewa perang Shu Ban.Dewa perang Shu Ban merupakan penghuni terkuat di neraka kekuatan, dan dia berada di posisi puncak dari semua yang terkuat di neraka kekuatan itu. Namun, hadirnya orang itu membuat neraka kekuatan cukup gempar, dan yakin kalau posisi dewa perang Shu Ban akan segera digusur oleh orang yang baru datang itu. Sosok itu tak lain adalah Dewa Ra, dia dikatakan sebagai salah satu dewa pelindung Sang Penguasa, namun tak ada yang tahu hingga ia masuk ke dalam neraka Kekuatan.Sesuai dengan dugaan semua penghuni neraka kekuatan, hal pertama yang dilakukan oleh dewa Ra ad
Selama beberapa hari di dalam ruangan panas, Jaka Srenggi terus menerus menyerap energi murni dari api neraka. Hal itu membuat tubuh Jaka Srenggi dipenuhi dengan aura panas yang sangat kuat, dan rasanya Jaka Srenggi ingin tumpahkan semuanya lewat satu pukulan. Jaka Srenggi berusaha untuk bebaskan diri dari totokan dewa Jasin, namun ternyata totokan itu sangat kuat."Sungguh tak ku duga kalau kekuatan totokan dewa Jasin sangat kuat," kata Jaka Srenggi.Setelah itu, Jaka Srenggi memilih untuk duduk lagi, namun kali ini dia tak lagi menyerap energi murni dari api neraka karena dia merasa semuanya sia-sia kalau dia tak bisa lepas dari totokan dewa Jasin. Baru saja Jaka Srenggi menutup matanya, tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka, dan dewa Jasin sudah ada di pintu ruangan itu. "Ikuti aku, Jaka Srenggi!" kata dewa Jasin. "Kita akan kemana?" tanya Jaka Srenggi."Tidak usah banyak tanya, ikuti saja aku!" kata dewa Jasin dan langkahkan kakinya keluar dari dalam ruangan berhawa panas itu.
Bersama dengan dewa Jasin, Jaka Srenggi dibawa masuk ke dalam neraka tingkat tiga, dan reaksi yang diperlihatkan oleh penjaga neraka tingkat tiga sungguh kaget bukan kepalang. "Dewa perang Jaka Srenggi!" desis penjaga neraka tingkat tiga itu. "Masukkan dia ke salah satu ruangan!" kata dewa Jasin. "Baik!" kata penjaga neraka itu. Dengan gemetaran penjaga neraka itu membawa Jaka Srenggi ke salah satu ruangan yang sangat panas, dan meninggalkan Jaka Srenggi di dalam ruangan itu. "Dewa Jasin, untuk apa kau bawa dewa perang Jaka Srenggi ke neraka tingkat tiga?" tanya penjaga neraka tingkat tiga. "Aku tak tahu harus bawa dia kemana? Tidak mungkin aku langsung bawa dia ke neraka tingkat sembilan!" "Kenapa tidak mungkin?""Itu akan membuat Jaka Srenggi curiga, penjaga neraka!" kata dewa Jasin. "Aku tidak menerima dia di sini, ikut denganku!" kata penjaga neraka tingkat tiga. Dewa Jasin mengerutkan dahinya, dan ikuti penjaga neraka, dan ternyata mereka menuju ke arah ruangan dewa nera
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.