Share

KESAL

Penulis: Rini Alnabil
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-21 19:23:26

BAB: 2

KESAL

Sementara Sherli di sebrang sana dengan kekasih gelapnya kembali meneruskan aksi bejadnya itu. Walau barusan Shankar tengah melabraknya. Mereka seakan tidak peduli dengan aksi Shankar yang sudah melakukan bogem mentah terhadap aksi keduanya.

Sherli dan juga kekasih gelapnya yang bernama Bagas, seakan sedang di mabuk asmara. Bagas menghujani ciuman kepada Sherli yang seakan kehausan dengan belaian napsu yang membara.

"Argh.... Mas, kamu luar biasa,," Sherli terus meracau tidak karuan yang membuat Bagas seakan menjadi lelaki hebat di mata wanita tersebut.

"Kamu di depan Shankar nangis dan aku cemburu,," ucap Bagas sambil melekatkan pelukanmya dan menghujani ciuman.

"Aku tadi sedang bersandiwara. Dasar lelaki bodoh, selama ini dia sudah di tipu sama aku," Sherli tersenyum penuh kemenangan sambil menikmati setiap ciuman yang di berikan oleh Bagas lelaki hidung belang itu.

"Good job honey, hahaha,,," Bagas tertawa lepas. Lelaki tersebut seakan puas tatkala mendengar penjelasan dari Sherli.

"Apa kamu akan memutuskan tunangan kamu juga?" tanya Sherli dan sejenak dia melepaskan ciuman Bagas dan menatap lekat.

Bagas nampak terkesiap dan mencoba menyenangkan hati Sherli dengan pura-pura berkata kalau Sherli adalah satu-satunya wanita saat ini dalam dirinya. Dan dia pasti akan memutuskan Zara tunangannya.

"Yes, honey,,,! Kamu jangan khawatir," ucap Bagas dengan kembali menciumi bibir mungil Sherli.

Betapa melayang hati Sherli dibuatnya karena itulah yang mau dia dengar dari mulut Bagas. Dia ingin kalau dialah pemenangnya untuk mendapatkan hati Bagas. Karena tunangannya Bagas yang bernama Zara yang kini tengah berseteru dengannya, hanya karena masalah pekerjaan merasa akan sedih jika diputuskan oleh Bagas.

•••

Setengah jam sudah mereka melepas rasa napsu dan aksi bejadnya. Bagas terlihat kecapean dan tertidur. Sherli menatap sempurna ke arah wajah Bagas dengan hati yang ragu dan bimbang. Dia berpikir apakah Bagas akan benar-benar memutuskan hubungannya dengan Zara.

Sherli pun mempunyai niat licik dan nampak dia mengambil ponselnya yang berada di atas nakas. Kemudian Sherly mendekatkan tubuhnya ke arah Bagas yang masih belum memakai baju. Sherly pun kemudian memfoto dirinya bersama Bagas yang tengah berpelukan.

Jepret..

Jepret..

Beberapa kali dia memfoto dirinya bersama Bagas dengan fose yang mesra dan seakan-akan mereka sudah memadu adegan panas. Niat dia ingin mengirimkan gambar tersebut kepada Zara, agar hati Zara mendidih tidak karuan dibuatnya.

Sherli tersenyum puas saat mendapatkan satu foto yang menurut dia sesuai dengan keinginannya. Tangan Bagas tengah memeluk tubuh Sherli dan Sherli pun membalas memeluk erat.

Ting...

Pesan gambar pun di berikan oleh Sherli untuk Zara. Antara Zara dan Sherli kedekatan mereka cukup baik sebelumnya karena mereka satu kantor. Tapi sudah sebulan ini Zara dan Sherli di pindahkan kantor tempat mereka karena terjadi perselisihan kecil di antara mereka dan sang bos berusaha memindahkan Sherli ke tempat kerja yang baru. Sherli merasa tidak nyaman berada di tempat baru tersebut dan dia kesal terhadap Zara.

Karena kekesalannya itu Sherli pun punya niat licik untuk memutuskan hubungan Zara dan Bagas. Mungkin Bagas seperti mendapatkan durian runtuh karena Sherli yang notabene wanita yang sangat di impikannya sedari dulu. Selain Sherli cantik dia juga kaya. Beda dengan Zara yang kondisinya sederhana dan kalau di bandingkan dengan Sherli, Zara wajahnya biasa saja. Tapi apa mungkin Bagas bisa berpisah dengan Zara sedangkan keluarga dari Bagas sudah menyayangi Zara dengan sepenuh hati.

°°°

DEG

Dada Zara mendidih saat melihat foto sang tunangannya itu tengah berpelukan mesra dengan Sherli yang notabene wanita tersebut adalah seseorang yang kini tengah bermasalah dengan dirinya.

Zara terlihat menitikkan air mata dan ingin segera menelepon Bagas sang tunangannya itu. Namun dia pun harus bisa menahan diri agar jangan tersulut emosi, karena dia pun harus memainkan drama yang cantik di hadapan lelaki brengseknya itu.

Zara tersenyum getir ketika membayangkan kalau nanti dia akan langsung berbicara kepada kedua orang tua Bagas, kalau anaknya sudah berani mengkhianati dirinya yang notabene kedekatan dirinya dengan kedua orang tuanya Bagas sangat dekat dan erat terjalin.

"Orang tua kamu akan merengek kepadaku dan dia akan memohon untuk meminta maaf atas kelakuan bejad kamu!" batin Zara.

Namun tidak bisa di pungkiri hatinya hancur berkeping dengan melihat fakta yang ada kalau sang tunangannya itu yang begitu dia cintai sudah tega berbuat bejad terhadap dirinya dengan cara berselingkuh dengan rekan kerjanya.

"Sherli, kamu tidak lebih dari wanita murahan yang mau tidur dengan kekasih orang lain. Apa kamu tidak menyadari kalau kamu itu adalah tunangan dari lelaki kaya dan juga baik. Kamu kurang bersyukur, Sharkan juga lelaki tampan yang jadi rebutan semua kaum hawa," Zara meracau dalam diri.

°°°

Ahhhkkkk---

Bahas menggeliatkan tubuhnya dan membuka matanya secara perlahan. Setelah matanya terbuka dengan sempurna, Bagas pun nampak pandangan matanya mengelilingi area sekitar. Sherli nampak tidak ada di sana, tapi suara bunyi percikan air di dalam kamar mandi terdengar nyaring di kuping Bagas. Nyanyian merdu yang keluar dari mulut Sherli pun terdengar indah di pendengaran Bagas.

Terlihat Bagas mengambil ponselnya kemudian dia memberikan sebuah pesan kepada Zara sang tunangannya itu.

"Sayang, aku masih diluar kota ya, mungkin nanti pulang sore dan kamu nanti datang ke rumahku ya, kita dinner bareng kedua orang tuaku," tulis pesan Bagas kepada Zara dengan tersenyum mesum.

"Baik pasti aku akan datang dan nanti ada kejutan manis untuk kamu Mas," balas pesan Zara dengan dada yang berdegup kencang karena menahan kesal dan sesak yang ada.

"Ya sudah Sayang. Mas, mau lanjut meeting lagi ya," tulis pesan kembali dari Bagas.

Zara rasanya ingin memarahi Bagas, karena Bagas saat ini tengah membohonginya. Tapi Zara mencoba menahan semua rasa gundahnya, jangan sampai dia tersulut emosi terhadap tunangannya yang pengecut dan menghianatinya.

°°°

"Sayang, kamu sudah selesai mandinya?" Bagas mencium tengkuk Sherli dan terlihat Sherli tengah memakai handuk yang di lilitkan ke dadanya. Sherli pun merasa geli dibuatnya dan tersenyum manja.

"Sayang, mendingan kamu mandi sana. Biar segar," Sherli mencubit hidung mancung Bagas dengan nada bicara yang menggoda.

Bagas terlihat mencium bibir Sherli dengan penuh gairah. Sepertinya dia tidak tahan dengan melihat Sherli dengan rambut basah yang terurai dan tubuhnya yang putih mulus.

"Ahhkk--- Mas, aku cape," Sherli dengan cepat melepaskan pelukan Bagas yang begitu erat.

Bagas pun melepaskan ciuman dan pelukannya sambil tersenyum puas. Dalam dirinya berpikir Sherli sudah terjerat cintanya yang sebenarnya hanya semu belaka.

"Mas, kamu tidak sedang membohongi aku kan? Kamu akan putus dengan Zara tunangan kamu?" tanya Sherli menatap lekat.

Bersambung

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    KESAL DAN CEMBURU

    KESAL DAN CEMBURU Shenna terlihat berjalan dengan cepat dan ingin menjauh dari sosok Sherli yang mencoba untuk memaksa dirinya agar masuk ke dalam mobilnya. Entah mengapa terasa berdebar dada Shenna saat ini dan sepertinya dia ketakutan dibuatnya. BRUKBadan Shenna bertabrakan dengan Bagas dan Shenna pun nampak terkejut dengan sosok lelaki yang tengah berada di hadapannya itu, karena lelaki tersebut adalah Bagas. Lelaki yang sudah menjebaknya di dalam kamar hotel. Sementara Bagas hanya tersenyum n4kal ke arah Shenna dan nampak dia mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Shenna namun terlihat Shenna seakan tidak peduli dan menolaknya."Shenna apa kabar, kamu kok ada di sini?" ucap Bagas terdengar mendekat ke arah Shenna."Jangan mendekat!" Shenna secara perlahan memundurkan langkah kakinya."Kamu jangan sombong, Shenna Sayang," Bagas tertawa terkekeh dan hal tersebut buat Shenna semakin mu4k dibuatnya."Kalau kamu berani macam-macam aku akan teriak," ancam Shenna. "Jangan begi

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    SHENNA BERTEMU SHERLI

    SHENNA BERTEMU SHERLI Shenna nampak sedang berada di dalam mobil travel dan kebetulan mobil yang dia tumpangi kosong, hanya ada tiga orang di sana. Shenna nampak matanya menyusuri perjalanan, sepanjang jalan yang dia tempuh. Shenna tidak mau menyia-nyiakan kesempatan perjalanan ke kota metropolitan itu. Gedung dan apartemen yang menjulang tinggi seakan takjub mata memandang dan perjalanan yang macet menambah suasana jemu, tapi mungkin seru. Karena selama dia tinggal di kota kelahirannya yaitu kota Bandung, di setiap jalan jarang terjadi kemacetan dan suasana terasa sejuk dengan pepohonan berwarna hijau. Beda ketika dia sekarang tengah berada di kota yang panas dan kemacetan lalu lintas terjadi di setiap sudut jalan yang dia lalui. "Neng, udah sampai," ucap sang supir. Mobil yang di tumpangi oleh Shenna pun akhirnya berhenti di seberang sebuah Mall. Shenna terlihat tersenyum ramah ke arah sang supir karena sudah memberitahu dirinya dengan sampainya di tempat tujuan. Shenna terlihat

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    AKAL LICIK

    AKAL LICIKJeevika anak dari Shankar terlihat mengernyitkan dahinya karena dia tengah membaca isi pesan chat dari ponselnya dengan nomor yang tidak dikenal. Sang Papa yaitu Shankar terlihat seperti dihinggapi rasa heran dengan sang anak yang terlihat gelisah dari raut wajahnya. Kemudian Shankar pun menghampiri sang anak yang sedang duduk di teras halaman rumah."Anak Papa lagi ngapain?" Shankar mencium lembut kening sang anak. Terlihat Jee memberikan ponselnya kepada sang Papa lalu memperlihatkan isi pesan chat yang ditulis oleh nomor yang tidak di kenal. Nampak Shankar terlihat kesal dengan pesan yang tertulis di sana. "Jee anak manis dan juga cantik. Jee harus hati-hati karena Papa sekarang sedang dekat dengan wanita dan siapa tahu wanita tersebut merebut hati Papa sepenuhnya dan akhirnya Jee tidak diberikan kasih sayang lagi oleh Papa," terlihat pesan tersebut dibaca oleh Shankar dari ponsel Jee. Terasa mendidih darah Shankar saat membaca isi pesan tersebut karena isi pesan terse

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    PERTEMUAN SHANKAR DAN SHENNA

    PERTEMUAN SHANKAR DAN SHENNA Shankar mendekap tubuh Shenna begitu erat tatkala berada di rumah Tante Jessi. Rasa rindu yang membuncah yang mereka pendam selama ini akhirnya tertumpahkan juga. Tante Jessi yang tengah melihat kedua sepasang kekasih yang sedang meluapkan kerinduannya seakan haru dibuatnya. Sang Tante seakan merasakan kegundahan hati dari kedua orang yang tengah berada di hadapannya itu. Kemudian Tante Jessi pun melengos ke belakang untuk menyiapkan minuman dan makanan untuk tamu spesialnya. Walaupun ada ART, tapi sang Tante seakan ingin memperlakukan tamunya dengan sambutan dia yang istimewa.Shankar dan juga Shenna terlihat duduk di atas kursi sofa. Keduanya nampak tersenyum dan terharu karena sudah lama tidak bertemu. Shankar memandang lekat ke arah sang kekasih dengan penuh cinta dan kasih sayang. Sementara Shenna pandangan matanya menunduk dan terlihat tersipu malu. Pikiran Shenna sepertinya sedang berkecamuk tidak karuan karena dia tengah memikirkan para lelaki hid

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    SHENNA DI JEBAK

    SHENNA DI JEBAK"Oke, baiklah saya akan datang," ucap Shenna di sambungan teleponnya, ketika Bagas meneleponnya dan menjanjikan akan kembali memberikan Shenna kerjaan, yaitu menjadi model gaun pengantin produk temannya yang seorang desainer.Terlihat Shenna dandan begitu cantik karena akan bertemu dengan relasi bisnisnya dan dia tidak mau mengecewakan rekan bisnisnya tersebut. Singkat cerita tatkala sudah tiba di lokasi yaitu sebuah restoran nampak Bagas sudah duduk. Bagas pun terlihat begitu tampan dan berpakaian rapi. Shenna duduk di hadapan Bagas dan Bagas pun terlihat memanggil pelayan restoran untuk memesan minuman dan makanan. Bagas pamit dan terlihat melengos ke belakang dengan mengikuti pelayan tersebut. Sebelum pamit Bagas tersenyum lebar ke arah Shenna dan berkata. "Temanku akan datang sekitar 1 jam lagi karena perjalanan macet," ucap Bagas berbohong. Shenna hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis. °°°°"Silahkan!" Sang pelayan menyimpan pesanan di atas meja.

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    SHERLI KESAL

    SHERLI KESALShankar di sambungan teleponnya menghujani berbagai pertanyaan kepada Shenna dan sepertinya Shenna pun dibuat bingung dengan pertanyaan yang diberikan oleh Shankar, karena kekasihnya tersebut seakan cemburu dan mengulangi pertanyaan yang sama. Padahal Shenna sudah berkata jujur kalau dirinya sudah memperagakan baju rancangan Elizabeth."Sayang, kamu tidak bohong kan sama aku?" tanya Shankar.Mungkin dalam hati yang paling dalam, sejujurnya Shankar sangat cemburu dengan foto gambar yang di kirim oleh nomor yang tidak dikenal. Tapi dia pun seakan menyadari kalau nomor tersebut adalah nomor Sherli. Foto Shenna yang terlihat mesra dan Bagas yang tengah menyenderkan kepalanya ke arah bahu Shenna. Tapi Shankar pun sepertinya akan lebih hati-hati, dia tidak mau gegabah untuk menuduh Shenna karena dia tahu sifat dari mantan tunangannya seperti apa. Sherli sosok yang licik dan Shankar sudah berpikir kalau ini hanya sebuah jebakan. Shankar berpikir Bagas dan Sherli punya rencana

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status