Compartir

551. Penguburan raja

Autor: Raisaa
last update Última actualización: 2026-02-06 08:00:55
Kalimat terakhir itu diucapkan lebih pelan, namun cukup jelas untuk didengar. Ada jeda singkat setelahnya hening yang terasa ganjil, seolah nama itu membawa gema yang belum sepenuhnya reda.

Ilard menunduk hormat. “Baik, Nyonya.” Ia segera berbalik dan melangkah cepat, memahami bahwa ini bukan permintaan yang bisa ditunda.

Dirian yang baru saja melangkah pergi berhenti sejenak. Ia tidak menoleh, namun rahangnya mengeras samar, seakan ia mendengar dan memahami sepenuhnya makna dari perintah it
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (1)
goodnovel comment avatar
Ambar Tanti
antah aku yang terlalu bodoh untuk memahami sikap darian atau mmg apa yg aku pikirkan betul.."dirian dan vivian" entahlah
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   640. Seperti itu yang terjadi

    Di tempatnya sekarang, Sylar berdiri menghadap Mona dengan ekspresi yang sulit ditebak. Ruangan itu terasa lebih sunyi dari biasanya, seolah dinding-dinding ikut menahan napas saat nama Viviene kembali disebut.“Ceritakan lagi,” ucap Sylar akhirnya, suaranya tenang namun dingin. “Tentang lelaki yang kau bilang mengikuti Viviene.”Mona menatapnya.Sylar masih berdiri di tempatnya, punggungnya tegak namun bahunya sedikit menegang tanda yang hanya bisa dibaca oleh orang-orang terdekatnya. Mona berdiri di hadapannya, ragu untuk berbicara lagi, namun kegelisahan di dadanya jauh lebih besar daripada rasa takut pada sikap dingin Sylar.“Apa yang sebenarnya kau lihat?” tanya Sylar akhirnya, suaranya rendah dan terkendali, namun ada tekanan yang jelas di se

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   639. Wanita penghibur yang terkenal

    Selene menghela napas perlahan. Ia mengangkat tangannya, menyentuh lengan Dirian gerakan kecil, namun cukup untuk menghentikan amarah yang masih bergejolak di balik mata suaminya.“Aku tahu,” katanya lembut. “Dan aku tahu kau melakukan semua itu bukan karena harga diri atau kekuasaanmu.”Dirian menatapnya, alisnya sedikit berkerut.“Kau melakukannya,” Selene melanjutkan, “karena aku.”Keheningan kembali turun, kali ini berbeda. Tidak menekan, tidak mengancam. Hangat meski rapuh.“Aku tidak ingin kau menahan diri sampai melukai dirimu sendiri,” ujar Selene lagi. “Aku tidak butuh dunia ini tunduk padaku. Aku hanya butuh kau tetap menjadi dirimu.”

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   638. Bukan Dewa

    Ilard menegang. Ia menatap Selene, seolah sedang menimbang sejauh mana ia boleh jujur.“Bukan soal suka atau tidak suka, Yang Mulia,” katanya hati-hati. “Namun fokus yang terpecah membuat pengawasan melemah. Dan saat pengawasan melemah… celah akan muncul.”Selene kembali menoleh ke luar jendela.Di bawah sana, suara protes mulai meredup. Pengawal istana bergerak teratur, membentuk barisan, mendorong para bangsawan itu menjauh dari pintu utama. Tidak ada kekerasan berlebihan hanya ketegasan yang tidak memberi ruang tawar-menawar.Selene tersenyum tipis. Senyum yang tidak mengandung kemenangan, hanya pemahaman.“Dirian tidak pernah bertindak tanpa alasan,” katanya pelan, lebih kepada d

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   637. Kekacauan yang lain.

    Selene menoleh sekali lagi pada Lucien, Jayreth, dan Sylar tatapan penuh permintaan maaf yang tak terucap lalu akhirnya mengalah. Ia tahu, jika ia menunda satu detik saja, Dirian bisa benar-benar kehilangan kendali.Ia pun masuk ke dalam kereta.Pintu tertutup.Kereta mulai bergerak, meninggalkan halaman istana, meninggalkan pesta yang masih diliputi bisik-bisik dan tatapan waspada.Di dalam kereta, Dirian duduk kaku, pandangannya lurus ke depan, rahangnya masih mengeras. Selene duduk di sampingnya dalam diam, tahu bahwa malam ini bukan waktunya untuk banyak kata.Dirian menjadi jauh lebih pendiam dari biasanya.Bukan diam yang dingin, bukan pula diam yang menjauh, melainkan diam yang teng

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   636. Bukan masalah sepele

    Keheningan itu pecah bukan oleh musik, melainkan oleh rasa takut yang menyebar cepat karena semua orang di aula tahu, pada detik itu, Dirian tidak sedang berbicara sebagai seorang tamu pesta.Dirian benar-benar murka.Bukan kemarahan yang meledak dengan teriakan liar melainkan amarah pekat yang menekan udara, membuat setiap orang di aula merasa napas mereka ikut tertahan.Aura itu begitu nyata hingga beberapa bangsawan tanpa sadar mundur setapak, seolah jarak beberapa langkah saja bisa menyelamatkan mereka dari tatapan Duke yang kini membeku.Sylar adalah yang pertama bereaksi saat melihat Selene bergerak.Begitu Selene melangkah cepat dari kelompok bangsawan senior, Sylar langsung meninggalkan posisinya, instingnya bekerja lebih dulu daripada pikirannya. Ia tahu betul raut wajah Dirian itu bukan

  • Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!   635. Wanita yang mirip

    Tuan Moreau menatap Mona dengan sorot mata yang berubah bukan lagi tenang seperti sebelumnya, melainkan tajam dan penuh perhitungan.“Di mana kau melihatnya?” tanyanya, suaranya rendah namun tegas.Mona mengangkat wajahnya. Napasnya masih sedikit tersengal, namun matanya jernih yakin. “Di luar,” jawabnya cepat. “Dia sepertinya baru saja keluar. Ayah… aku harus menemuinya.”Ia melangkah maju, berniat melewati Tuan Moreau. Namun suara ayahnya menghentikannya tepat sebelum ia benar-benar melangkah lebih jauh.“Mona,” panggilnya.Langkah Mona terhenti. Ia menoleh, menatap ayahnya.“Apa kau yakin?” tanya Tuan Moreau. “Kau yakin or

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status