共有

Bab 341

作者: Darlene
Clara mungkin tidak pernah membayangkan bahwa dia akan mendengar Jason mengatakan dia mengkhawatirkannya.

Dia menarik pandangannya dan tertawa. "Sekarang kamu baru khawatir sama aku? Bukankah sudah terlambat?"

Jason menatap wajahnya. "Asalkan kamu mau, semuanya belum terlambat."

Clara menjawabnya sambil tersenyum, "Tapi aku nggak mau."

Wajah Jason tampak tegang. Pria itu tidak bergeming untuk waktu lama.

"Bos, mau bayar!"

Bos datang sambil membawa tagihan. "Totalnya 240 ribu."

"Aku yang bayar."
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (4)
goodnovel comment avatar
Jaehyun Jung
karna Clara tu tolol, dia lamban..ngungkap fakta ga pernah mau.... sedangkan Sindy gercep dalam bertindak, jd dia menang terus..... sindy ni karakter favorit author/penulis.. jd dia selalu mulus idupnya
goodnovel comment avatar
Carisa
koq bisa ya sindy udah berulangkali jahat masih dapat peran. berarti sindy bernasib baik. Clara jangan pikirkan sindy anak sengadi...dia sudah bunuh ortunya, meski dalam keadaan tidak tahu. tapi sindy ratu tega, anaknya aja dia siksa u capai tujuannya, sama seperti Yunus yg diam sj putrinya dibuang
goodnovel comment avatar
ila vyzha
cepatlah Thor kebenaran itu terungkap, aku menunggu part jason memohon ke Viktor demi clara
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 805

    "Mengapa aku harus menyetujuinya?"Senyum terukir di wajah Niel. "Keluargamu mungkin nggak tahu kalau kamu punya 'pacar perempuan' di luar negeri, kan?"Wajah Elena langsung memerah. Sorot matanya tajam. "Kamu menyelidikiku?""Bagaimanapun juga, ini kencan buta. Sudah seharusnya melakukan penyelidikan latar belakang lebih dulu, 'kan?"Elena menggenggam gelas anggurnya erat-erat, dan tetap diam.Nada suara Niel tetap tenang. "Aku nggak tertarik dengan kehidupan pribadimu ataupun orientasi seksualmu, tapi keluargamu mungkin nggak bisa menerimanya. Bekerja sama denganku adalah satu-satunya pilihanmu saat ini. Di satu sisi, aku butuh kerja samamu. Di sisi lain, keluargamu juga nggak akan mengenalkanmu pada kencan buta lainnya dalam waktu dekat, 'kan?"Elena terdiam.Tidak ada alasan baginya untuk menolak tawaran ini.Karena rahasia ini bukan hanya perlu disembunyikan dari keluarganya, tetapi juga dari orang luar. Ayahnya baru saja dipromosikan dan sekarang berada di posisi terpenting. Jika

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 804

    Niel menatapnya. "Apa Nona Elena punya waktu untuk makan malam bersama?"Secercah kejutan melintas di mata wanita bernama 'Elena Ciputra' itu, tetapi dia dengan senang hati menerima ajakannya.Keduanya baru saja keluar ketika Lily tiba di tempat kerja.Dia merasa gugup sekaligus penuh harap. Dia tampak mondar-mandir di luar kantor Niel, memikirkan bagaimana dia harus masuk dan menyapanya, ketika Dilon membuka pintu dan keluar.Setelah Dilon menjadi asisten Niel di Hulga, dia pun mengikuti Niel ke tempat kerja di Kota Joria."Kak ... Kak Lily, kamu sudah keluar dari rumah sakit?"Lily mengangguk. "Ya!" Pandangannya tanpa sengaja menyapu ke dalam kantor, tetapi dia tidak melihat siapa pun. "Di mana Niel?""Dia ...." Dilon tampak ragu untuk mengatakannya."Dia kenapa?"Lily samar-samar merasakan bahwa ada sesuatu yang ingin dikatakan Dilon."Profesor Niel ... keluar dengan seorang wanita. Dia bilang mau pergi makan."Mendengar itu, bulu mata Lily yang panjang menyembunyikan keterkejutan d

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 803

    Mendengar itu, Najeela menundukkan matanya dan tersenyum.Selama ini, dia telah menerima banyak perhiasan dari pria, tetapi perhiasan-perhiasan itu lebih mirip upaya terang-terangan untuk menyenangkan hatinya. Jika terlalu mahal, mereka tidak tega memberikannya. Jika terlalu murah, mereka takut dia tidak akan menyukainya.Setelah banyak pertimbangan, mereka hanya memberinya perhiasan dengan gaya-gaya terbaru yang sedang tren. Tidak ada yang benar-benar berusaha untuk memilihkan sesuatu yang cocok untuknya.Oleh karena itu, meskipun 'tanda cinta' Victor juga berupa perhiasan, tetapi langsung terlihat jelas bahwa perhiasan itu dipilih secara cermat.Namun seolah teringat sesuatu, dia mengerutkan bibir. "Aku nggak punya apa pun untuk kuberikan padamu saat ini, tapi ...."Sebelum Victor sempat bereaksi, Najeela tiba-tiba mendaratkan sebuah ciuman di pipi pria itu.Victor tampak membeku di tempat.Tiba-tiba muncul riak di matanya yang tenang, kegembiraan yang tak terlukiskan diam-diam tumbu

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 802

    Malam harinya.Clara menerima pesan dari Najeela, yang memintanya untuk datang ke rumahnya.Dia mulanya mengira ada urusan mendesak yang harus diurus. Siapa sangka, begitu datang ke sana dan membuka pintu, dia tampak terkejut.Ruang tamu didekorasi dengan cerah dan penuh seremonial, dengan berbagai hidangan enak tersaji di atas meja panjang."Kalian lagi ...."Najeela merapikan gelas-gelas anggur dan peralatan makan di atas meja. "Kami lagi membuat perayaan untukmu!""Untukku?" tanyanya dengan bingung. "Apa hari ini semacam hari istimewa?"Victor membawa hidangan-hidangan itu keluar dari dapur. "Untuk merayakan keberhasilan eksperimen kalian."Clara terdiam sejenak, lalu bergumam pelan, "Ini baru permulaan. Kalian terlalu berlebihan!"Najeela terkekeh dan berjalan menghampirinya. "Sebenarnya, ini juga nggak berlebihan. Hari ini kan juga hari ulang tahunmu."Dia terperanjat.Lalu, menatap Victor.Hari ulang tahunnya ....Sebenarnya, dia tidak tahu tanggal lahirnya yang sebenarnya.Dulu,

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 801

    Namun, hanya sesaat, wajah Lily kembali tenang. Dia bertanya sambil tersenyum, "Kamu libur hari ini?"Dilon meletakkan buket bunga di meja samping tempat tidur, lalu duduk di kursi yang ada di sebelahnya, dan mengangguk. "Laboratorium nggak sibuk hari ini, jadi Profesor Niel mengizinkanku cuti."Saat menyebut nama Niel, mata Lily kembali berbinar penuh berharap, tetapi melihat ekspresi ragu-ragu Dilon, dia langsung menebak hasilnya.Mungkin karena tidak ingin kehilangan muka di depan orang luar, Lily mencibir dan berkata dengan nada mengejek dirinya sendiri, "Lupakan saja. Sekalipun dia tahu, dia juga nggak akan peduli dengan hidup matiku.""Bagaimana kondisimu sekarang?" tanya Dilon."Aku baik-baik saja.""Terus, kenapa dirawat di rumah sakit?"Lily bersandar di sandaran kepala tempat tidur dan berkata dengan tenang, "Aku sendiri yang ingin dirawat di rumah sakit untuk diobservasi."Dilon tidak bertanya lagi.Lagi pula, jawabannya sudah jelas.Setelah sekian lama, dia baru perlahan be

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 800

    Lily membeku. Dia berdiri terpaku di tempat.Ironisnya, kata-kata itu justru membuatnya tersadar.Sebenarnya dia tidak mabuk. Dia hanya ingin mencari alasan yang tidak masuk akal untuk pergi menemui Niel.Namun, tidak ada orang yang memahaminya."Kamu nggak mengerti," kata Lily perlahan, lalu berbalik dan berjalan ke sisi Dilon. Dia mengambil tas dan ponsel dari tangan pria itu. "Terima kasih sudah menemaniku beberapa hari terakhir ini.""Kak Lily, kamu ....""Aku nggak mabuk. Aku bisa pulang sendiri." Lily mengeluarkan tisu basah dari tasnya, menghapus lipstik dan riasannya, lalu berjalan ke pinggir jalan untuk memanggil taksi.Dilon memperhatikan Lily masuk ke dalam mobil dan pergi. Tangannya tanpa sadar mengepal di sisi tubuhnya, dan wajahnya memperlihatkan ekspresi sedih ....Lily tidak ingat jam berapa dia sampai di rumah. Dia hanya ingat dia muntah-muntah di kamar mandi. Melihat riasan wajahnya yang berantakan di cermin, dan juga wajahnya yang pucat karena begadang semalaman, kat

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status