แชร์

129. Cacar Air

ผู้เขียน: Kristiana0909
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-18 09:01:21

Rasa gatal bercampur perih Gadis rasakan di wajahnya ini benar-benar menyiksanya hingga mau tidak mau ia membuka matanya. Siapa sangka jika sakit cacar air semenyiksa ini. Apesnya, ia harus terkena penyakit ini di usia dewasa, andai ia masih anak-anak, rasanya Gadis ingin 'rewel' sambil menangis dan minta digendong.

"Ma... Mama...," panggil Gadis pelan dengan suara rintihan menahan rasa sak

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • From Bully to Love Me   130. Jangan manja ke orangtua

    Solo di pagi menjelang siang ini cukup membuat Elang merasa nyaman berada di sini. Apalagi ia sudah selesai berenang di kolam renang hotel dan kini ia sedang bersantai sambil menikmati menu sarapan pagi pesanannya. Sambil bersantai menikmati hangatnya sinar matahari pagi hari ini, ia membuka handphonenya dan melihat beberapa gambar 'aib' Gadis yang dini hari tadi ia ambil tanpa sepengetahuan Gadis sendiri. Wow... siapa sangka jika Gadis akan separah ini ketika terkena cacar air. Kini Elang mencoba untuk mengecek handphonenya. Tidak ada pesan penting kali ini. Ia beralih untuk melihat story teman-temannya. Hanya gelengan kepala yang bisa Elang lakukan karena ternyata ketiga temannya sudah membuat story yang mengatakan bahwa mereka menikmati weekend ini bersama pasangan. Di mulai dari Gavriel yang membuat story dengan memfoto Gadis yang sedang menonton televisi dari jarak jauh. Lalu ada Aditya

  • From Bully to Love Me   129. Cacar Air

    Rasa gatal bercampur perih Gadis rasakan di wajahnya ini benar-benar menyiksanya hingga mau tidak mau ia membuka matanya. Siapa sangka jika sakit cacar air semenyiksa ini. Apesnya, ia harus terkena penyakit ini di usia dewasa, andai ia masih anak-anak, rasanya Gadis ingin 'rewel' sambil menangis dan minta digendong."Ma... Mama...," panggil Gadis pelan dengan suara rintihan menahan rasa sakit. terlebih tangannya rasanya ingin memegang wajah tapi ia sadar jika itu ia lakukan, ada kemungkinan cacar air ini akan pecah dan semakin banyak.Suara rintihan Gadis yang memanggil Mamanya membuat tidur Gavriel yang rasanya baru beberapa jam akhirnya terbangun pagi ini. Kala ia menoleh ke arah jam dinding yang ada di sudut ruangan, ternyata jam masih menunjukkan pukul enam pagi. Belum tiga jam ia tidur namun suara Gadis yang merintih kem

  • From Bully to Love Me   128. Ternyata kamu sakit

    Aryanti dan Sudibyo hanya bisa duduk sambil menikmati kopi di pagi buta seperti ini. Mereka masih memikirkan nasib Gadis yang benar-benar menyedihkan. Saat masuk ke rumah sakit ini, Gadis didiagnosa hipotensi dan kelelahan akut lalu kemarin entah datang dari mana asalnya, Gadis justru terkena cacar air. Beuh, rasanya Aryanti benar-benar kesal kepada dirinya sendiri yang tidak becus menjadi seorang ibu. Bisa-bisanya ia tidak melihat semua gejala itu kala anaknya belum separah sekarang."Mama rasanya gagal jadi seorang ibu, Pa. Bagaimana Mama tidak menyadari jika Gadis sampai mengalami hal ini. Untung aja cacar airnya keluar waktu kita di rumah sakit, jadinya langsung tertangani dengan baik.""Papa rasa kelelahan akut yang Gadis alami sungguh wajar, Ma mengingat sejak rumah tangganya porak poranda itu dia sering sekali

  • From Bully to Love Me   127. Hal baru yang baru aku tahu

    "Klaten Bersinar," ucap Elang pelan ketika mobil yang dikemudikan Gavriel sudah mulai memasuki kota Klaten.Kini mereka sudah memasuki kota Klaten dan sejak keluar dari tol Bawen, Gavriel sama sekali tidak melewati tol lagi karena Adit meminta turun di alun-alun kota Magelang sedangkan Wilson meminta turun di daerah pinggir ring road Condong Catur. Meskipun heran dengan kedua temannya yang ternyata memiliki tujuan khusus kenapa 'mengintili' dirinya sejak di basement gedung kantornya, namun Gavriel cukup bersyukur. Ia baru menyetir dari Jogja saja. Ia cukup istirahat karena sejak Adit turun di Magelang, Wilson yang memegang kendali kemudi hingga ia turun di ringroad dan langsung di jemput Chava di sana.Lagipula jika Wilson tidak nebeng padanya, maka mana mungkin ia bertemu dengan Chava yang terlihat

  • From Bully to Love Me   126. Terpaksa Berbohong

    Sejak Gadis memberikan kabar akan ke Surabaya, sampai hari ketiga ini masih tidak ada pesan yang masuk ke handphone Gavriel. Padahal Gadis sudah mengatakan akan menghubunginya balik saat sudah berada di sana. Sebenarnya apa yang terjadi pada perempuan itu? Selalu saja Gadis seperti ini setiap kali ada masalah. Tidak bisakah ia memberikan kabar bahwa ia baik-baik saja atau minimal menceritakan apa yang sedang terjadi? Daripada rasa cemburu, Gavriel lebih merasa khawatir karena takut terjadi apa-apa dengan Gadis saat ia di Surabaya. Handphone Gadis juga tidak aktif. Alena yang ia tanya tentang keadaan Gadis juga tidak tahu apa yang sedang terjadi pada wanita itu saat ini.Meskipun ini terlihat berlebihan, namun Gavriel akhirnya memilih menelepon Aryanti untuk menanyakan kabar Gadis. Saat Aryanti menginformasikan bahwa Gadis baik-baik saja dan kemarin Gadis ditemani orangtuanya ke Su

  • From Bully to Love Me   125. Selamat Jalan Mantan Mertua

    Puluhan karangan bunga berjejer di sepanjang jalan menuju ke rumah orangtua Pradipta. Tidak hanya karangan bunga yang menghiasi jalan menuju rumah yang ada di salah satu kompleks perumahan tersebut, namun juga deretan mobil yang terparkir memenuhi sisi kanan dan kiri jalan. Sepanjang langkah kakinya, Gadis berusaha menahan air mata. Bagaimanapun juga mantan Papa mertuanya adalah orang baik semasa hidupnya. Beliau rajin mengikuti beberapa kegiatan organisasi mulai organisasi keagamaan hingga organisasi kemasyarakatan. Satu hal yang Gadis pelajari dari almarhum adalah beliau yang tidak pernah egois dan selalu ingat untuk menyantuni para yatim hingga memiliki puluhan anak angkat semasa hidupnya.Begitu Gadis memasuki pintu pagar rumah orangtua Pradipta, pelukan langsung ia terima dari asisten rumah tangga yang bekerja untuk keluarga ini. Meskipun awalnya Gadis berusaha tegar ta

  • From Bully to Love Me   15. Bantu gue

    Wilson, Aditya dan Elang menatap Gavriel yang sedang sibuk berjalan mondar mandir di depan mereka bertiga. Sejak dua jam yang lalu, Wilson sudah memanggil mereka bertiga untuk datang ke ruang kerjanya yang ada di club ini. Andai saja Wilson

  • From Bully to Love Me   14. Galau

    Pradipta menatap martabak manis yang ada di atas meja dengan tatapan penuh keheranan. Tumben sekali Gadis mengiriminya makanan seperti ini. Biasanya juga Gadis melarang dirinya untuk makan serta ngemil ketika jam sudah lebih dari pukul tujuh malam.

  • From Bully to Love Me   12. Lunch

    Gadis : Gue sekarang jadi tahanan.Alena : ketangkap kasus apa lo? ada di Polsek mana?Gadis : kasus dibodohi dan dimanipulasi oleh keluarga Dipta. Bukan polsek tapi rumah orangtua gue.Alena : lo belum jadi pergi ke tempat Dipta buat cek langsung?Gadis : maunya hari ini tapi gue sudah terlanjur j

  • From Bully to Love Me   23. Lebih cepat satu langkah

    Alena memilih menyembunyikan wajahnya dibalik koran yang pura-pura sedang ia baca. Ia memilih memperhatikan Rachel dari jauh sejak ia akan memasuki kamar hotel setelah cek-in. Tidak ia sangka jika selingkuhan suami Gadis ini akan menginap d

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status