مشاركة

BAB 285

مؤلف: Cassian Story
last update تاريخ النشر: 2026-03-17 22:49:05

Rion mengangkat tubuh Luna, mengeluarkannya dari dalam bathtub. Air menetes dari kedua tubuh mereka, lalu merembes ke lantai kamar mandi saat ia berjalan menuju kamar tidur yang berjarak tidak jauh.

Tanpa berlama-lama, ia meletakkan Luna dengan hati-hati di atas kasur. Gadis itu terbaring dengan tubuh yang masih sedikit gemetar, matanya setengah terbuka melihat sosok pria di atasnya.

Rion merangkak ke arahnya. Bibirnya mulai mengecup bagian tubuh Luna satu per satu, dari dahi, pipinya yang meme
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (2)
goodnovel comment avatar
Heni Purwantie
hihihihi............
goodnovel comment avatar
Farkhani Farkhani
Rion kamu ya bikin nyut² aja,lanjutkan thor wkwkwk
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 294

    Hari-hari berlalu dengan lambat, seolah waktu sengaja berjalan hanya untuk menyiksa Luna. Sejak malam terakhir, Rion jarang muncul dan hanya memberikan sebuah pesan. Bahwa ia sedang sibuk mengurus proyek besar dan meminta Luna menunggu.Luna menjalani hari-harinya seperti biasa atau setidaknya berusaha terlihat biasa. Membantu di dapur, mengurus hal-hal kecil di mansion, kuliah sambil menyembunyikan tubuhnya yang mulai terasa berbeda.Hari ini, Bibi Elena akan pulang. Sejak pagi, Luna sudah bersiap. Ia mengenakan pakaian yang lebih longgar dan rambutnya digerai begitu saja. Ia melangkah cepat menuju halaman depan mansion. Namun langkahnya terhenti. “Luna.” Suara itu membuatnya menoleh.Serena tengah berdiri tak jauh darinya. Sepertinya hendak pergi, dan raut wajahnya berbeda hari ini. Tidak seperti biasanya.Luna langsung merasa tidak enak. “Iya, Nyonya?” jawabnya. Serena mendekat beberapa langkah. “Kamu mau ke mana?”Luna tersenyum tipis. “Saya mau ke stasiun, menjemput Bibi.”

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 293

    Luna tidak leluasa menggerakan badannya, semakin dirasa ada sesuatu yang kini mendekapnya. Dengan gerakan sangat hati-hati, ia mendongakkan wajahnya setelah berusaha membuka mata, dan langsung menangkap sosok di depannya.Dada bidang yang terbungkus kemeja hitam. Napasnya teratur menandakan orang di depannya tertidur lelap. Deg.Jantung Luna berdegup keras. “Rion…”Matanya langsung melebar, ia sedikit menjauhkan wajahnya, menatap lebih jelas dalam cahaya kamar yang redup. Ia tidak salah. Ini benar-benar Rion. Wajah pria itu begitu dekat. “Ka… kapan dia–”Pikirannya langsung berputar. Setelah terus muntah sejak siang, Luna tidak keluar kamar lagi karena kepalanya sakit. Pasti ia tertidur sejak sore. Lalu… kapan Rion masuk? Bagaimana caranya? Apa mungkin ia tidak mengunci pintu karena saking lemasnya. Lengan Rion melingkar di pinggangnya dan satu menjadi bantalan untuk kepalanya. Wajah Luna memerah dalam gelap. Ia mencoba melepaskan diri tanpa membangunkan pria itu. Namun, geraka

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 292

    Hari ini ada banyak bahan masakan yang baru tiba dan harus dirapikan, saat Luna tengah sibuk mengerjakan pekerjaannya, seorang pelayan datang menghampiri. “Luna, maaf, boleh minta bantuan?” Pelayan itu menyodorkan sebuah nampan. Luna mengangguk paham, pasti ini harus di antar sekarang. Pelayan itu menyerahkan nampan di tangannya.“Maaf ya… perutku tiba-tiba sakit,” ucap si pelayan sambil menahan perutnya. “Nyonya minta ini dibawa ke ruang santai.”Luna langsung mengangguk. “Iya, biar aku saja.” Ia mengambil nampan itu, lalu segera pergi. Namun langkahnya terasa lebih lambat dari biasanya. Perutnya kembali terasa tidak nyaman. Bukan sekadar mual biasa, tapi terus bergejolak saat ia mencium bau camlian yang dibawa. Luna menarik napas perlahan, mencoba menahannya. “Sebentar saja… habis ini istirahat,” gumamnya lirih.Saat hampir sampai, suara dari dalam ruangan terdengar karena pintu tidak tertutup rapat.Dan dari celah itu, suara tawa terdengar.“Jadi memang tidak mau punya anak?”

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 291

    Rion mengangkat tubuh Luna dan membaringkannya di atas kasur. Tubuh bagian atasnya sudah terbuka sepenuhnya, memperlihatkan payudara bundarnya menggelembung dengan setiap napas yang tidak teratur. Matanya setengah terbuka, melihat Rion yang kini mulai melepaskan setiap bagian pakaian yang masih dikenakannya.Rion menarik kerah kemejanya, membuka setiap kancing dengan cepat hingga tubuhnya yang tegap dan berotot mulai terlihat.Luna menatapnya bercampur antara rasa malu dan hasrat, tangan kecilnya secara refleks meraih seprai di bawahnya."Tunggu sebentar," bisik Rion dengan suara yang dalam, sebelum melanjutkan melepaskan sisa pakaiannya. Saat akhirnya ia benar-benar terbuka di hadapan Luna, gadis itu melihat dengan mata membelalak, meskipun sudah pernah melihat sebelumnya.Tanpa berlama-lama, Rion merangkak mendekat ke tubuh Luna yang sedang menunggu.Ia mulai memberikan sentuhan lembut pada setiap bagian tubuhnya, dari dahi yang memerah, pipinya yang hangat, hingga ke bagian leher

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 290

    Beberapa minggu setelah kembali dari villa, segalanya terasa berbeda. Mereka kembali ke aktivitas masing-masing. Luna dan Rion pun tidak banyak bertemu, karena pria itu sangat sibuk sekarang. Pagi ini, Luna keluar dari paviliun. Tas kuliahnya sudah tergantung di bahu, dan rambutnya diikat satu seperti biasa. Ia menuruni anak tangga kecil dengan bersenandung. Namun, langkahnya terhenti saat akan melewati halaman depan mansion, di sana sebuah mobil hitam sudah terparkir.Rion berdiri dengan setelan jas yang sering Luna lihat beberapa waktu terakhir. Namun yang membuat Luna diam bukan itu. Melainkan, seorang wanita yang berdiri di sampingnya.Wanita itu berpakaian formal. Kemeja putih dengan rok pensil, serta rambut yang disanggul. Terlihat seperti seseorang dari dunia kerja, profesional, dan dewasa.Wanita itu mengatakan sesuatu dan Rion sedikit menunduk untuk mendengarkan. Lalu, untuk sesaat, pria itu tampak lebih lunak, cukup untuk membuat hati Luna berdesir aneh. Ia hanya berdir

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 289

    Suasana aula villa malam itu tampak mewah dan penuh cahaya. Bunga-bunga putih menghiasi setiap sudut, dan suara musik mulai mengalun mengisi acara. Namun di balik keindahan itu… Ada ketegangan yang tidak terlihat. Serena berdiri di sisi suaminya dengan wajah yang sulit disembunyikan kegelisahannya. Matanya beberapa kali melirik ke arah putranya, Rion yang tampak terlalu tenang.Pria itu berdiri tegak dengan setelan hitamnya, tidak ada protes yang diberikan Rion dari kemarin, hanya patuh pada ayahnya. Ini membuat Serena khawatir, Kira-kira apa yang direncanakan putranya. Di sisi lain, seseorang berdiri di hadapan Rion. Cantik, anggun, tapi tatapannya kosong. Berbeda jauh dari kemarin, saat ia begitu antusias memilih gaun, tertawa, dan terus berbicara tentang masa depan. Kini Clarissa seperti orang lain.Sementara itu, di antara para tamu, Leo berdiri di samping Luna. Tangannya terlipat di dada, sambil menyipitkan mata ke arah kakaknya di depan sana. “Apa yang dia rencanakan sebena

  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 55- Keguguran

    Steave menangkap mata Serena yang mulai berkabut. Ia membawa wanita itu ke balik pohon besar di belakang mereka, lalu berciuman panas. Steave sebenarnya merasa aneh dengan Serena yang tampak selalu bergairah sekarang. Biasanya, wanita itu akan malu-malu dan membutuhkan waktu untuk membangun suasan

    last updateآخر تحديث : 2026-03-20
  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 64- Serena jadi Liar

    Sebelum benar-benar pergi, Serena menyempatkan diri untuk mampir ke apartemen Steave. Ia meninggalkan semua barangnya di dalam mobil yang terparkir di basement apartemen. Hari ini, ia ingin memberikan kejutan manis untuk Steave.Dengan senyum cerah, Serena memasuki apartemen Steave yang sepi. Ia te

    last updateآخر تحديث : 2026-03-20
  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 58- Wanita Jala*g

    Claudia, ibu tirinya, berdiri di ambang pintu. Ia menatap nyalang kedua orang yang sedang bermesraan itu. Matanya memancarkan amarah dan kebencian."Jadi ini yang kalian lakukan di belakang semua orang?" tanya Claudia, dengan suara bergetar. "Kalian berselingkuh? Jadi yang dikatakan Vivian memang b

    last updateآخر تحديث : 2026-03-20
  • Gairah Membara Paman Tunanganku   BAB 52- Ibumu Yang Berselingkuh

    Acara pernikahan berantakan dan langsung batal. Sontak saja, video Ethan dan Marissa langsung viral menghebohkan dunia Maya.Semua orang berkumpul di kediaman Richard Collins. Serena sudah sadar dari pingsannya sejak beberapa menit lalu dan ingin ikut untuk pembicaraan ini.Ethan dan Mamanya Evelyn

    last updateآخر تحديث : 2026-03-20
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status